Hari ini adalah hari libur,Mas Pur mengajak dimas pergi memancing di sungai yang letaknya berada di dalam hutan
Suasana di dalam Hutan cukup menyeramkan,banyak bianatang liar yang berada di sana.
Jam 6 pagi,mas pur nyamperin dimas ke rumahnya.
"dimaaass!!!"
"uyyyyy,, jawab dimas dari dalam rumah yang mendengar panggilan mas pur
piye mass (gimana mas)??
" ayo berangkat,nanti kesiangan,, jalane jauh lho"
"sik mass... siap2 dulu,, dimas masuk mengambil pancingan dan topi"
Selang beberapa menit kemudian
"pedahan po jalan mas?? tanya dimas sambil menutup pintu"
pedahan yo,jauh jalannya mas!!!
yo wes,, tak ambil sepeda dulu.
Setelah itu mas pur dan dimas pun mulai mengayuh sepeda melewati jalan setapak,jalanan tanah
"masih jauh mas pur lokasine?! teriak dimas yang ada dibelang mas pur,sambil megap2"
huhh... huhhh
"masih!! teriak mas pur balik,sambil mengayuh sepeda
" waseman ki,jauh banget lho gumam dimas masih terengah2 nafasnya karna jarang bersepeda jauh
sampe sana bisa laper nih.... huuuuhhhhh
Mereka pun terus mengayuh sepeda,setelah menempuh perjalan 1 jam lebih,dengan pemandangan pepohonan dan semak belukar,yang sepertinya jarang terjamah oleh manusia
Mereka pun sampai di sungai yang mas pur dan dimas tuju.
wasem Mas Pur,jauh banget!
iyo Mas,disini spot nya bagus
Mas Pur pernah kesini???
belum mah hi hi hi
waseman,di kerjain aku,gerutu Dimas sambil menurunkan tas pancingnya
Yo wes Mas,cari tempat sendiri2" ucap Mas Pur sambil berjalan mencari lokasi
Lokasi memancing memang agak seram,penuh dengam semak2 di pinggiran sungai
Mereka pun mencari tempat yang bisa mendekati sungai agar tidak susah ketika melempar pancingan
Dan kemudian mereka menemukan tempat yang lumayan strategis,meski jarakereka agak berjauhan,sekitar 100meter di antara dimas dan Mas Pur
"wasik nih kayanya tempatnya,pasti banyak ikan,, gerutu dimas sambil menyiapkan pancingannya"
Setelah pancingan siap dan umpan pun terpasan dimas pun melempar pancingannya
weeeeerrrrr...... pluukkkkk
Bissmillah,mudah2 dapet banyak... do'a dimas dalam hati
ndretttt ndreettttt
wahhhh di tarikkk
Yesssss aku dapat ikan mas purrr,, teriak dimas,yg ternyata mas pur cuek karna terlalu jauh
Ikan demi ikan tertarik oleh dimas,yg semakin betah memancing,karna dapat banyak
Setelah lama menikmati tarikan ikan
tiba tiba.....
kresekkk.... kresekkkk
Mas Pur,, jangan nakut2in!!...
kresekkk kresekkkk
Bunyi suara dedaunan kering seperti terinjak langkah kaki
Siapa yah,ko aku jadi merinding
Mas Pur di panggil gak nyautin
duhhhhh.....
kresekkkk kresekkkk
Dimas pun semakin penasaran dengan suara di balik semak di belakang nya
dimas pun berniat untuk melihatnya dari celah semak2
Dan ternyata yang berada di balik semak itu adalah......
Wahhhhh celeng(babi hutan)
gimana nih?? gumam dimas dalam hati yang bingung dan takut
Dimas pun kembali duduk di pingir sungai sambil berfikir
gimana yah??
nahhh.....
Kata Orang2 kalo ada babi hutan,suruh teriak2 biar babinya lari
hu ha hu ha hu haa....
hussssss hussss....
teriak Dimas dari balik semak
kresek kresekk.....
Babi hutan itu justru santai dan semakin mendekat,mungkin babi hutan itu bolot,kupingnya gak pernah di korek...
Duuhhh piye iki??
Hadapin aja lah,masa sama babi aja takut...
kan aku bawa parang,gumam Dimas sambil merapikan pancingannya
Setelah pancingan rapi Dimas pun mengambil parang dan keluar dari balik semak
Mas Pur,ada babiiii
husssttt husssstttt sambil menodongkan parangnya ke arah babi...
Tapi babi itu dengan santainya tetap mengendus endus ke tanah
cool banget nih babi
Babi itu justru semakin mendekati Dimas,sok cuek tuh babi
Mass Purrrr toloooongggg!!!!!!!!
ada babiiiii!!!!......
Mas Pur pun keluar dari balik semak yang agak jauh berjarak 100meter dari Dimas
Babi itu terus mendekat
Dimas semakin mundur,semakin ciut nyalinya
ehhh Mas Pur bukan nya nolongin malah lari duluan....
Dimassssss!!!! lariiiiiiii........ teriak Mas Pur yang sudah lari duluan
Dimas pun menyerah dan melemparkan parangnya ke arah babi dan lariiiiiiiiiiii......
toloooooongggggh......
Dimas lari ke arah Mas Pur,, dan Mas Pur naik ke pohon kelapa yang kebetulan ada di tengah hutan
Dengan cepatnya Dimas lari mengarah ke pohon kelapa yang Mas Pur panjat,, dimas pun ikut memanjatnya
babi itu terus mengejar dan menunggu di bawah pohon
Dan ternyata Mas Pur di atas dimas sedang berperang melawan semut rangrang
Ngopo Mas Pur???
Wakeh(banyak) semut rangrang Mas...
Waduhhhhhh.....
Mereka pun di tuntut untuk memilih mana lawan yang akan di hadapinya
2 orang vs 1 babi hutan atau 2 orang vs ratusan semut rangrang
Mereka tetap bertahan melawan serangan semut rangrang di atas pohon kelapa sambil berteriak kearah babi hutan di bawah
hussttttt husssstttttt.....
heeeeeeeeeeyyyyy
saaaahhhhhhhh
woooyyyyyyy
Teriak mereka berdua sambil melemperai babi hutan dengan buah kelapa
Akhirnya babi hutan itu pergi
Mas Pur,babinya udah pergi
Mereka pun turun,, setelah di bawah....
babi itu datang lagi,, mereka pun kembali ke atas pohon dan berperang melawan semut,sambil berteriak
husstttt susstttt.....
heeeeeeyyyyyy
sahhhhhh.....
Mereka kembali melempari babi itu dgn buah kelapa sampai habis
kelapanya habis Mas,tutur mas pur kepada dimas
terus piye Mas???
goyangin daunnya aja biar brisikkk
husssstttt husssssssttt
sahhhhhhhhhhhh
Selang beberapa menit babi itu pun pergi,dan mereka berdua kembali turun...
Setelah di bawah
Mas ayo lari,ambil sepeda terus pulang,, kata Mas Pur sambil lari duluan
Dimas pun mengikuti,, tanpan basa basi
Tidak ingat lagi dengan pancingan dan ikan yang mereka dapat,, mereka langsung mengambil sepeda dan kabur sekencang2nya
masih trauma dan takut dengan kejadian tadi,mereka terus mengayuh sepeda dengan cepat,sampai di pertengan jalan pulang bertemu orang yang sedang membawa jala ikan
Ngopo,ko podo pedahan kenceng2 kaya di kejar setan? tanya orang itu,yang heran kita sampai ngos ngosan
huhhh huhhhh
Di kejar babi om,kirain mas Pur berani,, malah aku di tinggal manjat pohon duluan
hahahaha....
Orang itu menertawakan Dimas dan Pur
Ya udah Om,kita pulang duluan
Dimas dan Pur pun melanjutkan perjalanan pulang,dengan jantung yang masih berdebar debar dan trauma akan kejadian tadi,masih dalam keadaan waspada takut babi itu menyusul
Dan akhirnya mereka pun sampai di rumah tanpa membawa apa2.
The End...