ini adalah hari senin dimana kami akan berkumpul di lapangan untuk melaksanakan upacara,namaku jungkook selaku ketua osis yang akan menjadi pengibar bendera.
setelah bendera dinaikkan kami kembali ketempat. netraku memandang seseorang berambut pendek yang juga menatap ku sepertinya dia anak baru.
kami beradu tatapan hingga dia yang memutuskan kontak matanya.
sepertinya kaget tapi entalah?.
upacara pun selesai kami pun dibubarkan untuk istirahat beberapa menit,sebelum bel masuk.
aku dan temanku pun pergi kantin yang untuk membeli air karena ramai,kami pun berdesakan sehinggaku tak sengaja menyenggol bahu gadis berambut pendek itu.
sepertinya dia kesal aku ingin meminta maaf pada gadis itu, tetapi setelah dia melihat wajahku mukanya lansung berubah kaget dan dia lansung meminta maaf padaku dan pergi,gadis yang aneh.batin ku
bel masuk pun berbunyi kami lansung masuk kekelas, sebagai ketua osis aku harus mencerminkan sikap yang baik agar bisa ditiru oleh adik adik kelas nantinya.
guru yang mengajar kami pun akhirnya masuk,sepertinya dia membawa seseorang,aku binggung kenapa anak itu ada disini.
kami pun bertatapan tak lama kemudian buk guru menyuruhnya memperkenalkan diri.
sehingga kami yang bertatapan pun lansung memutuskan kontak.
dia pun menaruh buku diatas meja mungkin itu buku kami yang belum sempat dikoreksi.
dan akan dibagikan secara acak nantinya.
" hai perkenakan nama saya una pindahan dari sekolah XX semoga kita bisa berteman dengan baik nantinya." katanya lalu membuatku binggung ternyata kami satu tingkat.
setelah itu bu guru menyuruhnya duduk,dia memilih duduk dibangku dengan perempuan bernama yerin.
yerin pun lansung antusias karena dia hanya duduk sendiri sementara teman temanya semua berdua.
gadis bernama una pun lansung tersenyum ramah kepada yerin dan mereka berdua lansung salam salaman.
bu guru bilang hari ini semua guru ada rapat jadi ia bilang kepada kami agar membaca materi sebelumnya agar benar benar dipahami.
bu guru pun pergi tak lama kemudian ruangan yang senyap pun akhirnya heboh karena jamkos pikirnya.
semua temanku pun pergi keluar,ingin kekantin katanya,sebagian ada yang bilang mau kepurpustakaan.
sowon yerin yuju sinb umji pergi termasuk cewek berambut pendek itu una.
aku hanya diam dikelas biasanya kalau jamkos aku lebih suka membaca buku disini.
"eehh tunggu bentar aku mau ambil tas kelupaan hehehe maaf ya." lalu una pergi kekelas buru buru lalu masuk netra nya memandang seisi ruang kelas lalu mengambil tas tersebut.una melihat laki laki dikepalanya tertumpuk buku sepertinya tidur.batin una
una pun berinisiatif untuk mengambil buku itu pelan pelan agar laki laki itu nyaman untuk tidur.
"sepertinya dia membaca buku tapi ketiduran." kata una pelan.lalu una pergi tetapi tanganya dipegang gadis itu sedikit terkejut lalu melihat kebelakang seseorang tengah menatapnya galak.
"ngapain kamu."kata jungkook sambil mengintograsiku.
kenapa aku tau namanya,karna dia adalah ketos yang paling tampan disekolah siapa yang tidak kenal aku aja anak baru lansung kenal.
"ma,maaf."kata ku sedikit takut karena muka nya yang dingin tapi tapi terlihat galak.
lalu dia menghepaskan tanganku lalu mengibaskan tanganya diudara seperti aku benda yang kotor ditanganya.
"pergilah melihatmu membuatku tidak mood." setelah dia mengatakan itu aku lansung pergi malu sekali seperti tertangkap maling yang ditangkap warga.
gimana kedepanya matilah . bantin ku
"anak itu ada ada saja,ehh apa aku sedikit kasar ya sehingga dia kabur,tapi kan dia yang mulai dulu,aku kan tidak tidur hanya memejamkan mata apa dia mau cari perhatian." lalu jungkook menjambak rambutnya sendiri sehingga menjadi berantakan.
"aishhhh bodoh bodoh kamu una,kenapa kamu tidak pergi saja tadi,kenapa harus berhenti dan melihat wajahnya sih bodoh." pekik una histeris di dalam toilet untunglah sepi.
"kamu lama banget na,habis ngapain."tanya sowon yang melihatku baru masuk ke perpus.
aku pun membuat alasan pergi ketoilet.
teman temanku pun percaya padaku. lalu nenyuruhku duduk dikursi.
"ehh kalian tau gak sih,jungkook udah punya pacar lo padahal baru gue mau pendekatan."kata sinb histeris.
aku yang mendengar pun lansung lemas dan tidak punya tenaga ekstara lagi.
******
bel pulang pun berbunyi aku menunggu di pintu gerbang karna mama katanya mau jemput tapi sampai sekarang belom datang.
aku duduk dikursi yang disediakan sekolah untuk
lalu memainkan handpone ku lalu ku pasang erphone di telinga ku.
tanpa sadar aku melihat sepasang sepatu didepan ku.
lalu ku angkat kepala ku dan lansung bertatapan dengan mata tajam siapa lagi kalau bukan jungkook.
aku mengingat kejadian tadi hingga membuat ku menunduk kebawah.
"kenapa tidak pulang." tanyanya dingin yang membuatku cukup merinding dan
"mama belum jemput."jawabku pelan masih diposisi yang sama menunduk kebawah.
"ayo pulang sama saya kamu jangan geer,saya disuruh wali kelas untuk mengatarkan kamu, katanya mama kamu ngakk bisa jemput,tadi pas mau nelpon handpone kamu gak aktif." aku pun mengedip ngedip kan mata ku sambil mendongak
baru kali ini aku melihat dia banyak bicara.
"o,ohhh tapi perasaan hand---."
"gak usah banyak bicara kalau mau pulang ayo."
lalu aku mengejar jungkook dan naik diatas motor nya.aku memakai rok agak sedikit pendek dan paha ku agak sedikit terekspos laki laki itu menyadarinya dan memberikan jaketnya padaku.
dan menyuruhku menutupinya.
*****
setelah sampai dirumah aku menyuruhnqya masuk tapi dia bilang lain kali.
lalu aku mengganguk dan menunggu dia pulang setelah dia pergi aku pun masuk kedalam rumah.
dan melihat mama duduk didepan tv.
" ma katanya mama gak bisa jemput una,tapi disini enak enakan nonton."tanyaku cemberut.
"ehhh una udah pulang,dianterin pacar ya, ciee ciee." kata mama yang membuatku binggung.
"pacar apa sih maa,una gak punya pacar."jawabku kesal
"ohhh begitu tadi ada laki laki namanya jungkook dia bilang kamu pacarnya dia, laki laki itu minta izin sama mama biar dia yang anterin kamu pulang."
"serius ma,tapi dia bilang mama sibuk jadi wali kelas nyuruh dia jemput una."
"gak tau la yaa,mungkin alasanya biar dia pulang bisa pulang sama anak mama yang cantik ini deh."
"ihhh mama nyebelin".
lalu aku menghentak hentak kan kaki ku menaiki tangga lalu masuk kedalam kamar, mama hanya geleng geleng kepala.
******
tak lama lagi hari perpisahan tiba,hubungan ku dengan ketua osis semakin dekat dia tanpa sungkan sungkan datang kerumah bawa makanan yang membuat adikku antusias.
kata adikku mukaku dengan jungkokook mirip.
dia bilang berarti kita jodoh,aku malu dengan kata kata adikku apalagi didepan jungkook.
tapi yang buat aku tersedak dia mengaminkannya.
wajahku sudah semerah tomat pasti.
menjelang perpisahan kami sangat sibuk mengurus ini itu.
kalau disekolah aku dan jungkook dibilang pacaran karena selalu dekat.
dan sinb bilang kalau jungkook udah punya pacar itu gak betul.
itu hanya teman katanya.
dia iseng iseng karena habis putus dari pacarnya lalu dia mau foto sama jungkook ingin nunjukin ke mantan pacarnya,karna pacarnya lebih ganteng dari mantanya.
tepat pada hari ini semua kelas dua belas melaksanakan perpisahan,derai air mata mengaliri pipi siswa dan siswi yang melaksanakan perpisahan.
termasuk kami berenam sowon yerin aku yuju sinb dan umji.
kami berpelukan derai air mata tak tertahankan.
jungkook menghampiriku dan memberiku bunga,aku pun menerimanya.
aku pikir jungkook beri keteman temannya.
ternyata hanya aku yang laki laki itu kasih.
dan mengucapkan ditelingaku yang membuatku merinding.
"i love you una."
"love you to jungkook."
lalu mereka berpelukan ditengah keramaian
TAMAT
SARANGHAE TEMAN TEMANKU💜💜💜💜