Aku menatap kertas kosong yang ada di hadapanku, dari tadi satu katapun tidak dapat aku tuliskan. "Tidak ada ide!", teriakku dalam hati. Aku lalu berdiri dan olahraga sebentar, pemanasan itu perlu pikirku lagi. Bukannya berhasil, malah aku jadi kepanasan, pergi ke dapur ambil air putih dan minum.
Duduk di sofa depan tv tanpa melakukan apapun bengong, mungkin kalau diumpamakan wajahku saat ini seperti wajah Patrick nya Sponge Bob, terlihat bodoh.
Aku mengeluh dan berkata kepada otakku,"Hai otak bekerjalah, aku sudah memberikan nutrisi yang banyak untukmu hari ini".
Mataku melihat sebuah buku yang terletak di meja samping sofa. Di covernya tertulis Harry Potter and the Chamber of Secrets buku ke 2 Aku ingat dengan buku ini, salah satu buku yang aku baca tamat sampai buku terakhirnya yaitu Harry Potter and the Deathly Hallows bagian 2.
Aku mengingat kembali isi buku itu. Sungguh cerita yang luar biasa, aku jadi tau apa yang harus aku tulis saat ini.
Kembali ke kamarku dan kembali melihat lembaran putih di hadapanku.
Tanganku mulai menulis.
Jika Waktu Berputar Kembali.
Aku kembali ke usia 10 tahun, pada saat itu aku belum suka membaca, hari-hariku banyak dihabiskan dengan bermain dan bermain. Jadi pada usia itu aku akan mulai banyak membaca, terutama cerita anak-anak yang dapat meningkatkan daya imajinasi ku.
Dalam menulis Imajinasi itu sangatlah diperlukan. Selain itu dengan bertambahnya usia aku akan menambah bacaan yang membuatku banyak berpikir untuk mencerna isi ceritanya.
Aku mulai dengan menambah buku yang menarik minat baca di ruang perpustakaan mini yang ada di sebelah kamar tidurku. Semua jenis, dari buku fantasi sampai buku yang bertema berat seperti halnya buku cerita yang bertema misteri.
Aku ingin menjadi penulis terkenal yang dapat menginspirasi penulis-penulis lainnya.
Penulis yang menjadi panutan terutama untuk anak-anak sekolah sehingga menambah minat baca mereka, sehingga walaupun mereka pegang hp setidaknya hp itu dipergunakan untuk membaca cerita melalui aplikasi seperti aplikasi MangaToon dan NovelToon.
Suatu hal yang membanggakan melihat generasi muda menghabiskan waktunya untuk membaca, tentu saja bacaan yang positif.
Itulah keinginanku, menurutku keinginan itu adalah keinginan yang sederhana, hanya dengan sebuah tulisan kita dapat memotivasi orang lain.
Di dalam imajinasi ku, kalau semua orang di dunia senang membaca, mungkin perang tidak akan terjadi, karena buku sudah membuat mereka bahagia.
Indahnya hidup pikirku lagi. Aku kembali menulis.
Aku tersentak dari khayalanku, aku sedikit khawatir, bagaimana tidak, sebuah cerita juga dapat mempengaruhi pembacanya, kalau tidak salah aku pernah membaca beberapa buah berita bahwa ada beberapa kejahatan yang dilakukan seseorang hanya gara-gara terinspirasi dari sebuah cerita bertema pembunuhan. Mengerikan bukan.
Aku menarik nafas panjang, semua itu diluar kendali ku.
Setidaknya untuk waktu yang bisa berputar kembali, aku akan melakukan yang terbaik, baik itu untuk diriku juga untuk orang banyak di luar sana melalui tulisanku. Itulah tekad ku.
📝TAMAT📝