Aku terlahir dengan kehidupan yang baik,aku tinggal di sebuah komplek daerah perkotaan yang ramai sekali dengan masyarakat,tetangga di sebelah rumah ku juga sangat baik dan ramah kepada sesama.aku sangat menyukai komplek ini,dan saat ini aku berumur 10 tahun,dan bertepatan dengan kenaikan kelas ku ke kelas 3 SD.
Di pagi hari yang indah,aku bangun dari tidur ku yang sangat nyenyak,waktu ku lihat jam ternyata sudah jam setengah 6 pagi,itu adalah saat nya aku sarapan bersama orang tua ku.sebelum ku pergi ke ruang makan,aku menyiapkan seragam ku dan juga membereskan kamar ku.
Setelah beberapa menit ku membereskan kamar ku,akhirnya aku pun menuju ruang makan,disitu terlihat banget makanan lezat untuk sarapan ku yang telah di buat oleh ibu ku
Setelah semua persiapan yang sudah kulakukan,aku pun pergi sekolah bersama tetangga ku.disekolah aku belajar, bercerita,bahkan tertawa bersama.
tapi ketika ku pulang sekolah,di depan rumah pintu masuk terbuka lebar.aku tidak tau apa yang terjadi ,aku pun mencoba untuk masuk kerumah.
Aku sangat terkejut,sedih,syok,bahkan aku tak bisa apa apa,karena aku melihat kejadian yang tidak mengenakkan didepan mata ku sendiri,yaitu kematian ayah dan kondisi ibu yang aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.
Aku hanya bisa menangis dan menangis tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi,aku sangat tidak terima dengan semua ini.bagaimana mungkin bisa ,hidup ku yang damai ini seketika menjadi hancur.setelah kematian orang tua ku,seluruh tetangga di komplek bahkan kakek dan nenek juga datang.
Setelah orang tua ku di kuburkan
kakek dan nenek ku mengajak ku untuk tinggal dirumah nya,diriku hanya bisa mengangguk dengan tatapan kosong ,tidak tau apa lagi yang harus di pikirkan.semua berantakan bahkan mental ku sangat hancur.
Setibanya di daerah desa terpencil, tempat kakek dan nenek ku tinggal.aku melihat sekeliling desa tersebut,nampak sangat tidak terurus sama sekali,hanya berisi orang orang miskin yang tidak punya tujuan.aku sampai dirumah kakek nenek ku ,rumah nya kecil dan ini seperti gubuk kecil.aku pun tinggal disitu.
Dan sudah 2 setengah tahun aku tinggal disitu,aku sudah berumur 12 tahun,namun kebahagian itu hanya sementara.aku ingin sekali seperti yang lain,bahagia bersama ,bisa tersenyum lebar serta tertawa bersama sama mau itu dengan teman ataupun keluarga,sama seperti dulu ku alami.
Tapi kini ku benar benar hanya sendiri,kakek dan nenek ku meninggal dunia waktu tahun lalu,aku sudah tidak tau apapun lagi.keadaan tubuh ku yang kurus, semua baju ku juga pada rusak banyak sekali sobekan di baju yang ku punya.
Saat ini aku bosen sekali,ku mencoba untuk keluar rumah.ini sangat silau, sudah berapa lama aku hanya diam di rumah,udaranya sangat segar, aku tidak merasakan sesak tidak seperti didalam rumah yang sempit.aku berjalan jalan keliling desa ini ,ku melihat para warga seperti nya akan berangkat menuju kota dengan jalan kaki,jarak desa ini dengan kota sangat lah jauh apakah mereka tidak merasakan capek?.
Demi bisa memenuhi kebutuhan hidupnya,mereka benar-benar nekat sekali.ku baru ingat di deket desa ini ada jalan raya,sudah lama sekali aku tidak melihat jalanan ataupun kendaraan.aku pun pergi ke jalan raya itu,dan seperti biasa,aku melihat warga yang nekat sekali dan juga dia berasal dari desa,hanya terdiam di pinggir jalan sambil mengangkat kedua tangan nya.berharap seseorang memberikannya sedikit uang.
Sambil melihat orang itu,aku tanpa sengaja menemukan sebuah selembaran kertas.disitu tertulis kata "FESTIVAL TAMAN HIBURAN KOTA".festival?..apa itu,aku tidak tau apa itu festival.dari semua tulisan ini,yang ku tau hanyalah taman.
Taman memberikan kebahagiaan bahkan ketenangan bagi seseorang,itulah yang ibu ku katakan.aku bingung dengan semua ini,pada akhirnya aku membuang kertas tersebut,setelah itu aku pun pergi kembali ke desa.tapi waktu beberapa langkah ku saat pergi,diriku sangat penasaran dengan apa itu festival.
Pada akhirnya aku kembali dan mengambil lagi lembaran kertas tersebut.ku bawa pulang kertas tersebut ke rumah.sesampai nya di rumah,ku taruh lembaran kertas itu di atas tv.dan disitu aku kembali duduk sambil melihat tv.aku tidak tau apa yang sedang ku tonton,yang ku tau hanyalah bintik-bintik hitam putih pada layar tv.
Beberapa jam ku seperti itu,sekilas aku teringat dengan lembaran kertas tadi,ku ambil dan ku baca kembali kertas itu.ternyata ada tanggal dimana tertulis "MULAI PADA TANGGAL XX-XX-XXX.JAM 08.00 p.m".aku mencoba mencari cari kalender di sekitaran desa karena di rumah kakek nenek ku tidak ada kalender sama sekali.
Ku pergi keluar dan mencari kalender,setiap rumah di desa ,ku datangi namun sayang,ku tidak menemukan Kalender sama sekali.ku benar benar putus asa,berdiam di tengah desa sambil menggenggam erat kertas tersebut.tiba tiba datang seorang kakek-kakek yang menanyakan sesuatu.
"Hay nak, apa yang sedang kamu lakukan" ujar kakek-kakek tersebut
"Aku tidak bisa menemukan kalender di desa ini,jika saja ku bisa menemukan nya mungkin aku bisa tau kapan ini mulai"ujar aku dengan raut wajah yang kecewa sambil memperlihatkan kertas itu ke kakek-kakek tersebut
Kakek itu ternyata tau,aku pun senang sekali.sambil merasa senang kakek itu bilang kalau tanggal pada kertas itu adalah besok hari.aku terkejut karena mulainya festival ini ternyata besok,ku langsung berterima kasih kepada kakek itu dan ku bergegas menuju rumah dan mencari pakaian yang masih bagus.
Karena kata ayah ,"sebelum bepergian kemana pun harus menggunakan baju yang bagus".itulah kata kata yang kuingat.sesampainya di rumah,aku mengacak-acak rumah hanya untuk mencari baju yang masih bagus.akhirnya aku menemukan baju yang bagus , walaupun sobek namun itu hanya sedikit.ketika di keesokan hari nya lebih tepat nya pada jam 5 sore aku sudah berkemas dan menyiapkan sedikit makanan dan energi untuk melakukan perjalanan jauh,sebelum berangkat aku berpamitan dengan semua orang di desa,aku sangat gak sabar dengan hal ini.
Setelah meninggalkan desa, akhirnya aku mulai berjalan menuju kota.yah aku tau tidak ada uang untuk menaiki bus, diriku ini sekarang seperti mereka.sangat nekat hanya untuk satu keinginan.capek,sakit dan pusing...itulah yang ku rasakan saat ini.
Beberapa jam perjalanan berlalu akhirnya sampai juga di kota terutamanya di festival taman hiburan.ku lihat langit,tanpa ku sadari ternyata ini sudah malam.namun ketika aku melanjutkan perjalanan menuju tempat itu,ternyata disana masih lah ramai dan bewarna warni.ku menuju ke gerbang masuk,dan ternyata masuk ke tempat ini juga gratis tanpa bayar
Aku pun sangat senang dan langsung memasuki festival taman hiburan ini,ku lihat ke sekeliling banyak sekali benda aneh yang bergerak tapi semua benda ini berwarna bahkan berkelap-kelip.hati ku sangat senang dengan yang namanya festival ini.tapi tanpa disengaja aku melihat seseorang yang mengambil tas kecil dari tangan si wanita.
Disaat ku melihat itu,aku kembali mengingat kata kata yang ibu ku katakan,ibu pernah berkata "kita harus saling tolong menolong sesama manusia".itulah yang ku ingat,
Tanpa pikir panjang aku pun mengejar pria tersebut dengan berlari sekuat tenaga, walaupun aku sudah sangat capek namun aku masih bisa berlari kencang.ku terus mengejar pria itu sampai akhirnya aku menangkap dan mendapatkan kembali tas kecil tersebut.tetapi pria itu pun langsung kabur meninggalkan ku.
suatu hal yang tak terduga terjadi.banyak warga yang menghampiri ku,tidak tau apa yang akan mereka lakukan,tapi sepertinya aku dianggap sebagai pahlawan.kukira nya begitu.... ternyata aku di dipukuli oleh mereka terus menerus,tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.aku terkapar lemas ,aku bahkan tidak mendengar kan apapun.aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi,kenapa?apa salah ku?.itulah yang kupikirkan dalam benakku
Aku terus dipukuli,tidak ada satupun yang menghentikan nya.aku bisa merasakan sakit nya di seluruh tubuh ku ini.tak disengaja aku melihat kucing hitam yang sedang menatap ku,aku pun menatap nya kembali dalam keadaan nafas yang sangat amat sesak,dan juga ku bisa merasakan seperti ada yang mengalir di kepalaku bahkan di badan ku.beberapa menit kemudian ku seperti merasa ngantuk.ngantuk?apa kah aku sedang mengantuk?.mata ku seperti ingin tertutup seakan akan aku ingin tidur.
aku tidak tau apakah aku ini beneran ngantuk.tapi semakin lama mata ku ingin sekali tertutup,dan pada akhirnya mata ku tertutup rapat.aku juga akhirnya bisa mendengarkan suara mereka, seperti nya ada yang menghentikan ini.aku masih sempet bertanya dalam pikiran ku,apakah aku akan bangun kembali?atau tidak?.tapi ntah kenapa, sepertinya aku akan tertidur selamanya...
Tamat