#CERPENKU
#NO_PLAGIAT
Unsur-unsur dicerita ini banyak ya
< Komedi
< Seram (horor)
< Persahabatan
< dan banyak lagi>
👻Hantu Cantik👻
♡•Pemeran•♡
•Sumedh
•Mallika
•Basant
•Monika
•Kartikey
Universitas Jaya Raya (ngasal ya)
"Wee, lu tau gak" Ucap Sumedh
"Gak tau" Ucap teman²nya
"Aishhh lo mah, gue belom selesai ngomong oon" Celetuk Sumedh
"Yaudah ngomong aja, gampang kan..? " Ucap Basant
"Emang mau ngomong apa seh" Tanya Kartikey
"Tadi pas gue baca novel---" Belum selesai Sumedh melanjutkan ucapannya salah seorang temannya langsung memotong
"Halah cerita tuh, ngapain lu percaya..? Dasar lo emang suka percaya sama cerita hayalan doang" Celetuk Basant
"Ckkk, dengerin dulu...!!! Bisa gila gue ngomong sama lo" Ucap Sumedh
"Lanjut" Ucap Kartikey
"Part 2" Sambung Monika
"Jadi gini, sampe mana tadi..?? " Tanya Sumedh
"Gini nih kesukaan gue, punya temen kek elu udah Congo, paling beloon, dan bodohnya rill no fek²" Ucap Basant
"Hooh, asli dari Tuhan" Ucap Kartikey
Pletak
Pletak
Sumedh langsung menjitak kepala Kartikey dan Basant
"Filter dulu sebelum ngomong" Ketus Sumedh
"Awww sakit nj*ng" Ucap Basant dan Kartikey
"Mampos"
"Ceritanya sampe mana tadi..? " Tanya Sumedh
"Tadeehhh pas guehh bachaa novvelll.... " Ucap Monika
"Oh iya. Tadi pas gue baca novel, katanya di dekat jembatan flyover itu ada hantu lhoo" Ucap Sumedh
"BODOAMAT...!!! " Teriak teman²nya
Tringggg...
Bel pulang
Saat mereka pulang, mereka melewati jembatan yang diceritakan oleh si Sumedh
"Tumben ya, hawa²nya bikin merinding" Ucap Kartikey bergidik ngeri
"Iya yah"
"Ngapain lu berhenti bas..? " Tanya Monika
"Mogok" Jawab Basant
"Mobil anj*ng" Umpat mereka semua
"Akkhhh mamaaa sumi takut, masa mobilnya berhenti tengah jalan, mana gak ada orang lagi" Ucap Sumedh
"Sebangs*t-bangs*tnya mobilnya ini, mobil ini tetep jadi yang terbangs*t" Ucap Kartikey
Jlepp
Jlepp
Jlepp
Lampu jalanan seketika padam
"Emakkkk"
"Mamahhh"
"Ayanggg"
Sumedh dan Kartikey terpelongo mendengar ucapan basmon
Udah jadian..??
Mereka pacaran..??
Itulah yang berada dipikiran mereka berdua
"Lu udah pacaran..? " Tanya Sumedh
"Jangan bahas itu dulu deh" Celetuk Monika
Tiba-tiba disela perdebatan mereka ada yang mengetuk kaca mobil
"Permisi" Ucap wanita itu
Dia memakai baju berwarna putih, rambutnya panjang sepinggang dan terurai, cantik dan wajahnya pucat
"I-iya.."
"Apa boleh aku menumpang..? " Tanya wanita itu
"Bo-boleh" Jawab Sumedh
"I-iya boleh, silahkan masuk" Ucap Kartikey
"Terima kasih"
"Iya, Sama-sama"
Wanita itu masuk kedalam mobil
"Ngomong² siapa namamu..? " Tanya Monika
"Mallika Aurelia Afifah" Jawabnya
"Rumah mu dimana..? " Tanya Sumedh
"DiPerempatan itu belok ke kanan, lurus lalu belok ke kiri, disitu lah rumahku" Jawab Mallika
"Bukannya itu kuburan ya" Batin Sumedh
"Ohh, baiklah"
※Skippp sampai
"Lhoo ini kann... " Ucap Basant
"Kuburan" Sambung Kartikey
"Mbak Mallika, dimana rumahnya..? " Tanya Monika sambil menengok kebelakang
Tapi orang yang ditanya justru menghilang
Mereka berempati langsung menghadap kedepan
"Anj tadi siapa njirr" Ucap Kartikey
"Bab* tuh cewek ngilang aja" Ucap Sumedh
"Manusia atau bukan..?? " Tanya Basant
Ngengggg....
Basant langsung tancap gas, bahkan melebihi kecepatan rata-rata
Malam itu menjadi malam yang mengerikan, lanjut pagi
Universitas Jaya Raya
"Gaes, sebenarnya yang kemaren manusia apa bukan ya..? " Ucap Monika sambil menyeruput jus nya
"Kalo tiba-tiba ngilang kek gitu ya pasti dia set-tan" Ucap Sumedh
"Anj lo sum, pakek ngomong gitu lo. Bulu kuduk gue merinding nih" Ucap Kartikey
"Udah² nantikan kan pulang lita lebih awal, nah pas maghrib nanti kita jalan² ke kolong jembatan itu mau gak..? " Tanya Sumedh
"Begonya sampe Pluto" Celetuk Basant
"Ngomong gak pakek filter" Ucap Monika
"Ayolah guys gue penasaran nihh, endingnya kek gimana" Ucap Sumedh
"Endingnya bakal bikin lo is dead" Ucap Kartikey
"Plisss gue Mohon, gue janji bakal nraktir kalian. Mau gak..? " Ucap Sumedh
"MAUUUU..!!!" Ucap ketiga temannya
*Skipp
"Hey, siapa wanita itu..? Kenapa dia jalan² sendiri disini..? " Tanya Sumedh
"Mana gue tau" Ucap Kartikey
"PERMISI.... " Teriak Sumedh pada wanita itu
Wanita itu menoleh
"Gaes bukannya itu cewek kemaren ya" Ucap Kartikey
"Bego lo sum, pakek manggil dia lagi" Celetuk Basant
Wanita itu adalah Mallika, wajahnya yang tadi cantik setelah melihat kearah Sumedh dan teman²nya kini mukanya mulai berubah keaslinya
"Aaaaa..... Cabottt" Teriak Kartikey dan Monika
Sedangkan Sumedh dan Basant hanya terpelongo
"S-su-sumedhhh... LARIIIIII..... " Teriak Basant lalu berlari kencang
"Temen bangs*t, maen tinggalin gua mulu sihh anj*ng" Ucap Sumedh mengambil ancang-ancang lalu berlari
Mallika lalu ikut berlari mengejar mereka berempat
"Kenapa lu ninggalin guaaa..???!!! " Tanya Sumedh sambil berlari
"Jangan tanya dulu" Jawab Monika
"Lari lebih kenceng lagii... Dia ngejar kita" Tetiak Basant
Brukk
Gak ada yang ketabrak ya guys😅, Sumedh dan Basant justru terjatuh
"Ayo bangun sum... " Ucap Basant menarik tangan Sumedh
"Aduh gue capek bas" Ucap Sumedh
"Lo mau mati..?? " Tanya Basant
"Enggak bukan gitu tapi gue capek" Jawab Sumedh
"Kelamaan" Ucap Basant lalu mengendong Sumedh
"Wei, wei, turunin gua.... " Teriak Sumedh
"Jan banyak omong lu" Celetuk Basant
Tiba-tiba Monika dan Kartikey berhenti, seketika membuat Basant berhenti mendadak
"Anj*ng..!! Napa berhenti" Bentak Basant
"Capekkk"
Tiba-tiba Mallika berada di belakang mereka
"Aaaa..... Lariii... " Teriak mereka
Saat berlari tiba-tiba Kartikey menyanyi tak jelas
"BERLARILAH DAN TERUS TERTAWA, WALAU ENGKAU DIKEJAR SETAN, TETAP LARI DAN JANGAN BERHENTI, DARIPADAAA..., ENGKAU MATI" Nyanyi Kartikey
"Kesurupan apaan lu keyy..??!!! " Teriak Sumedh pada Kartikey
"Kagak apa²"
Tiba-tiba ada sebuah truk mengarah ke Sumedh
"Aaaaa.... " Teriak Sumedh
"SUMEDH...!!! "
Mallika langsung mendorong Sumedh ke pinggir jalan
"Huhhh" Sumedh menghela nafas karena panik
"Makasih kak Mallika"
"Jangan panggil aku kak Mallika, panggil saja Mallika. Kau dan teman²mu tidak perlu takut padaku" Ucap Mallika
"B-baiklah" Ucap Sumedh
Mallika mengulurkan tangannya
"Kau mau apa..? "Tanya Sumedh
"Ukuran tanganmu" Jawab Mallika
Mallika lalu menarik Sumedh
Sementara teman² Sumedh masih syok atas kejadian itu, lalu mereka menghampiri Sumedh
"Sum, kau tidak apa²..? " Tanya Monika
"Iya mon, gue gpp" Jawab Sumedh
"Eeee... Kak Mallika, Terima kasih sudah menolong temanku" Ucap Basant
Mallika mendekati Basant
"E-eeee ka-kau mau apa..?? Aku mohon jangan sakiti aku" Ucap Basant sambil berjalan mundur
"Tidak akan, aku tidak ingin menyakiti siapapun. Kau tenang saja" Ucap Mallika
"Dan, panggil aku Mallika, bukan kak Mallika"
"Baik"
"Teman, aku butuh bantuan kalian semua" Ucap Mallika
"Bantuan apa..? " Tanya keempatnya
"Menemukan jasad ku" Jawab Mallika
"Dimana..? "
"Jasadku, dikubur di pinggir jalan dibawah jembatan itu" Ucap Mallika
"Baiklah ayo kita gali, dan segera kami akan membawamu kepada keluargamu" Ucap Sumedh sambil tersenyum
"Terima kasih" Ucap Mallika lalu memeluk Sumedh
"I-iya sama-sama"
Setelah mereka mencari dan menemukan jasad wanita itu, mereka membawanya ke rumah Mallika
"Mallika anakku.... " Teriak ibunya
"Kenapa putriku bisa begini..?" Tanya ayahnya Mallika pada Sumedh
"Kami menemukannya di pinggir jalan" Jawab Sumedh
"Nak, Terima kasih kalian telah membawa putriku pulang" Ucap ibunya Mallika
"Sama-sama tante" Ucap Sumedh dan teman-temannya
Mallika berada di depan pintu, dia tersenyum bahagia karena menemukan teman baru yang baik
"Terima kasih teman²" Ucap Mallika
|~TAMAT~|