Di kala mentari pagi menyapa dunia dengan cahayanya merupakan sebuah harapan baru di mulai untuk aku selalu ingat bahwa sang surya selalu ada bersamaku. Aku membuka pintu jendela kamarku dan terlihatnyata matahari tersenyum manis untuk ku.
Tak berselang lama terdengar suara ketukan pintu dari luar kamarku.
" Bryan, sudah pagi sudah saatnya untuk kamu bersiap untuk melakukan sesuatu yang baik di luar rumah. " Kata Mamaku di luar kamarku.
" Iya, Ma. Ini Bry juga sedang bersiap untuk mandi. " Kata ku tersenyum kepada Mamaku yang sudah memunculkan dirinya di depan mata ku.
Aku pun melpmpat bangun pagi dengan ceria dan berjalan ke kamar mandi. Lima belas menit kemudian aku sudah bergabung dengan keluarga ku untuk sarapan pagi bersama sebelum aktivitas kami yang padat.
Di teras rumah terdengar suara klakson mobil temanku yang menjemput aku untuk kami pergi bekerja bersama-sama. Aku pun langsung pamit kepada keluargaku di ruang makan lalu menemui temanku yang sudah berdiri di depan mobilnya.
" Hai, Bry. Apakah kamu sudah siap untuk melakukan perubahan untuk dunia mu menjadi lebih baik? " Tanya temanku yang cantik dengan senyum nya.
" Tentu saja aku siap untuk melakukan hal yang aku mau untuk dunia ku inginkan bahagia. " Jawab ku yang melayangkan senyuman matahari ku untuk menyambut hari ku.
" Wah, aku sungguh senang mendengar kamu begitu semangat untuk meraih mimpi mu menjadi nyata. " Kata temanku yang cantik di depanku.
" Iya, karena mimpi bagiku adalah kunci keberhasilan ku yang harus aku raih melalui doa, usaha dan semangat ku untuk meraih kemenangan di depan mataku. " Jawab ku dengan ceria.