"ARGGGGHHHH!! Ampuni aku.... "
"aih... Kau harusnya tau siapa aku" Seorang wanita muda menurunkan badannya dan mengambil darah wanita yg terbunuh di depannya
"Uhuk! Sampai saat ini aku belum menemukan darah murni" Ming Su pergi meninggalkan mayat pelayan itu
Kring! Trang!
"HOREE!!! HIDUP PANGERAN QIN!! " Pangeran qin er datang ke ibu kota hari ini, biasanya ming su tidak tertarik dgn hal seperti ini, entah apa yg terjadi membuat suasan yg berbeda
Pangeran qin hanya pulang ketika menjelang musim gugur
"Aroma ini... dia orangnya! "
[ Malam hari ]
" Selamat malam pangeran"
"Kalian kembalilah "
Di luar kamar
"KYAAA! PANGERAN SANGAT TAMPAN! " Para pelayan yg melayani Qin er menggila melihat sosok pangeran yg berwibawa
"Wah... wah sayang jika akhirnya pujaan mereka mati di tanganku, tapi mungkin ini saatnya"
beberapa saat kemudian
" Ini.... apa ada sesuatu yg mereka buat di dupa tersebut?" pandangan qin er kabur hawa di dalam tubuhnya meningkat
BRAK!!
"Si... siapa?! "
"Pangeran jika ingin menyewa pengawal pilih dgn tingkat tertinggi"
" Ming su... apa yg kau lakukan disini?! "
" pangeran apa kau tahu kutukanku? Penawarnya adalah kamu" Ming su mendekati qin er, memang hubungan mereka lumayan dekat, tetapi apapun demi kutukan ming su hilang maka akan dilakukannya
'mencium'
" Ming su! "