°•~Cinta Sejati~•°
Hi, namaku Hwang Yeji, umurku 15 thn.
Aku seorg gadis cantik SMA. Aku cuma murid biasa yg mempunyai bakat yg keren.
Aku mempunyai tmn kecil yg bernama Choi Yeonjun. Dia berumur 16 thn. Dia merupakan tmn seklsku. Dia ketua basket yg bernama geng +×+.
Dia tampan, tinggi, pintar, baik hati & sedikit meresahkan. Kadang² aku suka digombalin sama dia. Walaupun dia agak ngeselin tpi aku tetap sabar koq :)
Oh ya, dia mempunyai kakak sepupu yg bernama Kim Taehyung. Walaupun mereka berbeda marga, Yeonjun sendiri telah menganggap Kim Taehyung sebagai kakak kandungnya. Krn Kim Taehyung telah merawat Yeonjun dgn baik sampai besar. Mengapa? Krn Ortu Yeonjun telah meninggal akibat kecelakaan ketika Yeonjun berusia 5 thn. Oleh sebab itu, Yeonjun tinggal bersama kakak sepupunya [Kim Taehyung].
Inilah kisahku
Jam 08.00 KST
Aku sedang tidur cantik di dlm kls, tiba² ada suara yg mengagetkanku.
"Hey Yeji! bangun!" Kata Yeonjun
"Eum? 5 mnt lgi!" Kataku lemas
"G ada 5 mnt! Nnti g gw kasih contekan lgi ke lu!" Omel Yeonjun
"Ck iya ih iya, gw bangun_-" Kesalku
"Nah gtu dong bangun, dritdi kek!" Pede Yeonjun
"Yain biar cpt" jutekku
"Hmm" Singkat Yeonjun
Beberapa mnt kemudian, guru pun masuk sambil membawa seorg murid.
"Selamat pagi semuanya, hri ini kita kedtngan murid baru, perkenalkan dirimu nak!" Kata bu guru
Murid itu pun msk ke dlm klsku, betapa kagetnya aku & Yeonjun melihat dia. Dia Taehyun, mantan gw dlu, yg prnh selingkuh sama gw.
"Halo semuanya, namaku Kang Taehyun, sy berumur 14 thn, salken" Kata Taehyun
"Salken jga" Semua murid
"Pindahan dri mana nak?" Tanya bu Guru
"Dri gangnam bu" Kata Taehyun
"Oh dri gangnam" Semuanya (-Taehyun)
"Hmm ya" Kata Taehyun
"kl begtu silahkan duduk, kamu boleh duduk disebelah kanannya Yeji! Yeji angkat tanganmu nak!" Kata bu Guru
"Eoh? Baiklah!" Kataku sambil mengangkat tanganku
'Sudah lama tidak bertemu lgi dgnmu Yeji' Batin Taehyun sambil smirk
'Sudah lama tidak bertemu lgi dgnmu Taehyun' Batinku & Batin Yeonjun sambil smirk
Taehyun pun duduk di sebelah kananku dgn berkata
"Hi Yeji, sudah lama kita tidak bertemu lgi!" Kata Taehyun
"Hi jga hyun, hmm y" Balasku senyum
'Yeji lu ngapain sih senyum ke dia segala' Batin Yeonjun cemburu
"Baik semuanya, hri ini kita bljr tentang bla bla bla halaman 195-197" Jelas bu Guru
Skip
Kring...Kring...
Bunyi bel Istirahat 1
"Silahkan istirahat semuanya, oh ya bu guru ada tugas buat kalian, tugasnya halaman 198-200, tugasnya dikumpul mingdep, jwbannya saja!" Jelas Bu Guru
"Baik Bu" Semua murid
Semua murid pun pergi ke kantin kecuali kita ber3
"Ji, mksh y udh minjemin buku cetaknya!" Kata Taehyun
"Sama² hyun, oh ya mau ke kantin bareng, ga?-" Tawaranku kepotong
"Udh ji, g usah ngajakin Taehyun, mending lu sama gw aja" Jawab Yeonjun
"E-eh tpi kan-" Gugupku
"G ada tapi²an, lu ikut gw skrg!" Kesal Yeonjun
'Matilah gw 0_0' Batinku
"Baiklah kl begtu" Ucapku pasrah
Yeonjun pun menggandeng tanganku hingga sampai di kantin
°•~Di Kantin~•°
Sesampainya di kantin, kami berdua menjadi pusat perhatian karena. . .
YEONJUN MEMEGANG TANGANKU
Semua org yg berada di kantin pun mulai menggosipku dengan Yeonjun
"Astaga, mereka cocok bgt, aaaa, gemes lihatin mereka berdua >////<" Kata perempuan itu dengan nada jijik
"Apaan sih?! Gajelas tau! Gw berharap gw jdi dia [Yeji], gw mau sama Yeonjun T_T! Mama gw mau Yeonjun hiks T_T!" Kata perempuan itu sampai Kejer
"Cieee~ ada couple baru disini, acikiwir~" Kata perempuan itu dgn pedenya
"Gw iri bgt sama mereka berdua yg bisa pacaran disini hiks T_T" Kata cowok cengeng
"Sama njir, gw berharap gw bisa begtu nnti, kl gw udh punya pcr :)" Kata cewek itu dgn penuh harapan
"Ini gw bisa kirimin ke medsos g sih?" Tanya cewek itu
"Mana aing tau, coba tanya mereka berdua!" Kata cewek itu sambil menunjuk kami
"Oh ok" Singkat cewek itu
"Hmm y" Balas cewek itu
Cewek itu pun lgsg mendekati kami
"Eum~ Permisi, sy mau nanya boleh?" Tanya cewek itu
"Tentu saja boleh, knp tidak" balasku dgn senyum
"Foto ini boleh g aku kirimin ke medsos?" Tanya cewek itu dgn menunjukan sebuah foto kami berdua yg sedang berpegangan tangan layaknya pasangan / couple
Kami pun kaget
"Maaf ya, kami tidak memperbolehkan kamu untuk mengirim foto ini ke medsos" Barengan
"Oh ok, btw, kalian pcran ya?" Tanyanya
"Oh, tentu ti-" Kepotong
"Iya, kami sedang berpcran, knp?" Balas Yeonjun dingin
"Oh kirain saya kalian tidak berpcran" Kata cewek itu
Kami pun hanya diam saja
"kl begtu aku pamit dlu y, aku ingin bertemu dgn tmn²ku lgi" Kata cewek itu dgn sopan
"Tunggu!" Barengan
"Ada apa?" Tanya cewek itu
"Bisa g foto yg tdi kamu fotoin kami itu dihapus dlu? Jgn sampai ada yg kirimin foto kami di medsos!" Barengan
"Bisa koq" Bohongnya
"Bohong!" Barengan
"Kami tau, kamu ingin mengirim foto itu kan di medsos? Lain kali kamu jgn coba² ingin membohongi kami, anda paham?!" Barengan
'Mampus dah gw 0_0' Batinnya
"S-saya paham!" Takutnya
"Silahkan kamu pergi dri jalan kami!" Barengan
Cewek itu pun pergi meninggalkan kami
"Akhirnya dia pergi jga" Legaku
"Hmm" Cuek Yeonjun
"Ck, au ah gw dicuekin, mending gw pergi aja dri sini" Ngambekku
"E-eh jgn gtu dong, lu lapar kan?" Tanya Yeonjun
"Iya, gw lapar" Balasku dgn nada lemas
"Mau bubur ayam + minumnya air mineral?" Tanya Yeonjun
Gw pun mengganggukkan kepalaku
"Baiklah kl begtu, ikuti aku" Kata Yeonjun
"Njun keknya gw g bisa jln deh, palaku pusing" Jawabku lemas
"Vertigomu kambuh lgi?" Cemas Yeonjun
"Iya, gw mau istirahat saja di UKS" Balasku sambil tahan rasa pusing
"Biar gw gendong lu" Balas Yeonjun
Gw pun senyum
"Mksh y njun, udh bantuin gw" Jawabku sambil senyum
"Sama²" Balas Yeonjun dgn senyumannya
Kami pun pergi ke UKS
°•~Di UKS~•°
Yeonjun pun menaruhku di atas tempat tidur
"Njun, kepalaku pusing sekali" Kataku yg tak tahan rasa pusing
Yeonjun pun panik
Yeonjun pun lgsg menggambil 2 buah bantal untuk dijadikan senderannya Yeji
"Sini ji, lu tiduran dlu sebntr, gw mau beliin lu bubur ayam di kantin" Kata Yeonjun
"Oh ok" Balasku singkat
Yeonjun pun pergi ke Kantin untuk membelikan sebuah bubur ayam & air mineral buat Yeji
°•~Skip~•°
Yeonjun pun membawakan sebuah bubur ayam & air mineral untuk Yeji
"Yeji bangun! Nih makan dlu, bubur ayamnya udh gw pesanin" Kata Yeonjun
Gw pun bangun dri tidur cantik gw
Awalnya gw kaget, tpi gw lgsg senyum
"Gw suapin lu ya?" Tanya Yeonjun
"E-eh?!" Kagetku
"Sssttt, udh jgn ngebantah, gw suapin lu dlu" Dingin Yeonjun
"O-ok" Kataku speechless
Yeonjun pun suapin Yeji
Yeji pun memakan bubur ayamnya dengan lahap
"Enk kan, ji?" Tanya Yeonjun
"Hmm~" Jawabku dgn nada lucu
"Ih lucu bgt sih, gemas gw tuh" Gemas Yeonjun
"Kamu ini, wkwkwkw, ada² aja kamu njun" Ketawain Yeonjun
"Eh ada bubur ayam tuh, disudut bibir lu" Sadar Yeonjun
"H-huh?" Bingungku
Yeonjun pun mengelap bibirku dgn tisu, wajahku dgn Yeonjun pun begtu dekat dgnnya. Cuma beda 1 cm. Gw pun kaget + blush. Krn, mata kami berbinar-binar saat wajah kami begtu dekat dgn satu sama yg lain.
'Knp dia tampan sekali? Pls, gw mau pingsan T_T' Batinku blush
'Cantik, imut, lucu & menggemaskan' Batin Yeonjun
Kami pun menatap satu sama lain selama 3 mnt
Kami pun buang muka & salting
"Ji, gw elus rambut lu, ya?" Tanya Yeonjun
"Terserah lo dah" Balasku pasrah
"Lu kek kucing dah ji" Kekeh Yeonjun
"Apaan sih >////<" Malu gw
"Wkwkw pipinya merah kek kepiting rebus" Ketawain Yeji
"Mending gw yg mirip kek kucing, dripda lu mirip kek rubah oranye" Jawabku dengan santai
"Njir :)" Balas Yeonjun
Kami pun tertawa terbahak-bahak
"Njun, mulutku udh kosong, suapin dong" Manjaku
"Astaga ji, kamu ini udh kek bocil [bocah kecil] aja dah" Kekeh Yeonjun
"Hehehehe" Cengengesan
°•~Skip, sorry y bnyk skipnya thor lgi malas ngetik :v ~•°
Kring. . .Kring. . .Kring. . .
Bunyi bel pulsek [pulang sekolah]
"Akhirnya pulang jga, untung bsk libur :)" Legaku
"Ji?" Tanya Yeonjun
"Hmm~?" Balasku dgn nada heran
"Cepat sembuh y, istirahat yg cukup, jgn lupa minum obat, jgn sampai telat makan / g makan!" Pesan Yeonjun
"Baiklah kl begtu, terima kasih njun" Jawabku senyum
"Sama² ji, gw pulbar [pulang bareng] sama lu, y?" Kata Yeonjun
"Hmm~ Ok" Jawabku senyum
Kami pun pergi meninggalkan UKS & pergi ke kls, untuk menggambil tas kami masing²
Setelah itu, kami pun pulang ke rumah
Yeonjun pun mengantarkanku pulang ke rumah dgn menggunakan mobil hitamnya
°•~Sesampainya dirumah Yeji~•°
Gw pun berterima kasih ke Yeonjun, tiba² Yeonjun memelukku dri belakang & berkata
"Ji, lu jgn dekat² sama Taehyun, dia kan mantanmu yg prnh menyakitimu, mending lu sama gw aja" Pesan Yeonjun
"Iya jga sih, tpi mengapa lu ingin tetap bersama gw?" Heranku
"Soal itu, nnti saja ngebahasnya, ntar mlm gw vidcall sama lu" Kata Yeonjun
"Lu mau ngomong sama gw tentang kakak sepupu lu?" Tanyaku penasaran
"Iya, tpi seblm gw vidcall sama lu, gw ingin bicara penting sama kakak sepupu gw" Jelas Yeonjun
"Oh...gtu y" Heranku
Yeonjun pun tidak membalas perkataanku tpi Yeonjun menggusap punggungku yg halus
Gw pun senyum
Begtu pun dgn Yeonjun
"Njun, gw masuk dlu y" Pamitku sambil membawa tas lucuku yg bertema kucing
"Hmm ya" Berdehem Yeonjun
"Dadah njun, hati² dijalan, oh ya, titip salamku ke kakak sepupumu" Kataku senyum
Yeonjun pun menggangguk sambil menganjukan jempolnya
Gw pun keluar dari mobilnya sambil menggendong tas lucuku
Gw pun lgsg membukakan pintu rumah, lalu menutup pintunya, sambil senyum² sendiri
Tiba² Mami gw dtng menghampiri gw & lgsg meledek gw
"Ekhem, ciee~ kakak lgi senyum² sendiri" Ledek mamiku
"Apaan sih mi, kakak malu tau >////<" Blushku
Adik perempuanku yg sedang nonton YouTube kesukaannya tiba² mendengar omonganku dgn mami.
"Mi, kakak knp? Koq pipinya merah gtu?" Tanya adik perempuanku polos
"Itu loh dek, kakak senyum² sendiri gara² pcrnya gombalin kakak lgi" Kata mamiku dgn nada pedenya
"H-hey dia kan bukan pcrku mi :(" Cemberutku
"Masa sih? Buktinya tdi kakak senyum² sendiri gajelas kek orgil [orang gila]" Jawab Mamiku
"H-hah? Paan sih mi >////<" Blushku
"Ciee~ kakak udh punya pcr" Ledek Mamiku. & adik perempuanku
"Apaan sih kalian >////<" Makin ngeblush
"Kakak, mending kamu mandi dlu, mlm ini kita pergi ke resto bintang 5 bareng keluarga tmn mami" Jelas mami
"E-eh buat apa? Emngnya kakak mau dijodohin sama cowok, y?" Tanyaku penasaran
"Koq tau?!" Kaget Mami
"Ups, maaf aku udh spill dluan rencana mami" Menyesal
"Tidak apa² nak, oh ya, mami siapin Outfitmu dlu" Kata Mamiku
"Iya mami" Jawabku nurut
"Pintar, nah gtu dong baru ank mami" Kata Mamiku
"Hehehehe" Cengengesan
"Y udh kaka mandi dlu" Ucapku datar
"Iya kak, adek tunggu kaka selesai beres²!" Kata adekku
Aku pun hanya bisa menggelengkan kepalaku
Aku pergi ke lantai atas
Menaruhkan tasku di kamar tidurku & menggambil handukku. Dressnya? Mamiku yg sediakan.
Aku pun merendamkan diriku di bathtub sambil menenangkan diriku.
°•~Beberapa mnt kemudian~•°
'Aku penasaran, dengan siapa ya yg menjodohkanku? Apa mungkin Yeonjun? Tidak mungkin!' Batinku
Tiba² aku mendengar teriakan Mamiku
"Kaka jgn lama² mandinya, Mami udh siapin dress buatmu, cepetan, kl mandinya g cepat, nnti kita telat, apalgi jalanannya macet!" Teriak Mamiku
"Iya mi, bntr lgi kaka kelar mandinya!" Balasku teriak
Aku pun mengakhiri merendam di bathtub
Lalu, aku pun melipat seluruh tubuhku dengan handuk unguku
Kemudian, aku pun pergi ke kamar tidurku, dan aku melihat dressku yang ada di atas tempat tidurku.
"Kak, coba pakai dress ini" Kata Mamiku
"E-eh, tpi kan dress ini sexy bgt mi, dressnya kebuka, kaka tidak mau jdi sorotan org² yg ada di restoran sana!" Protesku
"Pakai aja dressnya, tdi mami nemu dress itu doang yg ada dilemari kaka" Kata Mamiku yg tidak kalah protesnya
"Baiklah" Pasrahku
Aku pun memakai dress yg sexy itu di kamar mandi
Tak lama kemudian, aku keluar dri kamar mandi dan betapa terkejutnya Mamiku & Adekku yg melihatku seperti dewi cantik yg memakai gaun hitam.
"Bagaimana dgn tampilanku?" Tanyaku
"Cantik bgt anak mami yang satu ini" Kagum Mami
"Malam ini kakak cantik bgt, btw, kakak ngapain pakai dress ini?" Tanya adekku penasaran
"Eum~ soal itu kakak pakai dress ini krn ada acara penting" Kataku yakin
"Oh. . .gtu, tpi adek ingin ikut boleh, g?" Tanya adekku
Aku pun terdiam & Tanya ke Mami
"Eum~, mami, boleh g adek ikut ke resto itu?" Tanyaku
"Boleh, kasihan dia sendirian di rumah, dia masih kecil" Kata Mamiku
"Iya jga sih :)" Cengengesan
"Gimana kak? Adek boleh ikut, kan?" Tanya adekku dengan penuh harapan
"Boleh, tpi jgn nakal dan malu²in y disana! Kakak kecewa punya adek yg kelakuannya kek gtu :(" Kataku kecewa
"Iya kak, adek janji!" Nurut
"Janji?" Tanyaku
"Adek Janji!" Nurut
"Nah ini baru adekku!" Senangku
Kami pun turun dri kamar tidur
°•~Skip~•°
Kami pun sampai di resto tersebut, disana ada tmn kecil mamiku bersama suaminya & putra tampannya yg tinggi.
"Mami, Yeji mau ke toilet dlu bntr" Kataku
"Jgn lama² ji!" Kata Mamiku
"Iya mi" Kataku
Yeji pun pergi ke Toilet
"Hi, apa kabar Eonnie Jennie" Kata Rose mama putra tampan itu
"Hi jga Rose, kabarku baik, bagaimana denganmu?" Tanya Mamiku balik
"Kabarku jga baik, oh y kenalin ini putraku Yeonjun, Yeonjun sini nak, ini ada tamu yg ingin melihatmu!" Kata Mama dri putra tampan itu
"Halo tante, apa kabar?" Sapa Yeonjun sopan
"Halo jga njun, kabarku baik, kalau kamu?" Tanya Mamiku balik
"Kabarku jga baik, njun dengar, tante punya putri cantik, ya?" Tanya Yeonjun
"Iya njun, dia cantik seperti tante, btw maaf y, tante bawa 2 ank, soalnya yg satu masih kecil, tidak bisa dibiarkan sendirian dirumah" Kata Mamiku
"Tidak apa² tante, njun g sabar lihatin putri tante yg cantik" Kata njun
"Oh ya, Eonnie, anakmu yg 1 kemana? Koq cuma yg kecil doang?" Tanya Rose
"Ank gw lgi ke toilet, dia kebelet pipis, nnti dia ke sini koq" Kata Jennie
"Oh...gtu" Balas Rose
Jennie pun senyum
Tak lama kemudian
Yeji pun keluar dri toilet
Semua org pun yg ada disana melihat Yeji memakai gaun hitam yg sexy & kagum
"Siapa gadis cantik ini?" Kata cwok itu
"Entahlah, dia habis dri toilet" Kata cwek itu
"Dia sexy" Kata cwok itu
"Dia cantik bgt" Kata cwok itu
"Yain" Kata cwek itu dgn nada juteknya
"Hiiihhh_-" Kata cwok itu
Yeji tidak memperdulikan perkataan mereka
Tiba² Ada sekelompok cwok genit yg najis menghampiri Yeji
"Hi cantik, kiw" Kata cwok
"Apaan sih buaya jantan_-" Kesalku
"Oh, mulai berani ya" Kata cwok itu
"Menurutmu?" Kataku sambil melipat tangan di dada
Cwok itu mendekati yeji dan memegang tangan yeji dengan erat
"Lepasin gw brengsek!" Teriakku
"Beri6 bgt sih lo!" Kesal cwok itu
"Bodo amat wlee" Ejekku
"Oh, mulai nakal y" Kata Cwok itu
"Bla bla bla, gw tidak peduli_-" Balasku jutek
"Hey brengsek! Lepasin cwek gw!" Teriak ???
'Ye-yeonjun?!' Batinku
"Serahkan gadis itu ke gw!" Kesal Yeonjun
"Wah wah wah...ternyata ada pahlawan kemalaman" Kata cwok itu
"Cepat serahkan gadis itu ke gw!" Kesal Yeonjun
"Kalau gw tidak mau?" Tanya cwok itu
"Oh mulai berani ya" Marah Yeonjun
"Kalau iya knp?" Tanya cwok itu
Amarah Yeonjun pun terpancing
"Serahkan gadis itu ke gw atau nyawa lo habis ditangan gw" Ancam Yeonjun sambil memegang pistolnya ke cwok itu
"S-siapa lo?!" Kata cwok itu
"Gw? HAHAHAHA, Cepat serahkan gadis itu ke gw, sekarang!" Kata Yeonjun
Cwok itu pun lgsg lepasin Yeji
Yeji pun lgsg nendangin burung puyuhnya
Cwok itu pun meringis kesakitan
"Akh burung puyuh gw!" Teriak cwok itu
"Lagian siapa suruh godain gw bangsat!" Kataku
"Oh mulai berani y" Mulai menarik kaki Yeji
Yeji pun menghindar dri serangannya & lgsg injekin tangannya
"Akh tangan gw!" Teriak cwok itu
"Apakah gw peduli? Oh tentu tidak" Kataku
Yeonjun pun kaget melihat Yeji yg sadis
'Ternyata yeji menarik jga' Batin Yeonjun
Yeonjun pun lgsg memegang tangan Yeji sambil jalan mengarah ke tempat duduk keluarganya masing²
"Eon, kira² putrimu tau gak soal perjodohan ini?" Tanya Rose
"Keknya putriku tau, kita bakal jodohin dia dengan putramu" Jawab Jennie
"Oh, berarti cuma putrimu doang tau" Kata Rose
"Iya Rose" Jawab Jennie
Yeonjun & Yeji pun menghampiri meja keluarga mereka
"Ekhem, tumben baru datang" Jawab Jennie
"Hehehehe, maaf nunggu lama, tdi ada drama indosiar :v" Kataku
"Y udh duduk dlu, kita pesan dlu makanan & minumannya" Jawab Jennie
Yeonjun & Yeji pun duduk