Suara yang indah terdengar merdu... seorang gadis muda, cantik, sedang bernyanyi mengikuti ketukan lagu..
******
Beberapa saat kemudian nyanyian perlahan menghilang dan tidak terdengar lagi..!
[RUANGAN LATIHAN]
Hari koo adalah seorang penyanyi cantik, walau belum resmi menjadi penyanyi sungguhan. ia hanya lah murid sekolah 10 SMA saja yang gemar bernyanyi dan bermain gitar. Sesuai dengan paras nya, ia juga tidak suka banyak bicara atau pun mendekat dengan orang lain. Hari koo selalu menjauhi diri dari kerumunan /teman teman kelas nya.
Setiap saat saat jam pelajaran selesai, koo hari akan pergi keruangan latihan untuk mengambil ruang untuk bernyanyi dan bersantai dengan gitar nya..!
"Hari ini aku akan pergi lagi tempat latihan.." Ujar hari.."
"mau kemana kau?"
"Ini bukan jam istirahat? "Ucap ketua kelas menghentikan ku.."
ia adalah ketua kelas, sikap nya sedikit tegas dan agak kasar kalo ngomong. tapi hati nya selalu baik.
"Aku mau kesana..."UCap ku menunjuk..."
"Hmm.!"Ucap nya acuh melihat ku.."
"Sudah berapa kali aku mengatakan padamu, kalo mau kesana harus minta izin, kamu malah kesana.."
Ucap ketua kelas memarahi ku, rasa nya ia sangat kesal. sebab aku tidak pernah izin jika masuk keruangan latihan.
"Sudah aku katakan, bagaimana jika barang barang didalam nya rusak? "Guru guru pasti akan memarahi mu atau mengeluarkan mu disekolah?"
Ucap nya menekankan suara nya kepadaku, walau itu agak menakutkan.."
"Ekh...!
"Maaf-maaf.."
"Lain kali aku akan menuruti ketua..."Ucap ku langsung membungkung.."
"Hah (mengelah nafas)"Baiklah aku memaafkan mu kali ini, lebih baik sekarang masuk kelas.."
"baik.."Ucap ku agak kecewa, karna tidak jadi bernyanyi.."
~SKIP~
[Kelas ]
"Guru meminta ku untuk menuliskan nya di papan tulis, jadi kalian harus menulis nya juga..."
Ujar tertua yang berdiri didepan sambil memengang buku yang diberi guru.."
"Baik ketua..."Ucap Para murid serentak."
Siapa yang tidak takut terhadap nya. ketua kelas selain sisi cuek, sombong, agak perhatian, ia juga punya sisi tersembunyi yaitu jika ada yang menentang nya ia akan menghukum nya misal nya bersihkan kamar mandi, atau bisa dibilang membersihkan satu sekolah.
.........
Terahkir kali saat ketua mencatat di papan tulis, semua murid agak mengeluh, walau tidak terlihat. sebab tulisan nya selalu tidak jelas."
"Ke-ketua..."Ucap seorang murid memanggil nya.."
Seketika Ia berhenti menulis dan melirik murid dengan tatapan tidak senang.."
"Ada apa?"
"Apa kau punya masalah?" Tanya nya.."
"Eeh...."Tidak jadi.."Ucap nya.."
ketua ini tak lain kanglim si pria tampan dingin dengan pemikiran orang dewasa.."
kanglim berbalik badan melihat murid yang memanggil nya dan melanjutkan perkataan nya.."
"Kenapa tidak jadi? "Katakan lah?"
"Ketua..." Aku tidak mengerti huruf yang di tengah itu.."Ucap murid laki laki yang gemetar.."
kanglim melirik tulisan nya dan melihat mana yang tidak di mengerti teman kelas nya.."
"Owh.." Kamu bertanya ini huruf ya?"
"Iyah ketua.."
"Ini adalah huruf "Genetika" apa sudah jelas?"Ucap kanglim.."
"Sudah ketua.."
Koo Hari yang duduk paling belakang dekat jendela, hanya melihat kanglim yang begitu serius saat menulis didepan, walau wajah hari agak muram.."
"Selain dia mana ada cowok keren lagi, walau begitu rasa nya sama seperti tidak mengenal nya.
"Aku tidak mungkin memiliki rasa suka pada nya?
"hmmm.." Gumam koo hari dalam batin nya.."
5 Menit kemudian....
[Jam istirahat]
Ting!!
Ting!!
Ting!!
Ting!!
"Catatan nya sampai disini.."
"Baik ketua.."Ujar para murid.."
kanglim seketika menutup buku pelajaran, lalu pandangan nya melirik ke arah hari yang melamun sendirian di bangku nya.
kanglim yang agak merasa agak bersalah, karna dia pikir karna dia memarahi hari saat menuju ruangan latihan, Ia pun berjalan mendekati hari.."
Tap!!
Tap!!
Tap!!
"Hei! "Apa yang sedang kamu pikirkan?"Ucap nya sambil membungkung dan berbisik ditelinga Hari."
(kaget)"AHH.!!
Hari yang melamun kaget dan kepala mereka berdua terbentur, saat hari berbalik kepala melihat kanglim.."
"Sttt!!"Aaww!!
"Apa yang kau lakukan sih?"
"Apa tidak bisa hati hati saat memutar kepala mu?"Ucap nya kesakitan sampai membuat nya mundur.."
Koo Hari memengang kepala nya dan meminta maaf ke pada kanglim.."
"Ahh, Maaf kan aku.."
"Kamu sih juga salah, jika kamu datang tidak mengangetkan ku maka ini tidak akan terjadi.."
"Huhuhuhu.."Ucap Hari bersedih..."
"uhuk, uhuk!" baiklah, aku yang salah, jadi jangan bersedih lagi.."Ujar kanglim.."
"Uhm!!
"omong-omong, kenapa ketua datang ke tempat ku? "Dan berbisik ditelingaku?"Tanya Hari.."
Tap!
Tap!
(Mendekat)" Aku-aku, aku hanya bertanya apa yang sedang kamu pikirkan?"
"Hanya itu saja.." karna dari tadi aku melihat melamun di dekat jendela.."Ucap kanglim.."
"Owh.." Ketua lebih baik jangan mempedulikan ku, kamu tidak perlu mempedulikan apa yang aku pikirkan, sekarang sudah jam istirahat. Aku mau keluar kelas sekarang.."Ucap Hari koo berdiri.."
"Apa kamu masih marah?"
"Apa aku terlalu membentak mu?"Tanya kanglim yang begitu cemas.."
"Tidak-Tidak!!"
"Aku hanya tidak ingin ketua terlalu dekat dengan ku lagi.."Ucap Hari koo tersenyum terpaksa.."
"Hmm..."
"Baiklah, aku tidak akan menganggu mu lagi, sekarang lakukan lah seterah mu saja.."Ucap nya.."
~SKip~
Terlihat hari koo berada di atas balkon teras sekolah. koo hari berdiri sambil menikati angin yang bertiup sejuk..
"Ini sangat sejuk, disini tampak terlihat jelas bangunan sekolah dari sini. lapangan basket terlihat bagus, dan taman sekolah terlihat indah dari sini. pandangan yang sangat menyenangkan.."Ucap Koo Hari.."
Tap!!
Tap!!
Ta!!
Terdengar suara langkah kaki seseorang menuju kesitu tanpa di sadari koo hari.."
"Dia kenapa sendiri lagi?"
"Apa kesepian nya membuat nya senang.."Ucap kanglim yang berdiri dari belakang.."
Hari yang mendengar suara kanglim berbalik badan dan berkata.."
"Siapa?"
"kau? " ke napa kau disini?"Tanya hari koo mengeruk dahi.."
Tap!!
Tap!!
"Setiap orang bisa datang ke sini, termasuk aku."
"Benar! "Tapi ketua seharus nya tidak datang kesini, Hari ini kan bukan nya ketua harus ikut les sains?"Tanya hari koo binggung.."
"Ah-ha-ha!!
"Gadis payah, kan sudah aku katakan semua guru sedang rapat, jadi pelajaran sains di hentikan.."Ucap kanglim tertawa.."
"Apa iya?"Apa nanti cepat pulang?"Tanya hari koo.."
"Setiap kali berbicara padamu, pasti ingin cepat pulang, apa sih enak nya cepat pulang?"Tanya kanglim yang bersandar di pagar besi.."
"Uhm.." itu bukan urusan mu.."
"Lebih baik ketua tidak perlu banyak bertanya.."Gumam Hari menjauh.."
"Bisakah hari kamu memanggil ku dengan nama ku sendiri? "Aku paling tidak suka dipanggil ketua.."Ucap Kanglim.."
"Waktu itu telah berakhir, aku tidak pantas memanggil nama mu lagi. 5 Tahun sudah berlalu hubungan kita telah berakhir, jadi lupakan untuk kembali seperti dulu.."Ucap Hari bersedih.."
"Apa tidak bisa, kita memulai nya lagi?"
"Apa kamu tidak mau melupakan nya?"
"Dan memulai nya dari awal.."Ucap kanglim serius.."
"Tidak."Ucap hari koo mengeleng kepala.."
Next