tuti...apa kah kamu sudah tidur?...sebuah bisikkan halus di telinga nya mesra sekali.
belum jawab tuti antara sadar dan tidak.dalam keadaan setengah tidur.
aku datang...sayang..
sosok lelaki tampan itu melangkah masuk kedalam kamar.menerobos dinding tembok seperti bayangan tanpa terhalang.dgn senyum nya yg sangat menawan dan terus menghampiri tempat tidur tuti.tanpa pakaian, bugil...
tuti kaget dan sangat terkejut, tapi rasa kaget dan terkejut itu cuma sesaat.karena saat kemudian tuti seperti terbawa hanyut.ada suatu kekuatan yg menyeretnya.kekuatan magis...yg membuat tuti terlena terbuai...
tangan lelaki itu membelai nya.wajahnya tubuh nya
perlahan menanggalkan pakaian nya.tuti merasakan nyaman, dan bisikan bisikkan lembut di telinganya betapa indah.mereka malam itu, tuti dan lelaki tampan yg samar samar seolah dikenal tuti
entah dimana, mereguk sampai ke puncak kenikmatan tiada tara.
begitu nyaman, indah dan nikmat...
lelaki tampan itu pergi dgn senyum puas di wajah mya.menerobos dinding kamar melewati malam di iringi suara lolongan anjing yg bersahutan.
di atas tempat tidur dikamar nya tuti masih terkapar nikmat wanita cantik itu tersenyum demi membayang kan apa yg baru saja terjadi.
ya apa yg baru saja terjadi?...
bukankah malam ini malam ketiga setelah pernikahan nya dgn rizal?
tuti melamun...malam pertama rizal datang diantar teman teman nya.sampai pagi mereka hanya ber gurau, terdengar gelak tawa gembira betapa tidak teman teman rizal bersuka ria karena satu dari teman nya sudah melepaskan masa lajang nya siapa lagi mengikuti?... waktu itu cuma sebentar rizal masuk ke kamar. dan tidak ada yg istimewa duduk sebentar di atas pembaringan mencium pipinya kening nya mulutnya dan kemudian rizal
minta permisi kembali.
tidak ada kesan apa apa..
semuanya terasa hambar
tidak indah tidak romantis
itulah yg dirasakan oleh tuti malam itu malam pertama nya.
malam kedua risal datang dgn mentereng .pakaian nya semua baru.harum dgn parfum mahal dgn senyum semanis mungkin.tuti berusaha ramah bagaimanapun rizal sudah menjadi suami nya yg sah.tuti wajib melayani nya.
tapi tuti memang tidak bisai berpura pura.
tidak bisa melawan hati nya.
tidak bisa...
rizal adalah pilihan keluarganya.pilihan mamak mamak nya.padahal mereka tahu tuti sudah punya pacar.memang kalau di suku minang
keputusan mamak sangat sulit untuk di tantang apa lagi kalau menyangkut masalah perjodohan.
segala upaya sudah dicoba tuti..
termasuk membicarakan dgn ayah dan ibu nya..
itu sudah kesepakatan mamak kamu tuti.tidak mungkin mereka mencarikan orang yg tidak baik untuk mu .
tapi tuti tidak mencintai nya bu....
waktu itu ibunya mengusap kepala tuti
cinta akan tumbuh seiring berjalan nya waktu nak...
itu kata ibu ya ketika itu.
pernah tuti mengadu pada pacarnya.yg selama ini tuti mengganggap pacarnya itu cinta padanya.
seperti tuti men cintai nya.
bawa aku lari bang kata tuti ketika itu...
tapi lelaki sial itu tidak berani katanya.dgn alasan belum mampu.
berminggu minggu tuti mengurung diri didalam kamar.sebelum hari per nikah han nya.sebagai protes ketidak setujuannya tidak mau keluar rumah
tidak mau ketemu siapa siapa...
tapi siapa yg peduli...dijodohkan dgn orang yg tidak tuti kenal.orang di cintai nya ternyata begitu lemah tidak berani protes atau membawanya kabur.padahal tuti sudah iklas jiwa dan raga nya.
pada hari kedua itupun semua terasa hambar oleh tuti.tuti sangat lelah .badan nya letih pikiran nya letih.dan tuti katakan pada suami nya .
dan mereka cuma tidur tidak terjadi apa apa
hari ketiga ...
hari yg sangat berkesan bagi tuti..
lelaki itu ya...lelaki tampan yg pernah suatu hari
berdiri sambil tersenyum di depan pintu jendela kamar nya.suatu malam...malam jumat ketika itu.
kini lelaki tampan itu sudah mendatangi nya menyetubuhinya mendahului rizal dan tuti pun menikmatinya .
tuti masih telentang di tempat tidurnya.
masih bugil dan telanjang..
masih mengigat ingat peristiwa tadi.
akhirnya tuti tersadar hari sudah malam.pasti rizal sudah datang pikirnya.tuti pasang baju dan turun dari tempat tidur.
dan alangkah kaget nya tuti...
sampai didepan pintu kamar.nampak rizal tertidur
dilantai.dgn hati hati supaya tidak menimbulkan suara,supaya ayah dan ibunya tidak bangun, tentu mereka akan heran nanti nya dan bertanya tanya
tuti membangunkan rizal,
kenapa bang tanya tuti harap harap cemas
entahlah jawab rizal tiba tiba abang pusing di depan pintu sesudah itu nggak tau apa apa lagi.
tuti menarik nafas dalam dalam
lega...
malam itu tuti berusaha melayani suami nya dgn baik tapi semua tetap hambar seperti biasa.
dgn membayangkan kejadian tadi bisalah sedikit timbul kemesraannya cuma sedikit...
rizal duduk di pinggir tempat tidur.
dia memandang pada tuti dgn pandangan yg aneh
entah apa yg ada dalam pikiran nya.
tuti pun tidak bisa menebak
mungkin risal kecewa tuti tidak gadis lagi
atau kecewa dgn layanan nya pikir tuti didalam hati
puas hatinya dengan pembalasan yg sedikit ini.
malam ini tuti berharap lelaki itu datang lagi. berusaha tidak tidur.akan tuti tunggu dalam keadaan sadar.
tapi tiba tiba rasa ngantuk menyerang hebat.
rasa ngantuk nya tak tertahan kan.akhirnya tuti
merebah kan diri. dan dalam keadaan setengah tidur itulah...
didahului dgn sapaan lembut...
sudah tidur tuti.?... lelaki tampan itu datang menerobos dinding tembok,tersenyum tetap bugil dan gairah nafsu yg membara mereka pun terpuaskan
tuti benar benar menikmati ..tuti sampai dipuncak berkali kali...dan seperti kemaren lelaki itu pergi dgn menerobos dinding tembok di iringi lolongan anjing bersahutan
dan seperti kemaren rizal masih tertidur tergeletak di depan pintu tak sadarkan diri.
dan setelah bangun nggak ingat apa apa yg terjadi tadi.
dan tetap seperti kemaren tuti melayani suami nya dgn ambar dan tak ada kesan apa apa
hampir setiap hari lelaki tampan itu datang ke rumah tuti mereka bercinta dan melepas dahaga
tapi selalu lelaki itu datang saat tuti dalam keadaan setengah tidur.dan kalau suaminya datang
selalu tertidur seperti kena sirep
benarkah seperti yg di ceritakan orang orang kampung.konon dahulu kembang di desa ini pernah
jadi istri cindaku?...
karena dipaksa kawin orang tua dgn orang yg tidak dia suka.dan gadis itupun lari pada malam pertama bertemu cindaku mereka hidup bersama sampai hamil dan melahirkan anak cindaku tapi itu dulu dongeng orang orang.kata mereka cindaku yg dulu itu sudah mati dibunuh orang kampung dan kini tinggal anak nya cindaku itu sejenis harimau tapi bisa berobah bentuk.cindaku itu sangat perkasa dan tidak sembarang orang pula di cintai cindaku
apakah lelaki itu cindaku?...tuti bicara sendiri.
kalau cindaku kenapa tampan? kata orang orang cidaku itu harimau jadi jadian.
tapi kenapa dia bisa nembus dinding tuti jadi ragu
jgn jgn ya...tapi cindaku atau tidak dia sayang padaku tidak mencelakai ku dan selalu memberi kenikmatan yg tidak pernah didapat tuti dari suami nya.
hari itu bulan purnama ...ketika tuti sedang bermain cita dgn lelaki tampan itu.mereguk kenikmatan seperti biasa ketika saat hampir di puncak bisanya lelaki itu akan melenguh diselingi pekik tuti
tertahan...tapi ketika itu lelaki itu seperti di sentakkan dari tubuh tuti.tiba tiba matanya liar mencari cari sekeliling kamar
tuti kaget apa yg membuat dia seperti itu?...
tahu tahu pintu kamar di dobrak dari luar.ternyata suami tuti dgn seorang lelaki setengah tua yg dikenal orang pak dukun selama ini
sambil mulutnya komat kamit membaca ayat. lelaki
setengah tua itu menyiram kan air kedalam kamar ke tubuh tuti yg sudah tertutup selimut.ke tubuh lelaki tampan itu.yg masih bugil telanjang ternyata selama ini rizal sudah tahu kata pak dukun kita cari saat yg tepat.dan sekaranglah saat yg tepat itu ketika bulan purnama
tiba tiba mata lelaki tampan itu memerah memandang marah pada rizal dan pak dukun.kemudian terjadilah sesuatu yg luar biasa...
mula mula mata yg sudah merah itu.semakin merah menyala nyala.lalu tumbuh taring perlahan mulut lelaki tampan itu berubah seperti mulut harimau.
cindaku ...tuti bergumam
kemudian perlahan tumbuh bulu dari kakinya.terus keatas dan semua badan nya. bulunya loreng hitam agak ke abuabuan dia berdiri dgn dua kaki seperti manusia..terdengarsebuah gerengan yg menegakkan bulu roma dan sebuah lompatan panjang cindaku itu tiba dihadapan pak dukun dan risal
bless...
keris pak dukun tepat mengenai perut cindaku bersamaan tangan cindaku mencengkram leher rizal dan pak dukun.dengan satu sentakan tubuh pak dukun dan rizal terlempar dan membentur dinding.dan jatuh terkapar dilantai.
darah hitam menetes netes dari perutnya yg tertembus keris ternyata darah cindaku hitam .tidak merah.
cindaku itu melihat perutnya.terdengar sebuah pekikkan panjang melengking.dari mulutya berjalan mendekati rizal dan pak dukun pingsan .
tuti meringkuk di sudut tempat tidur.benar benar ketakutan
crooott...crooott...cakar cindaku itu amblas masuk di dada rizal dan pak dukun yg pasih pingsan
darah muncrat kemana mana.cindaku mencabut jantung nya.jantung rizal dan dukun itu.dgn lolongan panjang dan tengadah keatas. kearah bulan purnama di makan nya jantung itu.dan lolongan nya sambung menyambung entah apa yg di kata kan nya.
benar benar ngeri .tuti menggigil semakin merapat pada dinding .dgn sebuah loncatan cindaku menyerang tuti.cakar yg masih bergelimang darah hampir menembus dadanya.
tapi serangan itu tiba tiba tertahan sedikit saja jaraknya dari dada tuti.cindaku itu menyeringai memperlihatkan taring nya.tiba tiba cindaku menggelengkan kepalanya.dan melolong panjang
darah hitam menetes netes banyak sekali.
lalu meloncat menjauh melolong.semakin jauh kearah bulan purnama.
jaga anakku sebuah tulisan dgn darah yg berwarna hitam tertulis besar besar di dinding.
kotomandakek 2022