Aku tak menyangka akan bertemu dengannya(Si Kutub Utara) yang sikapnya begitu dingin namun dia sangat perhatian pada orang terdekatnya meski terkadang dia sangat menyebalkan.Oh iya aku lupa memperbaiki diri namaku Disa Maharani gadis remaja yang baru duduk di kls 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP).Kisah ini berawal dari bangku SMP,bagaimana kisahnya??
Suatu hari aku menemani sahabatku Rani belatih karate disekolah.Saat itu cuaca sedang tidak mau bersahabat,langit yang begitu gelap,angin yang begitu kencang,dan suara petir saling bersahutan dilangit menandakan akan turun hujan.Benar apa yang yang akan terjadi,hujan yang sangat deras disertai petir dan angin yang sangat kencang membuatku ketakutan.Kemudian aku dan teman - teman yang lainnya memutuskan untuk meneduh di bawah pohon beringin yang terdapat sebuah tempat untuk para guru mengikuti upacara setiap hari senin.Aku dan teman yang lainnya meneduh disana dengan canda tawa aku tak merasa takut karna kebersamaan diantara mereka sangatlah erat.
Lalu mataku tertuju pada salah satu anak Laki - Laki yang duduk termenung dengan mennundukan kepalanya diatas tangan dan kaki yang menekuk,aku bertanya tanya dalam hati (Siapa dia??,Mengapa dia sendirian??,Apakah dia termasuk anak karate??,kenapa dia tak ikut bergabung??),pikiranku hanya berkutat dengan pertanyaan - pertanyaan itu lalu aku memutuskan untuk bertanya pada sahabat ku Rani.
"Ran,siapa dia??"tanyaku padanya
"Ooh dia dia junior ku,dia baru duduk di kls 7,namanya Amri Anggara Saputra"jawab rani padaku
lalu aku bertanya kembali pada Rani
"mengapa dia tidak ikut bergabung??kelihatannya dia suka menyendiri"tanyaku kembali pada Rani
Namun sebelum Rani menjawab sudah disrobot duluan sama Zaki,yaa zaki itu teman karibnya Amri
"dia alergi hujan,knapasih lo penasaran banget sama dia??jangan jangan lo suka yah sama dia"dengan nyolotnya zaki berkata seperti itu padaku
"eh biasa aja kali jawabnya gk usah nyolot,eeh eeh tungu- tungu emng ada yah manusia yang alergi hujan??" tanyaku pada zaki
lalu zaki menjawab "ya adalah tuh buktinya si amri kli kena 1 tetes air hujan langsung bengek"
"Ah itu si bukan alergi itu si alay,masa iya ada manusia yang klo kena air ujan lngsung bengek"
lalu aku memutuskan untuk menghampirinya kemudian bertanya
"hey,namamu siapa??,mengapa km sendirian disini sedangkan teman teman km yang lain sedang asyik main hujan dan mengobrol"
kemudian dia mendongakkan kepalanya "namaku Amri Anggara Saputra panggil saja aku Amri,aku tidak mau bergabung karna aku sedang ingin sendiri jawabnya datar
Seiring perjalanannya waktu Disa dan Amri mulai dekat karna mereka bertemu di salah satu grup whatsapp.Disa yang mulai nyaman dengan Amri mencoba untuk bicara namun nyalinya seakan tiba tiba ciut setelah mengetahui Amri tlah menembak wanita yang sangat di dambakan ketika itu Amri mengirim pesan singkat(whatsapp) dan berkata
"Dis,aku hari ini sangat lah bahagia"
"wah wah ada yang lagi bahagia nih hhehe(canda nya disa),Memangnya ada apa sih yang membuat km bahagia bngt?"
"aku hbs jadian sama kayla cwe yang aku suka"
Deg....
Disa yang langsung mendengar ada kabar tersebut seakan akan sedang tersambang petir di siang bolong,hatinya sangat hancur janganlah menyatakan perasaan tersenyum saja mungkin dia tak mampu.Disa berjanji pada dirinya sendiri bahwa tdk akan menyatakan persaannya pada Amri baginya Amri adalah kebahagiaannya juga,biarlah amri bahagia memilih siapa yang pantas jdi pasangannya lagipula Disa tak mau menghancurkan kebahagiaan Amri
Hari demi hari tlah berlalu,bulan tlah berganti namun perasaan yang masih sama dengan orang yang sama.Disa suka bercerita kepada sahabat nya Rani akan tetapi sahabatnya kurang setuju jika Disa bersama Amri.Hingga satu waktu merubah keadaan Amri yang begitu diam,cuek,dan dingin itu berubah menjadi amarah.Amri mengetahui pacarnya berselingkuh dengan cwo lain yang tengah berpelukan,amri sangat marah hingga sampai memutuskan hubungan dengan pcrnya(maksudnya mantannya hehehe).mendengar curhatan Amri,Disa sangat senang karna dia tlah putus akan tetapi dia sangat sedih karna semenjak putus Amri begitu menyendiri,pemurung,juga sikapnya yang tambah dingin Disa tak tega jika hrs menasehatinya karna dia takut Amri akan marah,disa tipikal cwe yang tidak bisa dibentak.Disa ingin sekali masuk ke hatinya lalu menutupnya (emng pintu hhha) tapi ini blm saat yang tepat disa akan menunggu nya sekuat yang ia bisa.
Setelah putusnya Amri dengan Kayla ternyata sudah ada yang mengincarnya sejak lama yaitu Bella,cwe berbadan ideal,putih, bisa dikatakan hampir sempurna.Pada suatu hari Bella mengirim pesan singkat
"Dis,lo dimana??"
""Gw lagi nemenin Rani latihan karate nih disekolahan,Memangnya ada apa bel?"
"Lo tau gk Amri dimana??"
"Kalau Amri yngnya dirumah deh bel soalnya tadi dia mau nge GAME"
"Masa gw telfon trs gw spam gk dibls tuh sma dia,cpt dis kasih tau gw dimana amri!!knapa sih lo tuh susah bngt yah klo suruh ngasih tau keberadaan Amri!!"
dengan nyolot dan tanpa rasa bersalah bela berkata seperti itu kepada Disa
"Bel!kan udh dikasih tau sama gw,amri di rumah susah bngt seh dibilangin trs yah lo tuh gk ush ngegas knpa sih!!kadi mls kan gw ngasih tau Amri dimana?"
tanpa rasa dosa bella pun membalas pesan disa dengan kembali nyolot
"yaudh sii gk ush ngegas eh BTW makasih infonya!!?
semenjak hari itu disa tak lagi berteman dengan bela karna dia tak suka sikapnya yang tidak sopan kepada yang lebih tua.Hari terus berganti,bulan tlah berganti,tahun juga,Amri dan Disa menjadi cuek entah mengapa dan kenpa?tak terasa 3tahun telah berlalu harapan yang masih sama dengan orang yang masih sama juga.Bagaikan perang dingin diantara mereka saling diam dan tak mau bicara bahkan hanya pesan singkat saja tdk pernah.Disa pasrah dengan waktu jika memang Amri miliknya tak akan menjadi milik orang lain