Dalam gelap,dan deras hujan perahu lusuh terombang ambing mendekati sebuah pulau...
Dengan gagah berani perkasa mereka nampak bekerja sama menaklukkan badai yang pekat...
menarik sauh dan jangkar untuk bisa memakirkan kapal di pulau itu. Ketika mereka hampir menyentuh pinggir pulau sesuatu pun terjadi
"aaaaaa apa yang terjadi ini !!?"
awan hitam pekat datang bersamaan dengan asap unggu yang membuat mereka tidak sadarkan diri.
"Kapten apa yang sebenarnya terjadi ini, kenapa tangan kita terikat seperti?" Tanya atsushi, ia adalah seorang wakil kapten yang sangat rajin maka ia di juluki sebagai Atsushi
" ah sial apa yang terjadi kenapa tangan ku terikat, ini sangat menyakitkan apakah ada makanan aku begitu lapar?saat tertidur tadi ahh bukan tidur aku pingsan kenapa kita bisa pingsan kapten?"Tanya Tomo sosok orang yang tidak pernah serius dalam keadaan apapun
" ah sial apa yang terjadi kenapa tangan ku terikat, ini sangat menyakitkan, kepala sangat sakit dan juga apakah ada makanan aku begitu lapar?saat tertidur tadi ahh bukan aku pingsan kenapa kita bisa pingsan kapten?"
"apakah di dalam otak mu hanyalah makanan Tomo!? Aku bosen mendengar perkataan mu" kata Akio
"Bisa kah kalian diam?!" Perkataan yang muncul dari seorang kapten bernama izanagi ia adalah kapten yang dingin
"Baik kapten maaf" perkataan yang serempak dari kelima anggota nya
Detik jam berlalu muncul lah segerombolan orang berjubah hitam menghampiri kita, membawa obor di tangan mereka dan juga sebuah benda seperti tengkorak manusia....
"INI ADALAH Island of death (pulau kematian) sapa pun yang memasuki pulau tidak akan pernah kembali lagi..." Kata salah satu orang berjubah hitam
" Kenapa kita tidak seperti di pulau, aku seperti berada di dalam gunung berapi" kata Tomo
" Tidak kalian berada di bawah tanah sangat dalam hingga kalian tidak bisa keluar dari sini" setelah mereka mengatakan hal itu mereka tertawa hingga membuat beberapa batu jatuh mengenai tubuh kita
"Kalian hanya punya dua pilihan mau jadi santapan serigala" (mengetok lantai dan kemudian itu mulai bergerak terbuka, ternyata itu adalah sarang serigala yang sangat ganas) betapa terkejutnya kami melihat itu
"ATAU" kata dia dengan keras dan sangat menohok "mau menjadi santapan kami AHAHAHHAHAHAHA"
sekali lagi itu membuat batu jatuh,kali ini tidak jatuh d tubuh melainkan di wajah ku hingga beberapa dari kami mengeluarkan darah segar dari wajahnya.Hanya diam Tampa bersuara rasa cemas pun ada,ia membawa kita ke sebuah tempat dimana itu tempat sangat lembab dan juga mencekram. Berbagai tulang manusia tersusun rapi di sebuah dinding dinding itu
"Kalian akan aku tahan selama mungkin" kata salah satu mereka, mereka mendorong kami masuk kedalam tempat itu
"Setelah itu kami akan memberikan kalian makanan setiap saat agar kalian gemuk dan kalian akan memilih dua pilihan" diiringi tawa mereka
"Kalau begitu bisa kah kalian memberikan aku makanan sekarang, aku sangat lapar"kata Tomo yang membuat semua orang tercengang
" baiklah hahahaha kalian sepertinya tidak sabar untuk menjadi santapan"
Setelah mereka mengunci pintu itu mereka pun pergi hanya tersisa kami disana
"Tomo kau sangat bodoh apakah kau tidak pernah berpikir bodoh?!" Kata Benjiro, Benjiro merupakan ahli besi yang sangat handal dalam membuat persenjataan, tidak usah diragukan Lagi karena akan sangat bagus di buatnya
Muka Tomo berubah menjadi masam karena perkataan Benjiro dan ia kembali diam
("Apa salahku aku hanya ingin makan") dalam hati Tomo
"Kita harus memikirkan cara untuk keluar dari tempat ini apakah ada yang tau tentang ini?" Dia adalah Arata anggota baru dari seorang anak muda yang kami temukan terkapar di jalanan bisa dibilang ia lebih muda dari kami
" Aku tau" (semua pada menoleh ke sumber arah suara )"Legenda mengatakan ada sebuah cahaya yang dapat mengembalikan kita kembali ke Lautan dan cahya itu adalah sebuah cahaya yang akan datang dalam waktu 1000 tahun lamanya" kata Atsuhi
" Jadi maksudmu cahaya itu datang saat 1000 tahun kemudian " Akio bertanya dan mendapatkan anggukan dari Atsuhi
"Dan Cahya itu akan muncul di tempat yang suci,kita harus pergi kesana agar kita tau akan butuh waktu berapa lama lagi Cahaya itu muncul, lebih baik kau Benjiro bikin senjata dari tulang tulang ini" kata Izanagi sambil menunjuk ke tulang tulang berjejer di dinding
"Baik kapten akan saya buat"
Berminggu-minggu kemudian akhirnya mereka berhasil membuat senjata dari tulang tulang itu dengan menyusun rencana yang sangat matang dan juga pengamatan dari segala arah akhirnya pula mereka mengetahui kapan waktu saat mereka dapat kabur ke tempat suci
Mereka akhirnya sampai di tempat suci melalui rintangan yang cukup menegangkan dengan menyamar sebagai salah satu orang berjubah hitam... Dan mereka mengetahui kapan Cahaya itu datang tepat ny saat bulan purnama yaitu nanti malam...
"Ayo kita kembali ke tempat itu sebentar lagi mereka akan datang kesana"
Kata kapten
"Baik" yang di jawab oleh anggotanya
Sesampainya di ruangan itu, benar mereka berjubah hitam itu datang dengan piring di tangan ny memberikan makanan untuk mereka agar mereka gemuk.
"Makan lah yang banyak biar kalian akan jadi santapan kita hahahahaha" kemudian ia pergi
Setelah malam tiba tepat di tengah malam mereka mulai keluar kembali, mengendap endap sesampainya di pintu suci tiba-tiba
"Hei apa yang kau lakukan disitu"
Panik tentu saja tetapi Dengan panik tidak menyelesaikan Masalah
" Kamu mau melihat sebentar tempat suci telah di bersihkan atau tidak" dengan tenang Benjiro berkata
"cepat lah nanti kita di marahi oleh kaisar, kau tak maukan jadi santapan serigala itu"
"Baik aku akan cepat" sekali dengan tenang berhasil membuat dia pergi
"Kita harus cepat masuk ke cahaya itu bentar lagi akan muncul" kata kapten
"Baik kapten" jawaban serempak dari kelima anggota nya
Mereka memasuki pintu itu kemudian melihat Cahaya itu mulai menghilang ternyata cahaya itu telah muncul dari tadi, ternyata ada yang mengetahui mereka berada disitu segerombolan orang berjubah hitam langsung mengejar mereka, mereka pun berlari ke Cahaya itu Terus dengan lajunya dan akhirnya mereka berhasil masuk ke cahaya itu walaupun cahaya itu hampir hilang
"Kita dimana"kata Tomo ternyata mereka telah berada di kapal mereka
Mereka selamat... Berapa bahagia ny mereka bersorak sorak terukir senyuman yang memancarkan aura bahagia...
"Kapten kita selamat horee" Tomo...
Mereka berlayar kembali da menyanyikan lagu yang indah