Aku hari ini betul betul sial.diawali dgn turun nya
hujan,senja yg baru remang remang semakin kelam
karena langit semuanya tertutup awan gelap.tidak
sedikitpun cahaya yg bisanya memerah saga di sebelah barat sana nampak membias.kemudian disusul angin badai,sekali sekali kilat menyambar
di iringi suara guntur yg menggelegar susul menyusul, seperti hendak memecah bumi dan me
luluh lantak kan semua isi nya.
kemudian tidak ada satupun ojek yg lewat mungkin karena magrib sudah masuk,ditambah
pula hujan badai kilat dan guntur.batrai hp aku pun
habis lupa tadi me casnya.tidak bisa menelpon atau memberi tahu orang di rumah untuk menjemput.lengkaplah sudah kesialan ini,karena bus yg aku tompang menurunkan aku disini di
simpang, sedang rumah ku masih setengah kilo
lagi masuk kedalam.dgn alasan katanya,
cuma sampai sini dek mobil rusak mau dibawa ke
bengkel...itu kata sopirnya.
tidak ada jalan lain, terpaksa aku harus jln kaki
setelah hujan agak reda.dgn jantung mulai berdebar aku menelusuri senja yg sudah kelam.
jalanan sunyi dan lengang lampu jalan mati semua
sampai di dekat batang pohon manggis,yg tumbuh
nya di seberang sungai di pinggir sawah.bulu kuduk ku meremang dgn sendiri nya.apa lagi teringat pula
olehku ini adalah petang kamis malam jumat.
malam saatnya para setan keluar cerita orang orang di kampungku.aku berusaha menepis
hal hal yg tidak masuk akal itu.sebagai seorang mahasiswa aku tidak harus percaya itu,itu cuma tahayul kataku dalam hati.
sambil berdoa doa dalam hati, aku terus berjalan
dgn melipat tangan di dadaku kedinginan.tiba tiba..
sebuah bayangan putih melintas sagat cepat di depanku...aku terkejut, detak jantungku semakin
kenjang.apa itu?...nampak sekilas olehku seperti
seorang perempuan berpakaian putih, berambut
panjang tergerai.bergerak seperti terbang kearah pohon manggis di seberang sungai.aku berusaha menekan rasa takut, terus saja berjalan agak cepat
hiii...hiii...hiii...tiba tiba jantungku seperti mau copot
sebuah tawa diatas pohon manggis terdengar jelas
sekali.aku ingin lari tapi kaki ku kaku.
hik..hik..hiiikkk...terdengar lebih keras lagi.dan aku
lihat seorang wanita berpakaian putih dgn rambut
panjang ter urai bergelantungan diatas pohon manggis.
aku benar benar takut badan ku menggigil,mau lari kaki gemetar mau berteriak mulut terkunci.
lalu dgn mengikik lengking , hiiiiik..hiiiikkk..bayangan putih itu melayang ke
arahku.
dgn sekuat tenaga aku berusaha berlari dan berteriak tapi tak mampu betapapun kuatnya aku
lari aku tetap berdiri disitu situ saja.betapapun
kerasnya aku berteriak tetap tidak terdengar suara.
dgn tubuh berkeringat, basah bercampur hujan yg masih tetsisa.bayangan putih yg masih saja tertawa mengikik itu dgn rambut terurai terbang
semakin dekat ke arah ku.semakin dekat...!
dan,..tinggal beberapa meter saja lagi...nampak
jelas olehku taring nya panjang dan runcing.
sebuah bayangan seorang pemuda tampan, tiba tiba menhadang nya.dan dgn kibasan telapak tangan nya yg mengeluarkan cahaya ke emasan
menyambar nyambar kearah si jundai itu.
ya sijundai...itulah kata orang orang kampungku
yg pernah ku dengar.
dgn jerit kesakitan dan lolongan panjang sijundai
itu terbang terbirit birit masuk hutan dan hilang
cuma lolongan kesakitan terdengar makin jauh..
semakin jauh...dan diantara lolongan itu terdengar
suara, tunggu pembalasan kuuuu..!
pemuda tampan itu menghampiri aku, dgn mengusap kan telapak tangan nya di keningku
baru aku tersadar.baru aku bisa berteriak dan
berlari...dan tanpa sadar aku lari dan memeluk nya.
menangis...sudahlah seruni tidak ada apa apa lagi bisik pemuda itu lembut sekali.
aku tersadar untuk kedua kalinya.mendengar suara
itu.aku melepas peluk kan memandang dgn bengong, ka..kau...aku tak mampu teruskan kata
kata ku...ternyata pemuda yg telah menyelamat kan aku adalah robby...sahabatnya andi kakak sepupu ku sendiri.robby temanku, kata andi dulu
waktu kami berkenalan, teman sama kuliah ku.
ikut dgn ku berlibur kekampung kita ini.
robby itu adalah (elf) akan tetapi separoh nya
manusia sama seperti kita ini kata kakek ku.dia
punya kelebihan.memiliki indra ke enam yg sangat tajam, memiliki kekuatan hebat luar biasa, jauh melebihi kekuatan manusia.yg mampu menandingi
iblis dan setan.kata kakek ku lagi, kakek ku memang seorang paranormal orang pintar yg mampu melihat sesuatu yg gaib dgn mata batin nya.mana yg lebih hebat dia dari pada kakek?
tanyaku.ha..ha..tidak bisa di bandingkan dgn aku
jawab kakek ku sambil tertawa.(elf) itu adalah pembasmi iblis jahat, kata kakek lagi.karena (elf) itu memang bagian dari jiwa iblis itu sendiri tapi
yg baik nya.dulu kala karena raja iblis sangat sombong , kejam dan jahat, sebagian dari jiwa baiknya memecah diri melebur dgn empat unsur, tanah,air,api,dan angin...maka muncullah bangsa (elf) yg punya kemampuan luar bisa,tidak bisa di bandingkan dgn kita manusia cucuku...begitulah
keterangan kakekku.
aku sengaja mencuri curi pandang pada wajah
robby,mencari kebenaran tentang keterangan kakek
ku apakah yg menandakan robby (elf)yg mempunyai kekuatan super,yg telah mampu dgn gagah mengalahkan sijundai,
ketika kami hanya duduk berdua saja di pinggir
pantai memandang sunset.aku dan robby memang semakin akrab saja setelah ke jadian yg menakut
kan itu.sudah sering aku mencuri pandang namun
tidak ada aku temukan tanda itu.hanya wajah tampan dgn mata bening berkilat kilat.dgn suara lembut penuh perhatian.atau mungkin mata
itu barang kali yg membedakan.entah lah...
sudah dua kali kami duduk di pantai ini,di bawah pohon aru menikmati matahari terbenam setelah
kejadian itu.waktu yg pertama dulu,robby memelukku dan mencium keningku, ketika mau pulang.kita pulang lagi ya..kata robby ketika itu,
terserah ...jawabku singkat aja.
robby memegang tanganku untuk berdiri lalu tiba
tiba me narik ku kedalam peluk kan nya.aku terkejut sesaat tapi kemudian diam saja, indah dan
nyaman apalagi robby mencium keningku beberapa kali sebelum berangkat.yg kedua ini sebenar nya dadaku berdebar debar menanti,mungkin sesuatu
yg lebih lagi,lebih dari yg pertama dulu...
seruni...apakah kamu melihat itu?..robby menunjuk kearah matahari yg hampir terbenam.
membuyarkan lamunan ku...
aku melihat arah yg ditunjuk robby,aku terkesiap
jantungku sepertinya mau berhenti berdetak demi
melihat,ada beberapa sosok perempuan berpakaian putih berambut panjang terurai,nampak seperti terbang melintas matahari,
si jundai...kataku
ya sahut robby
mereka mananti ku di pohon manggis.
aku diam saja
kita harus cepat kata robby
kalau tidak akan terjadi korban
dia akan mengganggu penduduk
tiba tiba robby menyambar tubuh ku yg sedang duduk.lalu aku di bawanya melayang seperti terbang saking cepat gerak kan nya.ku pejamkan
saja mataku.
kita sudah dirumah mu seruni... ada yg harus ku selesaikan sebelum menurunkan aku.
kemudian aku di peluknya kuat kuat ,mencium keningku ,pipiku,bibirku akupun membalas nya
robby berbisik di telingaku...
aku cinta padamu seruni...
lalu me nurunkan aku ...
kau jgn kemana mana malam ini ingat itu bisik nya lagi.
lalu melompat melayang pergi menerobos malam.
aku tahu kemana robby,ke pohon manggis diseberang sungai di pinggir sawah.
aku tahu juga kenapa,karena sijundai menunggunya disana...sijundai ingin balas dendam
atas kekalahan nya dahulu,kini sijundai membawa teman teman nya.
robby tadi mengingatkan jgn ke mana mana,setelah membisikkan di telinga ku
aku cinta padamu seruni...setelah seruni tau kini
mana mau dia membiarkan robby menghadapi bahaya sendiri.
aku juga cinta padamu...kata seruni dalam hati.
setelah seruni mengetahui robby mencintai nya
dan sudah di ucapkan nya saat dia akan menempuh bahaya,seruni pun tidak akan membiarkan begitu saja.aku akan pergi kesana ke
pohon manggis tempat sijundai mengganggu nya dulu.
seruni menceritakan semua kepada kakek nya
dan robby sekarang di pohon manggis itu!...
kata seruni diakhir ceritanya.
mari kita pergi sekarang kata kakek seruni.
sampai di pohon manggis tersebut, seruni dan kakeknya melihat pemandangan yg menakjubkan
robby di kepung berpuluh puluh sijundai,di atas pohon manggis.
suara tawa cekikikan terdengar ramai,telapak tangan robby menyambar nyambar mengeluarkan
cahaya kekuninggan me lingkar lingkar.
seperti berpuluh wanita dgn rambut terurai, menari
nari diantara cahaya kuning emas yg melingkar lingkar.terlihat indah tapi mengandung maut,kejam ,dan keji.
tiba tiba kakek seruni mengeluarkan sebuah besi paku bewarna kuning dari kantong nya.
robby tusukkan paku ini pada ubun ubun salah satu dari mereka.kemudian melemparkan paku itu pada
robby dgn cepat dan tepat,tanpa bisa di ikuti oleh pandangan mata cepat sekali tahu tahu besi paku emas itu sudah tertancap di kepala salah satu si jundai yg terdekat fari robby.
terdengar pekik kesakitan dan rintih ketakuttan
kemudian lolongan sambung menyambung
bersama bayangan putih semakin menjauh.
telapak tangan robby masih terletak diatas puncak kepala si jundai yg duduk bersimpuh.diam tak bergerak.kakek seruni menempel kan telapak tangan nya di atas tangan robby dan entah apa yg di bacakan nya.lalu mengangkat tangan robby.
kemudian nampak lah sijundai itu memandang ke arah kakek seruni lalu tiba tiba sijundai itu bersujud
tidak bangun lagi.sampai kakek itu mengusap punggung nya.dan berkata sekarang kau adalah manusia bangunlah kata kakek seruni.
jiwa raga hamba siap mengabdi untuk mu...
jawab si jundai yg sudah jadi manusia itu.
si jundai yg ganas sudah jadi manusia...dgn tertancapnya paku emas di ubun kepala nya
dia akan patuh dan taat pada tuan nya kakek seruni.kecuali kalau paku emas itu tercabut
maka ia akan jadi si jundai lagi.
seruni darobby saling pandang,saling tatap kemudian pergi dgn ber pegangan tangan.
tamat