alya : sudahlah lepaskan aku...
arga : ikutlah denganku..
setelah itu arga menarikku kekasur kamarnya.. aku tidak tau apa yang mau ia lakukan.. jadi aku hanya duduk dipinggir kasur...
stelah beberapa menit berlalu arga mulai menyatukan bibirnya dengan bibirku.. tentu saja aku kaget.. ia bahkan tidak pernah melakukan ini.. saat hari pernikahan saja dia hanya mencium keningku dan tidak lebih...
kalian tau apa yang aku lakukan padaku bukan??
ya.. kami melakukan hubungan setelah sekian lama menikah..
setelah malam berlalu pagi pun hadir menyinari dunia..
aku terbangun karna cahaya yang menyinari lewat jendela kamar... aku duduk untuk mengumpulkan nyawaku yang sebagian masih di alam mimpi.. setelah itu aku menurunkan kakiku dan berdiri.. tapi...
BRUKH!!
aku jelas berteriak kesakitan karna aku tidak pernah merasakan sakit dibagian areaku sebelumnya..
arga terbangun mendengar jeritanku yang keras..
aku baru menyadari apa yang terjadi semalam setelah melihat arga tidak mengenakan pakaiannya..
arga juga terlihat sangat kaget saat melihat kondisi kamar yang berantakan dan kami berdua yang tidak menggunakan sehelai benang pun...
arga bertanya padaku apa yang terjadi semalam.. dan aku hanya menceritakan apa yang terjadi.. arga shock mendengar penjelasanku yang aku katakan dengan jelas dan ringkas..
aku mulai menangis saat berfikir pasti arga tidak mau bertanggung jawab dan menelantarkan anaknya jika aku hamil...
arga yang melihatku menangis terlihat sedikit khawatir...
arga : minumlah ini...(melemparkan sebuah obat)
alya : obat apa ini..?(membaca tulisannya)
alya : (kaget)
arga : (sedang memakai outfitnya)
alya : arga!!
arga : hm..
alya : aku tahu kau tidak menginginkan anak dariku! tapi tidak seperti ini juga caranya!
ya.. yang dilempar arga adalah obat pencegah kehamilan..
jelas aku marah.. bagaimana tidak..?
mana ada seorang ibu yang tega membunuh anaknya sendiri...
aku melempar obat itu ketong sampah.. arga yang melihatnya kaget..
alya : apa?! kaget?? iya?! aku tidak perduli dengan rasa kagetmu itu..
alya : dan ingat! jika aku hamil dan kau! tidak menginginkan anak ini.. aku akan merawatnya sendiri!
arga : serah kau saja (ucapnya dingin lalu pergi meninggalkanku)
alya : dasar!
setelah itu aku beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diriku.. setelah mandi aku membuat sarapan...
saat sarapan aku makan dengan raut muka kesal dan terus mengoceh.. sementara arga hanya makan dengan santai dan setia mendengarkan ocehanku..
hari demi hari terlalui.. kami melewatinya sama dengan hari hari yang lalu.. dengan arga yang selalu membawa wanita kerumah..
aku hanya bisa pasrah dengan itu semua... sampai suatu hari aku mual,,merasa pusing dan sakit dibagian bawah perutku... setelah itu aku pergi ke dokter.. dan dokter menyatakan kalau aku positif hamil.. aku yang mendengarnya sangat senang karna aku memang sudah menginginkan kehadiran seorang balita dirumah tanggaku dan arga...
aku berfikir akan memberi tahunya besok malam karena besok malam adalah hari ulang tahunnya...
sebelum pulang aku pergi membeli dekorasi dan memesan kue ulang tahun untuk besok... setelah itu aku kembali kerumah dengan perasaan bahagia...
saat dirumah aku melihat dua wanita yang sedang menggoda arga.. walau arga terlihat tidak memperdulikan mereka hatiku sangat sakit melihat mereka.. tetapi aku hanya jalan melewatinya..
keesokan paginya aku bangun dengan perasaan senang.. entah kenapa aku rasanya senang... sekali hari ini.. mungkin karna aku ingin memberi kejutan pada arga sepulang ia bekerja nanti...
sorenya aku mulai mendekor dan menata setiap makanan yang sudah kumasak... aku memasak makanan kesukaan arga hari ini... setelah itu aku mandi dan berias..
malamnya..
aku pergi membeli kotak kecil yang muat untuk wadah testpeck dan kertas hasil periksa kemarin...
saat aku sampai rumah..
aku melihat arga yang sedang berciuman dengan satu wanita yang hanya memakai pakaian pendek dan bisa dibilang pakaian untuk wanita j*****...
refleks aku menjatuhkan kotak yang sudah kuhias indah tadi..
wanita dan arga kaget sontak melihatku..
aku yang sudah lemas.. lelah.. sakit hati dengan semua ini menunduk dan mengeluarkan air mata yang selama ini tersimpan.. aku benar benar menangis deras dan terisak keras saat itu..
arga yang melihatku seperti itu khawatir dan menghampiriku... arga terus bertanya ada apa deganku.. aku mendongkak perlahan menatap tulus mata arga..
alya : apakah kau belum puas..?
arga : (menyesal) maafkan aku.. aku hanya..
alya : kau hanya memuaskan hasratmu kan..?
arga : aku sebenarnya mencintaimu alya...
alya : tapi aku sudah terlanjur sakit hati ga..!!
arga : maafkan aku.. (berlutut dan terisak)
alya : maaf.. sayangnya aku sudah benar benar terlukai.. dan jangan harap kau bertemu lagi dengaku..!!
arga : tidak kumohon jangan tinggalkan aku..
alya : selamat tinggal.. jangan pernah melupakan rasa cintaku padamu ya.. argaku sayang..(mencium kening arga lalu pergi)
arga : tidak! alya! (mau mengejar tetapi tidak sengaja menyentuh kotak yg dijatuhkan alya)
setelah itu arga membuka dan melihat isinya.. arga jelas terkejut saat melihat testpeck yang menunjukkan dua garis merah.. yang artinya positif.. setelah itu arga membuka lembaran kertas hasil lab..
arga menangis deras saat itu.. arga benar benar menyesal telah melakukan itu pada alya..
sementara itu.. alya pergi menenangkan diri di negri yang bisa dibilang jauh dari indonesia.. ia pergi ke korea menyusul kakaknya yang ikut suami sekaligus bekerja disana..
dikorea..
‘tok tok tok tok tok tok tok tok tok’ suara ketukan pintu yang diketuk oleh alya..
kakak alya segera membuka pintu dan melihat alya dengan keadaan mata sembab dan merah..
alysia : yaampun dek! kamu kenapa?? (langsung memeluk alya erat)
alysia : terus kok kamu bisa disini?? suami kamu mana??!
aksa : siapa sih sayang..?? tengah malem loh ini.. (liat alya)
alya : hiks.. hiks.. oppa... (memeluk aksa)
aksa : eh lo kenapa dek.. (ngelus rambut alya lembut dan menatap alys)
alysia : (geleng)
aksa : dek.. kalo ada masalah cerita..
alya : (melepas pelukan) hiks.. di dia.. dia..*pingsan
alsa : alya!!
aksa pun langsung menghendong alya ke salah satu kamar dan menaruhnya diranjang dan alys segera menelfon dokter..
setelah datang dokter langsung memeriksa alya yang pucat dan terlihat lelah..
dokter bilang alya tidak apa apa hanya terlalu lelah karena berlari jauh dan banyak beban pikirannya..
setelah dokter pergi alya sadar dan memanggil nama arga sekali..
alya : kak.. (suara lemes)
alsa : kenapa??
alya : gimana kandungan alya..baik baik aja kan??
alsa : (mengangguk)
alya : (merasa lega)
alsa : (tersenyum bahagia melihat alya)
setelah itu alya memutuskan tinggal bersama kakak dan kakak iparnya itu...