"Sudah lama aku pendam perasaan ini,dan baru sekarang aku bisa berkata jujur,aku suka sama kamu,apakah kamu mau menjadi pacarku?"
Berdebar jantung aluna,menatap megan,laki-laki yang dia suka selama ini sedang berdiri di hadapan nya dan menggenggam tangan nya sedang menyatakan cinta dengan penuh harap,rasa cinta nya terbalas.namun megan mengutarakan cinta nya bukan untuk aluna,melainkan untuk laras sahabat aluna.
"gimana lun,gue bakal terima ga nih ama si laras?"
(luna masih menatap megan,dan membayangkan megan memang sedang mengatakan cinta untuknya)
"emm...a..apa...apa?
"lu ngapa jadi begong begitu sih?
"gue lagi rada ga enak badan,gan...sorry ya?"
"kenapa lu ga bilang kalau lagi sakit,gue anter lu pulang ya?
"ga usah gan,gue bisa naik bus sendiri"
"beneran lu ga apa-apa?"
"ciuss...gue ga apa-apa,gue balik duluan ya?"
"ya udah lu ati-ati ya,kalo lu kenapa-napa call me,ok?"
"siappp komandan"
...................
namaku,aluna eka putri.kuliah di salah satu universitas di ibukota,aku gadis yang sedikit tomboy,aku bukan dari keluarga kaya raya.ibu ku hanya seorang ibu rumah tangga dan bapak ku hanya seorang pensiunan.
aku bisa kuliah di salah satu universitas ternama di ibukota ini,berkat beasiswa yang aku raih.kesempatan yang jarang orang lain bisa dapat,dan aku harus berusaha mempertahankan nya dengan kerja keras demi cita-cita yang aku mimpi kan.
ibu dan ayah sudah tak muda lagi,mereka sudah memasuki kepala lima,kasihan rasa nya jika aku harus masih merepotkan mereka memenuhi segala kebutuhan ku.
apalagi,aku masih punya adik laki-laki yang masih bersekolah di sekolah menengah atas,dan akhirnya aku memutuskan untuk bekerja paruh waktu,mengajar les musik.
...........
Megan candra atmaja adalah sahabatku dari semenjak kita masih duduk di bangku sekolah menengah atas,dia berparas tampan,dengan hidung mancung,mata agak sedikit sipit, berbadan tinggi,berkulit putih berdarah keturunan chinese,dia berasal dari keluarga tajir melintir,orang tuanya mempunyai usaha property.tapi,dia tidak seprti orang kaya lain nya,dia baik,perhatian walaupun sebenarnya angkuh mungkin itu lah yang membuat aku diam-diam mengagumi nya.
hampir setiap hari aku bersama megan,dan entah sejak kapan aku bisa mulai mempunyai perasaan yang lain terhadap megan.namun,megan tak pernah tahu akan perasaan yang aku punya untuk nya.
orang tuanya menginginkan megan untuk meneruskan kuliah nya di luar negri namun megan lebih memilih untuk meneruskan kuliah nya di indonesia,satu universitas dengan aku.
......
Hari pertama kuliah
"luna....tunggu gue"(teriak megan sambil menutup pintu mobilnya)
"kenapa sih lu ga bisa jauh-jauh dari gue,bukan nya lu mau kuliah di jerman nurutin apa kemauan bonyok lu?"
"gue ga bisa jauh-jauh dari lu lun,makanya gue sekarang masih ada disini,satu kampus lagi"
"ahhhh....Pea lu,bikin hidup gue berasa sempit aja"
"Lu kan soulmate gue lun"
"soulmate...soulmate Mata lu picek"
luna berjalan dengan langkah tomboy na,meninggalkan megan menuju kantin tetapi megan tetap mengikuti nya dari belakang..
tiba-tiba saat menuju kantin,luna bertemu dengan laras,teman waktu mereka masih duduk di bangku menengah pertama,mereka bertemu lagi sekarang setelah mereka berkuliah di universitas yang sama.
"ehh..ehh..luna ya,aluna eka putri anak smp mentari terang 1,kelas VII a kan?"b
"kok lu tau nama dan sekolahan gue dulu?"
"ya ampun,luna kamu pasti sudah lupa sama aku,
aku laras mevira,teman sebangku kamu"
luna mencoba mengingat-ngingat...
"ooooo iya gue baru inget sekarang,lu bukan nya udah pindah ke kalimantan waktu itu?"
"iya,aku emang sempet pindah ke kalimantan,karena papah harus pindah tempat kerja nya,tapi sekarang papah udah ga ada jadi mamah mutusin buat kita balik lagi ke jakarta"
"sudah lama papah kamu meninggal?"
"baru 3bulan ke belakang"
"gue ikut berduka ya,ras..lu yang sabar"
"terimakasih lun"
"ya udah sekarang kita ke kantin yu,gue laper belum sarapan nih?!"
Laras mengikuti ajakan luna,dan megan pun masih tetap mengikuti aluna pergi.mereka duduk bertiga di kantin,memesan makanan yang berbeda.
"dia cowo kamu ya lun?"(bisik laras)
"tau tuh..cowonya siapa ngintil mulu kemana gue pergi,eh...lu kenapa ga pilih bangku yang kosong sono,jangan ngintilin gue mulu"
megan tak menjawab,ucapan luna hanya asyik memain kan laptop nya.
tak lama megan mengulurkan tangan nya berkenalan dengan laras.
"kenalin...aku megan chandra atmaja,sahabat nya aluna"
"aku laras mevira teman smp nya aluna"
mereka bersalaman dan saling berkenalan.
"apa lu kata,sahabat?ngaku-ngaku aja lu" (celetuk luna)
"ya kan ga mungkin gue bilang pacar kan?,mana ada cowo yang mau sama lu,cewe tomboy,cerewet"(jawab megan)
"udah...udahh...jangan ribut ahh,tuh makanan nya datang juga"(timpal laras)
......
Kadang aku harus bersikap arogan,songong,di depan megan demi sebuah perasaan yang aku simpan untuk dia.ini cara agar aku tetap bisa melewati hari-hari bersama dia,aku takut dia tahu perasaan aku yang sesungguhnya dan dia menjauhi ku.tidak mungkin rasanya seorang megan akan membalas perasaan yang aku pendam selama ini.
aku bertemu lagi dengan laras seperti kembali ke waktu sekolah dulu,dia teman satu bangku,dulu kita sangat akrab,selain teman sebangku laras pun teman curhat ku,tetapi aku yang keseringan jadi pendengar setia curhatan nya.
Laras berparas cantik,dengan rambut lurus,berbadan ramping,berkulit putih,bola mata nya coklat dan bibir nya tipis,beralis tebal,dan saat di smp dulu laras selalu jadi rebutan,hingga laras dekat dengan salah satu kakak kelas,dia ketua OSIS,padahal saat itu,aku mengagumi sang ketua OSIS ,namun cinta ku bertepuk sebelah tangan,sang ketua OSIS lebih nemilih laras untuk menjadi pacar nya,aku yang selalu setia mendengar cerita-cerita tentang laras dan sang ketua OSIS yang ku kagumi,hanya bisa mengelus dada untuk bersabar dan menerima kenyataan aku hanya boleh mengagumi tapi tak terbalas.
.........
Dan kini semua yang terjadi di masa-masa sekolah smp dulu bersama laras terulang kembali.
Aku,megan dan laras semakin akrab,kemanapun kita selalu bertiga.dan diam-diam ternyata megan mengagumi laras.
saat itu ketika aku dengan megan tanpa ada luna di sebuah taman kampus.
"lun...itu si laras udah punya cowo belum sih?"
"g tau,kenapa lu ga tanya aja sendiri?"(sambil fokus natap laptop kerjain tugas)
"malu kali,lun...emang dia ga pernah curhat ke lu gitu tentang cowonya?
"kagak.."
"lun,lu cobain dong kapan-kapan sama dia,tapi lu jangan bilang suruh gue"
"ogah,ah lu tanya aja sendiri"
"ayoo...dong plisssssssss bantu gue,lun.cuma lu sahabat gue yang paling baik"
"ga janji,dah ahh gue mau balik"(luna menutup laptopnya dan berjalan pulang)
"lun...pliss,lun..bantu gue"
luna terus berjalan tanpa mendengar ucapan megan.
......
Di bus yang di tumpangi luna menuju ke rumah nya,luna menangis bergelut penuh tanya dengan perasaan nya,"apa mungkin megan mulai mengagumi laras?,jika memang megan mengagumi laras,bagaimana dengan perasaan nya untuk megan?,apakah semua harus merasa kecewa lagi seperti masih sekolah dulu?,kenapa semua harus terulang lagi?"
karena rasa kecewa itu lah,aku akhirnya memutuskan untuk berpenampilan tomboy,cuek,malas rasa nya aku harus mengagumi seorang laki-laki jika harus merasa kecewa lagi,kepada megan lah aku baru bisa mengagumi laki-laki lagi setelah sekian lama aku mencoba menghapus rasa kecewa itu.
hampir setiap waktu megan memohon kepada ku agar,aku bisa menjadi mak comblang antara dirinya dan laras.megan tak pernah tau,begitu berat semua yang ku hadapi ini,hanya aku sendiri yang merasakan nya.
diam-diam aku mencari informasi dari laras untuk megan,laras tak pernah tahu kalau apa yang aku tanyakan kepada dirinya adalah sebuah misi dari megan untuk aku,agar megan bisa mendekati nya.
"gimana lun udah dapat info belum?"
luna hanya menganggukan kepala nya.
"ayo dong ceritain ke gue tentanta dia"
"dia masih jomblo,lu bebas bisa deketin dia"(dan banyak hal lain yang luna ceritakan tentang laras ke megan)
"wahhhhh....thank's banget ya berkat lu sekarang gue bisa deketin laras"
"sama-sama"(jawab luna dengan sendu)
"lu mau balik apa ketempat les,gue anter ya?"
"ga usah,ada yang mau gue beli dulu baru ke tempat les"
"sekali lagi,thank's a lot ya lun"(megan memeluk luna)
tapi luna tak membalas pelukan megan,hanya diam seperti patung dan merasa sedih.
......................
megan dan laras terlihat sangat akrab,kadang mereka datang dan pergi ke kampus pun berbarengan,makan di kantin,bagaimana layak na yang sedang PDKT.aku hanya bisa memperhatikan mereka dari jauh,walupun kadang laras dan megan mengajak aku pulang atau makan untuk berbarengan dengan mereka,tapi aku selalu menolaknya dengan halus,berpura-bepura dengan banyak alasan.itu semua ku lakukan untuk menjaga perasaan kecewa ku saja.
hingga di suatu hari,megan bercerita ingin menyatakan cinta nya kepada laras,aku yang disaat itu,bepura-pura menjadi laras bertatapan dengan megan yang sedang berlatih untuk menyatakan cinta nya kepada laras,berasa semua seperti nyata.namun aku tersadar,itu hanya sebuah khayalan.
..........
laras akhirnyamenerima cinta megan.
hancur rasa nya hati ini,air yang ku minum saja terasa pahit,lantai yang ku injak pun serasa menginjak duri.ingin rasa nya aku melompat dari atas tebing hingga ke dasar laut,menenggelamkan sebuah perasaan ku saat ini,menghanyutkan semua rasa kecewa.
tapi.....kenyataan nya,semua telah terjadi.aku harus ikhlas menerima semua nya,aku harus menghapus rasa cinta ku untuk megan,melupakan megan.
...........
seperti biasa hari senin jadwal aku untuk mengajar les musik,aku datang ke rumah anak didik ku.hampir semua anak didik berasal dari keluarga berada,mereka mempunyai alat musik piano yang mahal,hingga harga nya bisa ratusan juta.
aku bisa bermain musik,karena darah seni yang mungkin diturun kan ibu,ibu dulu seorang penyanyi.
"selamat sore chia,sudah siap untuk hari ini?"
"aku sudah siap sekali miss"
"silahkan chia memainkan piano nya sambil bernyanyi ya?"
"baik miss,chia punya lagu spesial buat miss"
lagu yang di mainkan dan di nyanyika chia,lagu PUPUS dari dewa 19..chia seolah-olah mengetahui jika guru musik nya sedang patah hati.
Disaat chia menyanyikan sebuah lirik dari lagu pupus,"BARU KU SADARI,CINTAKU BERTEPUK SEBELAH TANGAN,KAU BUAT REMUK SELURUH HATIKU"
tak terasa air mata mengalir di sudut mataku dan buru-buru menghapusnya,karena aku tak enak dengan anak didik ku,chia.
...........
satu bulan,dua belan,tiga bulan dan hingga bulan-bulan selanjutnya.
akhirnya aku mulai bisa mengikhlas kan semua nya,aku mulai mencoba menata hati kembali,berdamai dengan masa lalu.
hubungan megan dan laras semakin serius,mereka memutuskan untuk menikah muda.akupun di minta oleh laras untuk jadi salah satu bridesmaid,aku tidak mempunyai alasan menolak permintaan sahabat ku sendiri,aku menerima permintaan laras menjadi bridesmaid walaupun aku tau,aku akan seperti apa rasa nya harus menyaksikan pernikahan orang yang aku cinta dengan sahabat ku sendiri.
hingga di hari H
laras yang menggunakan gaun berwarna putih,dan mahkota bertabur permata yang menghiasi kepalanya terlihat cantik penuh pesona terpancar,dan megan yang mengenakan jas berwarna abu muda,dengan sepatu pentofel berwarna hitam terlihat sangat begitu tampan..mereka mengucap kata janji sehidup semati diatas altar di depan seorang pendeta.
mereka terlihat sangat berbahagia,penuh senyum dan tawa menghiasi bibir mereka.
Dan aku yang menyaksikan kebahagiaan mereka lebih tenang walaupun rasa kecewa itu belum hilang sepenuh nya,tapi aku harus belajar mengikhlaskan.mungkin saja masih ada cinta lain yang menunggu ku.
"sudah ku ikhlas kan kamu,megan sahabat ku untuk menjadi milik dari sahabat ku,laras.semoga kalian bahagia hingga tutup usia.
dan aku yang memendam cinta untuk mu,sahabtku megan,walau tak pernah sampai dan terbalas rasa cinta ini,akan ku hapus semua nya,dan menjadi penggalan cerita hidup ku"
TAMAT
#terimakasih untuk yang sudah baca,maaf jika masih banyak kekurangan...🙏💋