Dipagi hari di Jakarta, Indonesia seorang remaja bernama Aenav ia adalah seorang akrobatik yang handal dan telah menjuarai berbagai perlombaan. seperti biasa dipagi hari ia sekolah dan bertemu teman-temannya. Setelah sepulang sekolah ia lanjut les akrobatik hingga sore hari, seusai les ia langsung pulang ke rumah dan makan bersama keluarganya, setelah itu ia langsung tidur.
Ketika sedang tertidur tiba tiba terjadi gempa yang dasyat dan Aenav pun terbangun, dengan wajah yang kebingungan ia berkata "ada apa ini, apa ini gempa?, INI GEMPA!!! " dengan wajah panik ia memanggil orang tuanya"AYAAHHH, IBUUUU ADA GEMPAA" Karna ia panik ia tersandung dan ia pun tertimpa oleh beton yang ada di atasnya dan harus menelan kematian. Bencana yang terjadi itu telah menelan jiwa sebanyak 16 jiwa termasuk Aenav.
Ketika Aenav tersadar ia hanya memandang kegelapan dan ia bingung karena seingat dia, dia mati karena gempa, lalu ia berkata "hmmmm, ini dimana? Bukannya aku sudah mati? ". Dan ia kaget tiba tiba ia menjadi bayi yang baru lahir dan digendong oleh ibunya yang bernama Arny Warner, dan ibunya pun bingung dan berkata "kenapa anak kita tidak menangis apakah anak kita tidak sehat? " Dengan panik mengucap kepada suaminya yang bernama Gisho Warner. Dan karena bayi itu adalah reinkarnasi dari Aenav yang masih mempunyai ingatan semasa hidupnya di bumi, bayi itu mengerti apa yang diucapkan sang ibu, dan bayi itu pun berpura pura menangis supaya sang ibu tenang, dan bayi itupun langsung diberi nama yaitu Arghi Werner.
Di Kekaisaran Zikour, terdapat 4 negara bagian yaitu, kerajaan Mexilon, kerajaan Ojixion, kerajaan Polalion, dan kerajaan Gellion. Keluarga Werner adalah keluarga pembunuh bayaran yang terkenal di kerjaan Mexilon.
Lima tahun berlalu, Setelah Arghi berumur 5 tahun. Arghi di latih ayahnya ilmu untuk menjadi pembunuh bayaran yang handal, Arghi pun berkata "Apa yang harus aku lakukan ayahanda?" Ayahnya pun menjawab" Kamu harus melakukan latihan fisik, senjata dan ilmu yang diwariskan secara turun-menurun di keluarga Werner ini "Arghi pula menjawab "apakah itu akan sulit ayahanda? " Ayahnya pula menjawab "ini akan cukup sulit, tapi ayah yakin kamu akan bisa" Arghi pun menjawab "Baik Ayahanda" Ketika Arghi memulai latihannya bersama sang Ayah, Ayahnya pun tiba tiba berkata "Hei Arghi, jika kamu tidak bisa menguasai ilmu pemberian ayah ini selama 5 tahun kamu tidak akan bisa mewarisi tahta keluargamu, dan akan digantikan oleh adik kamu" Arghi pun menjawab dengan tegang " Baik Ayahanda Saya akan berusaha sebaik mungkin"
3 bulan kemudian Arghi pun Menemui sang ahli sihir yaitu Zhirpi Boutyn di gunung dekat rumahnya yaitu gunung Ovil, setelah sampai di rumah ahli sihir tersebut ia mengetuk pintunya"tok.. Tok.. Tok... Apa ada orang" Dan seseorang pun membuka pintu tersebut dan seseorang tersebut berkata "Siapa engkau wahai bocah" Arghi pun berkata dalam hati "Apa pula maksudnya bocah, tapi sabar ini untuk aku menjadi lebih kuat" .Arghi berbicara kepada seseorang itu "aku sedang mencari ahli sihir apakah ada disini" Seseorang itupun menjawab "ya itu saya untuk apa kamu mencari saya? " Dan arghi pun memohon kepada ahli sihir tersebut agar bisa mengajarinya sihir supaya bisa menjadi lebih kuat, Arghi pun berkata dengan menundukkan kepalanya pada sang ahli sihir tersebut" Aku mohon ajari aku sihir" Karena ahli sihir tersebut tidak mau menerima murid sembarangan apalagi hanya seorang bocah 5 tahun, ahli sihir itupun menguji Arghi dengan harus melawan 10 ras orc dan goblin yang berbahaya di sekitar rumahnya.
Karena Arghi sudah menguasai sedikit teknik yang diberikan ayahnya, Arghi pun berkata "walaupun saya sudah menguasai sedikit ilmu yang diberikan ayahanda ini akan sulit bagiku" Ketika sudah 10 orc dan 9 goblin dikalahkan ternyata disana ada king goblin yang dimana kekuatannya 10 kali lipat lebih besar daripada goblin biasa, arghi pun berkata "Sial kenapa dia tidak bilang ada king goblin disini" Ketika mulai menyerang karena kecerobohannya mata kanan dia terkena pedang dari king goblin itu, Arghi berkata dengan kesakitan "AAAAA SIALL aku tidak akan menyerah" Meskipun sulit Arghi berusaha keras hingga bisa mengalahkan monster tersebut walaupun ia harus kehilangan mata kanannya, karena itu Arghi pun diterima menjadi murid sang ahli sihir tersebut
10 tahun pun berlalu Arghi telah menguasai semua ilmu dari ayahnya Ghiso Werner dan dari guru sihirnya Ziphi Boutyn. Setelah itu Arghi ingin melakukan perjalanan ke Akademi Assassin untuk mengikuti ujian supaya bisa masuk ke dalam Akademi Assassin tersebut, diperjalanan ia menemukan monster aneh yang berupa lava orc yang menyerupai slime yang sedang di lawan oleh petualang di daerah itu, tetapi ada yang aneh dengan monster tersebut karena terdengan suara minta tolong yang bersumber di monster itu, Arghi pun berkata "Siapa yang minta tolong? Apakah dari monster tersebut? YAA benar saja" Arghi pun bergegas menolong monster itu, tapi tentu saja petualangan tersebut tidak mau mangsanya direbut, petualang itu berkata " Siapa kau bocah beraninya kau menghalangi kami" Arghi pun menjawab " Tolong hentikan apakah kalian tidak dengar ia meminta tolong seperti itu? " Petualang itu pula menjawab " Aku tidak peduli dengan itu " Arghi berkata dalam hati " Percuma berbicara dengan om om rakus seperti ini" Lalu berkata pula Arghi kepada si petualang " Tolong hentikan jika kalian tidak mau terluka" Dan sekelompok petualang tersebut tertawa dan meremehkan Arghi, dan ketua dari kelompok tersebut menyuruh salah satu anak buahnya menyerang Arghi "Menyebalkan cepat serang dia" Dan dengan mudah bagi Arghi mengalahkan anak buah si petualang tersebut, dan langsung sekelompok tersebut menyerang Arghi secara bersama " Kenapa kalian diam, cepat serang dia... " Lagi lagi dengan mudah dikalahkan oleh Arghi.
Setelah menyelesaikan masalah dengan para petualang, monster tersebut dibawa ke tenda darurat yang di buat oleh sihir yang Arghi pelajari, setelah itu ia bingung mengapa ada suara minta tolong di monster itu, ketika sedang mencari tahu dengan sihir pendeteksi ia berkata " Mari kita lihat ada apa dengan monster ini" ternyata monster ini terkena kutukan yang membuat ia menjadi monster yang menjijikan, Dan Arghi mencoba menonaktifkan kutukan tersebut dengan sihirnya dan tidak bisa " AAHHH!!! Mengapa tidak bisa " Arghi mencoba memikirkan caranya, saat sedang memikir Arghi mengingat perkataan guru sihirnya disaat masa latihan, gurunya berkata " Jika kamu ingin mengetahui jurus yang hebat buatlah jurus itu sendiri" Dengan itu Arghi mencoba membuat sihir untuk menangkal kutukan dengan membayangkannya, setelah berhasil ia mencoba kepada monster itu dan tiba tiba perlahan monster itu berubah menjadi gadis ras setengah elf yang sangat manis dan cantik, Gadis itupun berkata "apa engkau yang menyelamatkanku?" Arghi pun menjawab " Ya...., tapi sebenarnya siapa kamu? " Gadis itu pun menjawab " Oh ya Maaf, aku seorang budak yang menjadi tumbal naga hitam yang dianggap Tuhan oleh majikanku dulu" Arghi pun menjawab "maaf telah mengingatkanmu masa lalu mu itu, ngomong-ngomong siapa nama mu?" Gadis itu menjawab "Aku tidak mau memakai nama yang di berikan majikan ku dulu, jadi tolong berikan aku nama wahai tuanku" Karena gadis itu di tolong oleh Arghi jadi gadis itu menganggap Arghi adalah tuannya, Arghi pun menjawab sambil memikirkannya "hmmm.... Bagaimana jika Birdella" Gadis itu pun menjawab dengan senang " Baik tuan itu menjadi nama ku "Arghi pula menjawab "baguslah jika kamu suka, tapi mohon jangan panggil aku tuan" Birdella pun menjawab "Oke kalo gitu aku akan panggil Agi ya" Argi pun menjawab "eeee oke tidak apa apa" Dan Arghi dan Birdella pun Menlanjutkan perjalanan ke Akademi Assassin.
Dua minggu berlalu Argi dan Birdella pun sampai di Akademi Assassin. Di Akademi assassin ini terdapat tiga ujian yaitu ujian fisik, ujian sihir, dan ujian tertulis. Disaat ujian fisik ada seorang laki laki yang dirundung oleh sekelompok pereman di Akademi itu, lalu Arghi pun langsung menghampirinya dan berkata "kenapa kalian merundung dia?" Dan para lelaki itu menjawab dengan muka songong "apa maksudmu, ini bukan urusanmu jadi tidak usah ikut campur!!" Lalu para pereman itu melanjutkan perundungan itu hingga melakukan kekerasan kepada lelaki tersebut hingga membuat Arghi bergerak untuk menolongnya,Arghi pun memegang pergelangan tangan si pereman itu dan berkata "tolong hentikan itu cukup" Dan para pereman itu menampakkan muka kesal dan langsung pergi dan berkata kepada Arghi "liat saja kau nanti". Arghi pun segera menolong lelaki tersebut, Arghi berkata " Apakah kamu tidak apa-apa? " Lelaki itu menjawab "iya aku tidak apa apa, Terima kasih ya" Arghi pun bertanya "kenapa mereka merundungmu?" Lelaki itu menjawab "itu karena saya hanyalah rakyat biasa yang mendapat beasiswa untuk sekolah di Akademi ini dan mereka memperlakukanku seperti ini, tapi tidak apa apa, oh ya maaf namaku Jack Polio" Arghi pun mmenjawab "dasar bangsawan sombong, oke salam kenal Jack namaku Arghi Wer.... " arghi tidak mau mencolok karena keluarga werner adalah keluarga pembunuh yang terkenal jadi dia tidak akan mempublikasikan nama belakangnya itu "eh salam kenal namaku Arghi" Jack pun menjawab "o..... Ok," Dan merekapun lanjut untuk mengikuti ujian sihir
Di ujian sihir ini ada pengawas yang mengawasi dan pengawas menyebutkan urutan untuk menjalani ujian itu dan Arghi mendapat urutan ke 4, Birdella mendapat urutan 9, dan Jack di urutan ke 20, disaat urutan ketiga seorang perempuan bernama Ariene Vanezka mengeluarkan jurus PLASMA BALL yang berbentuk bola panas untuk mengenai target yang diberikan. Arghi bisa menguasai semua sihir dari level rendah sampai level tinggi walaupun begitu karena Arghi tidak mau mencolok Arghi pun mengikuti jurus Ariene, karena ia pikir jurus itu hanya jurus biasa karena efeknya kecil, lalu Arghi pun menggunakan jurusnya "PLASMA BALL" dan berhasil, dan saatnya giliran Birdella, ternyata Birdella cukup hebat karena bisa memakai sihir level tinggi yaitu DARK ABYSS yaitu jurus yang membuat lubang hitan dibawah targetnya sehingga targetnya tidak bisa kabur walaupun mereka berusaha lari kecuali orang yang sudah menguasai sihir yang lebih tinggi dari itu. Dan ini saatnya giliran Jack, karena Jack adalah murid beasiswa dia sangat hebat karena bisa menguasai semua sihir level rendah dan menguasai setengah sihir level menengah sehingga ia bisa lulus di ujian itu, dan lanjut ke ujian berikutnya yaitu ujian tertulis.
Diperjalanan menuju ruangan ujian tertulis Arghi dan teman temannya yaitu Birdella dan Jack Ditemui Ariene, dan Ariene meminta bicara kepada Arghi, dan Arghi pun menerimana, Ariene pun bertanya "kenapa kamu bisa menggunakan sihir yang ku gunakan? " Arghi pun menjawab "ha? Bukannya itu hanya sihir biasa? " Ariene pun bicara dengan rada kesal "tentu bukan itu adalah sihir turun menurun keluarga Vanezka karena aku belum bisa menguasainya efeknya hanya sebatas itu saja" Arghi pun berkata dalam hati "waduh gawat ini identitasku bisa kebongkar" Arghi pun Mencoba menjelaskan "itu.... " langsung dibantah oleh Ariene dengan berkata "apa kamu adalah anak dari keluarga werner itu?, Karena keluarga werner juga terkenal karena bisa meniru sihir orang lain" Arghi pun menjawab "yah... Sudah ketauan mau bagaimana lagi ya aku dari keluarga werner, tapi mohon jangan bilang ke siapa siapa" Ariene pun menjawab "kan benar tebakanku oke aku tidak akan menyebarkannya tapi nanti traktir aku ya hehe" Arghi pun menjawab "okeeee, tapi siapa namamu? "Ariene menjawab "Namaku Ariene Vanezka" Arghi pun menjawab "ooo Vanezka Bangsawan yang terkenal sihir apinya yang hebat" Ariene pun menjawab dengan wajah tengiknya "ya.. Kamu tau itu, sebaiknya kita melanjutkan perjalanan ke ruang ujian tertulis" Arghi pun menjawab "oke ayo bareng bersama kita saja" Merekapun melanjutkan jalannya menuju ruang ujian tertulis itu.
Setelah selesai melakukan semua ujian Arghi dan kawan kawan melihat papan pembagian kelas ternyata Arghi dan teman temannya mendapatkan kelas yang sama yaitu 1-A, saat masuk ke kelas ia menemukan murid yang mencurigakan yang bernama Vodeus lalu Arghi Mendeteksi dengan sihir deteksi nya lalu ia berkata dalam hati "kenapa aku tidak bisa mendeteksi dia?" Lalu Arghi menyuruh Birdella untuk mengawasi si Vodeus. Ketika jam istirahat anak itu pergi ke belakang akademi dan diikuti Birdella dan Arghi. Mereka melihat ternyata Vodeus sedang mengetes kekuatannya yang sangat dasyat yang dimana dia mampu membangkitkan pasukan iblis yang sangat bnyak lalu memusnahkan nya kembali, saat itu Arghi pun menghapirinya dan berkata "Wow itu sangat hebat, siapa nama mu?" Anak misterius itu tidak menjawab dan langsung pergi, Arghi berkata "apa apaan dia".
Esoknya tiba tiba ada serangan yang menyerang kerajaan Mexilon yang diduga itu adalah perbuatan Raja Iblis, Raja Iblis adalah musuh utama manusia yang tidak bisa dikalahkan oleh manusia biasa melainkan harus oleh pahlawan yang didatangkan dari dunia lain. Disini karena keluarga Werner adalah keluarga Pembunuh Bayaran keluarga werner tidak akan membantu jika tidak di bayar maka dari itu Raja Dari Kerajaan Mexilon langsung mendatangi kediaman Keluarga Werner dan meminta Keluarga Werner ikut serta melawan pasukan yang diduga pasukan Iblis itu setelah disetujui mereka langsung bersiap untuk menghadapi para pasukan itu. disini Arghi dan Birdella yang mewakili Keluarga Werner untuk ikut serta melawan para pasukan itu, tugas kekuarga Werner disini adalah membunuh pemimpin pasukan tersebut yang diamana ada total 10 jendral yang memimpin pasukan setiap kubunya
Disaat waktunya menyerang pasukan dari Kerajaan langsung menyerang dari depan dan di bantu oleh bangsawan lainnya dan keluarga Werner Memulai aksinya Disini Arghi akan membunuh 6 Jendral lawan dan sisanya akan duurusi oleh Birdella, Arghi langsung memulai penyerangannya kepada jendral yang pertama dengan diam diam dia akan menyerang dengan senapan yang dibuat dengan sihir Arghi pun berkata "oke ini waktunya" Ia langsung dapat membunuh jendral pertama dan pasukannya yang dipimpinnya langsung berantakan dan panik sehingga mereka mundur, disini masih ada 5 jendral tersisa dan lancar saja dibunuh dan sisa terakhir jendral yang ke-6 Arghi berkata "hmm sepertinya ini akan lebih sulit" Karena ia melihat statistik yang dimiliki jendral ke-6 tersebut dengan sihir pendeteksi. Karena kecerobohan Arghi ia ketahuan oleh jendral itu dan lansung dihampiri oleh jendral itu dan duel antara Assassin dan Jendral terkuat pun tak terelakan disini sihir Arghi disegel oleh Jendral itu dan hanya bisa menggunakan senjata disini Jendral itu langsung menyerang dan dengan sigap Arghi langsung mengambil pedang di bawahnya lalu menangkis nya dan Arghi berkata "huh hampir aja, tidak semudah itu akan ku buktikan" Jendral itu berkata "cih jangan banyak ngomong" Dan disini Arghi cukup kualahan menghadapi jendral, jendral itu pun berkata "boleh juga kamu wahai bocah, sebelum kubunuh perkenalkan terlebih dahulu namamu supaya aku bisa mengingat itu, oh ya namaku Zila Xionion" Ketika Arghi sudah terpojokkan dan ketika detik terakhir Birdella pun datang dan menolong Arghi, Birdella berkata "kamu tidak apa apa kan Agi? " Arghi pun menjawab "huh hampir saja terimakasih Birdella" Karena pasukan Jendral itu membantu Birdella akan menangani pasukan itu dan Arghi melanjutkan duelnya dan karena pedang jendral itu terlempar cukup jauh Arghi memanfaatkan itu dan langsung mengakhirinya dengan menggunakan jurus rahasia ke satu nya "Rasakan ini AAAAAA!!!!... Jurus rahasia pertama ASSASSIN BLADE FORCE" Dan pertandingan itu dimenangkan oleh Arghi.
Disaat semua Jendral telah dikalahkan dan para pasuka musuh mundur ternyata terlihat ada Vodeus anak misterius yang ada di Akademi Assassin kemarin, yang ternyata anak itu adalah anak dari Raja Iblis yang akan mewarisi kekuatan Raja Iblis Tersebut, dan Raja Iblis berpesan "Wahai manusia makhluk rendahan ingat ini aku akan kembali 10 tahun lagi dan akan memusnahkan kalian jadi bersiaplah"
10 tahun berlalu Arghi dan Birdella telah menikah dan dikaruniai satu anak yang bernama Dellgy yang baru berumur 2 tahun. Dan sesuai pesan Raja Iblis itu dtang kembali dengan pasukannya. Sinkatnya pasukan Raja Iblis tersebut telah kalah dan tersisa para petingginya, anaknya, dan ia sendiri Yaitu Raja Iblis disini Raja Iblis telah kalah oleh duet Arghi Birdella dengan disegel karena Arghi dan Birdella hanya manusia biasa, yang bisa memusnahkan Raja Iblis hanya pahlawan jadi manusia biasa hanya bisa menyegelnya dan bisa menunggu Raja Iblis itu dibangkitkan Oleh orang terdekatnya, Dan Anak Raja Iblis Itu berpesan yang berisi "bersiaplah lima tahun lagi Aku akan kembali dengan kekuatan yang lebih besar"
Lima tahun berlalu sudah saatnya Raja Iblis bangkit dan akan menyerang kembali Kerajaan Mexilon Arghi pun berkata "yaa saatnya telah tiba" Raja Iblis itupun hadir dan menantang yang telah menyegelnya yaitu Arghi Iblis itu berkata "ini waktunya kamu musnah Arghi" Dan Arghi menjawab "coba saja kalau bisa" Dan benar Raja Iblis itu kembali dengan kekuatan yang berkali kali lipat sehingga Arghi sangat amat kualahan yang membuat tangan kirinya putusl di buatnya, Arghi berkata sambil kesakitan "ARGHHH!!! SIAL KENAPA INI TERJADI LAGI" Di sini Dellgi melihat ayahnya yaitu Arghi yang kesakitan, Arghi yang menyadari itu berkata "kenapa kau ada disini, disini bahaya cepat pergi" Dellgi pun berkata "baik ayak tapi janji ayah akan pulang dengan selamat", Raja Iblis Itu memotong pembicaraan itu dengan berkata " Beraninya kau membelakangiku" Raja Iblis itu langsung menyerang Arghi untung saja lagi lagi ada Birdella yang melindungi Arghi, tapi raja iblis ini bukan raja iblis yang dulu mereka berdua dibuat sangat kualahan, disini Arghi mulai lemas dan tak berdaya dan dengan sisa tenaganya ia mencoba menyerang dengan sekuat tenaga menggunakan jurus rahasia nya yang ke lima yaitu BEELZEBUB, Arghi berkata "akhiri ini HAAAAAA!!!... BEELZEBUB" walaupun bisa melukai raja iblis tersebut tetap saja raja iblis itu masih sangat kuat karena Arghi bukanlah pahlawan, Arghi berkata dengan lemas selamat lemasnya "tidak mungkin.." Raja iblis pun tertawa dengan jahat "HAHAHAHAHAHA Waktunya kau musnah Arghi sang Assassin namamu akan dikenang HAHAHAHAHA" Saat itu juga Raja Iblis itu langsung mengeksekusi Arghi dan Arghi pun tak sadarkan diri. Dellgi yang melihat ayahnya terbaring tidak berdaya langsung berlari ke arah ayahnya dan mencoba membangunkan ayahnya itu " Ayah bangun ayah" Arghi pun menjawab "nak jika ayah sudah tidak berdaya jadi teruskan perjuangan ini jika kamu seorang pahlawan tolong gunakan jurus VOID GOD AZATHOTH" Dellgi pun yang sedih menjawab "tolong ayah bertahanlah..." Dan Arghi pun langsung menghembuskan napas terakhirnya itu, Dellgi berkata dengan bagusnya "Ayah? Ayah? Bangun ayah ayaaaah........" Dellgi pun murka Dellgi ternyata adalah Pahlawan dari dunia lain yang bertugas untuk mebhalahkan Raja Iblis, disini walau Dellgi tidak tau kenapa ia tiba tiba menjadi kuat ia langsung menyerang Raja Iblis tersebut dengan sesuai perintah terakhir ayahnya itu ia mengeluarkan jurus VOID GOD AZATHOTH dan dengan menggunakan jurus itu ia menyerang dan berkata "RASAKAN PEMBALASAN INI AAAAAAA!!!!!!!!........ RAJA IBLIS BIADAB JURUS PAHLAWAN VOID GOD AZATHOTH" Raja Iblis itu pun langsung panik dan coba melarikan diri namun sayangnya ia tidak bisa berlari dari jurus itu dan mengunci semua anak buah Raja Iblis itu, Raja Iblis pun berkata "apakah aku akan mati oleh seorang bocah tujuh tahun? Tidaaaaakkkkkkk" dan Raja Iblis itu pun kalah dan memusnahkan semua anak buahnya
Setelah Kejadian itu Dellgi pun mengurung dirinya dikamar selama berminggu - minggu karena masih teringat ayahnya yang mati di depan matanya, Birdella pun mengetuk pintu kamar Dellgi dan berkata "Dellgi.... Ayo makan Dellgi... " Dellgi pun tidak menjawab, tapi tiba tiba terdengar suara Ayahnya yaitu Arghi yang berkata "ayo pahlawan kita makan" Alangkah terkejutnya Dellgi mendengar suara ayahnya dan langsung keluar dari kamarnya dan ternyata Arghi masih hidup, Arghi pun berkata sambil senyum ke arah Dellgi "kamu hebat Dellgi aku sudah mengetahui itu" Dellgi pun berkata "apa benar kau ayahku? " Arghi pun berkata "ya siapa lagi" Dan Dellgi pun ceria kembali, tapi kenapa Arghi bisa masih hidup padahal ia sudah mati saat melawan Raja Iblis, itu karena Sebelum Menghembuskan napas terakhirnya ia menggunakan jurus rahasia yang bernama REANCARNATION itu adalah jurus untuk memindahkan jiwa seseorang ketika dia mati dengan syarat harus menyediakan wadah berbentuk tubuh manusia dan itu sudah dipersiapkan Arghi sebelum melawan Raja Iblis Karena Arghi Sudah bersiap siap jika momen itu terjadi. Tapi jurus ini hanya bisa dipakai sekali dan tidak akan bisa di pakai lagi. Esoknya Dellgi dan Birdella pun berlatih dengan Arghi, untuk menyiapkan kejadian buruh dimasa depan karena anak dari Raja Iblis yaitu Vudeus masih hidup dan akan bangkit 15 tahun lagi, sesaat itu mereka pun hidup damai di kerajaan Mexilon.