Dikisahkan di sebuah kerajaan langit terdapat banyak peri yang sangat cantik, tapi ada satu peri yang di terkenal kecantikan nya, Peri itu bernama Rafella, Dia berumur 18 th, dan dia mempunyai seorang kakak bernama Verlana yang berumur 20 th, Suatu hari Rafella di tugaskan untuk membantu para manusia di bumi, Rafella di beri Kalung ajaib, Kalung itu berfungsi supaya Rafella tidak dapat dilihat oleh manusia dan Rafella bisa terbang tanpa sayap (YUK LANGSUNG MULAI CERITANYA)
-Rafella: "Ayah handa, Ibunda dan kakak, Rafella pamit dulu ya"
-Ayah Handa: "Baiklah putriku berhati hatilah"
-Ibunda: "Jaga kalung nya dengan baik ya putriku"
-Verlana: "Jangan lupa nanti pulang bawa cowok ya(Sambil tertawa)"
-Rafella: "Baik Ayah Handa, Ibunda, Ih kakak, pikiran nya cowo mulu, emang nya kakak mau pacaran sama manusia"
-Verlana: "Hehehe kakak hanya bercanda, jangan ngambek"
-Rafella: "Kakak sukanya bercanda mulu, ya udah Rafella pergi dulu ya, Ayah handa Ibunda dan kakak"
-Ayah Handa: "Iya Putriku"
-Ibunda: "Iya putriku"
-Verlana: "Iya Adikku"
Rafella pun pergi ke ke bumi, sesampai nya di bumi, Rafella keliling Keliling mencari seseorang yang butuh pertolongan beberapa jam kemudian"
-Rafella: "Ternyata banyak juga yang butuh bantuan"
Tiba tiba Rafella melihat ada orang yang mau Bunuh Diri, Rafella pun membantu nya, saat membantu orang itu, tak sengaja Kalung Rafella Jatuh dan Rafella ikut jatuh bersama orang itu, Rafaella langsung tidak sadarkan diri, beberapa jam kemudian tiba tiba Rafella terbangun, dia sontak kaget, karena dia terbangun di sebuah ruangan yang tidak asing baginya.
-Rafella: "Aku dimana ya?"
-Suster: "Kakak sekarang ada di rumah sakit, ada yang bisa saya bantu?"
-Rafella: "Apa! dia bisa melihatku, aduh gawat ini, aku harus bisa menemukan kalung itu (Bicara dalam hati)"
Rafella pun mencari kalung nya di bawah tempat tidur, dan dia juga mencoba mencari nya di dalam lemari, tapi sayang nya kalung nya tidak dapat di temukan, para suster pun pada bingung melihat tingkah Rafella, Rafella pun langsung keluar dan mencari kalung nya.
-Rafella: "Dimana ya kalung nya, kayak nya di sana; kok nggak ada, gawat ini aku nggak bisa kembali ke Kerajaan langit; karena tanpa kalung aku tidak bisa terbang"
Tidak disangka tiba tiba turun hujan yang sangat deras, Rafella pun lari dan duduk di dekat pohon, Rafella bingung mau nginap di rumah siapa, Rafella hanya bisa pasrah dan dia merenung kan diri di bawah hujan lebat, setelah itu tiba tiba ada seorang pria yang memberi Rafella Payung
-Iqbal: "Ini pakai payung nya (Sambil menyerahkan payung)"
-Rafella: "Terimakasih"
-Iqbal: "Iya, Btw siap nama kamu, dan kenapa kamu ada di sini?"
-Rafaella: "Nama ku Rafella, aku ada di sini karena aku sedang mencari barang yang hilang"
-Iqbal: "Perkenalkan juga kalo nama ku Iqbal"
-Rafella: "Iya, salam kenal ya"
-Iqbal: "Iya, Btw Baju kamu basah, Yuk kamu aku bawa ke rumah ku"
-Rafella: "Tidak, Terimakasih iqbal"
-Iqbal: "Ayo Rafella nanti kamu sakit loh"
-Rafella: "Ya udah deh Iqbal... aku ikut kamu (Menunduk kan Kepala)"
Sesampai nya di rumah Iqbal
-Nana: "Kak Iqbal itu siapa?"
-Iqbal: "Ini Rafella"
-Nana: "Hai kak Rafella"
-Rafella: "(Senyum)"
-Iqbal: "Nana tolong ambil kan baju untuk Rafella"
-Nana: "Ok siap kakak"
-Rafella: "Itu adik kamu ya?"
-Iqbal: "Iya dia baru umur 8th"
-Rafella: "Oh(Sambil senyum)"
-Nana: "Kak Iqbal ini baju nya"
-Iqbal: "Terimakasih Nana, Rafella Ini baju untuk mu, ayo kamu ganti baju dulu"
-Rafella: "Iya(Sambil senyum tipis)"
Saat Rafella selesai ganti baju Rafella pun pamit untuk mencari kalung dengan alasan mau pulang
-Rafella: "Iqbal aku pulang dulu ya hujan nya sudah reda"
-Iqbal: "Biar aku antar"
-Rafella: "Eh enggak... aku bisa pulang sendiri kok, makasih untuk baju nya, nanti aku kembali in"
Rafella pun berlari keluar dari rumah Iqbal, di tengah jalan Rafella melihat ada orang yang di rampok, Rafella mau menolong nya tapi Rafella takut kalo nanti orang orang pada tau kekuatan nya, Rafella pun berlari mengejar perampok itu tanpa menggunakan kekuatan nya.
-Rafella: "Hei.... Berhenti!!!"
Saat Rafella berhasil menangkap perampok nya, tiba tiba Rafella di kroyok oleh geng perampok itu
-Perampok: "Hei anak muda, jangan ikut campur urusan kita, atau tidak..."
-Rafella: "Atau tidak apa ha?"
Perampok itu tiba tiba menyerang Rafella, Rafella pun tertangkap, Rafella tidak punya pilihan lagi, dia mau menggunakan kekuatan nya untuk menyerang si perampok, tidak di sangka saat Rafella mau menggunakan kekuatan nya tiba tiba Iqbal datang dan langsung melepaskan Rafella dari genggaman perampok.
-Iqbal: "Jangan ganggu Rafella"
-Perampok: "Emang lu siapa, berani beraninya ikut campur urusan kami?"
Tanpa berfikir panjang Iqbal pun langsung menonjok semua perampok itu dan menggandeng tangan Rafella untuk pergi dari sana.
-Iqbal: "Katanya kamu mau pulang,kok kamu bisa di sini?"
-Rafella: "Loh kok kamu bisa tau aku di sini?"
-Iqbal: "Aku tadi mengikutimu, walau aku nggak bisa ngantar kamu aku mengikutimu aja"
-Rafella: "Untung aku tadi nggak jadi mengeluarkan kekuatan ku(Bicara dalam hati)
-Iqbal: "Kamu sedang memikirkan apa Rafella?"
-Rafella: "Enggak apa apa kok"
-Iqbal: "Yuk aku anterin pulang?"
Rafella bingung mau jawab apa ke Iqbal, Rafaella pun memutuskan untuk memberitau yang sebenarnya"
-Rafella: "Sebenarnya aku nggak punya rumah"
-Iqbal: "Kok bisa?"
-Rafella: "Em itu... Cerita nya panjang banget"
-Iqbal: "Kalo gitu menginap di rumah aku aja sementara nggak apa apa"
-Rafella: "Em... Iya aja deh"
Iqbal dan Rafella pun pulang ke rumah Iqbal, dan sesampai nya di rumah Iqbal
-Nana: "Kak Iqbal, Kak Rafella"
-Iqbal: "Nana nanti Rafella tinggal di rumah kita selama beberapa hari, gimana Nana setuju nggak?"
-Nana: "Wah setuju banget itu, kak Rafella cantik banget, nana jadi suka"
-Rafella: "Nana juga cantik kok"
-Nana: "Makasih kak Rafella"
-Rafella: "Iya"
Beberapa hari pun berlajut dan Rafella masih tinggal di rumah Iqbal, Rafella menghabiskan waktu nya untuk bermain dengan Nana atau bercanda gurau dengan Iqbal, Rafella melakukan itu supaya dia tidak sedih akan kalung nya yang hilang, Iqbal juga mengajarkan Rafella memasak karena di Kerajaan langit Rafella tidak pernah memasak, semua dilakukan oleh pembantu istana.
-Rafella: "Iqbal coba di cicip in makanan buatan Rafella"
-Iqbal: "Baiklah"
-Rafella: "Gimana Iqbal apa yang kurang?"
-Iqbal: "Enggak ada yang kurang Rafella, Cuman kalo kamu masak agak lama jadi agak gosong"
-Rafella: "Kalo begitu Rafella akan buat masakan yang lebih enak, Rafella akan berusaha sebaik mungkin (Sambil tersenyum)
-Iqbal: "Semoga berhasil (Tersenyum)"
Nana pun datang
-Nana: "Kak Rafella yuk main sama Nana, Nana nggak punya temen bermain, yuk kak Rafella"
-Rafella: "Ok yuk; Iqbal Rafella mau main sama Nana dulu ya"
-Iqbal: "Iya"
-Rafella: "Yuk Nana"
-Nana: "Ok yuk, maju..."
Sesampai di kamar nya Nana, Rafella pun bermain sama Nana........... LANJUTKAN
2 Bulan kemudian saat malam hari tidak di sangka tiba tiba kakak nya Rafella datang ke kamar Rafella.
-Rafella: "Kakak(Sambil Memeluk nya)kakak kok bisa disini"
-Verlana: "Kakak sedang mencari mu Rafella, dan kenapa kamu tidak kembali ke kerajaan langit, semua pada cemas"
-Rafella: "Maaf kakak kalung aku hilang saat menyelamatkan orang, aku bingung mau mencari nya kemana lagi"
-Verlana: "Bentar... Ini kalung kamu kan, aku tadi menemukan kalung kamu, di bawah selokan, untung belum sampai jatuh ke dalam selokan"
-Rafella: "Terimakasih kak"
Rafella pun memakai kalungnya kembali
-Verlana: "Rafella ayo kita kembali ke Kerajaan Langit"
-Rafella: "Tapi kakak"
-Verlana: "Rafella tempat kamu bukan di bumi adik ku, dan kita harus kembali ke kerajaan langit"
-Rafella: "Lalu gimana nanti dengan Iqbal dan Nana"
-Verlana: "Sudahkah Rafella, kamu bilang saja sama mereka sejujur jujurnya kalo kamu peri, kakak percaya mereka adalah orang yang bisa menjaga rahasia tentang peri"
-Rafella: "Baik lah kakak aku juga nggak mau Ibunda cemas"
-Verlana: "Iya Rafella kamu bilang dulu saja sama Iqbal dan Nana"
Rafella pun menemui Iqbal dan Nana, sebelum bicara sama iqbal Rafaella melepaskan kalung nya terlebih dahulu, supaya bisa terlihat oleh iqbal dan nana
-Rafella: "Iqbal"
-Iqbal: "Iya Rafella?"
-Rafella: "Rafella mau ngomong sesuatu, jangan bilang siapa siapa ya selain kamu dan Nana"
-Iqbal: "Iya, ada apa Rafella?"
-Rafella: "Sebenar nya aku itu(Sambil menangis)
-Iqbal: "Sudah jangan menagis, Dan Sebenarnya apa Rafella?"
-Rafella: "Sebenarnya aku itu Peri"
Iqbal pun kaget
-Iqbal: "Pasti bohong kan"
kakak Rafella pun datang
-Verlana: "Bener yang di ucapkan Rafella Iqbal"
-Iqbal: "Kamu siapa?"
-Verlana: "Nama ku Verlana Kakak dari Rafella, Dan kami mau pamit untuk pulang ke kerajaan langit"
-Nana: "Jadi kak Rafella mau pergi?"
-Verlana: "Iya Nana"
-Nana: "Aku nggak mau kak Rafella pergi"
-Verlana: "Nana, Rafella tinggal dunia berbeda kalo Nana di bumi sedangkan Rafella di kerajaan langit, jadi Rafella juga harus pulang, Nanti kami tetap mengenang Nana kok"
-Iqbal: "Rafella terimakasih ya sudah mau menemani ku dan Nana 2 setengah bulan ini"
-Rafella: "Iya Iqbal, Terimakasih juga sudah mengizinkan ku tinggal di rumah ini, Sebelum aku pergi aku mau kasih hadiah buat Nana supaya Nana nggak sedih"
Rafella pun membuat boneka dengan sihir nya
-Rafella: "Ini boneka untuk Nana"
-Nana: "Terimakasih kak Rafella, jangan lupakan aku ya(Sambil mengusap air mata)"
-Rafella: "Iya Nana(Sambil Senyum tipis)"
-Verlana: "Ayo Rafella kita berangkat, Kereta kuda terbang nya sudah siap"
-Rafella: "Iya kak"
Rafella dan Verlana pun keluar dari Rumah Iqbal dan naik kendaraan terbangnya, Mereka pun berangkat ke Kerajaan Langit, Nana dan Iqbal pun melambaikan tangan, Rafella pun juga membalasnya dengan melambaikan tangan, Semakin jauh kami ke atas langit, dan air mata Rafella pun mulai turun deras, karena Rafaella masih ingin tinggal bersama iqbal dan nana, tapi bagaimanapun mereka tidak apan bisa bersatu.
-Verlana: "Sudah Rafella jangan menagis"
-Rafella: "Iya kakak, aku cuma sedih, karena hari hari sebelumnya aku selalu bermain dan bercanda gurau dengan Iqbal dan Nana, Kenangan itu tidak bisa hilang dari pikiran ku (Rafella pun mengusap air mata nya)
-Verlana: "Kakak juga mengerti Rafella, sekarang jangan nangis lagi ya, nanti Ibunda jadi ikut sedih"
-Rafella: "Iya kakak"
Dan sesampai nya di Kerajaan langit Rafella dan Verlana pun bertamu dengan Ayah Handa Dan Ibunda.
-Ibunda: "Nak kamu kemana aja ibunda sangat khawatir"
-Rafaella: "Maaf ibunda saat di bumi kalung Rafaella hilang, jadi Rafaella menginap beberapa hari di rumah manusia, tapi untunglah kakak bisa menemukan kalungnya, dan membawa ku kembali ke istana"
-Ibunda: "Syukurlah Nak"
-Ayahanda: "Lain kali hati hati ya nak"
-Rafaella: "Iya Ayahanda"
-Pembantu: "Nona Rafaella syukurlah nona sudah kembali, aku sudah menyiapkan makanan untuk nona"
-Rafaella: "Makasih ya bibi, makanan buatan bibi selalu nomor 1"
-Pembantu: "Nona bisa aja"
Setelah itu mereka pun masuk ke dalam istana dan hidup bahagia bersama.
SELESAI.....
TERIMAKASIH YANG SUDAH MEMBACA CERITA NYA SAMPAI AKHIR, SEMOGA MENGHIBUR, DAN KALO SUKA JANGAN LUPA LIKE YAH.