hai aku Fira dari 5 saudarah...
dan sekrang aku sudah berumah tanggah dan mempunyai seorang anak.....tetapi aku merasah sangat sedih.karna dari 5 saudarah saya lah yang sangat d bedakan...saya tidak perna merasakan kasi sayang kedua orang tua aku sampai saya menikah....
saya mempuai 2 kakak dan dua adik..kakak dan adik saya sangat lah disayangi kepadah orang tua saya...kecuali aku
apa salahnya aku sampai-sampai kedua orang tuaku tidak begitu perduli denganku..sedangkan kepada kedua kakak dan adik ku sangatlah mereka sayangi...
dari lima saudarah qu lha yang paling berbeda diantara mereka ber empat....mereka tampan dan cantik Meraka sukses sedangkan qu hanya wanita cacat dan tidak berpendidikan tinggi seperti mereka
beberapa puluh tahun yang lalu qu terkena penyakit yang membuat qu berbeda dari saudara saudaraku.....
awal penderitaanku dimulai
orang tuaku tidak begitu perduli denganku karna aku tidak bisa membuat mereka bangga kepadaku karna keadaanku...tidak seperti kakak dan adikku yang bisa membanggakan mereka. ..
oooooh Tuhan mengapa engkau memberikan aku cobaan seperti ini....rasanya qu sudah tak sanggup menahannya....qu ingin seperti mereka yang d kasihi dan disayangi....qu ingin d belai dan d beri kasih sayang kepada orang tuanku....
umurku baru 7 tahun aku terkena penyakit akhirnya qu terlambat masuk sekolah....awalnya qu putus asa aku tidak bisa seperti anak yang lain bisa sekolah dan mempunyai teman yang banyak...
sedangkan aku hanya terbaring d tempat tidur dan saat itu qu cuman tinggal bersama Tante karna ibuku saat itu lagi bepergian ketempat saudarahnya yang sudah lama tidak berjumpa..
beberapa hari kemudian ibuku Pulang dari tempat saudarahnya dan dia meliatku terbaring ditempat tidur tidak berdaya...
setelah beberapa tahun aku lalui akhirnya..qu bisa sekolah kembali tapi sayangnya qu tidak seperti anak yang lainnya qu cacat karna penyakit itu....
anak anak disekolah semua menjauhiku tidak ada yang menginginkan ku..tak ada seorang pun yang ingin berteman denganku....karna aku berbeda dengan mereka...mereka hanya bisa menertawakan ku dan menghinaku....
akhirnya aku memutuskan kan tak ingin sekolah lagi...tapi sedua orang tuaku tidak ada yang mengerti keadaanku tidak ada yang memahami keinginanku...
mereka hanya mementikan diri sendri dan mengurus anak anak mereka yang lainnya ...dan saat itu saudarah sendiri pun tak ingin mendukungku ...mereka hanya mengucilkan diriku....
hatiku sangat amat Teresa sakit ....lebih baik orang lain. yang mencaci maki ku dari pada saudara sendiri....hatiku hancur berkeping keping ...qu tak tau mau bagai mana ....mau kerja sekolah pun tidak ada mau gemna ...
langka awal yang aku jalani qu memutuskan untuk tidak sekolah karna aku malu dan tidak bisa menahan rasa sakit jika d kucilkan dan hina bahkan dicaci maki..didepan saudaraku....sedangka mereka hanya meliatku sahaja mereka tidak mengasihi ku ....bahkan mereka pun malu jika dekat denganku...
qu sangat berputus asa dan ingin rasanya mengakhiri sahaji hidup ini...qu sudah mencoba beberapa kali ingin membunu diri tapi selalu ya gagal entah kenapa....ooo tuhan aku ingin mengakhiri hidupku ini kata ku
setelah itu kedua orang tuaku pinda....dan mereka mendaftarkan qu sekolah lagi..disekolah itu ada yang menghina ku dan mengucilkan ku lagi...rasanya ingin teriak kencang dan ingin menangis kencang biar rasa sakit yang aku rasakan bisa menghilang...
disekolah itu ada yang ingin berteman denganku dia anaknya biasa saja dan dia juga selalu di kucilkan dan dihina karna dia seorang anak yang kurang mampu lha...
awalnya kami kenalan dan dia mempunyai saudara kembar laki laki....lalu ada seorang murid yang menghampiri si kembar dan bertanya padanya hai apa kamu mau berteman sama dia awas nnti menular looh kata murid itu...ya tuhan hati qu langsung sakit dan sesat mendengarkan kata kata itu....
aku langsung berlari kebelakang sekolah ...dan aku menendang tembok sekolah dan memukuli dariku sendiri...kenapa aku begitu bodoh mau kenalan sama si kembar aku tidak menyadari diri ku ini seperti apa pasti nntinya si kembar nyesel berteman denganku....
setelah pulang sekolah qu langsung pulang dan ngomong SMA mama dan papa kalau aku tak ingin sekolah lagi biarkan saja qu tidak sekolah dari pada aku selalu d Hina dan dicaci SMA teman teman d sekolah .
mama dan papa malah marahin aku dan papa memukuli ku ampai tanganku terluka oleh pukulan papa.....esok harinya qu sengaja tidak bangun lebih awal dari kak dan adikku karna tidak ingin sekolah lagi....tiba tiba papa dari kebun dan memarahiku lagi dan papa bilang jika kamu tidak ingin sekolah kamu tinggal d kebun saja kamu bantu bapak untuk mengurus semua tanaman yang bapak tanam kamu harus menyiram pagi dan sore setelah itu kamu baru bisa pulang ke rumah...kalau tidak kamu tidak boleh pulang paham..itu kata papa
pagi dan sore aku harus menyiram tanaman dan sayur sayuran setelah itu qu baru bisa serapan dan mandi...sebelum serapan saya masak dulu dan mengangkat air dari sumur untuk mencuci piring dan pakaian...selama bertahun tahun
beberapa tahun berlalu qu udah berusia 18 tahun qu diajak oleh tanteku ikut dengannya untuk kerja...awalnya aku ragu ikut SMA tanteku sedangkan tanteku ini anknya Yach bisa di bilang cantik semua beda denganku ..aku ini wanita buruk rupa bagi mereka....
aku ikut bersama Tante kerja d suatu tempat yang begtu jauh dari tempat mama yang sekarang
tepat itu begtu terpencil tidak ada pemandangan yang bagus tapi bagiku tempat yang ini lha pantas buatku....
dari situ lah aku awali semua dan aku berusaha untuk membuang masa lalu qu dan ingin membuat lembaran baru walau pun jauh dirantauan orang jauh dari ortu dan saudara walaupun berat rasanya dan tak ingin menjauh dari mereka...
tapi apa boleh buat lagi pula qu tidak diharapkan juga....jadi mendingan aku ikuti langkah dan kata hatiku
aku cuman bisa berdoa lalu meminta agar supaya kedepannya hidupku tidak sepuruk kemarin amiinn
bab 2 seorang istri
beberapa tahun berlalu ada seorang lelaki yang ingin menikahi ku...dia Ferdi tidak lain dari teman kakakku sendiri dia mau menikah dengan ku entah karna apa
mau dibilang cantik Yach enggak tapi entah mengapa laki laki ini ingin menikah dengan ku
awalnya qu tak ingin menikah karna qu takut nnti dia menghina ku setelah menikah apa lagi qu wanita biasa saja tidak tahu berdandan n qu apa adanya ....
setelah menikah dia sangat-sangat menyayangi ku aku merasa sangat senang dan bahagia seiring waktu berlalu kami dikaruniai anak seorang perempuan yang sangat penting bagi kehidupan kami.......qu sangat bersyukurlah
tetapi kebahagian itu hanyalah sesaat saja lelaki yang sangat menyayangiku telah berubah haluan.....sekarng dia tidak menghiraukan ku bahkan tidak perna menafkahi kami...dia hanya bisa melakukan pekerjaan yang tidak halal....
kehidupanku hancur betapa sedihnya aku saat ini ...apa lagi qu memiliki baby qu harus bagai mana mana sedangkan Irfan mas Irfan entah kemana sekarang....
beberapa hari tiba tiba hpku berdering lalu aku menghampirinya panggilan dari mas Irfan hatiku senang akhirnya papa nelfon nak itu kata ku...pada baby...qu
qu lalu mengangkatnya dan aku beri Slam assalamualaikum mas Irfan .....mas Irfan tidak menjawab salamku dia hanya Bilang padaku mulai saat ini kamu jangan mengharapkan aku kembali padamu lagi...katanya
aku sudah punya wanita lain disini dia lebih cantik dan berpendidikan tidak sepertimu..kamu hanya wanita yg dekil dan tidak bermoral itu katanya...ya tuhan hati hancur sekali mendengar ucapan mas Irfan.....lalu aku menjawab bagai mana dengan anak kamu mas.anak kamu Masi kecil bagai mana aku bisa kerja ... itu kataku kepada mas Irfan
lalu mas Irfan bilang itu bukan urus saya katanya... yg jelas sekarng saya ingin pisah denganmu saya ingin menikahi wanita yang bersamaku saat ini
ya tuhan aku harus bagai mana sekarng mas Irfan sudah tidak ada di sini bagi mana aku dan babyku ...itu kataku
aku cuman bisa terbaring dan menangis memandang anakku..sayang maafkan mama Yach sayang mama tidak bisa membahagiakan mu tapi mama janji mama akan berusaha membuat mu bahagia denga cara mama sendri walaupun papamu sudah tak ingin menafkahimu ...
esok harinya qu gendong babyku keterangan rumah dan sekalian qu pamitan ingin cari kerja biar ada pembeli popok bayi dan susu untuk babyku ..kata ke tetangga sebentar saja kok...kalau qu sudah dapat kerjaan insyaallah qu akan pulang cepat dan membereskan barang barang babyku...
dan akhirnya qu mendapatkan kerja walaupun gajinya tak seberapa Yach ngak apa apa deh yang penting ada pembeli popok untuk si kecil itu sudah cukup bagiku...
kalau tidak begtu qu harus bagi mana mau kembali kerumah ornag tua kan tidak enak apa lagi kan qu tidak begtu d hiraukan SMA mereka apa lagi anakku nntinyi
cukup aku saja yang merasakan rasa skit yang aku rasakan tidak usah anakku yg merasakan jua....
Alhamdulillah Yach sayang akhirnya mama bisa belikan anak mama popok dan susu. maf Yach sayang mama belum bisa memberikan apa yang kamu inginkan...mama janji saya mama akan kerja keras demi kamu sayang mama akan kerja sunggu sunggu demi kamu sayang...
esokam harinya mas Irfan nelpon lagi dia ingin mengambil hak asuh anakku ... ya Allah aku harus bagai mana .aku tidak bisa hidup Tampa anakku ...ya Allah jangan biarkan itu terjadi bantu lha kami tuhan...lalu aku menjawab dengan tegas selama ini kamu kemana aja kenapa sekarng kamu baru minta hak asuh anak beberapa belan ini kamu kemana aja kataku padnya...sepersen pun tidak perna kamu nafkahi ankku
akhirnya mas Irfan tidak bisa menjawab semua pertanyaan ku lalu dia mematikan hpnya dan dia mengirim pesan padaku ......
syang qu ingin kembali padamu qu tidak bisa mendapatkan perempua sepertimu walaupun kamu tidak secantik dia tapi kamu selalu mengerti apa yang qu inginkan ...
qu tidak membalas pesan dia aku hanya terdiam dan perfikir sejenak .. qu harus mengambil keputusan sebelum terlambat..qu meminta izin kepada bosku bahwa aku ada urusan mendadak tidak bisa d tunda mohon izin agar bisa plng hari ini juga....
setelah sampai di rumah qu membuka laci lemari ku dan mengambil tas ransel yang isinya buku nikah ..lalu qu mengantarkannya ke kantor agama danenghadap jika qu ingin menggugat suamiku kerna perselingkuhan dan dia sudah menghina dan meninggalkan anaknya ....
esokam harinya ada panggilan dari kantor agama qu bergegas kekantor agama n aku titip lagi anakku ke tetangga ku...dan mereka menjaganya dengan baik...sesampai d kantor agama aku bertemu dengannya dan dia bersujud dan berlutut dihadapan ku lalu menangis dan mengakui kesalahannya....
tetapi hatiku sudah terlanjur hancur ...seperti perpihan kaca....yang hancur berkeping keping...kalau masalah maaf qu sudah memafkanmu..tapi jika untuk kembali padamu maaf qu sudah tak sanggup lagi....hatiku sudah terlanjur sakit karna penghinaanmu....kita jalani saja kehidupan kita masing masing mas...
.