Kim Taehyung langsung menutupi kepalaku dan kepalanya dengan jaket, ia langsung mencium bibirku dengan bibir lembutnya.
Rasa rindu mendalam yang telah kami rasakan karena setelah dua tahun menjalani LDR.
Setelah berciuman dengan cukup lama Kim Taehyung mulai melepaskan bibirnya dari bibirku. Lalu, menatap mataku dengan tatapan matanya yang tajam dan senyuman manis yang terukir indah di bibirnya. Kemudian Kim Taehyung kembali mencium keningku.
"Aku sangat merindukanmu" ucap Kim Taehyung kepadaku.
"Aku juga sangat merindukanmu"balas ucapku kepada Kim Taehyung.
Kami terus berjalan sambil bergandengan menuju ke apartemenku, menikmati cuaca dingin Kota Seoul yang indah.
"Apa kau lapar" tanyanya kepadaku.
"Tidak" jawabku.
"Kenapa kau tidak lapar" lanjut tanyanya.
"Aku sudah kenyang karena dengan melihat wajahmu saja"jawabku.
Kim Taehyung pun tersenyum ke arahku, tidak berselang lama Kim Taehyung mengeluarkan kotak kecil dari saku celananya dan memberikan kotak kecil itu kepadaku.
"Apa ini" tanyaku.
"Bukalah" ujar Kim Taehyung sambil tersenyum ke arahku.
"Waa ini (kalung) sangat indah" ujarku.
"Sini akan ku pakaiankan kepadamu " dengan perlahan memakaikan kalunya di leherku.
"Kenapa kau sangat pendek" ucap Kim Taehyung kepadaku.
"Bukan aku yang pendek, kau saja yang ketinggian" lanjut jawabku.
Lalu, Kim Taehyung pun tersenyum kepadaku.
Kami terus melanjutkan perjalan sembari menelusuri Kota Seoul tanpa lelah sedikit pun, canda dan tawa yang kami rasakan berdua, dengan melepas sedikit kerinduan yang mendalam.
"Apa kau ingin langsung pulang ke apartemenmu" tanya Kim Taehyung.
"Iya, aku sangat lelah" ucapku.
Tiba-tiba dengan kepekahannya.
"Ayo naiklah kebahuku, aku akan mengendongmu" ucap KimTaehyung dengan senyum manis yang terukir indah di bibirnya.
Perlahan aku mulai mendekatikan tubuhku dan memeluknya, Kim Taehyung terus mengendongku di sepanjang jalan.
Karena sudah berjalan sangat jauh aku pun mulai merasa kasihan kepadanya, akhirnya aku dan Kim Taehyung memutuskan untuk naik Taksi.
"Apa kau sangat lelah" tanyaku kepada Kim Taehyung.
"Iya aku sedikit lelah, karena mengendong tubuhmu yang berat" ucap Kim Taehyung sembari tertawa melihat ke arahku.
"Apa yang kau bicarakan beratku hanya 45kg, dan aku sangat langsing" teriakku dengan kesalnya.
"Hehe, iya iya" jawabnya sembari tersenyum melihat ke arahku.
Beberapa menit perjalanan akhirnya kami sampai di apartemenku.
"Hua aku sangat lelah" ujarku sembari membaringkan tubuh di kasur.
"Apa kau ingin makan sesuatu" tanya Kim Taehyung kepadaku.
"Aku mau makan mie" jawabku.
"Aku akan memasakkannya untukmu" ujar Kim Taehyung.
Tanpa sadar aku mulai memejamkan mataku dan tertidur, entah sudah berapa lama aku tertidur,
Saat aku sedang membuka mataku secara perlahan tiba-tiba Kim Taehyung sedang menatap wajahku, dengan dekatnya.
"Kau sudah bangun" tanyanya kepada ku.
Aku hanya bisa tersenyum kepadanya, Kim Taehyung mulai memeluk tubuhku.
"Ayolah singkirkan tubuhmu dari tubuhku" suruku kepadanya.
"Tidak mau aku ingin memelukmu lebih lama, karena aku sangat merindukanmu" jawab Kim Taehyung.
Aku hanya bisa terdiam.
"Boleh aku menginap disini malam ini" tanya Kim Taehyung.
"Tidak boleh" jawabku.
"Kenapa?" tanya Kim Taehyung.
"Kasurnya cuman ada satu" lanjut jawabku.
"Aku akan tidur di sampingmu" candaan Kim Taehyung sambil tersenyum.
"Kau gila" lajutku.
"Hhahhaa, tidak aku hanya bercanda" jawab Kim Taehyung.
Hari sudah menjelang malam, kami pun pergi keluar untuk menikmati suasana di malam hari, dengan menikmati secangkir coklat hangat dan roti ikan di pingir taman.
Suasana yang terasa sangat digin karena telah memasuki pertengahan musim gugur.
"Wa, ini sangat dingin" ujarku sambil menyeruput coklat hangat yang aku pegang.
"Apa kau sangat kedinginan" tanya Kim Taehyung dengan memegang tanganku dengan tangan besarnya.
Perlahan Kim Taehyung mulai mendekatiku lalu memelukku, tubuhku mulai merasa sedikit hangat, dengan pelukannya.
Sudah beberapa jam kami berkencan akhirnya aku mengajaknya untuk pulang, seperti biasa Kim Taehyung akan mengantarku pulang terlebih dahulu.
"Ah, kita sudah sampai" ucapku.
"Masuklah" suru Kim Taehyung kepadaku.
"Iya, cepatlah pulang dan hangatkan tubuhmu" ujarku.
" Saranghae" ucap Kim Taehyung sambil mencium keningku.
"Nado Saranghae" jawabku.
Perlahan aku mulai masuk ke apartemenku.
Waktu berjalan begitu sangat cepat, kami selalu menghabiskan waktu bersama walapun hanya beberapa jam saja, karena terbentur waktu latihannya dan aku pun harus kulia.
Hari ini kami memiliki waktu luang dan akhirnya memutuskan untuk berkencan seharian. Kim Taehyung sudah datang ke apartemenku dari Pukul sepuluh pagi.
Aku pun sudah siap untuk pergi berkencan dengannya, kami terus bergandegan tangan di sepanjang jalan.
"Sudah lama kita tidak berjalan seperti ini" ujar Kim Taehyung sembari memegang tanganku dengan eratnya.
"Iya, aku sangat merindukankanmu akhir-akhir ini" ujarku.
"Aku ingin mengajakmu menemui ibuku" ucapku.
"Apa kau ingin mengajakku berlibur ke Negaramu" tanya Kim Teahyung.
"Jika kau mau" ucapku dengan pasra.
"Baiklah, ayok kita berlibur ke Negaramu dan menemui ibumu" ucap Kim Taehyung kepadaku sembari tersenyum.
Aku sangat bahagia mendengar hal itu akhirnya aku bisa mengenalkan dirinya kepada ibuku.
Waktu pun berlalu begitu saja, akhirnya waktu yang di tunggu-tunggu telah tiba.
Hari ini hari ke berangkat kami ke Negaraku, karena kami tidak ingin ada yang tahu tentang hubungan kami akhirnya kami berjalan terpisah, dan duduk berdampingan kembali di atas persawat.
Hatiku terasa sangat bahagia karena akhirnya bisa pulang ke Negaraku walaupun hanya beberapa pekan.
"Oppa" panggilku kepada Kim Taehyung, karena usia kami yang hanya berbeda 4 bulan saja.
"Ya" jawab Kim Taehyung.
"Terima kasih" ucapku kepada Kim Taehyung.
"Terima kasih untuk apa" tanya Kim Taehyung.
"Karena sudah mau datang ke tempat asalku" jawabku.
Dia hanya tersenyum kepadaku, lalu mengusap-gusap kepalahku dengan tangannya yang besar.
Tidak beberapa lama kemudian pesawat yang kami tumpangi lepas landas di Negaraku.
Seperti biasa kami berdua mulai berjalan berjauhan kembali, karena tidak ingin ada yang tahu tentang hubungan kami berdua.
Dan mulai duduk berdampingan kembali di dalam taksi.
"Aku sangat gugup bertemu dengan ibumu, karena aku tidak bisa bahasa Negara ini" ucap Kim Taehyung.
"Tidak apa-apa, ibuku bisa memahami itu" ujarku sembari tersenyum dan menyenderkan kepalaku di bahunya.
Akhirnya kami sampai di rumahku, ibuku langsung menyambutku dan Kim Taehyung dengan bahagianya.
Karena kedua orang tuaku berserta saudaraku tidak bisa berbicara Bahasa Korea, akhirnya mereka berbicara bahasa isyarat mengunakan tangan mereka begitu pun Kim Taehyung.
Kami menghabiskan waktu bersama selama dua pekan di Negaraku dan akhirnya kami harus kembali ke Korea, karena tuntutan perkerjaan Kim Taehyung.
Setelah sampai di Korea, karena hari ini ada jadwal fansign antar member Bts dan fans, jadi akhirat Kim Taehyung mengajakku untuk ke acarannya, dia menitipkan Koper kami bedua dengan salah satu staff di sana.
Tidak berselang lama tiba-tiba ada salah satu staff yang menghampiriku, ia memberikanku Tiket gratis dan album.
"Ini untukmu dari Kim Taehyung" ujar staff itu kepadaku.
"Wa, terima kasih" jawabku dengan senangnya.
Aku pun mulai ikut duduk mengantri seperti orang-orang yang lainnya, tidak berselang lama akhirnya giliranku pun tiba, aku merasa sangat gugup.
Dengan perlahan aku mulai menghampiri satu persatu member Bts, hingga akhirnya aku berhenti tepat di depan Kim Taehyung, aku pun mulai tersenyum bahagia.
"Saranghae" ucap Kim Taehyung dengan pelan sambil menulis di albumnya.
"Nado saranghae" jawabku dengan sangat pelan.
Kami hanya bisa tertawa karena merasa lucu, harus berpura-pura baru pertama kali bertemu.
"Di mana koperku" tanyaku kepada Kim Taehyung.
"Aku titipkan pada Staff" jawab Kim Taehyung.
"Apakah masih lama" lanjut tanyaku.
"Sedikit lagi, kami akan selesai, tunggulah di cafe biasa" ujar Kim Taehyung.
"Baiklah, aku akan turun sekarang, aku sudah lelah berdiri seperti ini" ujarku.
"Iya, duduklah dan beristirahatlah sebentar" ujar Kim Taehyung.
Perlahan aku mulai melangkahkan kakiku dan kembali ketempatan duduk.
Sekian lama aku menunggu akhirnya acara fansignnya pun berakhir.
Ting..
Bunyi pesan masuk di handphone ku.
"Tunggulah di cafenya aku akan segera datang menemuimu".Pesan Kim Taehyung.
Aku pun langsung pergi menuju ke cafenya.
Tidak berselang lama, akhirnyanya Kim Taehyung datang dengan pakaian hangatnya yang besar berwarna hitam serta topi dan masker yang berwarna hitam.
Dia mulai berjalan dengan gagahnya menarik koperku yang berwarna pink dan bercorak bunga-bunga kecil yang indah.
Semua orang mulai menertawakannya tetapi dia tetap berjalan dengan PDnya.
"Ayo" ajak Kim Taehyung sembari mengulurkan tangannya kepadaku.
Kami terus berjalan pulang menuju apartemenku.
"Tumben kau memakai mobilmu" ujarku.
"Karena aku ingin mengantarkanmu pulang dengan mobilku ini" sembari tersenyum.
"Apa kau sangat lelah saat ini" tanyaku.
"Iya, aku sedikit lelah" jawab Kim Taehyung.
"Apa kau ingin beristirahat sebentar di apartemenku" tawarku kepadanya.
"Iya" jawab Kim Taehyung.
"Huaa, Akhirnya sampai" ujar Kim Taehyung.
Dengan perlahan sembari bergandengan tangan kami memasuki apartemenku.
"Beristirahatlah aku akan memasakanmu sesuatu" ujarku.
"Ah baik" jawab Kim Taehyung sembari membaringkan tubuhnya di kasur.
Aku pun mulai memasakan sesuatu untuknya, tetapi secara tiba-tiba ia memelukku dari belakang.
"Kenapa kau ke sini, beristirahat lah bukankah kau sangat lelah saat ini" ucapku.
"Tidak mau, aku ingin menemanimu" jawab Kim Taehyung sembari memelukku dari belakang.
Kim Taehyung pun terus mengikutiku ke sana kemari dan mencicipi semua masakan yang ku buat.
"Masakan kita seperti anak kecil saja tidak ada pedasnya" ucap Kim Taehyung.
"Itu karena kau dan aku tidak bisa makan makanan yang pedas" jawabku.
"Ahh baiklah" lanjut jawab Kim Taehyung.
Akhinya masakanku pun selesai, Kim Taehyung mulai membantu ku menyiapkan meja dan piring.
"Wah, ini enak sekali" ucap Kim Taehyung.
"Ah, benarkah" tanyaku.
Kami terus menyantap makanannya sampai habis.
Setelah itu Kim Taehyung mulai membersikan piring-piringnya lalu mencucinya.
Waktu sudah sangat malam, akhirnya Kim Taehyung memutuskan untuk pulang, ia mulai memeluku dan menciumku.
Sudah beberapa pekan berlalu tetapi aku dan Kim Taehyung belum bertemu sekalipun karena jadwal latihannya yang sangat padat membuatnya tidak bisa pergi berkencan denganku.
Tetapi hubungan kami tetap baik-baik saja, kami selalu bisa memahami satu sama lain, saling memberikan kabar satu sama lain dan saling percaya satu sama lainnya.
the end
"SELAMAT MENIKMATI KEHALUAN😘😘"