Hanun baru saja pulang dari ladang dan membawa beberapa biji kelapa tua untuk di jual.
ia langsung ke dapur untuk mengambil pisau dan mengikat kelapa kelapa itu .lalu di bawa ke warung untuk di jual .dan uang nya untuk dia jajan.
iya Hanun harus menjual Kelapa tua supaya bisa jajan atau hnya sekedar untuk membeli mainan yg ia suka.ia tidak mau minta minta uang pada ibu nya atau Abang Abang nya Karna ia sadar ia tak akan mendapat kan nya.
Hanun Masih berusia 12 thn.ia baru saja lulus dari sekolah dasar.ia tidak bisa melanjut kan sekolah nya lagi krna ibunya tidak mengizin kan nya.dari Abang Abang nya sampai Hanun sendiri tak ada yg melanjut kan sekolah nya krna tak ada izin dari ibunya.
saat ini bapak Hanun sedang di luar kota.ia merantau ke negri sebrang untuk mencari nafkah.berbulan bulan bapak Hanun tak pulang bahkan sampai setahun.di rumah hnya ada ibu ,Abang Abang dan hanun.ekonomi yg cukup sulit yg membuat Kaka beradik itu harus berhenti dari pendidikan nya.
sore hari Hanun pulang dari rumah teman nya.ia bercerita pada ibunya bahwa teman nya akan meminjam kan seragam SMP bekas nya agar ia bisa sekolah.namun ibu tetap melarang.
Hanun sedih ,mengapa ia tak bisa seperti teman teman nya yg bisa melanjut kan sekolah nya.ia masih ingin bersama teman teman nya duduk di bangku sekolah SMP.
namun harapan itu hancur.ketika ibu masi kekeh melarang nya.kedua Abang Hanun pun pekerjaan nya tidak jelas alias serabutan.padahal msih belasan tahun umur mereka .kadang nyuci mobil angkot milik tetangga.kadang di ladang.kadang jg ngenekin mobil angkot milik tetangga.walau dapat uang yg tidak seberapa mereka tetap bersyukur.paling besar sepuluh ribu tapi mereka ttep senang.setidak nya ia tidak menyusah kan ibunya.
siang hari Hanun mengadu pada ibunya ,bahwa teman² nya sudah beli seragam baru.dan mereka akan masuk sekolah sebentar lagi.namun ibu tetap tak menghirau kan nya.bukan nya ibu tak perduli.hnya saja ia tak tau bagai mna harus mengurus semuanya.di tambah lagi ekonomi yg tidak mendukung
hanun hnya menangis harapan nya benar² sirna.sudah tidak ada harapan sama sekali untuk nya untuk melanjut kan sekolah.
sebulan kemudian,Hanun ikut tetangga nya ke kota untuk bekerja sebagai pembantu di kota.umur nya yg masih dua belas tahun.ia memberanikan diri untuk ke kota.ia mencoba menghapus harapan nya untuk melanjut kan sekolah. kini ia berpikir bagai mana mendapat majikan yg baik dan menjadi orang yg baik di kota agar majikan nya sllu menyayanginya seperti kluarga nya.
syukur lah Hanun mendapat kan majikan yg baik,majikan nya sngat menyayangi nya.bahkan memperlakukan nya dngn baik.bukan karna Hanun masih kecil tapi krna majikan nya memang orang yg baik
sebulan kemudian ia bekerja ,ia mendapat kn gaji dan Hanun sngat senang krna baru kali ini ia melihat uang yg sangat bnyak.lembaran merah dan biru sepuluh lembar.hanun lansung menelpon ibunya untuk memberi tahunya klo ia punya uang banyak.namun ia tidak bisa mengirim uang itu krna ibunya bilang tidak perlu.uang itu di simpan saja nanti di bawa setelah pulang nanti sekalian.
Lima bulan kemudian majikan nya mulai terlihat tidak baik.bahkan sering memarahi Hanun ..
majikan nya jg mulai membentak bentak saat ia marah pad Hanun.
Hanun merasa sedih.ia ingin pulang namun tak tau jalan pulang.ia sering di marahi oleh majikan nya hanya krna hal² sepele.
suatu saat temen nya Hanun yg sma2 pembantu ngajakin Hanun pindah pekerjaan.tidak lama kemudian Hanun pindah dan ia mendapat kan majikan yg lebih galak dan n suka fitnah.anak² majikan nya yg kurang sopan memperlakukan hanun.dan setelah dua bulan kemudian ia pindah lagi lalu ia mendapat kan majikan yg sngat menyayangi nya.bahkan menganggap nya sebagai anak.ia adalah pak Budi dan Bu wulan.selama bekerja dngn mereka Hanun tidak pernah kena omel.bu Wulan dan pak Budi bahkan menyekolah kan Hanun hingga ke perguruan tinggi.saat itu Hanun sekolah mengambil paket.tidak terasa sekrang umur Hanun sudah menginjak usia 19 thn.
ia hnya sesekali pulang ke kampung.memastikan bahwa orang tua nya tetep sehat.ekonomi mereka bahkan kini membaik berkat perjuangan hanun.sesekali Hanun menangis kala dia mengingat masa² ia ngambil kelapa tua di ladang hnya untuk jajan.sekrang kehidupan Hanun lebih baik.ia punya dua orang tua yg lengkap dan orang tua angkat yg menyayanginya.abang² nya sudah berumah tangga .dan mereka tinggal di kota yg berbeda beda.
kini orang tua angkat nya akan segera menjodoh kan nya dngan anak dar temen nya.yaitu laki yg tampan dan berpendidikan.belum lagi akhlak nya yg Sholeh.
Hanun menangis bahagia dngn perlakuan orang tua angkat nya.ia tak menyangka bahwa akan ada orang yg sebegitu menyayanginya padahal ia bukan siapa².ia hnya seorang pembantu yg jujur dan pekerja keras.
sebentar lagi pertunangan akan di laksanakan.laki laki itu sangat baik dan ia menerima Hanun dengan baik.laki laki itu sangat tampan dan gagah.
ia memberikan senyuman saat mereka bertatapan di pertemuan pertama mereka.namanya rayyan
ia lelaki yg mampu menerima Hanun apadanya.ia bahkan sudah tau tentang kisah Hanun ,bagai mana perjuangan nya sampai ada di titik sekarang.
akhir nya mereka menikah,dan semua kluarga sudah berkumpul bahkan orang tua Hanun yg dari kampung pun sudah berkumpul bersama.
dan mereka pun sah menjadi suami istri.
akhir nya Hanun menyadari,bahwa tida ada yg sia² selama ia masih bekerja keras.akan sllu ada orang² yg menyayangi kita,meskipun kita berada di tengah² orang yg membenci kita.keberhasilan itu pasti ada setelah semua keterpurukan itu berlalu.
*"semangat terus dlm mencapai keinginan mu,selagi itu baik dan perjuang kan dan keberhasilan psti akan menghampiri mu"*😊🥰
*END*
(trimakasih sudah membaca cerpen ini.semoga puas ya .maaf bila masih bnyak kekurangan dan kesalahan🙏🏻🙏🏻)