Kamu harus mati....suara itu mula mula terdengar jauh dan sayup sayup.
kamu harus tebus anakku...
suara itu semakin dekat, dan kini...terdengar dekat sekali di telinga ella.
suara seorang nenek agak sengau dan bergetar.
tok..tok...tok... seperti suara tongkat di ketukkan di tanah
kamu harus mati...
kamu harus tebus anakku...
ella...gemetar ketakuttan.apa salah ku tanya ella
tok..tok...tok...
seperti ada yg berjalan memakai tongkat mendekati di belakang nya punggung ella terasa dingin. ingin ella berteriak tapi suaranya tak keluar, kelu.
ke ke napa...tanya ella menggigil ke takut tan
kamu telah menginjak anakku...jawab nenek itu.
ella semakin gemetar...ma..maaf kan aku..ella memohon.mungkin waktu kencing di belakang tenda tadi pikir ella. menyesal sekali ella sudah memisah kan diri dgn teman teman nya.ketika ngumpul tadi rasa pipisnya sudah nggak tahan,ella cuma bilang sama teman dekatnya tia aku pipis dulu sudah nggak tahan kata ella.lalu menyelinap kebelakang tenda.
hari pertama kelompok sekolah nya datang berkemah di hutan .di belakang kampus unand ( universitas andalas) .memang tempat ini sering di pakai untuk berkemah oleh siswa siswa sma karena memang tempat nya strategis dan cocok sekali untuk berkemah .tadi setelah semua siswa mendirikan tenda.kami disuruh ngumpul oleh bapak pembina untuk membicarakan hal hal yg dirasa perlu .waktu itulah rasa pipis ella seperti nggak bisa di tahan.
kamu harus mati...suara nenek itu terdengar jelas
tok tok tok..suara tongkat nya
ella berusaha untuk lari tapi kakinya seperti terpaku dgn tanah lutut nya yg gemetar.
ella berteriak sekuat tenaga tapi tidak ada suara yg keluar.ella berusaha terus ella takut sekali... suara tongkat dan suara nenek itu seperti menempel di punggung nya
tidaaaaaaak....suara pekik melengking mengejutkan menggema senja itu di hutan tempat anak anak kemping.suara ella...
dan...teman teman nya menemukan ella tergeletak pingsan di belakang tenda .
wajahnya pucat tak berdarah.dgn kedua lutut bersimpuh.
jelas sebelum pingsan ella ketakutan.kata bapak pembina.waktu teman temanya menggotong ella kedalam kemah.
sampai malam tiba ella belum sadar juga.segala upaya sudah di lakukan.termasuk mendatangkan orang pandai.
nanti dia akan sadar sendiri kata orang pandai itu.sambil menyayat asam dan menyiram ella dgn air kembang dia tanpa sengaja telah menginjak anak penunggu hutan ini.makanya hati hati kata bapak itu.
memang betul kata orang pandai itu...setelah malam semakin larut dan hawa dingin merasuk kedalam tulang ella sadar.
tapi..ella bertingkah aneh dan menakutkan...
aku penguasa hutan ini...aku nenek ani...kalian sudah mengganggu ke nyaman nan ku ..
kalian harus menebus nya..tiba tiba saja ella berkata aneh aneh.
suara nya seperti suara nenek nenek.wajah nya sangat menakutkan matanya ter belalak tangan nya mencakar cakar.
kalian harus menebus nya ...
anak ini harus mati..
jelas ella yg bicara ...apakah ella kerasukkan...
semua orang menjauh pembina berusaha menghubungi orang pandai tadi...
tidaaaaaKkk...tiba tiba terdengar sebuah teriakkan
di luar sudut tenda ...rupanya tia teman dekat ella pingsan.teman teman nya berusaha untuk menolong nya. orang orang mulai panik...belum habis rasa ter kejut teman teman ella dan tia.
terdengar pekikan lagi...benar benar suasana jadi kacau...lalu berturut turut ada lagi yg ter pekik dan pingsan ..ada lagi dan ada lagi...geger ketika itu
lima belas orang kesurupan ...ketika itu benar benar geger dan kacau.yg lain jadi takut dan cemas
orang pandai pun panik...dia hubungi teman teman nya ustad kampus juga ikut berusaha.
semua nya mencakar cakar.semuan nya seram dan menakutkan.semuanya berkata kalian harus tebus anak ku ..semua nya semua yg kesurupan itu..
ustad dan orang pandai bekerja keras.
sampai pagi cuma tiga orang yg baru sadar dan sudah di asing kan di tenda lain.
pagi pagi sekali aku di telpon.karena anak ku salah satu dari yg kesurupan itu.tia teman paling terdekat ella.karena tia lebih dulu sadar.dia sampaikan sama bapak pembina nya.
pak..telpon ayah...mungkin ayah bisa bantu.
karena ayah sudah sering menghadapi orang orang kesurupan di kampung.maka di telpon lah aku.dan di ceritakan semua.
tanpa basa basi aku pergi ke sana di samping anak anak itu harus di tolong.terutama sekali anakku di sana dan tentu belum sempurna sembuh.singkat cerita berkat kerja sama antara orang pandai , ustad, di tambah bantuan ku akhirnya semua anak anak itu sadar.
acara berkemah di batalkan dan semuanya di boleh kan pulang.
malam itu ella aku suruh nginap di rumah.karena sudah malam dan rumah nya jauh ella adalah teman terdekat anakku.
sungguh luar biasa dan menakutkan.ketika malam sudah larut .tidak ada bintang, tidak ada bulan ..
sangat kelam.
ella dan tia ..ter pekik demi melihat serombongan orang melintas di depan rumah.
yg paling depan seorang nenek dgn rambut putih panjang awut awutan memegang tongkat .di ikuti di belakang nya berpuluh orang dgn bermacam bentuk.semuanya menyeramkan...
ayah lihat itu ...kata tia.
aku terkejut dan terpukau belum pernah selama aku membantu orang yg kesurupan.di datangi orang begini rupa.yg paling hebat dimana tempat nenek dan rombongan nya itu melintas.malam yg begitu kelam nampak terang samar samar dan semua rombongan itu melayang berjalan di udara
tidak di atas tanah.sekali sekali nenek pimpinan yg menakutkan itu memandang pada kami bertiga.
dan aneh nya lagi tidak satu pun orang lain selain kami bertiga yg bisa melihat rombongan itu.termasuk ibu dan adik adik tia.
aku tersadar ...ini dendam dan pembalasan..
dendam setan...sebagai orang yg sudah banyak menghadapi orang orang yg kesurupan aku cepat sadar...ini gawat kataku dalam hati..ini tidak main main...iblis dan setan sudah menabuh genderang perang padaku.
ya padaku...siapa lagi...karena yg dicarinya ella
sementara ella dalam lindunganku.
setan sudah berani memperlihatkan sosok nya.udah jelas mereka datang dari tempat perkemahan tadi.apa yg dilakukan anak anak ini?
aku membatin sendiri.
tapi apapun itu sebagai manusia kita tidak boleh takut dan tunduk pada kemauan setan.
aku sudah bertekad bulat kemudian mengambil uduk dan sholat.
tidak ada yg tahu apa yg terjadi malam itu.
ketika semua orang sudah tidur.malam sudah sangat larut bulan sabit yg pucat dan tinggal sepotong itu pun sudah jauh condong kearah barat
dingin bukan alang kepalang.apa lagi bila datang angin berhembus biar lemah sekalipun.
aku duduk tak bergerak dari tadi.menyatukan diri dgn alam semesta terasa kosong , hampa...
tiba tiba si nenek ber tongkat melayang dan hinggap dihadapan ku lalu berturut datang satu lagi.datang lagi...
aku nenek ani...penguasa hutan andalas ingin lewat.nenek dgn rambut putih awutawutan menodongkan tongkat nya pas di dadaku.
kau mau apa?... hatiku bertanya dalam diam
aku cuma bicara dlm hati...
anak itu harus menebus...kata nya sambil terus ujung tongkat nya di jantung ku.
lewatlah ...kataku
tidak bisa katanya...
aku yakin semua ayat ayat yg aku rapal kan sulit di tembus nya.
cari jalan sendiri kataku..
baik kata nenek itu...
kemudian nenek itu melayang .di ikuti teman teman nya.
aku semakin tapakur menyatukan pikiran dgn ayat ayat yg ku baca.
tidak berapa lama nenek itu kembali lagi.
hentikan bacaan mu katanya.kalau tidak ku panggil seluruh teman ku di kuburan itu..di kuburan itu..disebut nya semua kuburan yg ada disekitar sini.
aku diam tidak menjawab terus khusuk berdoa..
tidak boleh takabur melawan iblis ...dia akan menang batinku.
tiba tiba ella ter pekik pingsan ..karena pekik ella anak anak ku terbangun dan kudengar berturut satu satu ter pekik pingsan.
hampir aku lengah .aku terguncang demi melihat anakku satu persatu tumbang.apakah pagar ku tembus?tapi ketika anak ku yg paling kecil bangun dan berteriak teriak.hantu yah...ada hantu yah ..teriak nya.seketika aku sadar.ternyata pagar ku belum tembus .setan sial itu cuma menampak kan wajah wajah yg mengerikan kepada anak anak itu...aku diam dan lebih khusuk...
dgn segala macam cara .iblis berusaha agar kita ikut kemauan nya.
asalammualaikum...tiba tiba seseorang mengucap salam di belakang ku...aku diam saja..ini cara lain untuk menggoyahkan ku.
aku bapak mu ingin bantu katanya
kalau kamu bapak ku siapa ibuku.siapa nenek ku, siapa ibu dari nenek ku? aku tanyakan semua.
semua dijawab dgn tepat.aku bimbang mulai percaya...seperti apa bapak menolongku? aku mulai sedikit goyang.
dgn masuk kedalam badan mu..
kau baca ini..dibacakan sebuah kalimat..
ditengah keraguanku .aku ingat sesuatu
apa arti namaku? karena nama itu bapak yg memberikan nya. lalu diam..hening...namamu ya nama nggak ada artinya...jawab orang di belakang ku..baru aku sadar yg paling tahu arti namaku adalah bapakku...
kamu setan...iblis..tanpa sadar aku berbalik dan men dorong kan tangan ku...lalu terdengar lolongan
sambung menyambung...nafasku terasa sesak badanku terhempas ...lolongan yg sambung menyambung semakin jauh ..dan sebuah ledakkan keras terdengar sayup sebelum semuanya kelam dan aku tidak tahu apa apa lagi.
pagi ketika ku buka mataku aku lihat anak anak ku menangis mengelilingi ku syukurlah ayah selamat
seluruh badan ku letih ..pikiran ku letih..semua letih
tapi masih hidup...
kotomandakek