Hai , perkenalkan namaku Desy cerita ini terjadi sekitar 3 tahun yang lalu dimana aku harus merelakan kekasihku untuk kembali memeluk mantan kekasihnya
Semua berawal saat kita masih duduk di bangku kuliah
Aku adalah seorang yang pendiam aku juga tidak terlalu menarik serta aku juga susah bergaul apalagi dengan seorang pria ,entah karna aku tida percaya diri dengan penampilanku atau aku yang terlalu pemalu.
Tapi bukan berarti aku tidak mempunyai teman. Aku hanya akrab dengan teman sejurusan denganku saja ,aku masih semester 4 dan lumayan masih lama lah untuk wisuda karna masih 2 tahun lagi
Teman temanku sangat baik terhadap ku , saat aku membutuhkan mereka akan selalu ada . Tetapi aku lebih sering jalan dengan Nisa dan Rena karna kita kebetulan 1 kos
Kita slalu berangkat dan pulang bareng tapi karna kemarin Rena ada acara keluarga dan belum pulang ke kos jadinya kita berdua aja berangkat ke kampus. Karna jarak kos kita ke kampus dekat kita gak perlu naik kendaraan umum . Saat di tengah jalan tiba tiba ada yang manggilin kita
"Desy , nisa tungguin aku," teriak Rena dari kejauhan ,, lalu kita menghentikan langkah kita .
"Kalian kok tinggalin aku sih" pertanyaan Rena sambil cemberut
"Loh ren kok kamu udah pulang katanya sodara kamu ada yang nikah" tanyaku kepada Rena
"Lagian kamu mau pulang kok gak bilang ya kita berangkat duluan dong" sahut nisa
"Iya ren kamu juga gak ngabarin kalo mau pulang, aku kira hari ini kamu gak masuk" tambahku pada Rena
"Gila apa gak masuk bentar lagi kan ujian nanti aku ketinggalan materi banyak dong" jawab Rena sambil menata rambutnya yang berantakan
Lalu kita teruskan perjalan menuju kampus ,setelah sampai kampus kita langsng menuju gedung karna pelajaran hampir saja di mulai
Setelah selesai materi kita langsng menuju kantin
"Eh kalian mau makan apa" tanya nisa pada kami
"Aku minum aja deh nis aku gak lapar" jawab ku pada nisa
"Aku juga minum aja" sahut Rena
"Ya udah aku pesenin jus mangga aja ya" kata Nisa yang segera berlalu untuk memesan minuman
Tidak beberapa lama nisa datang membawa 3 jus dan selembar kertas
" Apa itu nis" tanya Rena pada nisa
" Gak tau nih kertas pengumuman tadi aku gak sempat baca jd aku ambil aja soalnya ada dua tempelan kertas ya udah aku ambil 1" jawab Nisa sambil menyodorkan kertas pada Rena
Setelah berbincang bincang aku mengajak mereka segera pulang ..
Setelah beberapa langkah tiba tiba ada yang menabrakku dari belakang , sebenarnya tidak terlalu keras tapi karna aku kesandung aku jadi terbentur tepian tembok di sampingku karna benturannya terlalu keras akupun tidak sadarkan diri
Setelah 30 menit aku baru tersadar saat itu aku sudah ada di klinik dan di temani Rena dan nisa
"Kamu udah sadar Des, untunglah Lo cepet sadar kita tuh panik banget kita takut Lo gagar otak" kata Rena dengan nada panik
"Gila Lo ya gak mungkin lah gagar otak" jawabku pada mereka
Lalu pandanganku tertuju pada sosok laki laki yang ada di sebelah Nisa , aku mengenalnya dia adalah fahri senior yang di gandrungi banyak wanita dia termasuk cowok terpopuler di kampus dia sangat tampan, tinggi dan dari keluarga berada meskipun dia memiliki kesempurnaan itu tetapi dia tidak pernah mendekati wanita di kampus , aku tau itu karna aku sering memperhatikannya ,
Ternyata dia yang menabrak aku sampai aku tak sadarkan diri ini lalu dia meminta maaf Karna tidak sengaja menabrakku sampai aku pingsan
"Maafin aku ya , aku gak sengaja nabrak kamu tadi soalnya aku buru buru, oh ya siapa nama kamu" tanyanya
"Desy" jawabku singkat dengan nada yang masih lemas
"Sekaliagi aku minta maaf ya des" katanya dengan penuh sesal
"Iya kak Fahri gak papa kok, aku baik baik aja" jawabku sambil meyakinkan dia
"Oh ya Des aku sangat buru buru karna aku di tungguin mama aku di rumah aku mau segera pulang , sekali lagi aku minta maaf ya , maaf juga aku gak bisa nganterin kalian pulang aku ada acara penting banget" kata Fahri sambil segera berlalu
Lalu kami juga segera pulang .
Besoknya kita sudah ada di kampus . Aku dan Rena berada di taman karna menunggu Nisa yang masih ke toilet.. setelah beberapa menit nisa datang dengan fahri
"Gimana keadaan kamu Des" tanya Fahri dengan penuh perhatian
"Aku baik baik aja kok kak , gak papa udah gak sakit kok" jawabku sambil meyakinkan
"Ya udah kalo gitu aku pergi dulu ya sudah di tungguin temen" kata Fahri lalu pergi meninggalkan kami .
Seketika semua orang memandang aku dengan penuh kecurigaan karna memang Fahri di sukai semua wanita di kampus. Tetapi aku tidak memperdulikan mereka. Setelah itu kita pulang
Tiba tiba ada pesan masuk , ternyata itu fahri yang tadi sudah meminta nomor whatsapp ku dari Nisa . Aku yang penuh kegirangan karna di hubungi oleh Fahri . Ya siapa yang tidak akan girang karna Fahri adalah cowo dengan sejuta pesonanya menghubungiku .
Setelah itu kita jadi semakin sering berhubungan. Fahri yang semakin hari perhatian sama aku . .
Semenjak aku di hubungi oleh Fahri aku setiap pergi ke kampus slalu memperhatikan penampilanku .. tidak terasa liburan semester tiba . Selama liburan fahri tetap mengabari aku dan menanyakan kabarku. Entah kenapa aku merasa sangat bahagia. Karna di perhatikan oleh Fahri .
Tiba tiba Fahri mengirim pesan dan bilang dia rindu .. ingin bertemu dengan ku setelah itu ada yang mengetuk pintu kamar kos ku
Ternyata itu fahri dengan membawa mawar di tangannya
"Des kamu mau gak jadi pacar aku" kata Fahri yang masih di depan pintu
Aku tidak percaya Fahri nembak aku dengan seromantis ini , Nisa dan Rena mendengar dengan penuh ketidakpercayaannya . Aku tidak bisa jawab apa apa karna aku belum percaya ini
"Des gimana? Kamu mau gak jadi pacar aku?" Tegas Fahri sekali lagi
Aku hanya bisa mengangguk sambil tersenyum tanpa berucap kata .
"Ciyeeee" goda Nisa dan rena padaku..
Hari berganti hari tiba saatnya untuk masuk kuliah.
Hari ini aku sangat bersemangat karna setelah hari itu aku belum bertemu Fahri lagi
Aku Bangun pagi pagi sekali lalu bergegas mandi . Setelah mandi aku bercermin sambil tersenyum senyum
"Des lu kesambet ya pagi pagi udah senyum senyum gitu" kata Rena yang langsung membuyarkan lamunanku
"Ya iyalah nanti kan dia ketemu Fahri yang jadi kekasihnya sekarang" sambung nisa sambil menggoda
"Apaan sih kalian" jawabku dengan malu.
Tiba tiba ada yang mengetuk pintu dan itu fahri ,dia menjemputku untuk di ajaknya berangkat bareng dia . Karna memang aku sudah siap dari tadi aku mengiyakan ajakannya untuk berangkat bareng
"Aku berangkat duluan gak papa ya nis, ren?" Tanyaku pada mereka .
"Iya gak papa kok lagian kita juga belum siap" jawab Rena
"Iya lu duluan aja" tegas Nisa sambil ngedipin mata dengan menggodaku
Lalu aku dan Fahri segera berangkat. Di kampus masih sepi karna memang masih terlalu pagi . Kita ngobrol di parkiran sebentar lalu Fahri pamitan untuk ke kelasnya . Dan aku masih menunggu Rena dan nisa di parkiran
Hampir setiap hari Fahri menjemputku seperti itu .
Dua bulan berlalu Fahri yang dengan biasa menjemputku dan mengajak.ku ngobrol di parkiran tiba tiba teman Fahri datang dan memanggil dari kejauhan "sin Sinta" lalu dia menghampiri "loh gue kira sinta" kata teman Fahri sambil senyum karna memang tidak ada yang tahu kalau Fahri sudah jadian sama aku
Seketika itu fahri memandangku dengan tidak biasa .
Sinta adalah teman Fahri seangkatan .
"Desi ayok ke kelas" triak Rena dan nisa dari kajauhan
"Aku pergi dulu ya kalo gitu" kataku pada mereka dan pergi meninggalkan mereka
Dari sinilah fahri mulai cuek sama aku
Dia semakin jarang ngabarin aku. Dia juga sudah jarang menjemputku . Terkadang dia menjemputku dan sampai parkiran dia langsung pamit pergi . Tapi aku slalu positif thinking aja mungkin dia nyiapin skripsinya karna memang dia sudah semester akhir
Saat itu aku Rena dan nisa sedang di kantin sedang makan . Disana juga ada Fahri dan teman temannya agak jauh dengan ku.
Tiba tiba ada Sinta datang menghampiri Fahri dan teman temannya seketika itu temannya langsung bersorak "ciyeeee"
Aku . Rena dan nisa bingung dengan sorakan mereka tapi aku tidak menghiraukan nya lalu aku meninggalkan mereka tapi dari kejauhan aku mendengar temannya berbicara "loh ada Desy , cemburu kali dia tadi denger, diakan pacarnya Fahri" kata teman Fahri yang tahu jika kita berpacaran
"Loh kamu pacaran sama dia Fahri" sahut temannya tapi Fahri tidak menjawab.
Saat aku tengok kebelakang Fahri dan Sinta berpandangan . . Lalu aku berlalu meninggalkan kantin
Aku tidak tahu ada hubungan apa sinta dengan fahriku
Setelah kejadian itu fahri semakin berubah Sama aku
Lalu aku hubungi Fahri minta penjelasan tapi Fahri memintaku untuk menemuinya di kampus sore nanti.
Saat itu aku menemui Fahri di tempat yang sudah Fahri bilang. Ternyata Fahri belum datang tapi di situ ada Vero teman Fahri aku bertanya sama Vero tentang Fahri dan sinta . Vero adalah teman Fahri yang tahu bahwa aku dan Fahri berpacaran..
Vero bilang sama aku Sinta adalah mantan pacar Fahri waktu masih semester pertama ,aku sangat kaget dengan pernyataan Vero karna selama ini Fahri tidak pernah memberitahuku , Fahri hanya bilang jika Sinta sudah di anggap adik sendiri oleh Fahri
Tidak lama Fahri datang menemui kita lalu mengajakku pergi ke taman meninggalkan Vero
Saat di taman dia tidak memandangku dia slalu menunduk
"Apa benar Sinta mantan kak Fahri?" Tanyaku kepada Fahri
"Itu yang ingin aku jelasin sama kamu Des" jawab Fahri
"Apa ini ada hubungannya dengan perubahan kak Fahri beberapa hari ini?" Tanyaku lagi pada Fahri
"Des kamu wanita yang baik , aku terjebak dengan keadaan ini , aku bingung Des" kata Fahri yang membuatku tambah bingung
"Apa maksud kamu?" Tanyaku lagi
"Des dulu aku dan Sinta berpacaran saat kita masih semester pertama , kita hanya berpacaran 6 bulan lalu kita putus, dan setelah itu aku belum bisa membuka hatiku pada wanita lain lalu aku menemukan kamu gadis baik yang membuat ku jatuh hati sama kamu, kamu berbeda dengan yang lain , tapi setelah sinta tau tentang hubungan kita dia slalu menghubungiku. Bahkan dia hampir mau bunuh diri karna ini" jelas Fahri
"Des aku harap kamu mengerti keadaan aku , itu juga yang tidak membuatku membuka hati untuk siapapun karna sinta yang sangat terobsesi sama aku akan menjadi nekat jika dia tau aku punya pacar" tambah Fahri
"Jadi selama ini kamu masih menjaga perasaan mantan kamu, apa kamu masih sayang sama Sinta?" Tanyaku dengan lirih
"Di jauh lubuk hatiku paling dalam aku masih sayang sama dia tapi aku ingin membuka hatiku untuk kamu , ku harap kamu bisa mengerti Des, aku tidak ingin terjadi apa apa dengan Sinta, kemarin dia memintaku untuk balikan dengan dia sekarang dia sedang di rawat karna mencoba bunuh diri dan mama sinta memohon sama aku untuk slalu jaga Sinta" pernyataan Fahri yang seketika membuat hatiku hancur ,air mataku pun menetes
Memang kita baru pacaran dua bulan tapi aku sudah sangat menyayangi fahriku
"Des kamu bisa mengerti aku kan. Maafin aku?" Tanya fahri yang tidak langsung ingin hubungan ini berakhir
"Jika memang itu yang kamu anggap baik lalu aku bisa apa? Aku juga tidak bisa memaksa, sudahlah jaga dia , dia lebih butuh kamu, terimakasih untuk 2bulan ini" ucapku pada fahri dengan meneteskan air mata
"Sekali lagi maafin aku Des, aku tidak berdaya" tambahnya
Aku tidak bisa berkata kata lagi lalu dia meninggalkan ku di taman itu sendiri
Aku mencoba mengiklaskan semua yang telah terjadi mungkin ini yang terbaik untuk semua.. dua bulan aku bersama Fahri dan dua bulan itu kini sudah menjadi kenangan. Ku ikhlaskan dia kembali dengan mantan kekasihnya. Walaupun hati ini sangat hancur. Fahriku kini tak lagi milikku