Ratu alam yang telah jatuh cinta pada pangeran langit,ayah Thing pernah berkata sebelum kematian beliau"Kau harus menyatukan langit dan tanah kau harus membuat ratu alam jatuh cinta padamu buatlah seorang pewaris yang menguasai dunia dan tak akan terkalahkan"
Sejujur nya Thing sangat bingung bagaimana cara nya ia membuat Flora jatuh cinta pada nya,dia memutuskan untuk mendekati Flora menikahi nya lalu mengambil anak nya pergi..
"Ada gerangan apa kau datang kemari pangeran Thing? "ucap Flora"Beberapa hari ini pekerjaan ku sebagai pangeran sangat banyak ratu"ucap nya menyombongkan diri sendiri sebagai lelucon"Pangeran..bagaimana sikap dewasa berpendidikan di dalam diri mu menghilang begitu saja"Flora hanya tersenyum dan menahan tawa karna tingkah pangeran"Hahaha aku datang untuk liburan,apakah aku boleh menginap di sini"
"Sungguh sebuah ke hormatan bagi ku bisa mencarikan sebuah kamar untuk mu"pangeran Thing berjalan mengikuti langkah Flora menyelusuri istana hingga sebuah ruangan Flora menghentikan langkah nya dan membuka pintu kamar itu..
"Silahkan pangeran kau bisa beristirahat jika kau butuh sesuatu panggil saja aku atau pelayan aku permisi"
"Tunggu ratu.."ratu Flora berhenti melangkah dan membalikkan badan nya menatap pangeran,Thing berjalan ke arah Flora semakin dekat dan terus semakin dekat hingga Flora harus berjalan mundur hingga punggung nya menyentuh diding kamar.
Tatapan mereka begitu dalam dan Flora hanya bisa terdiam ketika pangeran mengunci diri nya dengan dua tangan bibir nya seperti membeku tidak ada sepatah kata pun..
"Jika aku mengatakan aku mencintai mu apakah kau akan menolak nya langsung?"Flora tersenyum lalu tertawa kecil"pangeran Thing telah kehilangan jati diri nya yang sebenar nya kau jadi lebih suka bercanda,ini sudah malam pangeran beristirahatlah"Flora melangkah pergi namun dengan sigap pangeran langsung menarik nya ke pelukan nya dan memainkan bibir Flora dengan ganas,Thing terus mendorong ratu menuju ranjang"Kau keterlaluan Thing! "
"Benarkah? aku hanya menunjukan bahwa aku menyukaimu dan akan bertanggung jawab atas perbuatanku tadi"Flora tiba tiba terdiam dan menatap mata pangeran namun tiba tiba Thing kembali memainkan bibir nya lebih dalam dan berusaha menarik ke atas gaun Flora, awal nya Flora tidak bertindak apapun namun semakin dalam dia semakin terlena dengan perlakuan Thing..
Mereka berciuman begitu lama hingga Flora sudah kehilangan sepenuh nafas nya"Thing ku mohon jangan lakukan ini aku tidak mau melakukan ini di luar menikah"Thing masih terdiam dan masih membuat tanda merah di leher Flora sementara tangan nya sudah berhasil masuk ke dalam gaun Flora dan tengah mencari dua gunung empuk di sana..
Flora sudah tak tahan lagi dan hanya bisa menangis, Thing yang melihat Flora menangis langsung memeluk nya dan minta maaf"Maafkan aku Flora, apakah kau bersedia menikah dengan ku?"Flora masih menangis di dalam pelukan Thing dan hanya mengangguk mengiyakan ucapan nya tadi..
Setelah tiga bulan berlalu pernikahan raja langit dan ratu alam pun berlangsung meriah namun ada juga yang begitu benci pada pernikahan kedua penguasa langit dan tanah itu..
"Uuwowww...itu tadi sangat seru"ucap Flora yang tengah bersenang senang dengan Thing terbang menembus awan,Flora dan Thing memang memiliki bentuk sayap yang jauh berbeda,sayap Flora lebih membentuk seperti sayap kupu kupu besar berwarna kristal cerah sementara sayap Thing seperti sayap bidadari berwarna putih dan berbulu halus..
"Kau mau melakukan nya sekali lagi Flo? "Flora mengangguk cepat lalu turun ke tanah sambil bergandengan dengan Thing..
"Hufhh...sungguh menyebalkan ratu alam malah merebut Thing dari ku awas saja aku akan membalas mu"ucap Lili kesal ketika raja nya harus menikah dengan orang selain dia..
Malam hari..
"Flo aku meminta hak ku malam ini"Flora terdiam menatap suami nya jujur dia masih sedikit takut"Apa kau takut Flo? "
"Iya pangeran kau boleh meminta hak mu sekarang tapi pelan pelan saja"Thing tersenyum senang lalu mengiyakan perkataan Flora..
Thing memulai aksi nya dan menghirup wangi tubuh Flora"Kau sangat harum istri ku aku sangat suka"ucap nya lalu mengoleskan saliva nya di leher Flora membuat Flora mengerang erang tidak karuan..
"Tunggu pangeran.. "ucap Flora ketika pangeran akan memulai hal inti di permainan nya kali ini"gunakan slimut aku masih sedikit malu"Thing langsung tersenyum dan menutupi seluruh tubuh nya dan tubuh Flora menggunakan slimut..
Beberapa hari kemudian akhir nya ratu Flora pun positif hamil dan sikap nya berubah derastis,dia mulai manja dan suka sekali mengeluh ketika keinginan nya tidak bisa terpenuhkan dan lagi ratu yang biasa nya makan secukup nya kini bisa makan sampai dua piring..
"Suamiku..."
"Hmm.. "Thing kini tengah merapikan pakaian nya karna selesai mandi dan tiba tiba melingkar sebuah lengan hangat di pinggang Thing"Ayo kita keluar aku sangat bosan"
"Bagaimana kalau kita berjalan jalan ke hutan"
Flora dan Thing berjalan jalan di dalan hutan dan duduk di bawah pohon besar"Thing aku mengantuk"Flora menyenderkan kepala nya di bahu Thing dan terlelap,Thing mengelus pipi Flo lalu turun mengelus perut Flo yang hampir kelihatan buncit"Setelah bayi ini lahir..,aku harus pergi Flo, maafkan aku telah menodaimu dan membuat mu kehilangan anak kita..huh.. jika saja kau tau aku tidak benar benar mencintaimu mungkin kau telah memajukan perang dengan ku"ucap Thing dalam hati lalu menggendong tubuh Flora pulang ke istana..
Enam bulan kemudian..
"Aaakkhhhh tidakkk!"
"Ada apa kau memanggil ku peri kecil"Thing tengah pergi pulang kembali ke istana langit sampai tiga hari namun entah kenapa pagi pagi peri kecil milik Flora datang ke pada nya"Anu..itu raja..ratu Flora... emm"peri kecil itu mondar mandir di udara seperti kebingungan"tenanglah lalu jelaskan pelan pelan apa yang terjadi"
"Sayap ratu Flora terluka parah dan terus berteriak kesakitan!! "ucap nya lantang lalu menutup mulut dengan kedua tangan kecil nya,Thing yang mendengar hal itu pun langsung mengakat sayap nya dan terbang menemui istri nya..
Sesampai nya di dalam kamar Thing langsung berlari dan memeluk Flora"Tenanglah Flora.. "
"Sayap ku Thing.. hiks..terlukaa"
"Bagaimana sayap mu bisa terluka"
"Aku tidak tau..hiks.. ketika aku bangun aku sudah tidak bisa mengakat sayap ku dan ternyata terluka..hiks.. "
"Tenanglah Flora aku akan mencari kan obat untuk sayap mu ingatlah kau tengah mengandung sekarang"Flora hanya mengangguk lalu memeluk Thing dengan erat..
Flora pun tertidur dan kini Thing tengah mencari tahu kenapa sayap Flora bisa terluka..
"Apa kau tau apa yang di lakukan Flora kemarin malam?"tanya Thing pada peri kecil yang selalu beterbangan di sisi Flora"Setauku kemarin ratu hanya menjalankan sebuah rapat bukan kah kemarin pangeran juga berada di rapat itu"
"Tidak, aku pergi pulang karna istana membutuhkan ku"
"Benarkah, kemarin ratu mengadakan rapat tentang kebun bunga di bagian selatan kata nya bunga di sana sempat layu,ratu Flora seharus nya melakukan rapat bersama raja pangeran langit dan raja gunung selatan"tutur peri kecil itu..
"Aku tidak menjalankan rapat kemarin aku yakin ada seseorang yang menggantikan ku,aku akan bertanya pada Flora"Thing pun pergi menghampiri Flora di kamar"Flora bangunlah kau harus makan"Flora terbangun lalu pangeran menyuapi nya makan"Thing bagaimana jika aku tidak bisa terbang lagi"
"Aku akan mencari penawar nya tenang saja ohya apakah kemarin kau mengadakan rapat siapa saja yang datang?"
"Hanya tiga orang aku raja gunung selatan dan karna kau masih sibuk jadi yang datang Lili"
"Lili? "
"Iya dia bilang kau yang menyuruh nya datang untuk menggantikan mu"
"Baiklah sudah selesai kembalilah beristirahat"Flora mengangguk dan kembali tertidur sementara Thing masih berfikir dia tidak pernah menyuruh Lili menggantikan nya apakah semua ini ada kaitan nya dengan Lili..
Pangeran terus menyelidiki tentang ini dan akhir nya terbukti bahwa Lili yang menyelakai Flora, dia ingin balas dendam dengan melukai ratu alam karna telah mengambil orang yang ia sukai,Lili mencampurkan obat tidur di dalam minuman Flora dan ketika Flora sudah tertidur dia melukai sayap Flora hingga membekaskan luka..
"Aku tau kau telah di kendalikan oleh emosi mu dan sebagai sesama perempuan aku mengerti perasaan mu aku tidak akan menghukum mu namun jika kau bertindak semaumu lagi aku akan menjalankan perintah hukum"ucap Flora tegas"Terima kasih ratu tolong maafkan aku"
"Kau boleh pergi sekarang"
Lili pun pergi pulang dan ratu Flora mulai pulih kembali..
~Oek Oek Oek~{anggap aja suara bayi:)}
"Selamat ratu bayi anda laki laki"Flora mengangguk sambil tersenyum namun senyuman nya memudar ketika dia melihat Thing yang tiba tiba datang dan merebut putra nya dari tangan dokter itu lalu lari entah kemana Flora berusaha bangun dan terbang mengikuti Thing sampai di sebuah hutan Flora berhasil menghentikan Thing..
"Thing kau mau membawa anak kita kemana?"Thing membalikkan badan nya"Aku akan membawa nya pergi,tugas ku di sini sudah selesai selamat tinggal"
"Tidak Thing aku tidak akan membiarkan mu pergi membawa anak ku!!"Flora mengendalikan seluruh tumbuhan di sana dan menahan tubuh Thing namun Thing berhasil lepas dari ikatan tumbuhan itu"Thing kenapa kau melakukan ini?!"
"Kenapa..aku melakukan ini agar kau melahirkan keturunan untuk ku,aku tidak pernah mencintai mu Flora"mendengar hal tersebut Flora sungguh kaget dan marah besar ia berperang merebut kan anak nya,Thing lengah kekuatan nya sangat lemah dia tidak berdaya lagi sekarang..
"Aku yang mengandung putra ku dan yang melahirkan nya selamat tinggal"Flora terbang membawa putra nya kembali ke istana sementara Thing marah besar dan terbang menuju langit..
Flora menangis semalaman sambil menciumi dan memeluk putra nya itu tak di sangka lelaki yang sudah membuat nya jatuh cinta untuk pertama kali lelaki yang sudah mengambil ciuman nya pertama kali ternyata hanya sebuah omongan belakang..
Dua tahun berlalu kini bayi kecil Kio sudah pandai berjalan dan masih berlatih mengendalikan kekuatan nya dan pagi ini mereka tengah berjalan jalan di sekitar hutan,tumbuhan dan bunga nampak tersenyum ketika kaki mungil Kio menginjak rerumputan..
"Kio ayo duduk sini"ucap Flora duduk di bawah pohon besar lalu Kio berlari memeluk Flora tawa Kio menggema di seluruh hutan hingga membuat seseorang penasaran akan tawa anak kecil itu..
"Flora.. siapa anak kecil itu apakah dia anak ku?"ternyata Thing yang tengah turun ke tanah untuk mengambil putra nya kembali setelah dua tahun harus memulihkan kekuatan..
Thing berjalan perlahan mendekati mereka namun Flora yang sedari tadi merasa tidak sendirian langsung menangkap Thing dengan hanya memutar jari dan seluruh tumbuhan itu mengikat tubuh Thing.
"Thing.. kenapa kau kembali?"
"Tentu saja untuk mengambil anak ku"
"Ibuu~"Kio merangkak ke arah Flora dan menarik narik gaun Flora"Ada apa sayang..ayo ibu antar...Aakkhhh!! "Thing mengeluarkan kekuatan nya dan membuat Flora pingsan,Kio yang melihat itu pun langsung menangis dan seperti begitu marah melihat Flora terluka..
Thing berjalan ke arah Kio dan akan menyentuh nya namun Kio malah menyerang nya duluan,punggung Kio mengeluarkan sebuah sayap Thing sangat kaget ketika sayap yang berada di punggung Kio berbeda,di sebelah kiri sayap bidadari namun sebelah kanan nya sayap peri bahkan kedua warna mata nya pun berbeda Thing terus melawan putra nya sendiri namun dia malah tak kuasa melawan putra nya sendiri..
"Kio... "ucap Flora perlahan membuka mata nya..
"Jika kalian menyayangi anak kalian maka kalian harus bersatu untuk membantu Kio mengendalikan kekuatan nya jika dari kecil dia tidak bisa menggunakan kekuatan besar nya itu akan sia sia dan jika kalian tidak membibing dia maka bisa berdampak buruk pada Kio"
Flora dan Thing saling menatap dan menganggukan kepala setuju,mereka pun kembali bersatu dan merawat Kio bersama sama~~
Sekian Terimakasih~.