⚠ Cerita ini hanya karangan dari saya.
⚠ cerpen pertama
⚠ typo bertebaran
***
Di malam hari yang dingin dan sunyi. Tidak ada orang yang berlalu-lalang di malam itu, kecuali seorang gadis sekitar 20 tahun umurnya berlari menerjang kesepian.
Gadis itu bernama Aurelia biasa di panggil aurel. Aurel hidup bersama bibi dan anak-nya. Orang tua aurel sudah meninggal 5 tahun yang lalu karena mengalami kecelakaan. Aurel juga bekerja sebagai pelayan cafe untuk menambahkan kebutuhannya dan juga bibi-nya.
Aurel berlari dengan kencang agar tidak terlambat pulang.
“ Aku harus cepat pulang, kalau tidak bibi dan andra bisa marah “ Gumam Aurel sambil terus melihat sekeliling apakah masih ada kendaraan yang bisa di tumpanginya.
Bibi Aurel bernama sri biasa dipanggil Aurel bibi sri. Bibi sri adalah adik dari ibunya Aurel. Bibi sri sangat menyayangi Aurel seperti anaknya.
Andra adalah anak dari bibi sri, Andra sudah menganggap Aurel sebagai adiknya. Andra bekerja sebagai sekretaris ceo dari perusahaan jupiter company.
Saat Aurel sudah berhenti berlari dan memilih untuk berjalan karena jarak rumah bibinya sudah tidak terlalu jauh, namun langkahnya terhenti kala sebuah mobil berwarna hitam berhenti tepat disampingnya.
Aurel yang melihat itu mengernyit heran.
‘Kenapa mobil ini berhenti tepat disampingku’ Pikir Aurel
Saat Aurel sibuk berpikir tak lama pintu mobil hitam itu terbuka dan menampilkan seorang pria tampan dengan setelan jaz hitam yang mungkin lebih tua 4 tahun umur Aurel.
“ Aurel “ Suara berat pria itu mampu membuat Aurel sadar dari pikirannya
“ Hah? Iya saya. Ada apa? “ Ucap Aurel sedikit kikuk
“ Masuklah ke mobilku “ Perintah pria itu.
Aurel yang mendengar perintah itu pun bingung dan merasa aneh.
“ Tidak ada pengulangan lagi nona Aurel “ Tekan pria itu sambil menatap Aurel dingin.
“ Tidak saya tidak mau! Saya belum kenal dengan anda “ Ujar Aurel yang tidak mau.
Pria itu saat mendengar ucapan Aurel pun lantas mengetik sesuatu dari handphone nya dan keluarlah dua bodyguard.
“ Cepat bawa nona Aurel masuk kesini “ Tanpa basa basi lagi sang pria langsung memerintahkan bawahannya untuk menangkap Aurel.
Aurel yang melihat itu, langsung berlari kabur namun apa daya-nya saat ia kabur ia malah langsung tertangkap.
“ Tidak tidak aku tidak mau “ Sentak Aurel sambil terus memberontak.
Salah satu bodyguard yang sudah bingung harus bagaimana, ia pun terpaksa membius Aurel agar tidak bisa berontak.
Kemudian kedua bodyguard itupun memasukkan Aurel kedalam mobil hitam yang pria setelan jaz tadi naiki.
Mobil hitam itu pun berjalan meninggalkan tempat kejadian dan pergi menuju arah pinggir kota.
***
Di sebuah mansion yang sangat mewah namun terletak di pinggir kota, terlihat sebuah mobil hitam yang terparkir di halamannya.
Seorang pria tampan turun dari mobilnya dengan seorang gadis cantik yang tak lain Aurel yang berada di gendongan sang pria.
“ Kalian kembali lah “ perintah datar sang pria yang menggendong Aurel.
Pria itu membawa Aurel menuju kamar yang sangat mewah.
.
.
.
Pagi hari
Aurel terbangun saat sinar matahari tidak sengaja menerpa wajahnya.
“ Dimana ini “ monolognya setelah melihat interior kamar yang sangat mewah
Cklek’
Pintu kamar mewah itu terbuka dan masuklah seorang pelayan wanita yang membawa makanan.
“ selamat pagi nona “ sapa sang pelayan dengan senyum mengembang.
“ nona silahkan dimakan sarapannya, tadi tuan sudah berpesan kepada saya untuk mengantarkan makanan kepada nona “ jelas pelayan wanita itu sendiri.
“ Dimana ini “ itulah pertanyaan yang keluar dari bibir Aurel.
“ Nona sekarang berada di mansion tuan muda alexander “
Dalam hati Aurel bertanya-tanya siapa tuan muda alexander? Apa urusan dia dengannya?. Berbagai pertanyaan ingin sekali di tanyakan oleh Aurel, namun pertanyaan itu tidak keluar juga dari bibir mungilnya.
Skip malamnya
Pria tampan yang membawa Aurel ke mansion itu baru saja pulang dari kantornya. Aurel yang tadi berada di ruang tamu langsung terburu-buru masuk ke kamarnya, karena ia masih trauma dengan pria itu.
Cklek'
Suara pintu kamar Aurel dibuka dan menampilkan seorang pria tampan, datar, dan mata yang tajam. Pria itu memperhatikan Aurel yang sedang berpura-pura tertidur.
“ Bangun, saya tau kamu pura² “ suara pria itu bagai angin yang menerpa, membuat bulu kuduk Aurel merinding.
Kalian jangan tanya bagaimana pria itu tau? Ya pria itu tau dari CCTV yang berada di seluruh mansion nya yang mewah itu.
‘Aduhh bagaimana dia tau’ batin Aurel ketakutan.
Aurel tidak sadar kalau tubuhnya sampai gemetar karena saking takutnya.
“ Tidak perlu takut, aku tidak akan menghukummu,“ ucap pria itu namun di jeda sedikit, kemudian dilanjutkan dengan “ kecuali, kalau dirimu yang tidak menuruti perintahku.“
Aurel yang bingung ingin menjawab pun hanya bisa menganggukan kepala.
Seringai kecil terlihat diwajah pria itu.
“ Kalau begitu nama saya sander “ ucap pria itu yang tak lain sander.
Sander alexander pengusaha muda yang tampan, namun pria dingin datar dan kejam akan
“ Aurel “ cicitnya
“ nanti ke ruang makan “ sander pun segera pergi dari hadapan Aurel.
Saat Sander pergi, Aurel pun segera pergi ke kamar mandi.
30 menit kemudian
Aurel telah selesai mandi, ia pun bergegas turun.
Pagi ini Aurel memakai kaos oblong dan celana jeans selutut.
***
Sementara itu disisi bibi-nya Aurel.
“ Ndra coba kamu cari Aurel dari semalam dia belum pulang. “ ujar bibi sri kepada anaknya.
“ Iya bu “
Setelah itupun Andra pergi mencari Aurel ke tempat perkejaannya, namun pencarian Andra tidak membuahkan hasil.
“ Kamu kemana sih dek “ lirih Andra, Andra sangat menyayangi Aurel seperti adik kandungnya sendiri.
Saat Andra menjalan motornya di jalan, tiba tiba saja handphone nya berdering.
Tut... Tut...
Andra pun menghentikan motornya ke pinggir jalan untuk mengangkat telpon.
Di handphone Andra tertera nama
(Adikku💙)
Andra yang melihat nama adiknya (Aurel) pun langsung mengangkatnya.
“Assalamualaikum dek” salam andra
“Waalaikumsalam kak” membalas salam andra
“Dek kamu kemana aja? Ibu nyariin kamu? “ tanya khawatir andra
“Maaf kak, ak—u ada di r-rumah teman “ ucap Aurel agak gugup
“ Kapan kamu pulang hm? “
“ A–ku tinggal di ru––mah temanku kak “ alibi Aurel
“ hah? Kenapa tidak pulang? “ kaget Andra saat mendengar Aurel akan tinggal di rumah temannya
“ maaf kak “
“Dek, ––– “ baru saja Andra ingin melarang tiba-tiba saja pangggilan terputus.
Tut... Tut...
Panggilan terputus.
Andra hanya pasrah dengan keputusan adiknya itu, setelah itu dia memutuskan untuk pulang dan mengabarkan ke ibunya tentang apa yang Aurel inginkan.
Disisi Aurel
Setelah sarapan Aurel diperintahkan Sander untuk menelepon salah satu keluarganya, agar tidak dicarikan. Sander juga menyuruh Aurel untuk jujur kepada keluarganya, namun Aurel tetaplah Aurel yang tidak akan pernah jujur jika ia tinggal dengan seorang pria.
Aurel sekarang sedang di kamarnya yang berada di mansion itu. Kalau Sander? Dia pergi ke Kantornya yaitu Alexander Cor'p
Sander membangun perusahaan Alexander Cor'p dengan jerih payahnya sendiri, memang dulu alexander cor'p adalah perusahaan ternama nomor 1 di dunia namun setelah kejadian dimana keluarga alexander di bantai keluarga alexander pun jatuh miskin.
Sander yang waktu itu berumur 13 tahun berniat ingin membalaskan dendamnya kepada orang yang membantai keluarganya sampai menewaskan ibu dan ayahnya. Perkataan Sander kecil hanya di tanggapi sebagai lelucon oleh keluarga dari sang ayah. Namun, perkataan Sander memang tidak main-main. Buktinya setelah 5 tahun kematian ibu dan ayahnya Sander mampu membangun perusahaan Alexander cor’p.
***
Saat Sander pergi ke kantor, Aurel pun memutuskan untuk mencari cara agar bisa keluar dari mansion Sander.
Setelah 1 jam berpikir akhirnya Aurel memutuskan untuk kabur saat tengah malam.
Skip malam
Tepat pukul 12 malam, Aurel pun jalan berhati-hati keluar dari kamar yang mewah itu.
Tanpa sepengetahuannya. Aurel keluar dapat diketahui oleh Sander, karena Sander malam ini masih belum tidur dan tidak sengaja melihat CCTV yang menyorot ke arah Aurel.
‘mau pergi? Jangan mimpi' gumam Sander saat melihat gadisnya keluar.
Sander pun mengetik sesuatu di handphone nya agar para bodyguardnya menjaga halaman belakang sedangkan dirinya nanti akan menjaga halaman depan, karena Sander tau kalau aurelia akan pergi melewati pintu depan.
***
⚠warning. Terdapat kata-kata yang kurang berkenan dan yang tidak suka darah mohon jangan dibaca🙏.
Aurel sekarang seperti kambing yang di ikat tangan dan kakinya di sisi-sisi ranjang.
“ puas kaburnya “ suara berat pria yang tak lain Sander membuat kesan bertambah seram.
“ mma––affkan ak-u. “ lirih Aurel, Aurel tidak tahu harus ngapain.
“ kamu harus dihukum gadis nakal “ Sander pun pergi kemudian kembali lagi dengan membawa kotak besar di tangannya.
Tanpa perkataan apapun. Sander lantas membuka kotak itu dan ternyata berisi sebuah koleksi pisau tajam, Sander pun mulai menggores dan mengukir tangan Aurel menggunakan pisau yang agak tumpul namun kalau tergores kulit akan merasakan sakit yang hebat.
Sret...
Sret...
Sret...
Aurel hanya menangis sambil mengigit bibir bawahnya agar tidak ada desisan kesakitan yang keluar.
Sander mengukir lengan Aurel dengan tulisan mine tak lupa ukiran bunga kecil di atasnya.
***
1 tahun kemudian
Sudah satu tahun Aurel tinggal bersama iblis tampan itu.
Aurel frustasi karena dia tidak bisa bebas dari sana. Aurel tidak sadar jika Sander mulai mencintainya dalam kurun 5 bulan yang lalu.
Malam ini adalah malam kelima Aurel mencoba untuk kabur.
Apakah berhasil?
Yap malam ini Aurel berhasil.
Sander yang mendengar Aurel kabur pun lantas langsung mencarinya , namun hasilnya nihil. Sander sudah mencari Aurel di rumah bibinya namun kata bibinya Aurel sudah tidak diruma satu tahun yang lalu, dari pertama Sander menculiknya.
“ Arghhh “ teriak Sander frustasi. Sander sudah menyuruh sebagian besar bawahannya untuk pergi mencari gadisnya itu, namun lagi dan lagi gagal.
“ aku berjanji akan terus mencarimu gadis nakal hahaha “ teriak Sander bagai orang kesurupan.
***
Inilah akhir kisah mereka berdua.
Aurel meninggalkan Sander yang mampu membuat Sander menjadi-jadi. Sander yang tadinya sudah sembuh dari penyakit psychopathnya pun kambuh kembali karena kepergian orang yang disayanginya
End.