3 tahun telah berlalu...
Kinara dan alan telah berpisah selama itu mereka menjalani kehidupan masing-masing tanpa ada terikat hubungan antara mereka.
saat ditengah - tengahnya keramaian mereka tidak sengaja saling berpapasan dan mata mereka saling memandang antara satu sama lain, mereka telah memiliki pasangan masing - masing. Entah kenapa disaat itu mata mereka saling memandang antara satu sama lain.
Rasa sedih yang Kinan lihat dari tatapan mata sayu milik Alan begitu terlihat, entah kenapa hatinya juga masih ingin sekali memiliki seorang Alan.
"andai kau tahu aku benar - benar masih mencintai mu," batin Kinara.
"kina, aku sungguh ingin memeluk mu... aku sangat merindukanmu" batin Alan.
2 hari kemudian....
Disebuah toilet entah kenapa tiba - tiba saja mereka saling berpapasan kembali didalam toilet saat Kinan ingin keluar, tetapi didalam toilet sana hanya mereka berdua tanpa siapapun. Saat itu Kinan hanya pura - pura tidak menatap nya dan berjalan pergi tetapi dicegah oleh Alan.
Ia menggenggam lengan Kinara dengan erat, "kina, apakah kamu masih mencintai ku?" ucap Alan.
Kinara hanya memejamkan matanya mendengar pertanyaan dari Alan lontarkan, lalu ia menghembuskan nya.
"maaf Alan, aku sudah tidak mencintai mu lagi" ucap Kinara.
Alan hanya mengeleng - gelengkan kepalanya, "tidak, kamu bohong... aku tahu dari raut mata kamu... kamu masih mencintai ku" ucap Alan.
"sudahlah Alan, aku itu sungguh tidak mencintai mu!" ucap Kinara kesal.
"jawab jujur Kina? aku tidak akan pernah melepaskan ngenggaman ini" ucap Alan.
"baiklah, iya aku masih mencintaimu... puas!" ucap Kinara berjalan pergi.
tetapi tiba - tiba saja Alan memeluk Kinara dari belakang menenggelamkan wajahnya di tengkuk kinara dan mengenggam tangan nya dengan erat.
"lepaskan aku Alan," ucap Kinara.
"tidak, aku tidak akan melepaskan mu"
"aku benar - benar merindukan mu, ingin memelukmu, mengenggam tanganmu dan menatap mata indah mu dari dekat, itu semua membuat aku merindukan mu... mau kah, kamu kembali kepelukanku lagi?"