Pada suatu pagi yang berkabut tipis di depan rumah aku melihat seorang gadis cantik berambut pirang yang sedang pingsan, aku segera menolongnya dan membawanya ke dalam rumah aku mengecek suhu tubuhnya, ternyata ia terkena demam, aku merawatnya hingga ia sadar, begitu ia sadar aku menanyakan siapa namanya dan kenapa ia pingsan lalu ia menjawab “Aku tidak tahu siapa aku dan kenapa aku di sini tapi terima kasih karena telah menolongku”, rupanya ia terkena amnesia pikirku, lalu gadis itu tersenyum dengan senyuman rubah cara bicaranya pun lemah-lembut.
Begitu siang aku mengajaknya berkeliling karena aku berniat mengembalikan ingatannya, aku mengajaknya berkeliling dari depan rumah hingga alun-alun tapi ia tetap belum mengingat apapun. Lalu aku mengajaknya bermain supaya ia teringat sesuatu tetapi tetap saja ia belum ingat. Setiap kali ia mencoba mengingat ia langsung sakit kepala yang sangat berat.
Saat malam bulan purnama berikutnya setelah aku bertemu dengannya sudah terlihat, ia ingat siapa namanya, “akhirnya aku ingat siapa namaku, namaku adalah Kagura” kata gadis itu “Nama yang indah” pintaku.
Keesokan harinya kagura mencoba mengingat siapa dirinya dan kenapa ia bisa berada di sini tapi hasilnya ia malah mendapatkan sakit kepala yang cukup berat. Pada malam harinya ada yang mencoba menculiknya tetapi ia melawan hingga para penculik pingsan dan aku membawa mereka ke polisi.
Bulan purnama berikutnya kagura ingat kenapa ia pingsan di sana, ia pingsan di sana sebab sedang melarikan diri, Kagura mencoba mengingat ia lari dari apa, hasil yang mengejutkan kagura langsung pingsan dan demam saat mencoba mengingatnya.
Pada pagi berikutnya kagura hampir diculik lagi oleh geng bermotor tetapi ia beruntung polisi sedang berpatroli. Ia penasaran kenapa ia ingin diculik jadi Kagura mencoba mengingatnya lagi tapi ia mendapat hasil yang mengejutkan ia langsung pingsan dan demam seperti pertama aku menemukannya.
Aku menyetelkan TV siapa dalam hati aku berkata siapa tau ia mengingat sesuatu, aku melihatkan film dari genre komedi hingga horror tapi ia belum mengingat apapun. Jika dilihat sikapnya lemah-lembut tapi kuat, mempunyai rambut pirang, memiliki senyuman rubah, dan aku pernah mengetesnya pelajaran ternyata ia lebih pintar dari aku ia seperti perwujudan dari gadis yang sempurna.
Bulan purnama berikutnya ia ingat lari dari dan bisa ada disini apa ternyata Kagura lari dari rumah dan kagura melewati perjalanan yang panjang lima hari lima malam, ia terus melanjutkan perjalannya begitu melewati depan rumahku ia mulai kehilangan kesadaran dan pingsan. Begitu kejadiannya kata kagura jawaban itu menimbulkan lebih banyak pertanyaan lagi, lalu aku bertanya kenapa kau lari dari rumah dan di mana rumahmu itu, lalu ia menjawab ia belum ingat di mana rumahnya aku pun terkejut ia mengatakan ada pola dibalik kembalinya ingatanku, kata kagura ia berkata bahwa ingatannya kembali setiap bulan purnama jadi aku rasa semua ini berkaitan dengan bulan kata kagura. Lalu aku bertanya bagaimana bisa Kagura menjawab aku juga tidak tahu.
Siang harinya segerombolan geng bermotor mencoba menculiknya tapi ada suatu hal saat kagura hampir diculik terjadi gempa yang sangat kuat tapi tidak menyebabkan bangunan runtuh dan tidak berpotensi tsunami gempa besar itu berskala 9,9 SR, geng motor itu mengalami nasib yang mengenaskan, yaitu geng motor itu masuk ke dalam lubang menuju inti bumi yang terbuka saat mereka ingin menculik kagura. Aku mengatakan “sangat tidak masuk akal” dan Kagura pun menjawab “itu balasan yang setimpal dengan perbuatan mereka”, aku makin penasaran siapakah Kagura ini, pikir aku.
Bulan purnama berikutnya Kagura ingat kenapa ia lari dari rumah, ia lari dari rumah karena dikejar pembunuh bayaran kata Kagura. Jawaban itu menimbulkan lebih banyak pertanyaan lagi. Kemudian aku bertanya pembunuh bayaran siapa yang ingin membunuhmu, saya juga tidak tahu jawab Kagura. Sepertinya aku memiliki sebuah masalah kata Kagura, Mungkinkah kau berasal dari keluarga yang kaya tanya saya, Kagura pun menjawab mungkin. Saya mendapat firasat bulan purnama berikutnya kita akan berpisah kata Kagura, tidak mungkin, aku ingin selalu bersamamu kata saya, ya saya juga tidak ingin berpisah denganmu kata Kagura.
Bulan purnama berikutnya Kagura pun ingat semuanya asal dan kenangannya Kagura memberi tahukan siapa dirinya sebenarnya dan dari mana asalnya ia berkata “aku adalah seorang bangsawan dari negeri yang tersembunyi dan hanya dapat kesana saat bulan purnama aku berasal bukan dari bumi dan pembunuh bayaran itu mengincar kerajaanku tapi sepertinya mereka telah berhasil ditangkap kata Kagura, karena aku berfirasat demikian. terima kasih karena telah menolong dan mengembalikan ingatan tapi sekarang kita harus berpisah selamat tinggal kata Kagura.” Kagura mulai menghilang dan menjadi cahaya, “Kagura jangan Pergi” kata Saya sambil menahan air mata dan kemudian Kagura pun menghilang.
Selang lima tahun di hari yang sama saat ia meninggalkanku, namun aku tidak menyangka, ia akhirnya kembali. Aku sangat rindu dan langsung memeluknya aku langsung bertanya “bagaimana kabarmu” lalu ia menjawab “Aku baik-baik saja lalu bagaimana denganmu” lalu aku menjawab “Aku baik-baik saja tapi aku sangat rindu padamu”. Lalu Kagura menjawab “Aku juga rindu padamu”, kata Kagura dengan nada sedih, ia mengajakku untuk pergi ke bulan bersamanya, namun aku menolak dan aku mengajak kagura untuk tinggal di bumi bersamaku dan ia ternyata setuju.
Keesokan harinya aku mengajak kagura untuk berkeliling dan mengatakan apa yang telah terjadi lima tahun terakhir. Malam pun tiba aku ingin mengatakan sesuata yang penting ke Kagura
“Kagura aku mencintaimu, maukah kamu selalu bersamaku” tanya aku
“Alifano kamu tidak usah menanyakannya, kamu tahu bahwa aku juga mencintaimu, dan akan selalu bersamamu” jawab Kagura
“Benarkah” tanya aku
“Benar, jika kamu tidak percaya mari kita membuat janji yang tidak akan kita ingkari, janji untuk selalu mencintai” jawab kagura dengan senyum
“Baiklah aku akan berjanji akan selalu bersamamu dan selalu mencintaimu” jawab aku
“Aku juga berjanji begitu” jawab Kagura
Akhirnya Kagura dan Alifano hidup bahagia dan saling menepati janji mereka untuk selalu bersama dan selalu mencintai.