aku pernah dicintai seseorang, dan aku juga mencintainya. dia adalah teman kakakku waktu sekolah dan kita tetanggaan. kisah ini berawal bulan januari pertengahan. dia hampir setiap hari memberiku sesuatu entah itu makanan atau minuman, dia sangat perhatian denganku waktu aku sakit dia nanya "kamu udah sehat belum, yang mana yang sakit, mau kedokterkah? aku ada punya kartu kesehatan" "kamu sakit apa sih, kenapa engga sembuh-sembuh" "kamu mau apa aku belikan supaya kamu cepat sembuh" "kamu tau? aku sedih kamu sakit, aku khawatir. kapan kita bisa ketemu lagi? aku kangen" sekarang aku merindukannya. kami tidak pacaran walaupun tau kalau saling suka, itu semua terhalang karena mamaku tak mengizinkan aku untuk pacaran, mamaku takut aku kelewat batas, jadi sebisa mungkin aku cuman berteman dengannya, kami ketemu pun saat dia memberiku makanan & minuman, dia pernah memberiku jam tangan dia memasangkannya ditanganku dia bilang itu untuku jam pertama yang dia beli pakai uangnya sendiri waktu mau masuk pondok. sampai hari mendekati bulan ramadhan aku dan dia jarang berkomunikasi, itu semua terjadi karena entah temannya iseng atau dianya ingin mencoba. dia menchat aku, dia mengatakan bahwa dia suka kepadaku dia nanya mau engga aku jadi pacarnya. saat itu aku bingung, karenakan dia tau bahwa aku tidak diizinkan mamaku pacaran. karena aku lama bales chatnya dia. dia memblokirku, aku terkejut, aku panik, aku juga tidak tau harus berbuat apa. terus aku menchatnya melalui ig, aku bilang ke dia "kenapa di blok, maaf aku tadi bingung mau jawab apa, kan kamu tau aku tidak diizinkan pacaran" cukup lama aku menunggu balasan darinya sampai hari berganti pagi dan hampir setengah bulan dia tidak menjawab pesanku sampai akhirnya dia menchatku mengatakan "maaf itu temanku lagi iseng" terus dia bilang alasannya dia memblokirku karena takut temennya iseng dan mengirim chat yang tidak-tidak, setelah dia mangatakan itu aku dan dia tidak lagi berkomunikasi, hari demi hari, minggu demi minggu. hubungan kita kembali seperti semula tapi tak penuh canda tawa, mungkin karena merasa canggung, aku menyukainya mungkin karena dia perhatian, dan menghawatirkan aku. waktu aku sakit disekolah dia menjemputku mengantarkan aku kerumah, diperjalanan mau pulang dia nanya ke aku "kamu mau bubur?" terus aku jawab "terserah aja" dia jawab "jangan terserah kalo terserah itu apa? " terus aku jawab lagi "ya udah bubur aja" perasaan aku itu engga enak kalo bohong sama mama soalnya mata-mata mamaku ada dimana-mana, terus habis beli bubur aku pulang tapi pulangnya itu dianternya engga sampai rumah ya kan kita tetanggaan, kalo ketahuan tetangga lainnya gimana dong? jadi aku turun digang sebelah rumahku dari situ aku jalan, baru juga aku sampai rumah dia chat aku "kamu mau aku bikinin teh anget?" terus aku jawab "engga" dia jawab "oke aku bikinin" aku jawab lagi "lah kenapa dibikinin kan aku bilang engga" dia jawab "tapi mama aku udah bikin airnya" aku kaget dong mamanya memasak air berarti mamanya tau itu buat aku, terus aku nanya ke dia "mama kamu tau tehnya buat aku?" dia jawab "engga, aku off bentar ya" aku jawab "iya" beberapa menit kemudian pintu rumah aku ada yang ngetok aku bingung dong jam sepuluh pagi lewat 45 ada yang ngetok siapa coba mana aku lagi pake daster aja terus aku keluar kamar aku ngintip dari jendela rumah eh ternyata dia aku mikir buat apa dia kesini, terus kubuka deh pintunya. kataku "apa?" dia jawab "ini buat kamu" aku jawab "makasih" dia jawab "iya sama-sama aku pulang dulu ya" aku jawab "ya" tidak lama dia pergi aku tutup pintu rumah dan kukunci aku liat apa yang dia kasih. ternyata dia ngasih aku snake, yoguart, dan paling aku kaget dia ngasih aku sof**x, aku pun menchat dia "ini kamu yang beli" dia jawab "engga" aku jawab "terus" dia jawab "punya adek aku" aku jawab "mama kamu tau kamu ngambil ini?" dia jawab "tau" aku jawab"dia engga nanya buat apa, siapa?" dia jawab "engga, oh iya maaf aku lupa bawa teh angetnya" aku jawab "iya engga papa" dia jawab "aku anter ya" aku jawab "eh jangan nanti ada yang liat" dia jawab "engga ko sebentar aja" aku jawab "jangan deh" dia jawab "yaudah, istirahat ya" aku jawab "iya" kita berdua pun sama-sama off tapi aku sekarang sudah lost kontak dengannya, walaupun kita tetanggaan, kita jarang bertemu, kita berdepanan sekolah juga jarang ketemu, perpisah itu terjadi karena aku, aku menyesal tapi aku tidak mau lebih menyesal aku takut mamaku kecewa denganku, aku takut dia juga tau aku sebenarnya siapa dan seperti apa, dari pada nanti lebih sakit hati lebih baik sekarang aja, waktu itu semua baik baik aja aku dan dia main berbalas gombal, sampai tengah malam. dia bilang " tas, tas apa yang berat?" dia jawab "tas sanggup kehilangan dirimu". aku berhenti mengasih kabar dan membalas chatnya karena aku ketahuan mamaku pernah foto berdua sama dia terus foto pegangan tangan, aku merasa itu kesalahan yang fatal jadi aku memutuskan kontak dengannya dia tiap hari menchat random aku. nama dia kusingkat jadi al dan aku ar atau ara.
chat al :
~ ara, kamu yang pms ko aku yang di read
~ ra, jangan simpan dua nama di dalam hatimu
~ oh iya, hari ini aku lomba silat seni di binuang goa batu hapu yang ara pernah kesitu
~ doakan menang ya?
~ ra, tau nggak aku udah masuk grand final
~ ra, kangen tau nggak
~ aku janji, engga buka hati untuk siapa-siapa kecuali ara aja
~ plisss jangan di read
~ ara marah apa sih?
~ boleh nanya?
~ ara udah punya cowok?
~ tinggal jawab "Y" sama "N"
^^^^
~ asalamualaikum kak saya numpang nanya salah saya apa yo?
^^^^^
~ eh bisa ngga kembali seperti seminggu dulu aku sepertinya engga tahan nangis seharian gini
~ kalo engga beri saya alasan kenapa ara nggak chat saya atau kasih tau saya kalo ara sudah punya cowok lain
~ plis
~ kenapa sih
~ ra
~ bisakah udahan, jangan marah terus?
~ ara tau ngga
~ aku punya kesempatan jadi polisi. jadi, aku minta doanya ya? sampai aku jadi orang
~ ara jangan hilang ya!, aku udah janji kediri aku sendiri, ngga mau cari cewek lain selain ara. sampai ara bilang kalo ara udah punya yang lain
~ hehe semangat ara, besok aku ke mts mau daftar
~ baca ya! kali bisa dijawab
~ jangan read doang yah
~ ra kabar bahagia ra
~ mau tau ngga?
~ ara imut? ara cantik
~ jangan marah ya!
~ kangen ara
~ udah lama engga chatan
~ asalamualaikum ra
~ rara sakit ya?
~ sakit apa?
~ ra cepat sehat ya!
~ jangan sakit terus
~ raaa siang mau aku beliin apa?
~ raa jangan sakit dong
~ raa jawab dong
~ kupanik nih, beneran
~ ra jangan online aja dong!
~ ara sakit apa?
~ ara kenapa sihh
~ aku engga tenang nih dikelas
~ ara sakit apa?
~ ara kenapa sihh?
~ ayolah raaa
~ aku nangis nih
^^^^
~ ara jawab jujur bisa?
~ kalau ara udah punya cowok lain, bilang aja raa
~ aku engga marah kok
~ ara jangan online aja
~ aku senang kalau ara udah ungkapin ini semua agar aku sama kamu bisa tenang nggak kepikiran lagi
~ aku tiap hari kepikiran terus
~ kenapa ara kenapa ara jadi gitu
~ plis jangan bingung jawab apa
~ jawab yang ada dihati ara
~ ara punya cowok lain?
~ atau kenapa, jadi ara nggak mau chatan lagi sama aku, kalo marah bilang jadi aku bisa cari cara buat kamu engga marah lagi
~ walaupun kita enggak pacaran cuman berteman kata kamu tapi aku janji engga cari cewek lain
~ ara aku punya gombal "kamu dan aku itu bagaikan langit dan bumi menjauh untuk saling melengkapi"
~ satu lagi
~ "kamu dan aku bagaikan surat yasin ayat 40, tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidaklah dapat mendahului siang.
~ jika kamu dan aku ibarat surat yasin ayat 40, maka ada saatnya matahari dan bulan dalam 1 titik yaitu gerhana. semoga kita salah satunya.
~ aduhhh satu cewek ini pernah bikin aku sakit, sakit karena tiap hari enggak pernah ketemu sama kamu
~ ara tau nggak, aku mimpi ara. ara mau bicara lagi sama aku, tapi waktu di mimpi itu alurnya sedih. kita udah sma, terus ara juga udah punya pacar jadi aku sedih banget. sampai bangun dari mimpi nangis beneran
~ aku enggak ganggu lagi kok
~ pesan terakhir, jangan cari cowok seperti aku jaga baik-baik, kesehatan juga ya. terima kasih 7 bulannya.
~ ara janji ya jangan marah lagi sama aku
~ kalo ara udah punya cowok lain bilang aja
~ aku udah janji juga buat engga cari cewek lain
~ jaga diri baik-baik ya
chat habis...
kalo kalian tanya aku menyesal apa engga? jawabnanya pasti aku menyesak bahkan sangat menyesal dia adalah laki-laki pertama yang tidak ada hubungan apa-apa denganku tapi perhatian, disatu sisi lain aku bingung, mau balikan lahi sama dia tapi aku takut membuat mamaku kecewa.
aku sadar ternyata aku sungguh-sungguh jatih cinta dan mencintainya sampai sekarang, semoga dia mendapatkan yang lebih baik darj aku dan kita berdua bisa saling melupakan
awal mula nama al_ar ada karena aku sekarang sad girl memutuskan hubungan dengannya tapi tak bisa melupakannya. (hahaha)
aku pengen bilang makasih, makasih banyak atas semua perhatian yang dia kasih ke aku, jika jodoh tak akan kemana....
terimakasih al...
salam al_ar
Rabu, 16 november 2022
16:54