HaLo, kenaLin" Aku kain HIJAB "
Aku biasa dipakai pemiLikku untuk menutupi rambutnya.
Sore itu kuLihat pemiLikku bersoLek di depan cermin, wajahnya terLihat begitu antusias.
Harap-harap cemas aku berdoa supaya dipiLihnya untuk menemani antusiasmenya sore itu.
Dan,
Aku terpiLih!!
Bersamaku teLah ada si ikat rambut warna biru, warnanya Arema.
Kami berangkat.
MaLam itu fungsiku seLain untuk menutupi aurat, tentunya untuk membantu menahan hawa dingin Malang Raya.
Aku merasa atmosfer yang indah sekali.
PemiLikku ikut meLompat dan bernyanyi bersorak sorai bersama 40 ribuan Aremania Aremanita Lain.
2 x 45 menit Lebih kami meLakukan itu.
Namun 10 menit seLesai pertandingan,
saat menunggu untuk bisa puLang,
suasana mendadak kacau.
Suasana begitu mencekam.
Saking kacaunya, suasana mendadak geLap.
Yaa bukan hanya geLap tapi jugaa begitu sesak.
Aku dan rekanku si ikat rambut biru terLepas dari pemiLikku.
Ah, aku ga tau bagaimana nasib pemiLikku saat ini.
Aku berdoa pemiLikku saat ini daLam keadaan sehat, jangan sampai seperti ratusan tubuh tak bernyawa yang kami saksikan di depan mata kami.
Kanjuruhan, 1 Oktober 2022.
#Kanjuruhan
#usuttuntaskanjuruhan
#usuttuntas
#aremania
#aremanita
#dukakitasemua