Pagi hari yang cerah suara burung terdengar berisik di balik jendela besar kamar seorang gadis cantik yang masih bergelung dengan selimut tebalnya, dia bernama Bianca Maria Ozawa seorang anak SMA yang berumur 17 tahun yang memiliki sifat dingin, cuek tetapi penyayang.
"tok..tok..tok" suara pintu yang diketuk.
" Bianca bangun sebelum kau terlambat pergi sekolah" terdengar suara pria dari balik pintu tersebut.
Dia adalah kakak Bianca yang bernama Bernard Ozawa, berumur 18 tahun yang masih kelas 3 SMA.
"yaaaa...aku segera bangun" seruan Bianca
Bianca bangun dan pergi mandi untuk bersiap-siap ke sekolah yang sama dengan kakaknya untuk pertama kalinya karena dia baru masuk SMA.
" Bianca ayo pergi..." kata Bernard, Dan mereka pergi ke sekolah.
Anak-anak disekolah mendengar suara motor dan melihat ada seorang gadis yang berbonceng dengan Bernard. Tatapan mereka melihat gadis itu sangat tajam karena Bernard adalah cowok yang populer disekolah dan membuat para cewek tergila-gila Karna ketampanannya.
"kak aku duluan" kata Bianca
Bianca pergi menuju kelasnya sambil melihat-lihat sekolah yang akan ia tempati dan waktu ia berkeliling ada seorang cowok ganteng yang bertubrukan dengan Bianca.
"maaf apa kamu tidak apa-apa" kata cowok tersebut.
"tidak saya baik-baik saja" kata Bianca sambil merapikan bajunya, dan ia pun pergi meninggalkan kan cowok tersebut.
"cewek yang aneh..." kata cowok itu sambil melihat Bianca yang udah jauh
Cowok tersebut adalah kakak kelasnya Bianca dan sekaligus temannya Bernard.
Namanya Gavin Menzies umurnya 18 tahun.
Bianca telah masuk ke kelasnya dan juga anak baru lainya. Bianca menjadi pusat perhatian karena dia tidak banyak bicara dan cantik. Pada hari pertama ia pun di juluki dengan princess es, banyak cowok yang menghampiri Bianca untuk berkenalan tetapi jawaban Bianca sangatlah singkat dan itu membuat para cowok semakin tertarik.
"sangat merepotkan" seruan Bianca dengan sedikit suara yg keras, orang pada melihat ke arah Bianca.
Bianca pun pergi ke taman untuk mencari ketenangan dan disana Bianca melihat seseorang cowok yang lagi duduk sambil membaca buku. Pemandangan itu sangat indah sampai membuat Bianca termenung melihat sosok cowok tersebut. Dan cowok tersebut ternyata Gavin yang menabrak Bianca. Mereka berkenalan dan disana Bianca tetap menjawab dengan dingin, tetapi itu tidak menghalangi Gavin untuk berbicara dengan Bianca. Bianca pun pergi meninggalkan Gavin dan menuju kelasnya karena bel sudah berbunyi begitupun dengan Gavin.
Saat sedang di perjalanan menuju kelas, Bianca di cegat oleh para cewek-cewek dan marah ke Bianca karena ia merebut semua perhatian cowok-cowok dan juga menjadi pusat perhatian disekolah ini.
terutama saat Bianca berbonceng dengan Bernard pagi hari. Di salah satu cewek yang mencegat Bianca menyukai Bernard.
"jadi kalian menghalangi jalan ku hanya untuk mengatakan itu, kalian semua memang cewek yang merepotkan, apa kalian sering berbuat seperti ini, aaah..(Bianca menghela nafasnya) baru juga sehari sekolah sudah membuat ku kerepotan begini" kata Bianca dengan tatapan yang sedikit tajam.
"be-beraninya kamu bicara kayak itu dengan kami awas aja" kata cewek tersebut, Bianca mencegat ucapan cewek itu.
"emang kenapa hah! kalian kira gue akan diam aja ketika kalian memperlakukan gue kayak ini" seruan Bianca.
Pertengkaran itu pun selesai dengan ucapan Bianca yang di akhir.
Dalam pertengkaran tadi ada seseorang yang memperhatikan, dan itu Gavin yang memperhatikan Bianca melawan cewek-cewek tersebut. Gavin berencana menolong Bianca tapi dia bisa menghadapinya sendiri, Gavin mulai menyukai Bianca karena keberaniannya itu.
"Ding...dong .waktunya pulang"
Bianca menunggu Bernard di parkiran dan orang memperhatikan dia. Bernard pun datang, dia berhenti tepat di samping Bianca dan menyuruh Bianca naik dan mereka pun pergi.
orang-orang mulai bergosip tentang mereka kalau mereka lagi pacaran dan gosip itu terdengar sampai ke telinga Gavin.
"Apakah Bernard benar berpacaran dengannya" suara hati Gavin.
Bianca dan Bernard telah sampai dirumah.Bianca langsung menuju kamarnya dan langsung bertukar baju, dia tiduran sambil membaca buku dan di kepalanya terlintas wajah Gavin yang sedang membaca buku di taman. Bianca biasanya tidak pernah mengalami hal ini dan di bingung kenapa di bisa terpikir tentang Gavin.
Pagi hari seperti biasanya Bianca memulai kegiatannya dan tiba di sekolah Bianca mendengar gosip tentangnya dan Bernard, ia pun terkejut bahwa dia digosipkan bahwa mereka pacaran. Tetapi Bianca diam dan tidak menganggap serius.
Gavin yang melihat Bianca tidak merespon gosip tersebut membuat dia berpikir bawah gosip itu memang benar.
Tetapi walau dia pikir mereka pacaran, Gavin tetap menyukainya.
Bianca merasa ada seseorang yang memperhatikannya dari tadi, Bianca melihat kebelakang dan hanya terlihat punggung orang tersebut.
Ketika jam istirahat berbunyi Bernard dan Gavin menuju kantin, sambil menuju ke kantin di dalam pikiran Gavin ingin bertanya kepada Bernard tentang hubungan dia dengan wanita yang ia sukai, dengan mengumpulkan keberanian ia pun bertanya.
"Bern aku mau tanya, tentang gosip yang lagi hot disekolah ini" katanya.
"Gosip apa yang kamu bicarakan"kata Bern.
"Gosip tentang kamu dan Bianca yang sedang menjalani hubungan" katanya.
"Apa aku dan Bianca, Vin aku kira kamu udah tau hubungan ku dengan Bianca, tapi ternyata kamu belum tau" kata Bernard.
"Jadi apa hubungan kalian" katanya.
"Dia adalah adikku, lihatlah nama belakangnya sama denganku" kata Bernard.
setelah mendengar penjelasan dari Bernard, Gavin merasa sangat lega dan bahagia mendengar hal tersebut. Dan dia langsung memberi tau ke Bernard bahwa dia menyukai adiknya, Bernard menyetujui kalau Gavin mungkin bisa membuat adiknya bahagian. Tetapi sebelum semua itu Gavin harus berjuang untuk membuat Bianca menyukainya.
setelah hari itu Gavin telah mulai akrab dengan Bianca dan mulai menunjukan rasa sukanya, tetapi Bianca masih tidak menyadari bahwa Gavin menyukainya. Bianca tidak menyadari perasaannya terhadap Gavin seperti apa.
Ketika Gavin terus menunjukan rasa sukanya terhadap Bianca ada seseorang yang marah melihat terebut. Ia adalah orang yang menyukai Gavin, dia merasa bahwa Bianca telah menggoda cowok yang dia cintai, Dia marah terhadap Bianca dan mau berencana kan sesuatu yang jahat terhadapnya.
Pada saat jam pulang Gavin meminta izin kepada Bernard untuk berkencan dengan Bianca pada hari Minggu. Bernard mengizinkannya dengan satu syarat "Tolong jaga adikku dengan baik jangan sampai dia terluka sedikitpun" itu syarat yang dia inginkan.
Pada sore hari Gavin mengubungi Bianca dan mengajaknya untuk pergi keluar pada hari Minggu, Bianca menyetujuinya. Ketik hari Minggu Gavin datang menjemput Bianca, mereka pergi ke taman hiburan, setelah sampai mereka bersenang senang. Ketika mereka naik bianglala Gavin menyatakan cinta kepada Bianca pada saat itu tetapi tidak ada jawaban dari Bianca.
setelah mereka selesai bermain, mereka pun pulang tetapi suasananya menjadi aneh. Mereka saling canggung satu sama lain setelah kejadian tersebut.
Biasanya Bianca akan cepat menolak pesanan seseorang tetapi terhadap perasan Gavin dia merasa kebingungan dan malu maka dari itu dia tidak menjawab pertanyaan dari Gavin.
sampai dirumah Bianca, Gavin mengatakan sesuatu kepada Bianca.
" Bianca aku tidak membutuhkan jawabanmu dengan cepat, dan jangan canggung dengan aku mari kita seperti semula" katanya.
Bianca hanya diam dan tidak menjawab perkataan Gavin, ketika tiba disekolah Bianca dan Gavin saling berpapasan Daan Bianca mengindari Gavin, selama seminggu Bianca menghindari Gavin.
Ketika Bianca melihat Gavin berbicara dengan perempuan dia merasa cemburu dan dia pun bingung kalau perasaan apa ini. Dan dia pun menyadari bahwa dia menyukai Gavin.
Bianca mencoba mengejar Gavin untuk menyampaikan bahwa dia juga menyukai Gavin, tetapi dalam perjalanan ada cewek yang mau berbuat jahat dengan Bianca dan ingin membunuhnya karena dia merebut Gavin darinya. Ketika mereka lai berantem si cewek mengeluarkan senjata tajam untuk menusuk Bianca tetapi bukan Bianca yang kena melainkan Gavin.
Ketika Bianca mengejar Gavin, dia melihat Bianca yg sedang mengejarnya dan merasa kenapa Bianca belum sampai kepadanya. Lalu dia berbalik dan melihat Bianca yang lagi berantem dengan seseorang dia pun pergi menuju ke situ. Dan dia melihat bahwa cewek itu ingin menusuk Bianca dengan senjata tajam, Gavin pun langsung menghalanginya.
Bianca yang panik melihat Gavin berlinang darah dan langsung memanggil ambulance. Perempuan yang menusuk Gavin langsung melarikan diri sambil berkata"aku tidak sengaja, aku ingin membutuh wanita sialan itu bukan kamu" .
Ambulance datang dan membawa Gavin ke rumah sakit. Bianca dan Gavin berbincang
"Jangan tinggal kan aku, aku belum menyatakan perasaanku dengan benar jadi tolong jangan tinggalkan akuu".
" Bianca aku tau bahwa kau mencintaiku tp kamu masih belum menyadarinya dan sekarang kau menyadarinya itu membuatku merasa sangat senang tetapi aku tidak yakin bahwa bisa bersamamu"
"tidak Jagan katakan bahwa kau akan meninggal kan ku"
Gavin yang mendengarkan itu tersenyum lebar dengan melihat perempuan yang ia cintai menangis untuknya. Siapa sangka Gavin akan meninggal kan Bianca dengan sangat cepat.
"tidakkkk Gavin, ayo bangun jangan bercanda, aku tidak ingin kau meninggal kan ku".
beberapa hari kemudian Bianca masih merasa sedih kehilangan orang yang ia cintai. Bernard merasa sedih melihat adiknya yang semakin kari kehilangan senyumannya dan dia mendapatkan ide bahwa adiknya lebih baik di rawat oleh dokter psikiater agar tidak berlarut-larut dalam kesedihannya. Ketika ia s
8 tahun kemudian Bianca pun menemukan sosok pengganti Gavin dan menikahi nya. Bianca pun sekarang sudah memiliki anak "Nak jika kamu kelak memiliki seseorang yang kamu cintai, maka segeralah menyatakan perasaan mu, sebelum semua nya terlambat dan hanya akan menyisakan penyesalan".