Disuatu desa terpencil ada seorang ibu yg tinggal bersama anak sulung nya bernama Jamal.
Suatu sore Mak utii mencari kayu kemudian pulang dan membereskan kayu tersebut tetapi mak utti kecapean dan tak kuat lagi mengangkat kayu tersebut kemudian mak utti memanggil anaknya yaitu Jamal "mal Jamal sini nak bantu emak ngangkat kayu". ucap mak utti
setelah mak utti berteriak memanggil Jamal tak ada Jawaban dari Jamal " kemana jamal sore sore gini kok gak ada" ucap mak utti dengan nada lemas.
sementara di tempat lain terlihat Jamal main sepak bola bersama kawan-kawannya setelah beberapa saat kemudian Yanto datang dan memanggil kawan kawan Jamal yg sedang bermain "heii liat aku bawa hp ni yuk mabar"ucap Yanto sambil melambaikan hpnya
kemudian mereka menghampiri Yanto dan meninggalkan Jamal sendirian dan mereka mengajak Yanto mabar bareng.
"kebetulan aku juga bawa hp iphone ni yuk mabar" ucap temen Jamal disebelah Yanto
mereka pun pergi dan meninggalkan Jamal
" seandainya emak membelikan aku hp pasti aku bisa ikut mereka main bareng " ucap Jamal sambil sedih . sore hampir Maghrib tetapi Jamal tak ingin pulang lantaran ia marah kepada emak nya karna slalu tak menuruti permintaannya.
sementara itu mak utti khawatir karena Jamal tak kunjung pulang. "Jamal kamu dimana nak kok belum pulang pulang" ucap mak utti sambil khawatir.
sementara itu Jamal masih ada di lapangan tersebut kemudian ada sosok nenek duduk di sebelah gawang sepakbola lalu dia memanggil Jamal.
" hei nak kenapa kamu gk pulang, ini sudah magrib loh pasti orang tua mu sedang mencari kamu" ucap nenek itu
kemudian Jamal menghampiri nenek tersebut .
" aku gk mau pulang nek emak ku jahat gk pernah nurutin kemauan ku, slalu marah marah apalagi kalo aku telat makan" ucap Jamal sambil sedih
"lah ibu mu kok gitu sih nak, seharusnya ibu itu menuruti kemauan anaknya dan gk memarahi anaknya "ucap nenek tersebut sambil menggeluarkan makanan di selendang nya.
"iya nek seharusnya ibu ku gitu tapi dia marah" ucap Jamal sambil kesal.
"mending kamu pulang nak, sebelum pulang ini makan dulu ,nenek suapin ya" ucap nenek tersebut
kemudian Jamal membuka mulut dan memakan makanan tersebut, setelah beberapa saat kemudian emak Jamal datang dan memanggil anaknya. "mal jamal kamu dimana nak " ucap mak utti sambil khawatir .
setelah itu Jamal melihat emaknya memanggil dirinya .saat dia ingin memanggil emaknya Jamal tak bisa bersuara demikian mak utti yg tak melihat Jamal di lapangan. "emakk aku disini makk" ucap Jamal yg kebingungan karna ia tak bisa ngomong
"emmm kenapa aku gk bisa ngomong"
tangan nenek yg memegang dan mengelus kepala Jamal tadi berubah menjadi tangan yg mengerikan dan penuh dengan luka seketika Jamal kaget dan berkeringat dingin.
" hihii kamu ikut nenek yaaa hiiiii" ucap Wewe tersebut sambil terbang dan membawa Jamal pergi.sementara itu mak utti kebingungan mencari Jamal karena ia belum di temukan lalu mak utti meminta bantu pak Rt untuk mencari Jamal
"assalamualaikum pak tolong pak anak saya hilang 😭😭" ucap mak utti sambil menangis
"astaghfirullah buu kok jam segini anak ibu belum pulang " ucap pak RT yg kaget
kemudian pak RT memanggil dan mengumpulkan para warga untuk mencari Jamal.
"pak,bu tolong bantu mak utti mencari Jamal anaknya yg hilang "
kemudian para warga mengambil obor,wajan dan panci untuk mencari Jamal .mereka keliling kampung dan memukuli panci dan wajan tersebut
" tengg tengg tenggg jamalll jamllll" ucap para warga tersebut sambil memukuli panci
sementara itu Jamal di bawa ke pohon besar deket kuburan oleh Wewe tersebut, Jamal ketakutan saat Wewe tersebut mengelus elus dirinya nya namun ia tak bisa berteriak dan bergerak ia hanya melihat tangan yg mengerikan dan suara wewe tersebut.
"kamu sama nenek aja ya kan orang tua gk peduli sama kamu hihihiiii ,ayo buka mulut nya sini nenek suapin" ucap wewe tersebut
Jamal tak mau membuka mulut lantaran makanan tersebut adalah belatung dan ulat
Jamal tak melihat sosok nenek itu tersebut kemudian sinar bulan menyinari wajah wewe tersebut kemudian Jamal kaget melihat wajah wewe tersebut yg mengerikan itu Jamal tak bisa apa apa dia semakin ketakutan dan berkeringat dingin
sementara itu para warga melewati pohon besar yang dihuni wewe tersebut dan memukul mukul panci hingga wewe itu merasa tak nyaman
"suara apa iniii siapa yg membuat telinga ku hampir pecah" ucap wewe itu yg marah
kemudian pak Rt melihat sebungkus belatung jatuh dari pohon tersebut dan merasa jamal diculik oleh wewe itu
". pak bukk cepet sini pukul pukul panci di sebelah sini pakk" teriak pak RT yg kaget melihat belatung itu
kemudian warga berkumpul di pohon tersebut dan memukul mukul panci disana, ternyata benar dugaan pak RT bahwa diatas pohon ada wewe yg menculik Jamal
"berisikkkkkkkkk hentikan" ucap wewe tersebut
" cepat kembali anak itu wewe " ucap pak RT
"tidak aku tidak mau,anak ini mau sama aku kalian pergi dari sini" ucap wewe itu sambil marah
melihat anaknya di culik Wewe mak utti kaget dan bersujud meminta anaknya kembali
"we wewe tolong kembalikan anak kuu" ucap mak utti sambil menangis histeris
melihat mak utti menangis jamal akhirnya sadar bahwa selama ini emaknya sangat menyayangi nya
kemudian suara Jamal kembali dan ia bisa bergerak lalu ia melompat dari pohon tersebut dan melepaskan dirinya dari wewe itu dan memeluk emak nya
" lepaskan aku Wewe !!!! aku mau sama emakkk" ucap Jamal sambil menendang wewe tersebut
kemudian wewe itu menghilang dari kampung tersebut.
semenjak itu Jamal selalu menghormati mak utti dan mempunyai tekad yg kuat untuk mencapai cita-cita nya dan membahagiakan emaknya itu.
~ TAMAT~