Kinan,, Gadis yang memiliki mata seindah lautan dan secarah sinar matahari dengan surai hitam panjang yang selalu di hiasi dengan bando polkadot biru,,
Gadis itu memang penyuka warna biru, dilihat dari bajunya sampai sikat gigi yang ia gunakan pun selalu berwarna biru.
Pagi hari ini ia berniat untuk datang ke taman bunga dekat dengan perumahan nya itu.
sembari membawa bekal yang memang sudah ia siapkan dari rumah dan tak lupa membawa peralatan makan yang akan ia gunakan,, ia pun segera duduk di salah satu bangku taman itu
" segar nya~ " ucap gadis itu saat angin sepoy sepoy menerpa dirinya dengan pelan
Saat dirinya hendak memakan,, tiba-tiba ada sebuah bola basket yang bergerak ke arah dirinya serta mengenai kepalanya..
Dugh'
Kinan terjatuh dari tempat duduk nyA, untung saja makanan yang cape cape ia bawa itu tidak ikut terjatuh
" sorry, mba nya baik baik aja kan? " ucap seorang pria yang menghampiri Kinan dan membantu Kinan untuk berdiri juga
Kinan menatap ke arah pria tersebut
" saya baik baik saja " ucap Kinan tersenyum tipis
" tapi mas nya kalau mau main bola, lain kali hati hati, nanti kalau kena orang lain seperti saya ini gimana? " lanjut Kinan
" iya mba saya salah, maka dari itu saya minta maaf. Mba nya maafin saya kan? " ujar pria itu
" kata siapa saya maafin kamu? "
" saya kirain mba nya udah maafin saya. Yaudah mba minta ganti rugi berapa? entar saya transfer aja "
pria itu pun segera mengambil HP nya di saku celananya
Namun saat Kinan hendak menyebutkan nominalnya, tiba-tiba otak nya ter lintas ide yang mungkin sedikit gila bagi nya
" saya gak mau ganti rugi mas nya " Ujar kinan
" Mba nya mau apa sih sebenernya " ucap pria itu yang sudah mulai kesal
Lalu Kinan pun hanya bisa tersenyum penuh arti sembari menatap pria itu.
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Cafe xxxx
Kinan hari ini sudah janjian sama seorang pria, tentunya kalian tau dong siapa pria itu
" Mas Haikal "
kinan menngangkat tangannya dan melambaikan kepada seorang pria yang bernama haikal tersebut
Haikal pun segera menghampiri Kinan dan segera duduk di samping Kinan
" saya kira mas haikal bakal nolak permintaan saya, tapi ternyata- "
" saya bukan tipe orang yang suka ingkar janji, tapi saya suka ingkar utang " potong pria itu
Kinan terkekeh dengan penuturan pria itu
" bukannya seminggu yang lalu mas nya mau transfer uang ke saya ya? berarti mas nya punya banyak uang dong? " tanya Kinan
" saya miskin mba Kinan. Cuma saya masih punya tabungan yang cukup buat ganti rugi mba nya "
Lalu mereka pun lanjut mengobrol dengan akrabnya, hingga tanpa mereka sadari..
ada seorang pasangan yang berjalan ke arah mereka
" Kinan "
ucap seorang pria menghampiri meja mereka berdua(Kinan dan haikal).
Kinan dan haikal pun refleks menoleh
" hay kak Kinan " ucap seorang wanita yang tersenyum ke arah Kinan
" hay juga sya "
ucap Kinan yang terpaksa tersenyum
" maaf nunggu lama ya kalian, tadi syasya minta beliin coklat dulu di toko deket cafe ini "
" iya, maaf ya kak jadi nunggu lama deh "
Kinan hanya tersenyum
Kinan pun segera memperkenalkan haikal sebagai pacarnya dan ada sedikit basa basi lah
Lalu pasangan itu segera duduk di depan mereka dan berakhir dengan mesra mesra di dedapan Kinan
Kinan yang melihat itu tentu saja hanya tersenyum dengan hati yang sudah menyumpah serapahi mereka serta ratusan hewan yang sudah batinnya keluar kan untuk pasangan tak tahu malu di depannya ini
Haikal tau Kinan sedang marah lalu dirinya pun punya inisiatif baik
Cup'
Tanpa aba aba, haikal tanpa pamit segera mencium pipi kanan Kinan
Kinan? tentu saja mukanya sudah semerah jambu matang
Walaupun sempat kesal dengan haikal yang terlalu sembrono, namun hati nya di buat lega akibat melihat mantannya itu menatap marah ke arahnya yang sedang mesra mesraan kepada haikal.
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Hari pun berganti minggu, lalu berganti lagi ke bulan.
Tidak di sangka sudah satu bulan haikal dan Kinan dekat dan akrab hingga menjalin hubungan dengan Kinan yang berharap, haikal dapat menyembuhkan luka lama yang ada pada dirinya.
sore ini kinan berniat mengatakan sesuatu pada haikal, lalu mereka pun segera janjian di taman pertama kali mereka bertemu.
.
.
.
.
.
.
.
.
" Sore pesek >< " ucap haikal tat kala melihat Kinan yang berjalan mendekat ke arahnya
" Sore juga tiang " balas Kinan meledek haikal
" oh yah mau minum apa? ngomong aja biar gue beliin "
" apapun? "
Haikal mengangguk semangat
" Mau Amer(anggur merah)"
Haikal melotot dengan mulut yang ikut mengap
" bercanda elah, serius amat hidup kamu tiati tar cepet tua "
" biarin blee😝, yang penting udah punya pasangan hidup(⑅•ᴗ•⑅)" ledek haikal
Kinan terdiam mendengar penuturan Haikal
" siapa? "
Haikal bingung dengan sifat Kinan yang biasanya ceria setiap bertemu dengan nya
" kamu dong yang, masa kaya gitu di pertanyain lagi. Yakali aku mau nikahin Cika(kucing kesayangan Kinan) " jawab haikal tersenyum lebar
" kal "
" hmm~ "
" kita udah aja ya "
Haikal sontak menatap Kinan
" gak usah bercan- "
" aku serius! "
Haikal terdiam, maksudnya apa? perasaan hubungan mereka baik baik saja dan gak ada masalah apa apa, bahkan jika mereka bertemu mereka terlihat sangat sangat bahagia, tapi kenapa..
" dompet kamu ketinggalan di tas aku waktu kamu nitipin di aku, terus abang liat dompet itu dan buka KTP kamu, terus abang liat agama kamu yang ternyata Kristen "
Kinan menunduk menahan tangisan yang ingin sekali ia keluarkan yang sudah membuat dada nya terasa sesak
" abang aku marah, dan berniat menjodohkan aku sama temen dia yang se-agama "
Haikal terdiam,, apakah harus karena ini kisah percintaannya dengan orang yang pertama kali membuatnya jatuh cinta itu harus berakhir karena agama..
" maaf, tapi abang aku gak mau sampai membuat aku makin mencintaimu dan berakhir menjadi murtad atau mungkin akan lebih menyakitkan bagi ku hiks~"
Ternyata pertahanannya tak sekuat yang ia bayangkan,, air mata yang tak pernah ia perlihatkan di publik itu kini tengah menangis terisak di hadapan haikal
haikal hanya mampu terdiam dengan air mata yang sudah menetes di pipi nya..
" KINAN! "
suara pria memanggil Kinan dari dalam mobil avansa putih
Kinan tau suara siapa itu..
" maafkan aku haikal, tapi mungkin.. " Kinan terdiam sejenak berusaha tetap kuat
" kisah percintaan kita cukup sampai disini. Aku bahagia bisa kenal kamu, kamu yang bisa membuat aku melupakan mantanku, kamu yang bisa membuat senyuman di setiap hari-hari ku, kamu yang se- "
" hiks~ selalu mencintai ku dengan segala rasa sayang yang kamu berikan padaku hiks~ "
" terimakasih "
Kinan menunduk, ia tak berani menatap pria yang sekarang sudah berstatus mantan
sedang kan haikal? ia bingung mau mengatakan apa
" dan maaf "
Lalu setelah mengatakan itu Kinan segera berlari pergi dengan air mata yang tak kunjung mereda
Kinan masuk ke dalam mobil avanza putih itu, lalu mobil itu pun segera pergi..
Haikal hanya bisa menunduk, badannya lemas seketika, dada nya sesak air matanya pun semakin deras keluar, otaknya jadi bodoh dan tidak bisa berfikir apa apa
Tempat yang pertama kali mempertemukan mereka dan juga tempat yang menjadi pengakhiran hubungan mereka
Tempat yang indah, namun tak se indah kenangan mereka.
Tempat yang mempertemukan dua makhluk hingga saling mencintai dan berakhir harus saling melepaskan rasa cinta yang mereka miliki.
Cinta itu indah, namun asal kalian tau..
Tak semua kisah cinta bisa seindah di dalam cerita dongeng, Mungkin kisah mereka indah..
Tapi kita tak tau akhirannya bukan?
Mungkin jika mereka di pertemukan di kehidupan selanjutnya, berdo'alah semoga bisa bertemu dengan dia dengan restu orang-tua juga restu alam.
Sekian dari kisah Kinan dan haikal, saya author nana mengucapkan terimakasih bagi yang sudah mau membaca😊
happy always and see next cerpen oke😉