Berkhayal atau halusinasi itu selalu aku terapkan di saat aku merasa ada sesuatu di hadapan ku, bahkan bisa menyentuhku, dalam hitungan detik rasanya berat sekali, nafasku tersengal antara sadar dan tidak, yang kulakukan hanya berdoa dalam hati, Alhamdulillah saat terbangun sesuatu yang menindih ku seakan lenyap, Astaghfirullah... bisa di rasakan namun tak terlihat.
Aku tak pernah menceritakan hal ini kepada siapapun, apa mereka akan percaya dengan ceritaku. hari berganti hari, karena suami suka pulang tengah malam, otomatis aku tidur hanya dengan anak- anak.
Rasa kantuk tak tertahankan namun perasaan ku kini sedikit berubah, apa dia datang lagi, atau mahluk lainnya,
Namun berbeda dengan malam sebelumnya, makhluk ini seperti ingin... dia sangat lembut dan bahkan aku sangat nyaman berada di dekatnya. sungguh aneh, antara sadar dan tidak, aku mencoba menggenggam tangan nya, meski tak terlihat tapi rasanya aku benar-benar bisa menggenggamnya, dan dari bayangan ku, dia begitu tampan.
Ini sungguh gila, sejak saat itu... aku malah merindukan kedatangannya dan menemani tidurku meski hanya sesaat.