farhad tidak menghiraukan dia tetap melanjutkan apa yang dia inginkan yaitu mencium cium telinga istrinya,beberapa saat kemudian terdengarlah suara farhad yang berkata
"sayang udah bangun.." yang seketika membuat reva kaget,seketika sesuati menabrak paha reva serasa tulang kental yang menonjol,denga hawa panas bahkan terasa sampai keluar celana
farhad yang risih pun berkata"ayok lah sayank" sontak reva pun langsung bangkit dan berkata"sayang janji nya mana?"ucap reva sambil mengeluarkan kelingking
"sayang tau nggak kalau misalkan ada istri yang nolak permintaan suami itu dosa loh"ucap farhad sambil mencium rambut reva
reva yang bengong memikirkan jawaban"tapi kan sayang aku cape banget seharian duduk jadi pinggang aku sakit"
"sayang tau nggak kalau misalkan suami pengen terus alesan istri itu capek maka istri itu bakalan dapet dosa loh emang nya ayank mau dapet dosa?"tanya farhad yang meyakin kan reva
reva yang ketakutan pun menjawab "ihhh nggk mau reva nggak mau dapet dosa "jawab reva sambil mengerutkan jidat nya "yaudah ayok senangin suami kamu istri ku"rayu farhad sambil menarik kebawah tali baju reva
"tapi kan yank..." farhad langsung menghentikan alesan reva "usstthh udah jangan tapi tapi sekarang kan malam pertama kita"ucap farhad di kuping reva
"mwwwchhh"farhad mencium dan menjatuhkan reva ke kasur sehingga reva pun lemas tak berdaya,di iringi dengan hembusan angin malam semakin bergairah lah farhad dan reva pada saat itu
menjilat seluruh badan istrinya farhad perlahan lahan membuka satu persatu pakaian istrinya bersamaan dengan pakaian nya,keringat dingin membasahi badan reva dan di iringi dengan desahan hangat yang keluar dari mulut nya "ahhh" farhad semakin tak terkendali tanpa ragu ragu memasukan jari telunjuk nya ke dalam lubang surga istrinya
"ahh sayang sakit"ujar istri nya yang sedang berbaring "udah sayang nikmatin ajah ini cuman sakit bentar kok nanti juga bakalan enak"
mulut tak henti mencium tangan tak henti bergerak hingga basahlah lobang surga istrinya,"sayang aku udah nggak kuat tahan yah" seketika seperti sosis di kasi tulang dengan barang yang kuat dan perkasa masuk kedalam dan rasanya menembus rahim
darah bercucuran keluar sehingga membuat sprey yang awalnya berwarna orange berubah menjadi merah di tengah seketika keringat dingin berubah menjadi keringat panas
darah semakin banyak yang keluar semakin di tusuk semakin banyak farhad yang tak kuasa melihat istrinya merintih kesakitan lalu bertanya "sakit banget sayang?"tanya farhad
badan reva yang sudah bercucuran keringat rambut sudah acak acak sontak membuat dia tak kuasa menahan air mata "sakit banget yank"
"tahan yah sayang yah katanya mau dedex masak iyh bikin nya nggak kuat!!!" reva hanya bisa menangis sambil mengeluarkan desahan sakit dan menutup mulut nya takut akan terdengar dengan orang di luar
selang 30 menit berlalu...
"ahhh sayang udah"kata panjang keluar dari mulut farhad yang sebelum nya hanya diam"udah yank?"ujar reva yang tengah mengigil dan serasa habis lari jauh
hembusan nafas dari bibir reva dan keringan bercucuran dan sprey bercorak darah membuat suasana kamar menjadi sangat kotor terutama lagi di bagian kasur nya
farhad yang tak kuasa melihat istrinya kesakitan spontan langsung memluk istrinya sambil berkata "maaf yah sayang habis ini aku janji main nya pelan habis nya sih kamu yang mancing duluan"
reva yang menangis sambil mengehmbuskan nafasnya pelan pelan pun lalu menjawab"sejak kapan aku mancing emang kamu nya ajah yang nggak tahan balikin semuanya ke aku"ucap reva yang sedang kesal
reva pun keluar dari pelukan farhad dan kembali duduk untuk merapikan rambut nya"sayang mau kemana?"tanya farhad
reva pun yang sedang menyisir rambut nya menjawab" mau pasang baju habis itu ganti sprey aku nggak nyaman tidur pake sprey kutor kaya gini"jawab reva sembari bediri mencari baju nya
sontak farhad pun langsung berdiri memeluk reva dan mengangkat nya kembali ke kasur "ehh jangan nakal napa ini kita di rumah ibuk bukan di rumah kita paham???"ucap reva menjelaskan
farhad yang tidak peduli dengan ucapan reva pun tetap memeluk reva sambil berkata"udah jangan bandel kita cuci sama sama besok biar aku bantuin"
reva pun mencium farhad sambil berkata "sayang ini darah kalau udah beku jadi susah nyuci nya kalau misalkan kena nya sampe kasur gimana repot kan kita!!"ujar reva menjelaskan
farhad pun dengan rasa tidak peduli tetap terus memeluk reva bahkan memnyelimuti badan mereka berdua dengan selimut "sayang ini kita nggak pake baju dulu?"tanya reva kepada farhad yang ternyata sudah tertidur
"ehhh dia kira aku ni boneka apa,enak banget di himpit kayak gini,hey bang ini manusia"ucap reva sambil mencubit tangan farhad yang sedang memeluk nya, aneh nya farhad tidak merasakan apa apun malah dia masi saja tidur dan tidak terbangun sedikit pun
ucap reva dalam hati "idih tidur mati apa?"
reva pun mulai mengantuk dengan di iringi suara nafas suaminya yang tenang menghembus telinganya sangat nyama jika berada di pelukan suami nya,tanpa di sadari dia pun langsung tertidur
~keesokan hari nya~
farhad yang terbangun dari tidur nya melihat istrinya berubah jadi bantal guling dan melihat sprey di kamar nya pun juga sudah di ganti "hah semalem gua mimpi?" ucap farhad
dengan bergegas farhad memeriksa keluar ternyata dia sekarang berada di rumah orang tua nya reva "huff syukurlah semalem ngk mimpi" farhad sambil memegang kepalanya
dilihat ada mama dan papa nya juga di sana yang sedang mengobrol dengan ayah dan ibu nya reva sembari mencari reva yang tidak kunjung ketemu farhad pun bertanya kepada mama nya"mah ada lihat reva nggak"
mamanya pun menjawab "tadi mama lihat dia ber ulang ulang cuci sprey nya katanya kotor tapi nodanya susah hilang"jawab mama sambil tersenyum
"bantuin lah reva nyuci berani berbuat berani bertanggung jawab"ujar papanya yang sontak membuat semua orang tetawa
dengan langkah yang besar farhad bergegas ke kamar mandi untuk membantu reva mencuci sprey "sayang udah berih belom?!" tanya farhad kepada reva yang mau berdiri
"oh udah nih sayang jemurin dong di depan sekalian aku juga mau siap siap " reva yang kelelahan sambil memegang pinggang nya"hmmm emang nya kamu mau kemana?"tanya farhad ke reva
reva yang sedang membersihkan bekas cucian pun menjawab "huff ayank lupa yag kan sekarang kita mau pulang ngapain kita lama lama di rumah ibuk nggak seru jugak"
"hoh iyah aku lupa tapi kita berangkat nya malem kan sayang?"tanya farhad"iyah sayang kan nunggu ini kering dulu..
dengan semangat farhad pun menjawab"ohhh oke buk bosss!!!"