seorang anak berusia 5 tahun yang selalu jadi korban kekerasan karna pertengkaran ayah dan ibunya ia selalu berpikir. kenapa mereka tidak peduli padaku? apakah aku salah? mengapa mereka selalu bertengkar??
mereka tampak akan bercerai ayah dan ibunya berbicara padanya "nak,kamu yg putuskan kamu akan ikut ayah atu bunda"
ia tampak kebingungan karna ia tak mau meninggalkan ibunya dan tak mau kehilangan ayahnya. "aku...ikut nenek"
ayahnya pun membawa pergi anak itu ke rumah neneknya dan menyeerahkan ank itu.. "nak, jika ini pilihanmu... maka kamu harus patuh pada nenek ya"
satu bulan kemudian ayahnya membawa seorang wanita ke tempat tinggal nenek adan bocah itu...
"aku akan menikahi dia... aku perlu restu dari nenek dan memperkenalkan dia pada ankku"
"nak, ini mamah baru kamu kamu akan tinggal di rumah ayah.. ya nak"
anak itu terdiam dan ayahnya membawa ia pergi dari rumah neneknya menuju sebuah rumah yg mewah
"nak, ini rumah ayah kamu ga perlu sungkan-sungkan ya kalo perlu apa-apa ada mama barumu "
setelah masuk rumah anak itu tampak kebingungan karna rumahnya terlalu mewah dari rumah nenek.. ayahnya berangkat ke kantor karna ada urusan yang penting disana tinggal anak ibu angkat.
."hei bocahh cepat buatkan aku kopi"
ucap sang ibu baru
"tapi aku tidak tahu dimana dapurnya"tanya anak itu
"lurus nanti ke kiri cepetannnn" ucapnya sambil marah
seelah membuatkan kopi anaki itu tampak tidak terlihat baik-baik saja tapi tak dipermasalahkan oleh sang ibu tiri
"Cuih.... kopi apaaaan sih ga enak banget kamu tih bisa bikin kopi yang bener ga sih cepat bersihinnnn cepetan pelllll"
teriak ibu baru sambil marah dan membawa majalah
anak itu mengepell sambil menangis karna ia tak pernah mengepel
esok adalah hari ulang tahunya neneknya sudah berjanji pada anak itu akan membuat jue untuk hari ultahnya
malam harinya ia pergi diam-diam tanpa diketahui oleh ayah dan ibu tirinya. ia hanya membawa sedikit uang hasil mencuri dari dompet ibu tirinya
akhirnya ia sampai di rumah neneknya.
dan pahi harinya ia merayakan hari ulang tahunnya ke 6 tahun disana terlihat dari jejauhan ada ibunya yang sedang melihatnya...
"bundaaa"teriaknya
ia pun mengajak bundanya berpesta disana walaupun hanya acara kecil kecilan tpi ia sangat begitu bahagia.
tiba2 datanglah sanga ayah dan ibu tirinya ingin membawanya pulang ke rumah mewah tpi anak itu menolaknya.dan berkata " aku rak ingin tinggal bersama ayah aku ingin tinggal bersama ibu dan nenek"
"baiklah jangan menyesali keputusanmu"
tahun demi tahun sudah berlalu
anak itu sekarang semakin dewasa umurnya 19 tahun menjadi seorang gadis yg cantik dan mempunya prusahaan sndirii
ia membuat nenek dan ibunya kagum atas kerja kerasnya membangun perusahaan.
sementara itu adisisi lain.. perusahaan ayahnya menjadi bangkrut dan istri barunya meninggalkan ia sekarang ia menjadi gelandangan dan mengemis kemana2 kelaparan,berebut makanan kotor dan bekas dengan hewan lain... sangat menyedihkan...
suatu hari mereka dipertemukan oleh takdir..
"sungguh kasiahan pengemis dipasar ini.... knapa mau berebut makanan kotor dengan seekor anjing? nih aku tadi ga sengaja dibeliin nasgor ma bunzda padahal aku uda kenyang. ....eh kamu itu bukanya pak.(**nama ayahnya)"
"k...kamu ke..kenal aku?"
"itu nama bapaku...jdi kamu itu ayahku... bukannya uda hidup bahagia dengan kemewahan dan yg lainny"
"aku bangkrut" ucap ayah bngst itu..
"ikut aku ke prusahaan punyaku aku akan ambilkan kamu baju dan makanan"
***beberapa menit kemudian... ayahnya tak kunjung datang
"ada apaan woyy rame rame gini..anjirr ini bapak gw cepet vawa kerumasakit"
setelah sampai dirumah sakit...
"maaf ayah anda tudak bisa kami selamatkan karna...".l ucap dokter di rs itu
"ya sudah gapapa... pasti karna banyak kuman sakit sakitan dijalan huhuhu sungguh malang"
"haloo na(asisten ) tolong siapin untuk pemakaman ayahku aku akan pulang sebentar"
meskipun tadak bapa tpi ia sangat bahagia dengan kehidupannya brrsama ibu dan neneknya....