Kisah ini bermula sejak bangku SMA. Saat SMA Flo menjalin hubungan dengan seseorang disayanginya waktu. Hubungan mereka terjalin sejak SMP. Namun seiring berjalannya waktu hubungan antara Flo dan Ian sempat kandas, dan Flo akhirnya dekat dengan temannya Hein. Satu sisi, Flo masih menyayangi Ian tapi di sisi lain Flo juga sudah menaruh hati kepada Hein. Hein juga demikian. Tapi sayangnya Flo lebih memilih Ian, karena ada sesuatu hal yang terjadi. Flo akhirnya kembali menjalin hubungan dengan Ian, tapi di hatinya masih tetap ada Hein. Hubungan Flo dan Ian membaik tetapi hubungan Flo dan Hein semakin memburuk. Mereka tidak saling bicara sampai lulus SMA.
Setelah lulus SMA, Flo memilih melanjutkan kuliah ke luar kota. Awalnya hubungannya dengan Ian berjalan dengan baik. Namun seiring berjalannya waktu hubungan mereka semakin renggang dan berakhir pisah karena Ian kedapatan selingkuh. Flo memang menyayangi Ian namun Flo memilih untuk pergi, karena Flo enggan untuk berseteru dengan perempuan lain hanya untuk memperebutkan seorang laki-laki.
Setelah hubungannya dengan Ian berakhir. Flo memutuskan untuk tidak menjalin hubungan dengan siapapun sampai akhir studinya di perguruan tinggi. Flo adalah perempuan yang cantik, manis dan pintar. Lesung pipi yang menghiasi wajahnya semakin menambah kecantikannya, dan darah keterunan Belanda yang mengalir dalam darahnya semakin menyempurnakan kecantikannya. Tidak heran banyak yang mendekatinya, namun pada dasarnya Flo adalah perempuan yang berprinsip. Dia lebih memilih tetap berpegang pada komitmennya daripada menjalin hubungan dengan siapapun. Selain itu, belum ada seorang pun yang sesuai dengan kriterianya sehingga Flo tidak mau membuka hati untum siapapun. Namun, sebenarnya di lubuk hatinya yang terdalam terpatri nama Hein. Flo menyadari bahwa dia bukan hanya menyayangi Hein tapi juga mencintainya. Diam-diam Flo selalu mendoakan Hein.
#Flashback#
Setelah putus dengan Ian, Flo sempat bertemu dengan Hein dan pada saat itu Hein menyatakan cintanya kepada Flo, tapi Flo menolak pada saat itu karena Flo tidak mau menjadikan Hein hanya sebagai tempat pelarian. Flo menyuruh Hein untuk menunggu. Tapi sayangnya Hein tidak bisa menunggu.
#Flashback Off#
Hein pada akhirnya tidak bisa menunggu dan memutuskan untuk menjalin hubungan dengan orang lain, sedangkan Flo masih tetap betah menyendiri. Flo tetap mendoakan Hein dalam diam. Flo hanya bisa menanyakan kabar Hein pada temannya saja. Tidak berniat untuk merusak hubungan Hein dengan orang lain. Flo sadar bahwa berada di antar dua hati bukanlah sesuatu yang baik. Flo hanya mampu mencintai dalam diam.
Namun seiring berjalannya waktu, Hein menyelesaikan studinya begitupun dengan Flo dan mereka pun kembali menjalin komunikasi. Dengan rasa yang belum selesai sejak SMA, mereka kembali dekat. Walaupun hubungan mereka jarak jauh, tapi Flo merasa kembali menemukan cintanya. Flo menaruh harapan yang besar bagi Hein, karena Hein juga memberikan sinyal yang kuat walaupun Hein masih menjalin hubungan dengan kekasihnya.
Flo memutuskan menjadi orang yang egois, tapi tetap tidak memaksa Hein untuk memutuskan jalinan kasihnya dengan kekasihnya. Flo dan Hein menjalin komunikasi kurang lebih 2 tahun. Hubungan yang mereka jalani bukan hanya sekadar teman, tapi lebih daripada itu tapi tanpa ikatan. Pada akhirnya Hein memutuskan hubungannya dengan pacarnya. Setelah mengetahui itu, Flo senang dan merasa ada peluang besar bagi mereka. Akhirnya Flo dan Hein berpacaran. Tapi mantan kekasih Hein tidak mau mengakhiri hubungan mereka dan terus menjadi pengganggu dalam hubungan mereka.
Flo sebenarnya tidak menyukai situasi yang seperti ini, namun di satu sisi Flo begitu mencintai Hein dan berusaha untuk mempertahankan hubungan mereka yang masih seumur jagung. Flo begitu menyayangi dan mencintai Hein, tapi sayang perasaan Hein telah berubah. Hein bukanlah Hein zaman SMA yang menyayangi Flo dengan sepenuh hati. Sudah ada orang lain di hatinya yaitu mantan kekasihnya yang selama ini berada di sisinya.
Flo menyadari itu, tapi karena cinta yang begitu besar kepada Hein, Flo memilih untuk tetap bertahan walaupun sebenarnya terluka.
Terkadang Flo berpikir untuk mengakhiri hubungan mereka. Tapi tetap saja mau bertahan. Berulang kali Hein memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka namun Flo tetap berjuang untuk mempertahankan hubungan mereka.
Kurang lebih 3 bulan mereka menjalin hubungan. Hubungan yang sebenarnya hanya diinginkan oleh Flo, keadaan yang berbanding terbalik dengan Hein. Setelah 3 bulan Hein menginginkan Flo datang ke tempatnya. Untuk membuktikan rasa cintanya kepada Hein, Flo pergi ke sana. Ke tempat baru yang belum pernah Flo datangi sebelumnya. Flo punya tekat yang kuat untuk memperjuangkan hubungan mereka dan memperbaiki hubungan mereka. Selain itu Flo juga ingin membuktikan bahwa Flo memang benar-benar mencintai Hein. Flo juga ingin memperbaiki kesalahannya waktu SMA yang pernah meninggalkan Hein.
Setelah sampai di tempat Hein, Flo mengalami banyak hal yang tidak menyenangkan. Tekanan datang silih berganti baik dari diri Hein sendiri yang belum bisa melupakan mantan kekasihnya bahkan dari beberapa anggota keluarga yang tidak menyukai kehadiran Flo, karena mereka lebih merestui hubungan Hein dengan mantan kekasihnya Tiwi.
Flo tertekan, hanya bisa menangis. Tapi tetap berusaha untuk berlaku baik kepada Hein dan keluarga. Namun selama kurang lebih sepekan berada di sisi Hein, perlahan sikap Hein berubah dan mungkin juga sudah menyadari rasa cinta Flo. Tiba waktunya bagi Flo untuk kembali. Namun hatinya begitu berat, Flo merasa sesuatu yang buruk akan terjadi ketika dirinya tak berada di sisi sang kekasih.
Benar dugaannya. Benar kata orang insting seorang perempuan tidaklah salah. Hein kembali menghubungi mantan kekasihnya tepat setelah Flo pulang. Sungguh ironi. Bahkan belum sebulan Flo pulang mantan kekasihnya datang juga ke tempatnya.
Betapa hancur hati Flo setelah mendengar kabar itu langsung dari mulut Hein. Flo hanya bisa menangis. Sesak, kecewa, marah, sedih, tapi masih sayang semuanya bercampur jadi satu dan tertuang dalam tangisan yang tak berhenti sebagai ungkapan hati yang hancur.
Flo memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka. Sejujurnya Flo tak ingin hubungan yang dia perjuangkan selama ini kandas begitu saja, tapi hati perempuan mana yang tak hancur ketika orang yang dia sayang menyuruh perempuan lain datang ke rumahnya apalagi mantan kekasihnya. Dunia serasa runtuh, Flo benar-benar hancur.
Setelah hubungan mereka berakhir, Hein selalu dihantui rasa rindu yang teramat untun Flo. Setelah semuanya berakhir barulah Hein menyadari bahwa dia salah. Tapi tidak bisa berbuat apa-apa sedangkan Flo hanya bisa menangis menahan rindu. Komunikasi mereka tetap berjalan tapi tak seintens dulu.
Setelah hubungan mereka berakhir, dunia Flo benar-benar runtuh. Flo bahkan kehilangan dirinya sendiri. Flo merasa sia-sia menunggu orang yang dia cinta sejak lama. Flo mencintai Hein dengan sungguh tapi Hein hanya mempermainkan persaannya. Dari lubuj hati yang paling dalam Flo masih menyayangi dan mencintai Hein dan menginginkan Hein kembali. Tapi Flo juga menyadari bahwa bersama dengan Hein adalah Luka. Hein adalah orang yang bisa membuat Flo mencinta begitu dalam namun Hein juga adalah orang yang membuat Luka yang begitu dalam bagi Flo.
Dalam kesendiriannya Flo tetap mendoakan yang terbaik untuk Hein, agar Hein bahagia dengan pilihannya, walaupun Flo harus berjuang untuk mengais kembali serpihan hati yang telah hancur berkeping-keping dan kembali menatanya. Bagi Flo puncak mencintai seseorang adalah ketika kita merelakan seseorang yang kita cintai untuk bahagia dengan orang lain walaupun kita tau itu bukanlah yang mudah kita. Kita tidak bisa memaksakan orang lain memiliki rasa yang sama kepada kita. Jika dia memutuskan untum pergi lepaskan.. Karena jika ditahan maka akan menyakiti keduanya. Tapi jika jodoh, maka akan kembali lagi.
Flo juga masih meyakini itu, jika jodoh maka Hein akan kembali lagi. Mungkin sekarang kisah mereka harus berakhir dengan air mata, karena waktunya yang salah. Tapi suatu saat Flo pasti bahagia . Entah dengan atau tanpa Hein disisinya 😊