Mentari bersinar merambat melalui celah- celah jendela, kicauan burung bersahutan menyambut pagi.
"Emmmm..." Echa perlahan membuka mata indahnya, manik hitamnya melirik jam didinding yang menunjukkan pukul 8 pagi, ia meraih handphone diatas nakas.
"Cekrek" sebuah Foto yang menunjukkan bahwa ia baru bangun tidur dengan caption "Good morning"
@pritziil
"Wah non, bangun tidur aja cantik"
@quensha@pritziil " Baru tahu kalau aku tuh cantik banget"
@pritziil@quensha"Sumpah cantiknya kamu sama kaya rabbit aku dirumah, wk..wk"
@armyboy
"Hai cantik mau donk jadian sama kamu"
@quensha@armyboy"Boleh tuh, tapi jadi yang ketiga"
@rainheart
"So cute"
Quensha asyik membalas chat-an teman-teman diinstagramnya
"Chaaaa..." ibu Lisa membuka pintu kamar anak bungsunya.
" Lihat enggak tuh matahari sudah terik, kamunya masih rebahan aja" ucap ibu Lisa sambil menyibak tirai hingga nampak cahaya matahari.
"Iya mom, jangan marah nanti cepat tua lho.." balas Quensa sembari beranjak menuju kamar mandi.
"Sudah cepat, daddymu sudah menunggu di meja makan" sambung ibu Lisa.
***
Quensha mengenakan celana 3/4 berwarna coklat dipadukan kemeja berlengan pendek bermotif bunga. Surai hitamnya ia gerai, jepitan berbentuk bintang ia sematkan disisi kiri atas rambutnya.Tak lupa flatshoes berwarna cream.
Diruang makan daddy dan mommynya sedang menikmati sarapan.
"Pagi dad.." Sapa Quensha sembari mencium pipi daddynya.
"Pagi ..makanlah nanti kamu telat ke kampus " ucap daddy.
Quensha menikmati sarapannya, ia menghabiskan segelas susu coklat hangat dan satu potong sandwich tuna.
"Ca mau ikut daddy atau pergi sendiri ke kampus??" tanya daddynya sambari menghabiskan kopinya.
"Ehmm..Echa pergi sendiri saja deh.."ucap Quensha.
" Daddy berangkat dulu ya..kamu yang rajin belajarnya" ucapnya daddynya lalu beranjak keluar rumah diikuti olah sang istri.
Quensha berpamitan kepada mommynya lalu bergegas pergi karena taxi online pesanannya sudah menunggu didepan gerbang rumah.
Sepanjang perjalanan menuju kampus Quensha asyik chat-an bersama teman-temannya.
@pritzill
"Mana nih yang janji mau jemput tapi engga kunjung datang...KECEWA"
@quensha@pritziil"Waduh...giliran siapa nich yang jemput"
@pritziil@quensha"Fitnah tuh..Parah"
@deden65
"Sama abang aja neng pasti dianterin sampe pelaminan"
@pritziil@deden65"Sayang banget bang, neng belum cukup umur"
@Wolesa_azha
"Diojekin aja mba..sama saya gratis ..tis..tis "
Tak terasa mobil taxi sudah berhenti didepan kampus kuliahnya, namun Quensha masih asyik chat-an.
"Non..mau turun apa enggak. Saya masih mau cari pelanggan yang lain nih" ucap si sopir hingga mengagetkan Quensha.
"Duh..maaf ya pak" sahut Quensha sembari menyodorkan selembar uang berwarna biru.
***
Suasana kantin sangat ramai pada jam istirahat siang, banyak mahasiswa yang lalu lalang.
Quensha duduk bersama teman-temannya sambil menikmati makan siang mereka.
"Behh..parah ni cewek , pacaran sama om-om gitu"
ucap Cindy sembari memperlihatkan handphonenya.
"Biasa aja kali..yang pentingkan si om uangya banyak, kalau punya pacar masih muda tapi engga punya uang buat apa hayoo" tukas pricil.
"MY BESTIE" caption pada foto yang baru diunggah oleh Quensha.
@ZoneSky
"asyik banget punya bestfriends"
@aruelnoah
"Boleh donk kita jadi teman baik plus teman hidup
@quensha@aruelnoah" Sorry bro, teman baiknya udah over limits"
@rainhearth
"Sebaik- baiknya teman, yang paling baik selalu mengajak kita pada kebaikan bukan keburukan"
@quensha@rainheart"Bersyukur memiliki teman seperti itu"
***
Quensha tiba di rumah pukul 5 sore,sayup terdengar suara gelak tawa dari halaman belakang.Quensha berjalan menuju dapur.
"Bik siapa di halaman belakang, rame banget?" tanya Quensha kepada bik Yana pembantu mereka, sambil meneguk air minumnya hingga tandas.
"Lho non engga tau kalau hari ini den Andra pulang!!"ucap bik Yana.
" Maksudnya bang Andra udah pulang.."ucap Quensha terkejut.bik Yana menganggukkan kepala.
"Jadi bang Andra yang dihalaman belakang" ucap Quensha lalu ia berlari menuju halaman belakang.Ia langsung menghamburkan diri memeluk saudara laki-lakinya itu tanpa memperdulikan orang disekitar.
"Jahat..bang Andra kok enggak kasih kabar kalau mau pulang hari ini" rajuk Quensha sambil tetap merekatkan pelukannya.
"Weits....lepas dulu donk enggak malu kamu dilihatin sama teman-teman abang" Arka berusaha melepaskan pelukan adik kesayangannya.
Quensha tersenyum kecil sembari menahan
malu karena sedari tadi ada tiga pasang mata yang memperhatikan tingkahnya.
"Hai...." sapa Quensha kepada ketiga teman saudaranya.
"Wow ..ternyata Kamu punya saudari yang sangat cantik " ucap Ryan.
"Baru kali ini liat langsung adik kesayangan Andra" tukas Mike menyunggingkan senyumnya.
"Hai..apa kabar, kenalkan aku Shane" ucap shane mengurkan tangan dan dibalas oleh Quensha"Echa"
Mereka duduk digazebo dekat kolam renang, mereka berbincang hingga Daddy dan mommynya pulang dari bekerja.
Mereka bersama-sama menikmati makan malam setelah selesai ketiga sahabat Andra berpamitan pulang.
***
Quensha merebahkan tubuhnya di kasur queen size miliknya, lalu ia mengotak atik handphonenya.
"Kesayanganku sudah pulang, happy banget" caption yang ia ketik pada story Instagramnya yang menampilkan foto saudara laki-lakinya.
@pritzill
"Aduh bang Andra tambah ganteng aja..kok kamu enggak cerita tadi ca"
@quensha@pritzill"Aku aja taunya pas sudah pulang kerumah"
@andreas
"Patah hati aku..ku tunggu kau putus"
@rainheart
"Rupa memang tak berbohong, adik sama kakak :)"
@quensha@rainhearth"Emang kentara banget yach persamaannya"
@comelMeong
"Semoga nona masih mau membuka hati untuk cinta yang lain"
Quensha melihat profil akun @rainheart, ia penasaran dengan pemilik akun tersebut. Setiap postingannya selalu ada coment dari akun tersebut.
foto profilnya menunjukkan bagian belakang seorang pria yang berdiri ditepi pantai. Ada beberapa potret gedung pencakar langit dan seorang pria yang nampak bagian belakangnya saja. Quensha menscroll kebawah , ia menemukan foto sesosok pria berwajah arab dengan hidungnya yang mancung, manik yang tajam serta alis hitam yang tebal dan seutas senyum yang menawan.
"Inikan ...temannya bang Andra" batin Quensha.ternyata pemilik akun tersebut adalah Shane.
***
Quensha menghabiskan weekendnya bersama saudara dan kedua orang tuanya. Mereka mau mengadakan acara barbekyu-an di taman belakang.
Ketiga sahabat Andra juga diundang, Mereka membawa beberapa cemilan dan softdrink.
Quensha ingin mengundang ketiga sahabatnya namun mereka sudah memiliki acara bersama keluarga mereka masing-masing.
Mike memainkan gitar dan Ryan yang bernyanyi,
sedangkan Andra dan Shane memanggang makanan.
"Dad enak ya kalau ramai begini" ucap Mommy sambil duduk berdampingan dengan daddy dibangku taman.
"Iya , nanti kalau Andra sama Echa menikah lalu memiliki anak pasti rumah kita akan ramai"ujar daddy sambil merangkul pundak istrinya.
" Echa bantuin yach.." ucapnya sambil mengoles daging dengan mentega dan saos barbekyu.
"Haus ni ..aku ambil minum dulu dech, ca awas gosong dangingnya" ucap Andra sambil melirik adik perempuannya.karena Quensha memang tidak pernah memasak meski sekarang umurnya sudah menginjak 20 tahun.
"Yee ..kalau gini aja Echa mah bisa bang" balas Quensha tak terima ucapan saudaranya.
Andra berlalu menuju gazebo dimana Mike dan Ryan duduk.
"Bang shane..ehmm..akun IG rainheart itu punya abang ya?" tanya Quensha sambil melirik Shane.
Shane menganggukkan kepala sembari tersenyum.
" Oh ...ternyata kita udah lama ya kenal meski cuma disosmed " lanjut Quensha sambil tetawa kecil.
"Dunia itu sempit ternyata, kita kenal disosmed tapi tuhan juga menakdirkan kita untuk ketemu didunia nyata" ujar Shane sambil menatap Quensha untuk beberapa lama lalu ia membuang muka ketika Andra datang mendekat.
***
"Bang anterin echa ke kampus ya,please.." bujuk Quensha dengan wajah memelas.
"Bareng daddy aja, sekalian daddy ke kantor" ujar daddynya sambil membaca koran.
"Engga mau, maunya dianterin bang Andra" jawab Quensha sambil merangkul lengan Andra.
" Kamu itu udah dewasa ca, engga sepantasnya
bersikap kekanak-kanakan kaya begitu" balas mommynya sambil mengoles roti dengan selai.
"Iya..abang anterin tapi nanti kita mampir ke apartemennya Shane dulu" ucap Andra
Apartement Shane terletak di lantai 10. Andra dan Quensha berjalan beriringan memasuki lift.
Setibanya di depan pintu apartement Andra hendak mengetuk pintu namun Shane membuka pintu hendak membuang sampah
"Eh kalian, sejak kapan ....?" ucap Shane terkejut melihat Andra dan Quensha di depan pintu apartementnya.
"Barusan..oh iya aku mau ambil berkas kemarin, hari ini ada klien penting" ucap Andra.
"Masuk dulu, sebentar aku ambil di kamar" Shane mempersilahkan Andra dan Quensha duduk disofa berwarna cream.
lalu ia berlalu menuju kamarnya.
Quensha mengamati ruangan apartementnya shane yang bernuansa klasik. Didinding terdapat lukisan hamparan pasir ditepi laut.
"ini berkasnya.." Shane menyodorkan tumpukan kertas milik Andra yang tertinggal di apartementnya.Andra mengambil lalu membuka berkas-berkas itu.tiba-tiba handphonenya berdering
"Ya Alea, apa!! iya...iya saya kesana sekarang" Andra menyambut sambungan telpon dari sekertarisnya .Shane dan Quensha menatapnya penuh tanda tanya.
"Ca, kamu pergi ke kampus naik taxi saja ya? abang ada urusan mendadak,klien yang mau ketemuan sama aku tiba-tiba meminta dipercepat jadwal pertemuannya" tutur Andra menatap sang adik.
"Ok, enggak apa-apa kok bang entar Echa pesan taxi online saja" ucap Eca sambil menekan layar handphone hendak memanggil taxi online.
"Aku saja yang anterin..sekalian kekantor" tawar Shane.
" Baiklah, tolong kamu antarkan Echa ke kampusnya" ucap Andra sembil berdiri.
"Ca kamu sama Shane saja ya, biar aku engga was-was" lanjut Andra,Quensha hanya mengangguk.
***
"Kamu kuliah dimana ?" tanya Shane sambil menghidupkan mesin mobilnya.
"Di Royal collage bang" jawab Quensha sambil melihat kedepan.
Mobil sport yang dikendarai Shane tiba dipelataran parkir kampus Quensha.
"Pulang jam berapa nanti?" tanya Shane saat Quensha hendak membuka pintu mobil.
"Oh..jam 4 sore bang" jawab Quensha sambil melirik jam tangan yang melingkar di lengannya.
Mata kuliah pertama berakhir, sambil menunggu mata kuliah selanjutnya Quensha duduk di taman depan gedung kuliahnya.
"Mengenal dengan cara yang tak biasa" Caption yang diunggahnya menampilkan foto dirinya memandang langit.
@silvasiva
"hati-hati nanti pohonnya jatuh hati sama kamu"
@quensha@silvasiva"Jangankan pohon kamu aja bisa jatuh cinta kalau ketemu aku he..he"
@CuCakRowo
"Cara yang biasa udah lumrah nona, sesekali tak apa dengan cara yang tak biasa"
@quensha@CuCakRowo"He..e biar beda aja ya bang"
@rainheart
"Karena setiap pertemuan sudah di atur oleh yang diatas "
@quensha@rainheart" Tapi tiap pertemuan pasti akan ada perpisahan"
Setiap hari Quensha selalu diantar jemput oleh Shane, Setiap postingan yang ia unggah pun selalu ditanggapi oleh Shane.
Benih cinta perlahan bersemi dihati Quensha meski Shane tak pernah memperjelas hubungan mereka.
Quensha pun tak mau ambil pusing, selama ia nyaman bersama-sama maka apalah arti sebuah status yang disebut " kekasih".
Tak terasa libur semester akan tiba, selama satu bulan mereka akan rehat dari semua aktivitas belajar. Semua mahasiswa sejurusan Quensha akan mengadakan acara liburan bersama selama sepekan didaerah puncak.
@quensha
" Akan kusimpan rindu ini##Malarindu"
@Ayamponyet
"Kalau rindu aku akan menjadi obatnya"
@ArjunaOnaa
"Simpan di hati abang aja cantik"
@rainheart
"( Malaria )resep dokter obatnya kalau ( Malarindu ) ketemu pacar obatnya"
***
Selama liburan Quensha sering menghabiskan waktunya bersama keluarganya atau jalan bersama sahabatnya.
Quensha duduk digazebo belakang rumahnya sambil memainkan handphonenya, hari ini hari terakhir ia liburan.
@quensha
"Berharap datangnya uluran hati yang tulus, yang mampu membuatku mengatakan ^I LOVE YOU^"
Caption sebuah postingan Quensha
@rainheart
"Bisakah aku menjadi orang itu..."
komentar Shane membuat hati Quensha berbunga-bunga.Ia jatuh hati pada pesona Shane.
@quensha@rainheart"Andai ini nyata maka ku katakan ^IYA^"
@rainhearth@quensha"Perasaan ini nyata, maka hati ini pun nyata ~I LOVE U~"
Quensha sangat bahagia sekaligus tak menyangka bahwa ia akan mendapat pernyataan cinta lewat Instagram.
√√√√
Yup ini cerpen aku yang kedua...
harap dimaklumi bila ada salah-salah kata secara manusia adalah makluk sempurna yang selalu melakukan kesalahan.
Sekali lagi terima kasih yang sudah mampir untuk membaca karyaku...