( tidak baku )
(jangan di baca nanti nyesel )
♡♡♡
Aku Agea, masa kecil memang banyak cerita, tapi aku punya cerita yang sampe sekarang aku ingat.
♡♡♡
Siang menjelang sore 2:30 .
Agea dan teman temannya bermain di lapangan yang tidak biasa ia datangi , karna tempat yang biasa mereka bermain.
Agea dan 3 temannya biasanya Ulfah, Alfian, dan Galih, mereka menemukan tempat yang sangat menarik untuk ke tempat plosokan itu .
Galih menengok nengok sambil mencari tempat yang tepat untuk bermain, namun ia menemukan sesuatu " Gea Gea ! "
Gea, Nita dan Alfi menengok ke arah galih, Gea menjawab "Kenapa gal? " .
"Itu apaan ?, Kaya boneka " .
"Mana?" .Mereka berempat mendekatinya
"IH! BARBIE GE ! BEARBI!!" kejut Nita .
"Mana!"
Dua temannya galih dan Alfi hanya mengikuti nya saja .
Singkat cerita.
Setelah mereka menemukan tempat bermain Alfi memberi ide kepada teman-temannya .
"eh eh ! Itu ada truck , main rumah rumahan aja yo, biar ga panas "
Galih menjawab "lah iya , itu ada kardus juga"
Mereka pun sepakat bermain di atas truck yang berhenti di lapangan tersebut.
Mereka sudah membuat rumah kardus di atas truck .
Nita dan Gea bermain seperti anak anak pada umumnya mengobrol dengan bonekanya.
Gea kaget karna merasa truck nya menyala
"Heh heh ! Mobilnya jalan !" Dengan nada takutnya .
Sebelum mobil itu berjalan Galih dal Alfi dengan beraninya melompat turun , sedangkan Nita dan Gea hanya merasakan takut yang akan di bawa pergi .
Karna terikana mereka kedengaran dengan supirnya , supirnya pun turun , namanya bang Enggi .
Bang Enggi sengaja menakut nakuti mereka "Hayooo hayoo gua culik lu , hayooo mau kemana"
"Aaaaa tolongin wehhh!!" Teriak Nita
Nita termasuk anak yang sangat cengeng saat itu .
Galih pun naik ke atas dan menyeret Gea dan Nita dari atas ke bawah truck, karna sudah geram melihatnya berteriak.
Kok bisa ? Galih mendorong kardusnya sehingga kardus kardus ternyebut membentuk seperti prosotan.
Galih menarik kaki Nita dan Gea dengan satu kaki satu kaki, Nita di kanan Gea di kiri.
"Heh heh ! Galih ! Lepasin gua galih ! " terak gea
"Galih lepasin ! Galih ! Anjir lepasin " teriak Nita
Galih melepas Gea namun tidak dengan Nita yang masih di seret lebih jauh dari tempat Gea di lepas .
Setelah puas membuat Nita menangis galih pun melepas nya .
"Ngahahah lu ngapain nangis " ucap Alfin
"Si galih nyeret gua huhu " dengan nada rengek
"Galih ! Ngapain seret kita anjir ! " Ucap gea
"Gw tuh mau nolongin "
"Tapi ga gitu anjir !"
♡♡♡
Mereka pun kembali ke tempat mereka ketemu , di depan masjid .
Mereka berempat bingung .
"Sedal kita kemana ?" Tanya Alfin
"Kan udh gw kata , bawa aja abis main benteng , jangan di tinggal" ucap galih
Lalu tidak lama ada anak kecil di bawah mereka berempat bilang ke Gea.
"Teh, cari sendal ya?"
Gea pun menjawab iya , lalu si anak tersebut memberi tahu di mana sandalnya .
"ALPIN ! SENDAL LU DI TABUNAN ! " teriak
gea
(Tabunan= tempat bakar sampah di luar)
" Sendal kita semua " sambung Nita
Nita pun mulai mengeluarkan air mata "sendal aku ge huhuuu"
"Sendal gw baru beli ..." Ucap Alfin
Gea bertanya kepada aank yang memberi tahunya "yang bakar siapa ?"
"Tadi ada ibu ibu di lempar ke situ"
Mereka berempat tahu , bahwa orang tersebut yang membakar itu sering mengomeli mereka karna saking nakalnya dan batu ketika di larang , karna larangan tersebut membuat mereka menjadi jadi untuk melakukanya .
Mereka pasrah dan karna sudah sangat sore akhirnya mereka membubarkan diri masing-masing untuk kembali ke rumahnya .
–end–
♡♡♡
Dengan vote / beri hadiah mu akan memberi semangat untuk author , kamu juga bisa memberi like, keritik dan saranmu .
Terimakasih
Dengan vote / beri hadiah mu akan memberi semangat untuk author , kamu juga bisa memberi like, keritik dan saranmu .
Terimakasih
♡♡♡
Sekian cerita fiksi saya
Dengan vote / beri hadiah mu akan memberi semangat untuk author , kamu juga bisa memberi like, keritik dan saranmu .
jikala ada kata kata yang salah mohon di maafkan
Terimakasih