Kulihat dikejauhan pemandangan yang indah dan mempesona.
Kuberlari mendekatinya.
Kucoba menggapai dan meraihnya.
Tapi semua semakin menjauh dan menjauh dariku.
Dengan sekuat tenaga aku berusaha mencapainya.
Lalu kembali tanganku kosong,
Hanya kehampaan yang ada dalam genggamku.
Aku masih tak percaya bahwa aku tak mampu meraihnya.
Semua tampak nyata dimataku.
Bagaimana mungkin mataku menipu diriku sendiri?
Bukankah dia bagian dari diriku?
Bagian dari kepala seperti halnya otak dan pikiranku?
Dan sekali lagi kucoba mendekati gambaran-gambaran indah itu.
Dan lagi-lagi aku gagal meraihnya dalam genggamku.
Aiih... apa maksudnya ini?
Inikah yang disebut Nasib?
Inikah Takdir?
Bukankah aku sudah mencoba?
Bukankah aku telah berusaha?
Meraih semua dengan upayaku sendiri?
Bahkan akupun menghabiskan semua waktuku untuk bergulat dengan semua ini.
Namun, semua hanyalah sia-sia belaka?
Aku berteriak, bertanya dan mengeluh akan semua hal yang terjadi disini.
Disini, di kehidupan ini.
Akan tetapi, tiada jawaban yang kudapat.
Hanya keadaan sepi, kosong, dalam kehampaan yang abadi....
*****