perkenalkan namaku Ariana biasa di panggil ana, aku hidup bersama ke dua orang tuaku dan juga kakak perempuanku, tapi saat ini ia sudah menikah dan tinggal bersama suami dan ke dua anaknya.
kami dua bersaudara, dulu saat ia sebelum menikah dia yang membantu perekonomian dan menjadi tulang punggung keluarga tapi saat ini tidak lagi,
karena dia sudah berkeluarga walaupun masih sesekali memberi uang untuk kebutuhan kami dan ke dua orang tuaku. dari situ aku mulai berpikir bagaimana caranya bisa mendapatkan uang karena aku tidak mungkin terus mengharapkan pemberian nya walaupun kakak ipar ku juga sering mengatakan agar ayah dan ibuku untuk tidak terlalu memaksakan diri untuk terus bekerja karena memang mereka sudah renta apalagi ayah sudah sakit sakitan.
aku yg hanya lulusan SMP memang susah untuk cari pekerjaan di jaman sekarang, maka dari itu aku
harus memutar otak bagaimana agar aku bisa menghidupi mereka, ya aku harus bisa,,,, aku menyemangati diri sendiri
malam ini aku mengutarakan keinginanku pada Ayah dan ibu walaupun ada sedikit rasa takut
tidak di izinkan tapi aku bertekad untuk memohon pada mereka agar mengizinkan ku untuk merantau......!!
dengan tekad yang sudah aku susun beberapa waktu lalu untuk meminta izin pada mereka aku pun mengutarakan ke inginanku itu pada ayah dan ibu,
Bu, yah ana mau bicara sama ayah dan ibu,,, ucapku
kulihat ayah dan ibu saling pandang dan mengerutkan kening mereka dan beralih menatapku.
aku menunduk dan meremas kedua tanganku karena gugup, karena memang selama ini aku tidak
pernah bicara seserius ini pada mereka berdua,dan dengan masih menunduk aku pun melanjutkan kata kataku tadi.
Bu, yah ana mau minta izin sama ayah dan ibu,,,
ada apa nak,,? kata ayah
minta izin untuk apa nak, dan kamu mau kemana tiba tiba meminta izin,,? lanjut ibu
kulihat lagi mereka,, mungkin mereka bertanya tanya dalam hati.
akupun melanjutkan lagi.
ana akan merantau kekota Bu, yah.
izinkan ana untuk pergi ya Bu, yah.
keduanya terlihat kaget mendengar ucapanku, akupun terdiam sebelum melanjutkan lagi
ana akan cari kerja dikota,
ana pengen ibu sama ayah ngga usah kerja lagi yaa, biar ana yang cari uang ,
ana ngga mau ayah sakit lagi, ana pengen ayah sama ibu menghabiskan masa tua kalian dengan beristirahat aja ngga usah kerja
ya,,,, yah, Bu. ana pengen bahagiain ibu dan ayah.
ana mohon Bu beri ana izin karena hanya doa, izin serta restu ayah dan ibu yang akan membawa langkah ana menuju kesuksesan bukankah begitu Bu, yah,,,?
mereka terdiam mendengar penuturan ku, mungkin mereka merasa berat memberiku izin karena memang selama ini aku tidak pernah terpisah dari mereka sampai umurku memasuki yang ke 20 saat ini
kulihat lagi wajah ke duanya yang sudah memasuki
usia senja itu,..
sebenarnya akupun merasa berat meninggalkan mereka tapi mau bagaimana lagi jika aku tetap tinggal maka kehidupan kami masih bergantung pada kakaku,, ya walaupun kakak serta kakak ipar ku tidak merasa keberatan tapi aku yang merasa tidak enak
pada kakak ipar ku yang hanya punya gaji tidak seberapa
dan harus membaginya dengan kami.
aku memutuskan tetap harus mendapat izin dari kedua orang tuaku bagaimanapun caranya.
kulihat lagi mereka terutama ayah yang masih menunduk mungkin ia masih menimang keputusan apa yang harus di ambilnya.
ayah mengangkat kepala dan berucap.
nak kamu mau kerja apa di kota sedangkan kamu hanya lulusan SMP saja,,? kata ayah
iya nak, apa kamu yakin dengan keputusan mu,,? lanjut ibu
kehidupan di kota itu keras nak, ayah dan ibu khawatir sama kamu sendirian di sana, kita tidak punya kerabat juga disana,,,? lanjut ayah lagi
insya Allah aku akan jaga diri di sana Bu, yah.
ayah sama ibu cukup doakan ana saja.
mereka saling pandang lagi ada gurat kekhawatiran di wajah keduanya,
tapi aku sudah bertekad untuk pergi.
akhirnya mereka pun mengiyakan keinginanku.
Alhamdulillah,, aku mengucap syukur,,!!
tiba hari keberangkatan ku semua keluargaku berkumpul di depan 🏠 kami.
kakakku menghampiriku dan bertanya.
na kamu yakin dengan keputusan kamu ini,,,?
aku pun mengangguk,,,!
iya kak, ana cuma mau bilang ana titip ayah dan ibu jagain mereka buat ana ya kak,,ucapku dan
memeluknya erat sambil terisak.
iapun membalas pelukanku sambil terisak juga, dan kami pun menangis bersama sambil berpelukan.,,,,, hiks,,hiks.
aku beralih pada ayah dan ibuku dan memeluk keduanya bersamaan.
aku menumpahkan tangisku,,,,hiks,,, hiks,,,hiks
yah, Bu, doakan ana ya,,ucapku
iya nak, doa kami akan selalu menyertaimu, jaga diri di sana ya, jangan tinggalkan shalat lima waktu
selalu berdoa mohon perlindungan pada Gusti Allah, kami di sini pun tidak akan putus mendoakan. keselamatanmu.
hati hati ya na, kamu jangan khawatirkan ayah dan ibu kakak akan menjaga dan merawat mereka, kamu baik baik di sana ya,,,,!! ucap kakaku
iya kak ,,! ucapku
aku melambaikan tangan ku pada mereka semua keluarga mengantarku ke terminal bis.
ini perpisahan yang mungkin entah sampai kapan kami akan di pertemukan lagi.
kulihat lagi orang tuaku, keduanya tampak menangis terutama ibu yang memeluk kakaku.
dalam hati berdoa kepada Allah,
ya Allah kuatkan aku, berilah aku kekuatan dan berilah selalu kesehatan kepada kedua orang tuaku
serta semua keluargaku,,,, aamiiin
aku mengusap wajahku kembali melihat mereka melambaikan tangan padaku saat bis sudah mulai bergerak jalan pelan.
aku pun membalas melambai pada mereka sambil terisak
bersambung
hai para redes ini karya pertamaku mohon vot dan dukungannya ya terima kasih love you al🙏🙏🙏