Tanggal 29 Oktober sebelum hari Halloween.
Varsovia nama seorang wanita yang bertubuha langsing.Ia sedang mempersiapkan custom untuk Halloween besok,ia sungguh sangat bahagia.
"Varsovia ! Cepat keluar atau aku akan pergi ke taman sendirian"Teriak Jessica wanita yang memiliki tubuh gemuk.
Tidak ada sahutan dari Varsovia.Dan tidak begitu lama Varsovia keluar dari rumah nya dan pergi bersama Jessica.
Dijalan mereka membicarakan tentang hal besok untuk Halloween
"Varsovia,besok aku ingin meminjam costum mu apakah,akan cocok untuk ku"kata Jessica sambil senyum
"Hemmm...Hahahaha."Di jawab oleh varsovia dengan tawa terbahak-bahak.
"Kenapa...?"Tanya Jessica sambil memonyongkan bibirnya
"Nanti Baju ku,akan belah menjadi dua...hahahahahaha" Jawab Varsovia di iringi oleh tawa nya.
"Ya, sudah kalau kamu tidak ingin meminjamkan baju "kata Jessica mempercepat jalan nya.
Karna Varsovia tidak memperhatikan jalan.Dia menabrak seorang laki-laki bertubuh tinggi berparas tampan.
"Hei...hei... apakah kau tidak punya mata,atau kamu sengaja"kata laki laki tersebut.
"Maaf maaf"kata Varsovia sambil menunduk
Dari kejauhan terlihat Jessica sambil melihat varsovia,Yang menabrak laki laki tersebut.
"Hahahahaha"tawa Jessica dari kejauhan.
Sementara itu dua orang itu berdebat,Jessica merekam video dengan hp nya.
"Maaf maaf...tuan...aku tidak sengaja dan tidak melihat mu"kata Varsovia sambil menjauh dan berlari secepat mungkin.
Tidak ada sahutan Untuk Varsovia.
Tanggal 31 Oktober Di hari Halloween.
*Tok...tok...Trick or treat..*Ketuk Varsovia dari rumah ke rumah bersama Jessica.
"Jesi, apakah kau tahu pria yang ku tabrak semalam,"kata Varsovia sambil berjalan pelan.
"Aku tidak tau"jawab Jessica sambil mengunyah permen.
"Oke sekarang tinggal satu rumah yang ini,"kata Varsovia.
*kejutan atau permen* suara Varsovia dan diiringi oleh ketukan di pintu
Pintu dibukakan dan terpampang sosok pria yang di tabrak semalam oleh Varsovia
"Kamu,?"tunjuk pria itu
"Jessi,ayo kita pergi,"Varsovia pun langsung menarik tangan Jessica
"Hei...hei.. tunggu ,"kata pria tersebut.
Mereka mungkin tidak mendengar, mereka sudah sangat jauh dari rumah Alvares.
"Siapa nama cewe itu,"tanya Alvares kepad dirinya sendiri.
Di suatu tempat.yaitu rumah Varsovia,mereka langsung merebahkan tubuhnya dan langsung mengambil air dan minum.
"Kau tahu pria itu,"tanya Jessica
"Aku tidak tahu..."jawab Varsovia,"malam ini kamu harus tidur bersama ku,"
"Ya,Tentu".jawab Jessica
Ke esokan harinya.Besok adalah hari dimana mereka sedang bersantai di taman.Terlihat seorang pria yang mereka temui semalam.Yang sedang menuju ke arah mereka.Dan dia tibalah di hadapan Varsovia.
"Maaf permisi " Seru Alvares kepada Jessica dan Varsovia
"Bagaimana kau ada disini"tanya Varsovia ke arah Alvares
"Aku ingin mengembalikan,sapu tangan yang kau jatuh kan saat kita bertabrakan"kata Alvares sambil mengeluarkan sapu tangan berwarna hitam,putih.
"Hahaha.... Terimakasih"jawab Varsovia sambil mengambil Sapu tagan nya yang ada di tangan Alvares.
Alvares pergi menjauh dari Varsovia.Dan pergi menghilang dari hadapan mereka berdua.
"Aku rasa aku jatuh cinta,pada seseorang yang tidak ku miliki". Varsovia Mulai menitikkan air mata.
Jessica memeluk Tubuh Varsovia Dan menenangkan hati Varsovia
"Sudah, jangan menangis, ingat bahwa ada aku disisi mu"kata Jesicca sambil menghapus air mata Varsovia
"Hahahaha..."tawa bercampur sedih
"Ayo kita pulang"kata Jesicca
Mereka pulang ke rumah dan beristirahat disana.
"Kau tahu,aku sudah lama kenal Alvares, semenjak kita kecil dan,ada suatu kecelakaan yang membuat ia amnesia.Dan mama Alvares mengusirku dan menyuruhku untuk tidak bertemu lagi dengan Alvares,dan sampai saat ini aku ingat bahwa kami sering tertawa berdua sebelum, Amnesia itu menyerang Alvares.Dan setelah beberapa tahun aku dipertemukan kembali dengan Alvares."cerita Varsovia Yang mulai menitikkan air mata."Kau
bayangkan saja,betapa bersalah nya aku disana.dan saat itu aku rasa pertemanan ku berakhir,dan aku pergi ke Amerika dan menemukan mu"tambah Varsovia.
"Aku sungguh sedih mendengar tentang cerita mu,Tapi aku sedikit bingung bagaimana kecelakaan itu terjadi" tanya Jessica
"Sewaktu aku menginjak umur 19 aku membawa alvares,pergi ke atas bukit,yang awalnya ku kira itu akan bagus untuk menikmati kehidupan,Tiba tiba hujan dan disana kecelakaan yang tidak pernah ku inginkan, Alvares tergelincir dan mendapatkan luka di otak dan pendarahan di selaput otak nya" jelas Varsovia.
"Begitu,Coba sini ikut aku, apakah kau yakin mencintai seorang Alvares"Kata Jessica menarik tangan Varsovia.
"Hah...Apa.."Sontak Varsovia kaget .
Mereka mendatangi rumah Alvares .
"Apakah ada orang disini,"kata Jessica sambil memegang tangan Varsovia.
"Aku malu, tolong hentikan ini Jessi"kata Varsovia sambil mencoba melepaskan tangannya dari Jessica.
Tidak begitu lama pintu terbuka dan terlihat jelas bahwa itu bukan Alvares.
"ADA APA KAU HAH KESINI " kata nenek nenek yang siap memukul Jessica dan Varsovia .
"MAAF....."teriak Jessica dan menarik tangan Varsovia Dan berpindah ke rumah Alvares yang sebenarnya.
Ketukan pintu pun di luncurkan oleh Jessica dan seseorang membukakan pintu dan terlihat jelas bahwa itu adalah Alvares.
"Hei...kata sahabat ku,Katanya kau mencintai nya" jawab Jessica tanpa panjang lebar.
"Hah ada apa ini,"kata Alvares terbata bata
Varsovia hanya diam dan mematung.Tiba tiba Seseorang keluar dari dalam rumah Alvares.
"Hey,suami ku,ada apa ini ribut ribut,"kata sosok wanita bertubuh model
"SUAMI !!!"kata Jessica kaget karena sosok wanita bertubuh model itu memanggil Alvares dengan sebutan Suamiku...
"Maaf itu istriku,dan kamu bukan kah aku sudah mengembalikan sapu tangan berwarna hitam putih, kenapa kau datang lagi"kata Alvares menuju pembicaraan ke arah Varsovia.
"Iya... apakah...kau masih ingat aku"kata Varsovia.
"Bukan kah kau sahabat terburuk ku,"kata Alvares menuju kedalam dan membanting pintu.
*Bugh*suara pintu di banting
Seketika itu Suasana menjadi hening dan hanya terdengar isakan dari Varsovia.