tidak pernah terlintas dalam pikiran ku untuk bertemu siti.sudah lebih dua puluh tahun kami berpisah karena hubungan kami dulu
tidak pernah direstui oleh keluarga siti.
bahkan kami sengaja di pisahkan...
walaupun kami luka dan menderita,
aku masih ingat...ketika ayah siti berkata.
sekarang perasaanku tersinggung...
hatiku sakit...
karena siti sudah berani melawan ku melawan ibu nya dan itu semenjak dia berpacaran dgn kamu...
ya..aku masih ingat...
pagi itu bukan main indah nya, di pinggir hutan rumbia.matahari muda memuntahkan cahayanya yang kuning keemasan kepermukaan bumi.
menghidupkan kembali r umput rumput yang hampir lumpuh oleh embun.
menyegarkan bunga bunga yang menderita semalaman oleh hawa dingin menusuk.
cahaya kuning emas yg membawa kehangatan...keindahan pertanda dimulainya kehidupan.
tidak terkecuali kami berdua.aku dan siti,
di atas akar pohon durian yg besar dan menonjol di permukaan tanah kami duduk, menikmati cahaya matahari yg lembut.tertawa gembira,bercerita,
aku baca puisi ,siti mendengarkan.sangat menyenangkan.
karena suasana yg begitu indah,karena terlalu senang tanpa kami sadari ternyata kakak laki laki siti sudah berdiri di belakang kami.kami baru sadar dan terkejut ketika kakak siti berkata ..dgn ketus,
siti..pulang katanya..dan dia menarik tangan siti.
ayah suruh pulang ulang nya,
mungkin demi melihat siti berontak mengibaskan tangan nya.
karena kakaknya bilang ayah yg suruh pulang.
siti tidak berani melawan .siti cuma diam dan memandang aku.
aku cuma heran dari mana kakak siti tahu kami disini siapa yg bilang?
padahal tempat ini tersembunyi dan jauh di ujung dusun.pulanglah dek...
akhirnya aku berkata sambil mengangguk.
memang hubungan kami tidak pernah direstui oleh keluarga siti.waktu itu siti masih sekolah SMP dan aku sudah dua tahun tamat SMA.
tidak kuliah,tidak bekerja, setiap hari aku cuma minum minum memabukkan.tapi aku tidak pernah kriminal..bagaimanapun aku tetap menjaga nama baik keluargaku.
sebenarnya ayah siti masih ada hubungan keluarga dgn aku.masih terhitung paman walaupun jauh.
sudah sering sebenar nya ayah siti melarang siti untuk menemui ku.bahkan pergi sekolah pun terkadang di kawal.
tapi kami setiap ada kesempatan selalu bertemu sembunyi sembunyi.
kekuatan cinta memang melampaui semuanya.
cinta hinggap dimana dia suka tak bisa ditolak
dan terus berjalan...
beberapa hari kemudian...ayah siti memanggilku kerumahnya.
dgn hati berdebar ku melangkah,melintasi jln setapak,panjang dan berbelok, perasaan ku berkecamuk harap harap cemas.apa gerangan yg akan dikatakan ayah siti?
saat begini aku butuh kamu siti...untuk memberi semangat ku..aku berbisik sendiri.
sebenarnya aku takut sti.takut kehilangan mu
kita tahu ayahmu tidak suka padaku.ayahmu pernah bilang aku orang yang tidak punya masa depan.suram dan kelam.begitu ayahmu pernah berkata.
iringi aku siti dgn cintamu...iringi langkahku
bisik ku pelan sekali ..
mungkin tuhan telah menyiapkan sebuah kisah.
yg lebih buruk dari apa yg aku impikan
biarlah waktu bergulir siti.bagai roda yg terus berputar.
pernahkah perasaanmu tersinggung olehku?
pertanyaan ayah siti mengaduk aduk ku.
apa arti nya?kemana arah nya?aku belum menangkap nya.?matanya menghujam tajam.
di rumah siti...aku seperti tertuduh akan di adili di kelilingi keluarga siti.ayah, ibu,kakak,dan adik adik nya.tapi siti kemana?kok tidak ada?
pupus sudah harapan ku,terbang semangat ku .siti tidak ada...
pandanganku mencari cari..hatiku menduga duga
kemana siti..
kemana kamu dek...
tidak pernah..akhirnya ku jawab pertanyaan ayah siti.
pernahkah hatimu tersakiti oleh ku?atau oleh keluarga siti?..
aku sudah mulai meraba kemana arah pertanyaan yg ke dua ini.
tidak pernah..ku jawab cepat.
ayah siti menghela nafasnya dalam dalam,dan menghembuskan nya lagi,seolah ingin melepas beban yg menghimpit dadanya.dan berkata lagi
aku berusaha dalam hidupku supaya tidak menyinggung perasaan siapa pun.ayah siti berhenti sejenak.karena aku tidak ingin perasaanku di singgung dan di sakiti.
lalu diam..semuanya diam cuma helaan nafas ayah siti yg terdengar...
semakin memburu.
kini perasaanku tersinggung..
hatiku sakit..
karena siti sudah berani melawan ku..
diam lagi nafas nya makin memburu.
sejak siti punya hubungan dgn mu.
ayah siti merasa terpukul jiwanya,karena anaknya yg biasanya patuh kini sudah sanggup melawan nya.
aku cuma diam saja..merasakan apa yg dirasakan ayah siti mungkin siti membelanya setiap ayah siti mengatakan sesuatu yg kurang baik tentang diri nya.tentu saja karena siti dan aku saling sayang
kini aku mohon padamu tinggalkan siti...kata ayah siti tersekat.
aku merasa suasana hening.hampa tak bertepi.
itu tergantung siti...jawab ku..jiwaku berontak.hatiku tidak menerima.
ayah siti ku lihat menghela nafas berulang ulang
kemudian bertanya lagi..apakah kau sayang sama siti?..
iya ..ku jawab pasti
kalau kamu sayang sama siti,jangan hancurkan masa depan nya,biarkan siti sekolah, masa depan nya masih panjang.aku diam sebentar betul betul ego ku ter singgung.aku dibilang menghancurkan masa depan siti.dan aku ditantang degan degan ucapan ayah siti..kalau kamu sayang sama siti ..
bukankah ayah siti menganggap aku tidak punya masa depan..hitam dan kelam.
hatiku marah bukan berontak lagi ..bagaimanapun aku masih punya harga diri.biar tidak punya masa depan seperti katamu.aku membatin tapi aku bukan perusak mada depan.apalagi masa depan siti...baiklah kataku ..
mulai sekarang jgn kau temui siti lagi ayah siti menegaskan.
baiklah jawabku lagi ..lalu berdiri dan pergi.
tidaaaaaaak....tiba tiba siti menghambur dari balik pintu berlari mengejarku.ayahnya berusaha menghalangi .siti terjatuh berusaha bangkit mengejar ku terjatuh lagi berusaha bangkit dan akhirnya lemas sambil tangan nya menggapai ku.
aku mengejar siti .tapi ayah dan semua keluarga siti menghalangiku.dan ayah siti berkata lantang padaku..siti anakku biar kami yg mengurusnya.kamu pergi saja.
betapa hatiku hancur tercabik cabik.demi melihat siti jatuh bangun dan pingsan tapi aku tidak bisa berbuat apa dia sama ayah dan keluarganya.
sudah lebih dua puluh tahun sejak peristiwa itu .tidak pernah terlintas olehku untuk bertemu siti.
sudah takdirku..aku sengsara mu siti....
kini siti..di hadapan ku ...entah apa rencana tuhan dibalik semua ini.siti memelukku dgn ketat seolah tidak akan dilepas lagi.
menciumi wajahku berkali kali .siti menangis terisak isak air matanya membasahi wajah dan pakaianku
cinta adalah sesuatu yg amat aneh.amat halus.amat rumit dan amat banyak lika likunya. sehingga jadi bahan tulisan.bahan percakapan.bahan perdebatan,dari zaman dahulu sampai sekarang.tanpa ada yg mampu melukiskan nya atau memperinci nya dgn tepat.
inilah takdirku...cerita hidup tak pernah habis.
siapa bisa menebak.kini aku dan siti di pertemukan setelah luka dan berdarah darah...ayah dan ibu siti sudah lama tiada.suami yg kata siti dulu adalah pilihan orang tuanya pergi meninggalkan nya.
aku sudah pula punya istri dan anak anak.tapi kalau tuhan berkehendak semua jadi mudah..setelah semua di rembuk kan.dgn segala pertimbangan .
akhir nya...dengan satu pernyataan siti.aku sanggup jadi yg kedua..
kita jalani hidup bertiga tanpa harus menyakiti satu sama lain .
satu hati...walau pun dua cinta
untuk semua anak anakku
cahaya kehidupanku...
titik api semangatku...
Kotomandakek 2022