Matahari kini telah sirna bersamaan dengan sinar nya,membiarkan malam mengambil alih.Bulan dan bintang kini mulai menghiasi cakrawala,membuat siapa pun yang melihat nya menjadi terpesona.Malam itu aku memberanikan diri, merangkai kata di atas selembar kertas merah muda dengan tinta hitam.
Tulisan ini sekaligus mewakili perasaan yang telah lama aku simpan diam-diam.Setiap mengingat semua kenangan,aku seperti terjebak ke dalam sebuah angan-angan.
Aku tidak bisa memilih, dengan siapa
Aku akan jatuh cinta.Karena cinta datang
Dengan tiba-tiba,kemudian pergi tanpa memberi aba-aba.
.......
Pulpen pun mulai menari,mengikuti irama pikiran dan juga hati.Pertemuan dengan mu pertama kali di taman,moment ketika aku terpaku akan masa lalu,kau pun datang mengulurkan tangan dan berkata
“Ucapkan selamat tinggal!”
Aku pun langsung menoleh,tak di sangka ternyata masih ada lelaki yang peduli akan asam garam yang ku lalui.Tatapan mata nya yang berbinar,senyuman lebar yang terlukis di wajah manis nya,serta kulit nya yang putih mulus bak pangeran,membuat ku terkejut.
“Kamu siapa?!”
Lelaki itu kemudian langsung duduk di sebelah ku,tanpa meminta izin ku terlebih dahulu.Ia pun mengeluarkan sebuah sapu tangan dan menghapus air mata ku.
“Itu tidak penting.” Kata nya.
Aku hanya memandang nya dengan rambut yang berantakan dan air mata yang terus menerus berjatuhan.
“Maksud ucapan kamu tadi apa?”
Dia tersenyum,kemudian mengelus kepalaku.
“Maksud ku,ucapkan selamat tinggal,pada masa lalu yang membuat mu menderita.Satu hal yang harus kamu ingat,besok adalah kesempatan membuat semua nya menjadi lebih baik.”ujar nya
“Melupakan masa lalu,tak semudah membalikkan telapak tangan.Setiap kenangan saat kita merasa marah,sedih,dan senang,akan tetap terasa saat kita mengingat nya kembali.”ucap ku
“Masa lalu memang sebuah kenangan,namun bukan berarti semua harus di hapuskan dari ingatan kan?masa lalu juga bisa menjadi sebuah pelajaran,jika kamu mengenang nya dengan rasa perhatian.”Kata nya
Setelah kejadian itu kami jadi semakin dekat,dan sering menghabiskan waktu bersama,meskipun sampai sekarang aku tidak tau nama asli nya.Tetapi dia memintaku untuk memanggil nya dengan sebutan“pangeran”. Entah apa yang ada di pikiran nya.
Hingga suatu hari,ketika perjalanan pulang,ada dua lelaki berdiri di depanku dengan tatapan mata yang mengerikan.Mereka menjambak dan memukulku,saat aku berteriak meminta pertolongan dan menoleh ke arah belakang,aku melihat Pangeran berdiri di sana,tetapi ia tidak melakukan apapun dan memalingkan wajah nya kemudian melangkah pergi meninggalkanku.
"Apa yang ada di pikiran nya?kenapa dia tidak menolongku,dia bahkan tidak ingin melihat wajahku yang tampak menyedihkan.Aku sungguh membenci nya."Sejenak pikir ku
~~~~
Dua bulan kemudian.Dengan bandana putih,pipi merah merona, rambut di gerai,jam tangan hitam,tas bewarna biru,jaket yang menutupi baju seragam,dan sepatu sneakers turut melengkapi penampilanku ke sekolah baru.Inilah saat nya untuk membuka lembaran baru.Aku pun berjalan melewati koridor menuju ke ruang kelas.Ketika akan melangkahkan kaki,aku tidak mengerti mengapa semua pandangan tertuju padaku.Atau ini mungkin hanya perasaanku saja.Aku pun memperkenalkan diri dan langsung menuju tempat duduk.
Berapa jam pun berlalu,pelajaran pun telah usai.Jam istirahat seperti biasa selalu menimbulkan suasana gaduh.Seperti biasa nya,aku pergi ke perpustakaan menenangkan hati dan juga pikiran.Ketika akan mengambil buku di rak perpustakaan.Siapa sangka takdir akan mempertemukanku lagi dengan nya.Lelaki pengecut yang hanya terdiam saat melihat seorang wanita di pukuli.
“Aku tidak menyangka takdir akan mempertemukan kita di sini.”Seru nya.
Ketika aku akan pergi.Ia kemudian menarik pergelangan tanganku.
“Apa yang ingin kau jelaskan sekarang?!Apa kau lupa tentang kejadian di taman itu!”
“Tidak semua hal bisa di jelaskan,dan tidak semua orang juga bisa mengerti termasuk kamu.Nanti jika waktu nya sudah tiba,kamu akan mengerti dengan sendiri nya.”Kata nya
Setelah itu aku bergegas pergi dari sana,meninggalkannya di ruang perpustakaan
~~~~
Keesokan nya,dia menunggu ku di depan gerbang sekolah dengan wajah yang ceria.Seperti tidak ada beban di dalam hidup nya,tetapi entah kenapa aku merasa bahagia.
“Kamu ngapain di depan gerbang? Jadi satpam!Haha.”kata ku
“Tidak apa,yang penting kamu tersenyum.Berarti kamu sudah maafin aku kan?meskipun aku tidak memberi tahu alasan nya...”ujar nya
“Siapa bilang?!”Ucap ku,kemudian melesat dari gerbang menuju ke dalam sekolah.
Ketika aku berada di kantin,ia juga berada di sana.Sudah seperti hantu yang bergentayangan untuk meminta maaf.
Srukk..!!
Ia kemudian duduk di depan ku,sambil membawa sebotol minuman.Pandangan mata nya yang tak teralihkan membuatku tak bisa memakan makanan yang sudah ku pesan.Aku pun kesal dan langsung membentak nya.
“Kamu ngapain sih?!! Bikin selera makanku hilang tau gak!”
Namun,ia tetap saja tersenyum,meskipun aku berbicara kasar kepada nya
“Jangan marah-marah,nanti makin cantik loh.”kata nya
“Jijik tau.” Ucap ku
Aku terdiam sejenak dengan membatin heran
Sebenarnya apa yang dia pikirkan,apa dia tidak malu mengatakan hal yang menggelikan seperti itu dengan mulut nya.Dasar aneh
“Aku tau,kamu pasti mengatakan sesuatu di dalam hatimu kan..”seru nya.
Aku langsung tersentak dari lamunan,kemudian beranjak dari tempat dudukku.Tetapi ketika hendak pergi.Kumpulan awan gelap datang menyelimuti langit-langit sekolah,menurunkan air yang sudah di kandung nya,membuat suasana panas kini menjadi sejuk dan dingin.Lelaki itu tiba-tiba berdiri di sampingku.Kemudian mengulurkan tangan nya ke dalam air hujan yang turun dengan deras nya,seraya berkata
“Aku sangat menyukai hujan dan berada di dalam nya,karena ketika aku berjalan di bawah nya, tidak ada seorang pun yang akan melihatku menangis.”
Aku memasang tampang jutek
“Aku tidak bertanya.”
Kemudian dia menoleh ke arahku sambil tersenyum dengan senyuman manis nya.Sampai membuat gula pun pesimis kepada nya.Ia memegang tanganku dan mengulurkan nya ke dalam air hujan.Aku terdiam sejenak,menatap mata nya yang indah di iringi suara gemercik air hujan.Pikiran yang tidak ku mengerti pun mulai bermunculan di dalam kepalaku.
"Kenapa dia begitu manis,meskipun terkadang membuatku kesal.Entah apa yang aku rasakan sekarang.Kenapa wajah ku menjadi begitu panas,jantung ku kenapa bedetak lebih cepat seperti irama lagu yang kacau.Ah!aku pasti sudah gila."pikirku.
“kamu harus menjadi langit,yang tetap berdiri meskipun turun hujan.”
Aku terdiam dan hanya menatap nya
“Jangan menatapku!Aku jadi malu.Hehe..”ucap nya lagi
“Apaan sih.”Jawab ku
~~~~
Selang beberapa hari,seorang murid baru datang.Aku sangat terkejut,karena wanita itu adalah seorang yang merundungku di sekolah lama.Tetapi aku tidak ingin terus-terusan bersembunyi dari kenyataan.Aku berpikir inilah saat nya untuk ku menghadapi nya.Tetapi aku merasa kesal karena saat hari pertama ia masuk,wanita itu selalu terlihat bersama Pangeran.Aku pun bingung,mengapa aku merasa kesal dan tidak rela jika senyuman manis Pangeran di tujukan untuk wanita itu.
Ketika sore hari,aku melihat nya lagi dan lagi,mereka berjalan berdua di taman.Tidak hanya di dalam sekolah tetapi juga di luar sekolah.Mereka sangat dekat,aku hanya bisa terdiam membatin sedih,melihat mereka tertawa dan bahagia.
"mungkin inilah skenario Tuhan,kita di pertemukan oleh takdir dan di pisahkan oleh nya juga.Mengapa aku begitu bodoh,sampai tidak menyadari bahwa aku memang mencintai pangeran,dan tidak ingin kehilangan nya.Tetapi aku akan akan melepaskanmu meskipun itu akan melukai diriku."ucapku dalam hati.
Tetapi tiba-tiba,saat mereka sedang menyebrang.Aku melihat wanita itu sengaja menjatuhkan tas nya di tengah jalan raya dan menyuruh Pangeran untuk mengambil nya.Saat lelaki itu berada di tengah jalan dan membungkukkan badan untuk mengambil tas,Karena tergesa-gesa Ia tidak menyadari bahwa Sebuah mobil sedan sedang melaju kencang dari jauh.
Dan,.....Citttt!
Tabrakan tak bisa terhindarkan.Tubuh Pangeran pun terpental dari posisi nya,membanjiri aspal dengan darah.Aku sangat terkejut melihat kejadian itu.
“Tidakkk!!!”
Aku kemudian langsung berlari dengan cepat menuju tubuh Pangeran yang terpental,dan terduduk lemas memangku badan nya.Semua orang datang mengerumuni nya dan menghentikan mobil yang menabrak nya.
“Cepat!!Laporkan orang itu ke polisi!!Pangeraaan!!!Hiks..Hiks..Hiks.”
“Tunggu!!”
Tiba-tiba seseorang datang menghentikan ucapanku,lelaki itu mengenakan topi hitam dan jaket tebal.
“Siapa kau!!Berani nya menghentikanku!Apa kau tau dia adalah orang yang aku cintai dan sekarang ia berbaring dengan berlumuran darah!Hiks..Hiks.”
Lelaki itu tersenyum,kemudian membuka topi nya.Aku sangat terkejut sampai tidak percaya.Ternyata lelaki yang menghentikan ucapanku itu adalah Pangeran.
“Fatamorgana apa ini!Pangeran kenapa kau ada di situ,kau kan sedang berbaring di pangkuanku.”
“Tenanglah,aku akan menjelaskan semua nya.”
Aku pun segera berdiri meminta penjelasan nya.
“Baiklah jelaskan semuanya.”
“Sebenarnya Pangeran yang kecelakaan dan berlumuran darah itu bukanlah Pangeran,itu hanya seseorang yang aku sewa untuk berpura-pura menjadi diriku.Tapi tak kusangka akhir nya akan menjadi seperti ini.”
“Kenapa kau melakukan semua ini!!”Ucap ku berteriak
“Pertama bawa lelaki ini segera ke rumah sakit.Dan kedua bawa orang yang menabrak lelaki malang ini ke polisi begitu juga putri nya,wanita yang berdiri di pohon itu.”
“Sebenarnya apa yang terjadi?”Tanya ku karena masih merasa bingung
“Wanita dan ayah nya itu ingin membalaskan dendam nya kepada keluarga yang mengadopsimu.Murid baru itu dia yang merundungmu di sekolah lamamu kan!Dia yang membuatmu terduduk menangis di taman waktu itu.Sedangkan ayah nya mempunyai dendam kepada ayahmu karena bisnis.Jadi,mereka berdua bekerja sama ingin memisahkan mu dengan orang-orang yang kamu cintai dan orang tua pasti akan menderita jika melihat Putri nya ikut menderita.”
“Dan kejadian di taman itu..”
“Iya benar!aku yang menyuruh mereka untuk menghadang seorang wanita yang merundungmu,tetapi mereka salah mengira bahwa wanita itu adalah kau.Aku sengaja tidak menyelamatkanmu karena tidak ingin rencana ini gagal,dan membuat mereka berbuat jahat lagi kepadamu.Tetapi setelah kamu pergi,aku yang menghajar mereka karena berani menyakitimu,dan juga memarahinya karena mereka tidak melihat secara jelas target nya.”
“Aku senang kau masih hidup dan baik-baik saja.”
Lelaki itu mengelus kepalaku
“Dan aku juga senang kau mengkhawatirkan ku,dan nama asli ku bukan Pangeran tetapi Aldo.”
“Aku tidak peduli namamu siapa,yang jelas di hatiku kau tetaplah seorang Pangeran,yang di kirimkan Tuhan untuk menjagaku.Aku juga minta maaf karena telah membencimu selama ini,padahal kau hanya ingin melindungiku.”
“Aku tidak peduli kau membenciku,,asalkan aku selalu berada di dekatmu dan menjagamu.”
“Tetapi tunggu!kenapa orang itu ingin menyingkirkan mu dariku?”
Lelaki itu tersenyum dan memegang tanganku
“Itu karena aku termasuk ke dalam daftar orang yang kamu cintai.Karena hati tak perlu memilih.ia tau di mana harus berlabuh."
Akhir nya semua masalah sudah selesai.Dan Sekarang aku hanya akan menghabiskan waktuku bersama keluarga angkatku dan orang-orang yang aku cintai dan mencintaiku.