Part 1
Kim Y/n, ya itu adalah namaku..
Aku adalah anak seorang pengusaha yang cukup ternama di Korea, kehidupanku pun kuanggap sangat nyaman, hidup bahagia bersama kedua orang tuaku..
Aku bersyukur bisa mendapatkan kehidupan seperti ini. Aku masih berstatus pelajar di Sekolah ternama di Seoul.
Saat ini aku sedang menjalin hubungan dengan seorang lelaki yang bernama Kim Namjoon, hubungan kami sudah berjalan hampir satu setengah tahun..
Hingga suatu malam, saat aku hendak pergi bersama kekasihku, tiba tiba Ibuku mengajakku bicara.
"Y/n-ya, kamu sudah rapi, mau kemana..??" tanya ibuku
"Aku mau jalan sama Namjoon Oppa.."
"Jangan malam ini ya sayang, Eomma sama Appa mau ajak kamu bertemu sama seseorang.."
"Siapa Eomma..??"
"Nanti kamu akan tau kok, oke..!!"
"Iya Eomma.."
"Gantilah bajumu sama baju ini.." sambil menyerahkan gaun malam untukku
Aku pun langsung ke kamarku, dan menelpon Namjoon.
~ in call
"Namjoon Oppa.."
"Iya sayang, apa kamu sudah siap..??"
"Anniya Anniya Oppa.. begini, Eomma sama Appa tiba tiba ngajak aku pergi malam ini.."
"Emm jadi kita gak bisa ketemu ya malam ini sayang..??"
"Mianhae-yo Oppa.."
"Ahh, Gwaenchana.. aku jalan sama teman teman aku aja deh.."
"Ah Nee Oppa, Gomawo-yo.."
"Eohh.. Saranghae.."
"Love you too Oppa.."
Aku pun mengakhiri panggilan dengan kekasihku dan langsung mengganti bajuku.
Tidak lama aku sudah siap dan pergi ke restoran yang sudah mereka pesan.
Kamipun masuk dan menunggu orang yang ada janji dengan mereka..
"Eomma, kita mau ketemu siapa sih..??"
"Eemmm, nanti ya kalau dia sudah datang baru kita akan jelaskan ya.."
"Apa ada hubungannya sama aku, kenapa tumben aku di bawa makan malam juga..??"
"Sudah pasti ada sayang.."
"Apa itu..??"
"Waahh, anak Appa sepertinya antusias sekali ya.." ucap ayahku sambil tersenyum
"A-anniya Appa, hanya penasaran saja.."
"Sabar ya sayang.."
Aku pun berhenti bertanya lagi, sekitar 15 menit kemudian datang lah seorang pria tampan, tinggi dengan penampilan yang berwibawa sekali..
"Annyeong-haseyo.. Maaf, saya terlambat.."
"Ahh tidak apa apa, silahkan duduk.." ucap ayahku padanya
"Nee Kamsahamabmida.." ucapnya sambil duduk
"Oh ya, perkenalkan ini anak saya Kim Y/n.."
"Ahh, cantik sekali anak anda tuan Kim.."
Ayahku hanya tersenyum dan memberi isyarat untuk memperkenalkan diriku padanya..
"Annyeong-haseyo Ahjeossi, Jeo-neun Kim Y/n ibmida.."
"Ahh nee, jangan panggil aku Ahjeossi, aku pikir umur kita tidak terlalu jauh..panggil saja aku Taehyung.."
"Anniyo, bukankah Ahjeossi teman kantor Appaku..??"
"Ah aku tidak sekantor dengan Appamu, tapi kami partner dalam bisnis antar perusahaan.."
"Y/n-ya, apa kamu tau perusahaan besar KIM Corporation..?? Dia adalah direktur perusahaan itu.." ucap Ayahku menjelaskan
Aku hanya bisa melongo sambil menutup mulutku, karena memang KIM Corporation adalah perusahaan yang sangat benefit dan perusahaan itu adalah perusahaan yang sangat ayahku inginkan untuk di ajak merger.
"Benarkah itu Appa..?? Waah, dia terlihat muda sekali untuk jadi seorang direktur.."
Taehyung tersenyum melihatku yang terkagum kagum..
"Iya, aku memang terlalu muda untuk memimpin sebuah perusahaan, karena Appaku ingin aku cepat mandiri dan bisa mengerti bagaimana menjalankan perusahaan, jadi sejak umurku 20 tahun aku sudah disuruh terjun ke dalam perusahaan hingga sekarang ini.."
"Ternyata Ahjeossi memang masih sangat muda.."
"Y/n-ya, tapi tuan Taehyung ini jiwa kepemimpinannya sangat bagus, buktinya ia bisa membuat perusahaannya sampai sebesar ini.."
"Waahh, daebakk..!!"
Mereka semua tertawa melihat ekspresiku, lalu tidak lama makan malam yang kami pesan sudah datang, kami pun makan malam bersama.
Setelah kami selesai makan malam, saat kami berada di parkiran, tiba tiba Taehyung mengatakan sesuatu..
"Emm Tuan Kim.."
"Ya, ada apa..??"
"Apakah saya boleh mengajak putrimu untuk berjalan jalan sebentar, saya hanya ingin lebih mengenal putrimu.."
"Bagaimana Y/n..??" tanya ayahku
"Emm, tapi aku tidak mengenalnya Appa.."
"Kamu tenang saja, kamu akan aman denganku.." ucap Taehyung sambil tersenyum padaku
Aku langsung melihat ayah dan ibuku.
"Ikutlah dengan tuan Taehyung sebentar, ya.."
"Ah panggil namaku saja, aku tidak enak anda memanggilku begitu.." ucap Taehyung
"Hahaha, baiklah.."
"Bagaimana Y/n, apa kamu mau ikut denganku..?? Tidak akan lama, aku hanya ingin membawamu jalan jalan sebentar.."
Aku hanya mengangguk pelan..
"Baiklah.." ucap Taehyung dengan senyum ramahnya
Tidak lupa dia menganggukan kepalanya kepada orang tuaku tanda hormatnya..
Kami pun memasuki mobil mewah Taehyung..
"Emm kita kemana ya enaknya..??" tanya Taehyung
"Terserah Ahjeossi saja deh, oh ya bukankah Ahjeossi seorang direktur, kenapa tidak memakai supir..??"
"Aku memang jarang memakai supir, aku lebih sering menyetir sendiri karena lebih nyaman bagiku.."
"Ooo begitu ya.."
"Y/n-ya, bolehkah kamu tidak memanggilku Ahjeossi.." ucapnya sambil memperlihatkan smileboxnya
"Hehe, nee.. terus aku harus memanggilmu bagaimana ya, karena kan kamu teman Appaku, Apakah aku harus memanggilmu Taehyung-ssi, atau samcheon atau Oppa atau bagaimana aku harus memanggilmu..??"
"Hehhe, panggillah aku Oppa saja.."
"Emm baiklah kalau begitu.."
"Oke, mulai sekarang panggilah aku dengan sebutan Oppa supaya kita semakin akrab.."
"Ahh nee.."
"Apa kamu mau makan ice crime di taman itu..??"
"Iya Oppa, aku mau.. Aku suka sekali ice crime..hehehe.."
"Baiklah.."
Taehyung pun memarkirkan mobilnya dan mengajakku duduk disebuah taman yang lumayan ramai dengan anak anak muda yang sedang bersantai dengan pasangannya..
"Tunggulah disini dulu, aku akan membelikanmu ice crime.."
"Nee, kamsahabmida.."
Taehyung pun berlalu ke arah penjual ice crime, sedangkan aku hanya melihatnya dari belakang sambil berkata dalam hati..
'dia manusia atau bukan sih, kenapa tampan sekali, masih muda sudah jadi direktur..baru kali ini aku melihat orang seperti dia dan sepertinya romantis juga, tapi kenapa dia ngajak aku jalan ya..?? dia bilang tadi sama Appa ingin lebih mengenalku, tapi untuk apa..?? bukankah urusannya hanya dengan Appa sebagai partner bisnis, kenapa aku juga harus di bawa bawa..ada apa sih sebenarnya..?? Ah gak tau lah..!!'
Setelah aku tersadar dari lamunanku, aku melihatnya berjalan kembali ke arahku, secara tidak sadar aku mengatakan sesuatu..
"Sumpah tampan sekali dia, sangat berwibawa dengan jas nya.. Ah tidak tidak tidak, aku mikirin apa sih, aku sangat mencintai Namjoon Oppa.." ucapku sambil menunduk dan menggeleng gelengkan kepalaku.
Tiba tiba dia sudah ada dihadapanku dan tidak ku sangka kalau dia mengusap kepalaku dengan lembut..
"Kamu kenapa..?? Apa kamu sakit..??" tanyanya
"A-anniyo Oppa, aku baik baik aja kok.."
"Ohh oke, ini ice crime-mu.." ucapnya sambil menyerahkan satu cup ice crime ditangannya
"Oppa tidak makan ice crime juga.."
"Anni, aku tidak terlalu suka ice crime"
"Aaaahh begitu ya, kamsahabmida Oppa.."
Taehyung hanya mengangguk dan tersenyum manis padaku..
Aku pun memakan ice crime ku dengan senang, tiba tiba aku mendapatkan telpon dari seseorang..
In call...
"Yeobeo-seyo.."
To be continued..