Pada suatu hari di sebuah Kerajaan yang bernama Larshion ada seorang Putri cantik bernama Victoria, Pada suatu hari, Putri Victoria, Ayahanda dan Ibundanya sedang duduk meja makan
" siapa yang sedang kita tunggu sekarang? " tanya Putri Victoria.
" nanti kau juga akan tau " jawab Ayahandanya Putri Victoria.
" oh ya Victoria sayang, apakah kau setuju jika kami menjodohkanmu ? " tanya Ibundanya Putri Victoria.
" memangnya kenapa? " tanya Putri Victoria.
" jadi begini, Ayahanda dan Ibunda sudah menjodohkanmu dengan seseorang " jawab Ayahandanya Putri Victoria.
" apa " ucap Putri Victoria dengan terkejut.
" kenapa baru sekarang kalian memberitahuku ? " tanya Putri Victoria dengan kesal.
" kami tidak memberitahumu karena waktunya belum tepat dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk memberitahumu " jawab Ayahandanya Putri Victoria.
" Ayahanda dan Ibunda minta maaf karena tidak memberitahumu lebih awal " ucap Ibundanya Putri Victoria.
" aku akan memaafkan kalian berdua tapi dengan satu syarat " ucap Putri Victoria.
" apa syaratnya ? " tanya Ayahandanya Putri Victoria.
" Ayahanda dan Ibunda harus membatalkan perjodohanku " jawab Putri Victoria.
" apa " ucap Ayahanda dan Ibundanya Putri Victoria.
" oh ya, jadi bagaimana ? " tanya Putri Victoria.
" tentang itu... Ayahanda dan Ibunda akan memikirkannya dulu " ucap Ayahandanya Putri Victoria.
" jadi bagaimana ? " tanya Putri Victoria.
" apa keputusanmu itu sudah bulat ? " tanya Ayahandanya Putri Victoria.
" aku rasa iya " jawab Putri Victoria.
" jadi bagaimana ?, apa kalian akan membatalkan perjodohanku ? " tanya Putri Victoria.
" Victoria, Putriku tersayang, coba kau pertimbangkan sekali lagi " ucap Ayahandanya Putri Victoria.
" Victoria sayang, kesempatan kedua terkadang tidak datang dua kali " ucap Ibundanya Putri Victoria.
" hari ini kau mungkin menolak untuk di jodohkan, tapi kita tidak tau dengan suatu hari nanti, bisa saja kau menyukainya " ucap Ayahandanya Putri Victoria.
" sekarang aku bingung, apa yang harus aku lakukan, apakah aku harus menerima perjodohan ? " tanya Putri Victoria di dalam hati.
Lalu tidak beberapa lama kemudian, seorang Penjaga datang dan kemudian mengatakan " Yang Mulia, Pangeran Leonard sudah datang dan sedang menunggu di luar ".
" sekarang suruh dia kemari ! " perintah Ayahandanya Putri Victoria.
" baiklah Yang Mulia " ucap Penjaga itu.
Lalu setelah itu Penjaga itu pergi
" Ayahanda, siapa Leonard yang di katakan oleh Penjaga itu ? " tanya Putri Victoria.
Ayahandanya Putri Victoria tersenyum dan kemudian menjawab " nanti kau juga akan tau ".
" Ayahanda, aku mohon !, tolong beritahu aku ! " pinta Putri Victoria dengan sedih.
Ibundanya Putri Victoria tersenyum dan kemudian mengatakan " sebaiknya Ayahanda beritahu saja ".
Ayahandanya Putri Victoria tersenyum dan kemudian mengatakan " baiklah ".
Putri Victoria tersenyum mendengar perkataan Ayahandanya
" jadi begini, Leonard itu adalah seorang Putra Mahkota dan juga adalah orang yang Ayahanda dan Ibunda jodohkan denganmu " ucap Ayahandanya Putri Victoria.
Putri Victoria terkejut dan kemudian bertanya " apa, dia adalah orang yang di jodohkan denganku ? ".
Ibundanya Putri Victoria tersenyum dan kemudian menjawab " iya, kau benar, Putriku tersayang ".
Putri Victoria kemudian bangkit dari tempat duduknya, dan kemudian Ayahandanya Putri Victoria bertanya " Putriku tersayang, kau mau kemana ? ".
" aku... aku ingin pergi ke suatu tempat " jawab Putri Victoria dengan sedikit gugup.
" kau tidak boleh pergi ! " pinta Ayahandanya Putri Victoria.
" kenapa ? " tanya Putri Victoria.
" karena sebentar lagi, Leonard, orang yang Ayahanda dan Ibunda jodohkan denganmu akan segera datang " jawab Ayahandanya Putri Victoria dengan senang.
" haruskah aku menunggunya ? " tanya Putri Victoria.
" iya, kau harus menunggunya " jawab Ayahandanya Putri Victoria.
" baiklah kalau begitu, aku akan menunggunya " ucap Putri Victoria dengan sedikit terpaksa.
Lalu Putri Victoria pun kembali duduk di kursinya
Lalu tidak beberapa lama kemudian, Pangeran Leonard datang dengan tersenyum dan membawa buket bunga di tangannya, dan kemudian menyapa " hai semuanya, bagaimana kabar kalian ? ".
" kabar kami baik " ucap Ayahandanya Putri Victoria dengan senang.
" bagaimana dengan kabarmu? " tanya Ayahandanya Putri Victoria.
" kabarku baik " ucap Pangeran Leonard dengan senang.
" apakah aku boleh bergabung bersama kalian? " tanya Pangeran Leonard.
" tentu saja boleh " jawab ayahandanya Putri Victoria dengan senang.
Lalu Pangeran Leonard berjalan ke arah Putri Victoria, lalu tidak beberapa lama kemudian saat sampai di dekat Putri Victoria, Pangeran Leonard memberikan buket bunga yang di bawanya kepada Putri Victoria, lalu Putri Victoria menerima buket pemberian Pangeran Leonard
" terimakasih untuk buket bunga yang kau berikan untukku, oh ya buket bunga yang kau berikan ini sangat indah dan juga cantik " ucap Putri Victoria dengan senang.
" sama - sama, aku senang bisa memberikanmu buket bunga " ucap Pangeran Leonard dengan senang.
" oh ya kau benar, buket bunga yang ku berikan kepadamu memang indah dan cantik, tapi... " ucap Pangeran Leonard dengan senang.
" tapi apa? " tanya Putri Victoria.
Pangeran Leonard tersenyum dan kemudian mengatakan " tapi tidak seindah dirimu dan secantik wajahmu ".
Lalu Putri Victoria terlihat tersipu malu karena mendengar perkataan Pangeran Leonard
" apa aku boleh duduk di kursi yang ada di sebelahmu ? " tanya Pangeran Leonard.
" iya, tentu saja boleh " jawab Putri Victoria dengan senang.
Lalu Pangeran Leonard pun duduk di kursi yang ada di sebelah Putri Victoria, lalu tidak beberapa lama setelah itu Pangeran Leonard pun ikut makan bersama
Lalu tidak beberapa lama kemudian, mereka pun akhirnya selesai makan
" oh ya, terimakasih untuk makanannya, makanannya sangat enak " ucap Pangeran Leonard dengan senang.
" sama - sama " ucap Ayahandanya Putri Victoria dengan senang.
" Yang Mulia, jika di izinkan..., aku ingin membawa Victoria untuk pergi jalan - jalan bersamaku " ucap Pangeran Leonard dengan senang.
Ayahandanya Putri Victoria tersenyum dan kemudian dengan senang mengatakan " kami berdua mengizinkanmu untuk pergi bersama Putri kami ".
" Victoria, apakah kau ingin pergi bersamaku ? " tanya Pangeran Leonard dengan senang.
" iya, aku mau pergi bersamamu " jawab Putri Victoria dengan senang.
Lalu setelah itu Pangeran Leonard dan Putri Victoria bangkit dari kursi duduk mereka
" Victoria, Putri Ibunda tersayang, Ibunda ingin kau menjaga dirimu dengan baik " ucap Ibundanya Putri Victoria.
" Leonard, tolong jaga Putri kami dengan baik ! " pinta Ayahandanya Putri Victoria dengan senang.
" kalian berdua tidak perlu khawatir, aku akan menjaga Victoria dengan baik " ucap Pangeran Leonard.
" Leonard kami percaya kepadamu " ucap Ibundanya Putri Victoria.
" Ayahanda dan Ibunda tidak perlu khawatir, kami berdua hanya pergi jalan - jalan saja " ucap Putri Victoria.
" kami berdua tau kalau kalian hanya jalan - jalan saja, tapi tidak ada salahnya kalau kami berpesan agar kalian menjaga diri kalian dengan baik sebab musuh bisa menyerang dan melukai kalian kapan saja " ucap Ayahandanya Putri Victoria.
" anda benar Yang Mulia " ucap Pangeran Leonard.
" kami berdua pergi dulu, sampai jumpa " ucap Putri Victoria.
" sampai jumpa " ucap Ibundanya Putri Victoria.
Lalu setelah itu Putri Victoria dan Pangeran Leonard pergi
" aku harap mereka bisa menjaga diri mereka dengan baik " ucap Ibundanya Putri Victoria dengan sedikit khawatir.
" kau tidak perlu begitu khawatir !, ada Leonard yang akan menjaga Victoria " ucap Ayahandanya Putri Victoria, berusaha menenangkan.
Sementara itu, Pangeran Leonard dan Putri Victoria sedang berada di luar Istana
" Leonard" kita mau jalan - jalan ke mana ? " tanya Putri Victoria.
Pangeran Leonard tersenyum dan kemudian menjawab " ke suatu tempat yang istimewa, tapi sebelum itu aku ingin agar kau mengajakku pergi jalan - jalan melihat - lihat keadaan di sekitar Kerajaanmu ".
" tapi kau kan sudah melihat keadaan di sekitar Kerajaanku ini lalu kenapa kau memintaku untuk mengajakmu untuk melihat dia sekitar Kerajaanku ini ? " tanya Putri Victoria.
" karena aku belum melihat semuanya dan karena aku ingin pergi bersamamu " ucap Pangeran Leonard.
" jadi bagaimana ?, apa kau mau mengajakku pergi jalan - jalan bersamamu ? " tanya Pangeran Leonard dengan senang.
" iya, aku akan mengajakmu jalan - jalan " ucap Putri Victoria.
" oh ya kau mau melihat - lihat apa ? " tanya Puti Victoria.
" terserahmu saja " jawab Pangeran Leonard.
" baiklah kalau begitu " ucap Putri Victoria.
" oh ya bagaimana kalau melihat - lihat pasar ? " tanya Putri Victoria.
" ide yang bagus " jawab Pangeran Leonard.
Lalu Putri Victoria dan Pangeran Leonard pun pergi melihat - lihat pasar
BERSAMBUNG...