Rintikan air hujan dimalam hari yang menjadi sanksi bahwa hubungan kita telah usai, air hujan itu yang mewakili hatiku betapa hancurnya rasaku.
"LO TUH EMANG CEWEK MURAHAN , GA TAHU DIRI DASA
R CEWEK BEGO , MATRE!!
Deg.
Aeris kaget dengan apa yang diucapkan Alterel kepadanya.
"DASAR CEWEK MURAHAN!!"
Gadis itu hanya bisa tersenyum kecewa dengan apa yang Altarel ucapkan
"Udah? Udah ngatainnya??
Aeris angkat bicara karena sudah tidak tahan dengan sikap Altarel yang mempermalukannya di depan umum
"YAHH GUE EMANG CEWEK MURAHAN!! , CEWEK YANG GATAU DIRI , BEGO , MATRE DLL!!! , TAPI GUE JUGA PUNYA HARGA DIRI RELLL!! , KALAU EMANG LO GA SUKA SAMA GUE BILANG RELL BIAR GUE PERGI JAUH DARI HIDUP LO!!.
Sakit, itulah yang Aeris rasakan sekarang , gadis itu sudah benar benar tidak bisa menahan tangisnya
"SEKARANG LO BEBAS DARI GUE , CEWEK MURAHAN INI BAKAL PERGI DARI HIDUP LO!" Aeris mengatakannya dengan air mata yang terus membasahi pipinya.
Dada Aeris sangat sakit , hati gadis itu sangat sangat hancur dengan apa yg terjadi sekarang
"HUBUNGAN KITA SELESAI"
DUARRRR!
Suara petir terdengar bersamaan dengan apa yang Aeris katakan
DEG,Altarel tidak percaya dengan apa yang aeris ucapkan, apakah perkataannya sungguh membuat gadisnya itu terluka?.
Altrel diam tak berkutik dengan air mata yg tiba tiba mengalir membasahi pipinya itu.
"Sekarang ga akan ada lagi cewek yang nyusahin lo"
Tak terasa hujan mulai membasahi tubuh mereka
"Semoga lo bisa dapat perempuan yang lebih baik lagi dari gue"Aeris mengatakan itu dengan air mata yg tak kalah derasnya dengan air hujan.
"Terimah kasih dan Selamat tinggal" setelah mengucapkan itu Aeris berlari dengan air hujan yg terus membasahi tubuhnya
Altarel diam tak percaya dengan perkataan gadis itu.
Altarel sadar bahwa perkataannya sangat kurang ajar.
Sekarang Altarel hanya bisa menangis tak percaya. gadisnya , Rumahnya , hidupnya pergi meninggalkannya karena perbuatannya itu .
#####
Aeris hanya berdiam diri dikamar mencoba melupan kejadian semalam.
"Kalau kamu memang masih mau hubungan ini berlanjut pasti kamu berusaha keras , tapi sampai detik ini kamu belum minta maaf rell. Sakit bangett rell sakitt!!.
Dilain sisi Altarel mencoba menghubungi Aeris tetapi nomor Aeris tidak aktif , Altrel sudah mencoba menelfon orang tua dan sahabat Aeris tetapi tidak ada yang mengangkatnya
"Riss tolong buka blok aku, aku ga mau kamu pergi Riss". Altarel menangis dan menyesali perbuatannya yang membuat gadisnya itu pergi.
Tak ingin menyerah, Altarel mengganti nomor dan dengan cepat mengirim kan Aeris pesan.
~~isi pesan~~
/Altarel : Ris ini aku Altarel
/Altarel : Ris aku minta maaf ris sudah buat kamu sakit hati
/Altarel : percayalah Ris kemarin aku terbawa emosi riss , yg aku bilang kemarin itu ga benar ris, aku cemburu kalau kamu bahas cowok lain aku takut kamu pergi ninggalin aku sendiri ris , maaf ris sikapku yg seperti ini membuat kamu sakit hati.aku sayang sekali ris sama kamu sangking sayangnya aku ke kamu sifatku jadi posesif ris , aku gamau kamu diambil orang lain, kamu satu satunya orang yang berharga buat aku ris , kamu hidupku,rumahku ,segalanya bagiku.aku mohon ris buka blok aku kita omongin masalah ini baik baik , aku ga mau kamu pergi dari aku ris".
/Altarel : "sekali lagi ris aku minta maaf , aku tahu perbuatanku sangat fatal dan tidak bisa di maafkan tapi aku mohon ris jangan
pergi dari aku"
#####
Aeris yang merasa handphone nya bergetar dengan cepat mengambil handphonenya itu , gadis itu kaget melihat nomor yg ia tidak kenal mengiriminya pesan.
Aeris membuka pesan itu dan air matanya tiba tiba terjatuh membasuhi pipinya
setelah tahu siapa orang yang telah mengiriminya pesan,
Entah apa yg harus Aeris lakukan sekarang.
Entah apa yang ad dipikiran Aeris sekarang , gadis itu perlahan mengetik sesuatu untuk membalas pesan Altarel
/Aeris : sudah rel cukup hubungan kita selesai disini, kamu berhak mendapatkan perempuan yg lebih baik dari aku rel
/cling/
Mata Altarel berbinar melihat pesan Aeris , tapi seketika senyum lelaki itu memudar setelah membaca pesan Aeris
/Altarel : ris aku mohon jangan pergi ris.
/Aeris : semangat terus rel aku yakin kamu bisa dapat perempuan yg lebih baik lagi dari aku , jadi lupakan semua yg sudah terjadi
/Aeris : aku bakal pergi jauh untuk kuliah rel , jadi ak mohon kamu jaga diri baik baik , jangan buat masalah disini dan semua kenangan kita harus kamu lupakan .
/Altarel : GA RIS GAAA , KAMU GA BOLEH PERGI DARI AKU RIS, KAMU CUMA MILIKKU RIS
/Aeris : ga bisa rel keputusan ak udah bulat buat pergi dari kota ini , jadi kamu harus berjanji jaga diri baik baik disini jangan buat masalah, kejar cita cita kamu.
/Altarel : GA RISS GA , AK MOHON KITA BICARAIN INI DENGAN BAIK BAIK , NANTI SORE AK JEMPUT KAMU BUAT MENYELESAIKAN MASALAH INI.
/Aeris: tapi setelah kita bertemu nanti kamu harus janji buat ngelepasin aku rel.
Altarel tidak membaca pesan Aeris ,lelaki itu dengan cepat bersiap siap untuk menjemput sang gadisnya itu
Saat di perjalanan senyum Altarel tidak pudar sedikit pun.
Dan tibalah Altarel di rumah gadisnya itu.
"Tok tok tok tok.."
"Syalom Aeris" salam Altarel sambil mengetok pintu rumah Aeris.
Aeris begitu kaget mendengar suara Altarel , dia takut dan malu saat bertemu lelaki itu.
"Iyaa sebentar" jawan Aeris.
"Aku pasti bisa lewatin ini semua" ucap Aeris dalam hati.
/klek/suara pintu terbuka.
Altarel yg mendengar dan melihat gadis itu keluar , dan dengan cepat ia menengok ke arah pintu.
Aeris keluar dan dengan cepat juga Altarel memeluknya dengan sangat erat sambil menangiss
"Jangan pergi ris" ucap Altarel sesegukan.
"Gabisa rel , keputusanku untuk pergi udah bulat dan ga bisa di ganggu gugat lagi".
"Orang tua aku juga udah persiapkan semuanya" ucap Aeris
Altarel yg mendengar perkataan gadis itu hanya diam menangis
"Aku gabisa kalau ga ada kamuu" bantah Altarel.
"ga rel pasti kamu bisa" ucap Aeris
"GAAA GABISAAAA RISS!!" bantah Altarel menangis dan memeluk kuat Aeris
"HUAAAA NDAK MAU DI TINGGAL,
JANAN PELGI JANAN NDAK BOYEH!" Ucap Altarel candel.
Aeris bingung harus melakukan apa, karena bingung aeris membawa altarel masuk ke dalam rumahnya dan mendudukinya di sofa ruang tamu
"ga boleh nangis yahh, masa udah besar masih nangis" kata Aeris pada Altarel berusaha menenangkannya.
"Tapi camunya endaboyeh pelgi yah"sahut Altarel.
Aeris bingung harus bagaimana lagi memberitahu Altarel.
"Iya rel aku bakal tetap disini". Ucap Aeris berbohong , Aeris tetap akan pindah dari kota ini untuk melanjutkan kuliahnya
"Benelann?? Janji ga ninggalin arel?" Sahut Altarel gembira sambil menunjukan jari kelingkingnya pertanda berjanji
"Iyaa rel" . Aeris ingin nangis rasanya , ia sangat sangat bersalah telah membohongi Altarel.
"Maafin aku Altarel , cuman ini jalan supaya kamu ga nangis lagi" ucap Aeris dalam hati.
"Udah yah sekarang kamu pulang , udah malam rel"
Altarel melonjak melihat kearah jam dan benar saja jam sudah berada di pukul 11 malam.
"Yauda aku pulang dulu yah"pamit Altarel.
"Iyaa" singkat Aeris
Setelah kepulangan Altarel Aeris mendudukan badannya di sofa ruang tamu sambil berhayal.
"Semoga kamu bisa lewati hari demi hari tanpa ada aku rel".
######
Tak terasa hari sudah berganti , Altarel sedang bersiap siap untuk pergi menemui sang gadisnya itu , entah bagaimana keadaan Altarel saat tahu bahwa sang gadis telah pergi dari kota ini
Senyum Altarel tak pernah pudar sedikit pun. Saat sampai dirumah sang gadis Altarel mengetok ngetok pintu Aeris tetapi tidak ada tanda tanda pintu itu akan dibuka.
"Risss!?"
"Syalom"
"Aeris"
"Sayang ini aku Altarel" panggil Altarel tetapi tidak ada Tanda tanda.
"RISSS"!!!, panggil Altarel sambil mengetuk ngetuk pintu Aeris.
"Permisi dek , cari Aeria yah??" Sahut asisten rumah Aeris.
"Iya bi, bibi ada ngeliat Aeris ga?" Jawab Altarel
"Aeria sudah berangkat dari subuh tadi den" . Jawab bibi Aeris.
Altarel yang mendengar itu kaget tak percaya, gadisnya pergi meninggalkannya sendiri padahal kemarin malam Aeris sudah berjanji tidak akan meninggalkannya. Tak terkira air mata Altarel jatuh membasuhi pipinya itu.
Tanpa berpamitan Altarel langsung pergi dari rumah Aeris, ia pergi ke markas nya dan teman temannya miliki, Saat sampai disana untungnya Teman temanya lagi tidak berkumpul.
Altarel menangis sejadi jadinya , gadisnya pergi meninggalkannya karena kesalahannya.
"AARRGGGG"
"AERISSSSSS LO GABOLEH PERGII DARI HIDUP GUE , LO PUNYA GUE RISS, LO HIDUP GUEE!!!!" teriak altarel
"ARRGGGG" Altarel berteriak sambil menghancurkan barang barang yang ada di sekitarnya.
Altarel berdiri mengambil sebatang rokok dan menghisapnya.
"HAHAHA RISS GUE MEROKOK RIS, MARAHIN GUE , LO GASUKA KAN KALAU GUE NGEROKOK"
altarel pergi ke dapur untuk mengambil minuman beralkohol itu dan meminumnya habis dan melempar botol itu ke ruang ruang
Keadaan Altarel sekarang kacauu dari penampilannya sudah tidak bisa dikatakan bersih.Altarel sudah seperti orang yang sudah tak berdaya
"Risss balikk kumohon". Mohon Altarel menangiss.
"Maaf ris sudah buat hati kamu hancur, aku tidak sengaja melukai hati kamu ris maaf, semoga kamu bahagia disana dan aku berjanji kita akan bertemu di versi terbaik kita ris."
END