“Kembaliin tas gue” teriak Nara
“Ambil kalau bisa” ucap cowok yang bernama Jay yang mengangkat tinggi tas Nara
“Hahahahaha” kedua teman cowok tersebut yang bernama Sena dan Rio hanya tertawa
Dari arah belakang Jay, cowok bernama Ken mengambil tas ditangan Jay. Jay yang terkejut pun melihat kearah Ken. Ken mengembalikan tas Nara tapi Ken langsung memputar tas tersebut sehingga isi didalam tas berserakan di lapangan. Ken mengeluarkan stiker bertulisan ‘KEN WARNING’ ditempelnya pada kening Nara dan Ken berserta Jay, Sean dan Rio pergi dari lapangan menuju kelas mereka.
Nara yang kesal melempar stiker tersebut ke arah Ken dan mengenai belakang kepala Ken. Ken pun berputar untuk melihat Nara yang sedang menatap kesal kepada Ken. Ken pun tidak memperdulikan Nara dan pergi.
“Gua benci kalian” sambil membereskan barang-barangnya yang berserakan di lapangan
# Nara pov
Hai kenalin gua Nara. Mereka tadi salah satu rombongan yang selalu bully gua karena gua culun. Gua bersekolah di tempat para anak populer bersekolah, gua terpaksa sekolah disini karena kemauan orang tua gua. Gua sebenarnya termasuk anak populer juga di sekolah gua yang lama, tapi karena gua sering di manfaatin sama yang lain karena mereka juga ingin populer, so gua berubah jadi culun dan menjadi anak yang sering di bully di sekolah ini.
Orang tua gua gak tau kalau anaknya sering di bully sama satu sekolah, biarin aja mereka mau gimana. Toh gua juga gak sampai ada luka-luka atas bullyan mereka.
# Author pov
“Si culun datang” teriak salah satu siswi yang melihat Nara berjalan di koridor
“Hahaha” semua yang di koridor tertawa
‘Abaikan mereka Nara’ ucap Nara dalam hati sambil terus berjalan melewati koridor menuju kelasnya
Keesokan harinya
Nara sedang berjalan sambil mendengarkan lagu di lapangan dan berpapasan dengan Ken cs, Nara melihat mereka dengan sinis. Tiba-tiba ada notifikasi dari salah satu akun KenCS area menampilkan video kemaren Nara dibully Ken cs, Nara pun semakin kesal dan Nara melihat ke arah mading ternyata ada fotonya dengan tulisan ‘KEN WARNING’ dibagian bawahnya. Nara pun merobek semua fotonya di mading.
Saat berjalan di koridor Nara menabrak beberapa orang dan melihat sinis ke arah Nara. Tiba-tiba ada yang menjulurkan kaki untuk membuat Nara jatuh, tapi Nara malah jatuh ke pelukan Ken saat Ken cs sedang berjalan di koridor.
Mereka sempat berpandangan dan saling terpaku tapi kemudian Nara sadar dan mendorong Ken dan kabur dari koridor.
‘Manis juga Nara’ batin Ken saat melihat Nara berlari
‘Lupakan Nara, dia benci lu’ batin Nara yang merasa dirinya seperti jatuh cinta dengan Ken
Di parkiran sepeda tempat Nara memakirkan sepedanya, Nara terkejut dengan kondisi sepedanya yang tanpa ban. Nara melihat stiker ‘KEN WARNING’ di jok sepedanya. Nara membawa sepedanya dan melempar ke hadapan Ken cs yang sedang tertawa dengan ban yang telah meraka copotin dan mereka sangat kaget, Nara langsung pergi begitu saja.
Teman-teman Ken ingin memberi pelajaran pada Nara tapi Ken menahan mereka dan tersenyum melihat Nara.
Keesokan harinya
Nara yang sedang makan di kantin tiba-tiba kedatangan Ken yang membuat semua yang di kantin berlari pergi.
“Ngapain kesini? Mau bully gua lagi?” Ucap Nara malas
Ken hanya tersenyum saja ke arah Nara. Nara pun tidak memperdulikan Ken saat Nara akan mengambil saus, Ken langsung mengambilnya dan menuangkan ke makanan Nara. Ken pun melihat Nara sambil tersenyum, saat Nara melihat ke arah Ken, Ken menjadi salah tingkah.
Teman-teman Ken muncul, dan Ken berpura-pura membully Nara dengan menuangkan saus ke makanan Nara sangat banyak dan membuang makanan Nara, Rio juga ikutan membuang minuman Nara, Ken cs langsung pergi begitu saja, Ken sempat melihat ke arah Nara begitu juga dengan Nara. Nara melihat Ken dengan ekspresi kesal dan bingung.
Keesokan harinya
Nara yang sedang berjalan di lapangan melihat sepedanya yang kembali utuh, tapi saat melihat siapa yang membawa sepedanya Nara menjadi kesal. Yang membawa sepedanya siapa lagi kalau bukan Ken.
Ken memberikan kepada Nara, tanpa memperdulikan Ken Nara langsung membawa pergi sepedanya tapi dari belakang Ken manahan sepeda Nara. Nara pun bingung.
“Kenapa?”
“Bonceng gua”
“Yaudah naik” dengan wajah kesal
Mereka pun berkeliling dengan Ken yang duduk terbalik. Mereka sangat bersenang-senang, saat sudah sampai di lapangan Ken melihat teman-temannya yang sedang bermain basket dan langsung loncat turun. Nara yang bingung pun melihat ke arah Ken, dan Ken merasa bingung dan berlari menjauhi lapangan.
Malam harinya
“Mama kenapa sih suruh gua pakai begini” gerutu Nara
Ken cs sedang berbincang Rio melihat Nara dan menyuruh yang lain lihat
“Lihat itu Nara bukan sih”
“Iya itu Nara” ucap Sean
“Samperin gih” ucap Jay sambil mendorong Ken
Ken dan Nara kaget. Ken maju Nara mundur begitu terus sampai Nara mendekati kolam renang, Ken pun langsung menggenggam tangan Nara. Sedangkan yang lain malah berteriak untuk melepaskan Nara agar jatuh ke kolam.
“Lepas lepas lepas lepas” teriak semua orang
Ken yang sudah khawatir masih menggenggam lengan Nara dengan kuat, sedangkan Nara malah melepaskan sehingga Nara pun jatuh ke kolam.
Ken yang melihat Nara yang sedang bersusah payah berenang pun ikutan terjun. Tapi..... ternyata kolam tersebut hanya sepinggang mereka. Nara dan teman-teman yang lain hanya tertawa. Nara melempar air ke arah Ken begitu juga Ken.
Keesokan harinya
Saat berada di koridor Nara kembali melihat fotonya dengan tulisan ‘KEN WARNING’ masih tertempel, saat ingin mencabut muncul tangan seseorang, saat tangan tersebut pelan-pelan menghilang dari pandangan Nara, Nara melihat tulisan ‘KEN WARNING’ berubah menjadi ‘LOVE WARNING’ Nara pun tersenyum dan berbalik dan melihat disana Ken sedang tersenyum ke arahnya.
# THE END
AUTHOR NOTE : cerita ini terinspirasi dari MV lagu Thailand yang berjudul Love Warning. Author kasih linknya biar kalian bisa melihat juga.
https://youtu.be/ICI3eKRzr6M
Kalau ada salah kata author mohon maaf, karena author juga manusia yang bisa salah
Terima kasih ❤️