Hati adalah tempat terjadinya dialog antara manusia dengan tuhannya. Itu sebabnya hati seseorang tidak dapat dibaca oleh orang lain.
Melalui hati, manusia bisa membedakan antara yang baik dan tidak. Seperti pada hujan yang kulalui saat aku masih duduk dibangku kuliah,saat itu aku sangat mengagumi sesosok pria yang begitu menawan,terlihat dari wajah dan tingkah lakunya,sangat mencerminkan kepribadiannya yang tersembunyi dibalik senyumnya,aku memang sudah lama mengaguminya. Dia selalu tersenyum dibalik rintihan air hujan,entah apa yang aku rasakan setiap kali ku melihat senyumnya,saat itu pula aku mulai merajuk pada tuhan.
Ya Allah begitu indah dan sempurna ciptaanmu ini,air hujan ini menjadi saksi akan perasaanku terhadapnya,aku tidak bisa melihat dia tersenyum melainkan saat hujan. Begitu indah namun haram bagiku untuk terus memperhatikannya.Ya Allah turunkanlah rahmat melalui air hujan ini.
Saat ini di suasana yang sangat dingin,karena turunnya hujan bersamaan dengan angin kencang membuatku terjebak di halte tempat dimana aku selalu menunggu angkutan umum.
“Ya Allah turunkanlah hujan yang bermanfaat”ujarku sesekali menengadahkan tanganku ke hujan
“Aaamiinn”suara laki-laki yang tiba-tiba mengaminkan do’a ku
Yang berhasil membuatku menengok kearahnya
“ Assalamu’alaikum”salam terucap dari mulutya dengan begitu lembut di dengar saat itu tak kuhiraukan suara rintihan air hujan
“wa’alaikum salam”jawab ku
“ Terkadang kita tak bisa mengartikan arti hujan,entah apa yang sedang Allah tunjukan,sedih kah atau senang kita tak pernah tau,seperti halnya dengan hati manusia,kita tidak bisa menebak apa yang ada didalamnya.tapi dibalik itu semua ada satu rahasia yang sebenarnya Allah ingin tunjukan sesuatu yang sangat jarang kita ketahui”ujarnya sembari memperhatikan derasnya air hujan.
“ Sesuatu apa itu,dan kenapa begitu jarang orang mengetahuinya?”tanyaku tanpa menoleh kearahnya
“ Di sana Allah akan menunjukan sesuatu yang sangat rumit namun benar adanya,seperti halnya perasaan yang saat ini kurasakan begitu rumit namun itu ada,perasaan cinta yang selama ini Allah berikan kepadaku namun baru kali ini aku bisa mengatakannya,,aku mencintaimu karena Allah,”jawabnya sembari memberikan setangkai bunga.
“Aku mencintaimu karena Allah,terimakasih”ujarku menerima bunga darinya.
####
TAMAT