Hai nama ku Mufidah nur azizah, Saat ini aku berusia 16 tahun, aku duduk di kelas 1 SMA.
Saya bukan lah orang yang bisa melihat hal-hal semacam itu, Namun hal aneh sering terjadi pada penglihatan ku.
Disini saya ingin menceritakan sedikit tentang pengalaman horor saya ketika saya melihat hal-hal gaib atau bisa di sebut dengan HANTU.
•Pertama:
Saat itu saya berusia 15 tahun kelas 2 SMP, Saya dan keluarga saya berada di kampung halaman Ayah saya, tepat nya di kampung Purbalingga Bobotsari.
Selama beberapa hari mungkin tidak terjadi apa apa, hingga suatu malam, saat saya dan adik perempuan saya sedang memainkan ponsel di kamar kami, sekitar jam 01:00 malam Ibu saya datang ke kamar kami dan berkata.
"Dee.. temenin ibu ke kamar mandi yuu" kata ibu dengan nada pelan nya.
Mendengar permintaan ibu, Saya bergegas menaruh ponsel saya di bawah bantuan dan pergi menemani ibu ku ke toilet.
Posisi Kamar mandi dengan ruangan kamar itu berbeda tempat, jadi tak kan heran jika suasana nya agak aneh.
Ibu ku masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan aku duduk di tangga pintu masuk ke ruangan kamar.
Aku duduk sendirian disana, hanya ada kesunyian yang ada di sekitar ku, karna hanya ada kekosongan pikiran ku mulai sedikit terganggu, namun aku berusaha berfikir positif.
Tak lama aku menunggu, tiba tiba terdengar suara wanita tertawa di sekitar ku, Aku yang mendengar suara tawa itu sempat terheran dan terdiam.
Tanpa sadar aku yang mencoba memastikan apa itu, mulai melirik ke sana kemari, melihat sekeliling ku yang begitu gelap.
Setelah melihat sekeliling, tiba tiba mata ku di buat terpaku, melihat seorang wanita berambut hitam panjang sedang menggunakan baju putih yang panjang, sehingga kaki nya tak terlihat.
Entah mengapa bodoh nya aku saat itu aku malah duduk terdiam disana, wanita itu yang tahu aku melihat diri nya, membuat ia ikut menatap ku balik.
Tubuh ku kini tak bisa di gerakan, jantung ku juga terus bergedup sangat cepat, aku yang ketakutan hanya bisa menundukan kepala ku, untuk tak melihat wanita itu, dengan harapan dia pergi dari sana.
Namun aku salah, Setelah beberapa menit aku menundukan kepala ku, aku mulai mengangkat nya kembali, dan melihat wanita itu masih berdiri di tempat yang sama.
Aku yang ketakutan mulai bangun dari duduk ku, dan mulai berjalan mundur, berdiri di balik dinding menunduk dengan sekujur tubuh ku yang begitu gemeteran.
"Deee.." panggil Ibu ku tak tahu kapan ia datang.
"Udah yuk" ajak ibu.
"..." Aku hanya mengangguk pelan tanpa mengeluarkan kata kata ku.
Saat aku kembali ke kamar ku, aku mulai membaringkan tubuh ku yang masih bergetar pelan, dan berusaha menenangi pikiran ku yang kacau.
Singkat cerita..
Esok hari nya, saat sarapan dengan keluarga ku pagi itu, tiba tiba ibu memanggil ku dengan nada aneh..
"Dekk" panggil ibu sembari menatap ke arah ku.
"kenapa??" sahut ku.
"Tadi malam kenapa berdiri di samping lemari?? kenapa gk duduk?? ada sesuatu yaa??" tanya Ibu dengan nada lembut nya.
"..." Aku sempat terdiam sebentar, tanpa sadar mata ku mulai mengalirkan air mata ku, tubuh ku benar benar bergetar kencang.
Ibu, ayah dengan ke 3 saudari ku ikut terdiam, mereka kebingungan melihat ku menangis.
"Kenapa dek??" tanya ibu yang cemas kepada ku.
Dengan berat hati, aku mulai menceritakan hal yang ku lihat tadi malam, setelah aku selesai menceritakan semua nya, Ayah ku memasang raut wajah tak senang nya.
"Ahgg- paling itu karna kamu bengong kali dek" kata Ayah mengubah suasana.
"Ehh-enggak mas, tadi malem emang aku sempet liat si mupi berdiri di samping lemari, biasanya kan si mupi duduk di tangga, lah semalem mah enggak" kata Ibu membenarkan cerita ku.
Tapi Ayahh ku tetap bersikeras bahwa yang ku lihat tadi malam hanya lah khayalan ku saja.
Aku yang mendengar ucapan ayah ku, hanya bisa mengalah dan mengangguk iya.
Untuk memastikan yang ku lihat tadi malam itu salah Ayah dan ibu sepakat untuk tidak meminta ku menemani pergi ke kamar mandi.
Malam hari nya...
Sama seperti malam sebelumnya, Jam 01:00 aku dengan adik perempuan ku masih memainkan ponsel kami di kamar yang sudah dalam keadaan gelap.
Tak lama kami memainkan ponsel kami, tiba-tiba ibu datang lagi ke kamar kami dengan rambut yang terurai, sembari memegang botol di tangan nya.
"Dekk...temenin ibu kekamar mandi yukk, sekalian bantu ibu isi botol" kata nya sembari menyerahkan botol pada ku.
"Iya bu, sebentar ya" sahut ku sembari membalas chat dari teman ku.
"Agghhh- yaudah gk usah ibu sendiri aja" jawab ibu dengan nada marah nya.
Aku dan adik perempuan ku yang mendengar jawaban ibu dengan nada marah nya, membuat kmi takut dan beranjak bangun dari kasur dan keluar kamar.
Ibu pergi ke kamar mandi, sedangkan aku dan adik perempuan ku pergi ke dapur untuk mengisi botol yang ibu pinta tadi.
"Sunyi banget ya" kata ku sembari duduk di kursi meja makan.
"Ya iyalah kan malem bego" lirih adik perempuan ku sembari menepuk salah satu bahu ku.
"Jam brapa pi??" tanya ku mengisi keheningan.
"Jam 1, gila kali ya" jawab adik perempuan ku dengan tegas.
Tak lama kami berbincang bincang di dapur, ibu kmi keluar dari kamar mandi, kami pun ikut kembali ke kamar.
Saat itu kami merasa semua hal yang kk kkk normal dan tidak ada hal apa apa, itu ku berfikir bahwa yng ku lihat kemarin malam itu hanyalah khayalan ku.
Hingga keesokan hari nya.
Saat sarapan pagi, adik perempuan ku mengeluh pada ibu dan ayah ku, mengapa ibu meminta kami tuk menemani ibu pergi ke kamar mandi malam
Namun reaksi ibu dan ayah ku kebingungan saat mendengar desah desuh adik perempuan ku.
"Ehh- enggak dek, ibu tadi malem di temenin sama bapak, ibu gk ke kamar kamu" kata ibu.
"Enggak Ibu, ibu tadi malem ama kita" seru Aku dan adik perempuan ku serempak.
"..." Ayah dan Ibu ku hanya tertawa kecil sembari melambaikan tangan nya.
"Enggak dekk, ibu ama bapak, iya kan mas ya" kata ibu sembari menoleh ke arah ayah.
"..." Dengan senyum di wajah nya, Ayah hanya mengangguk pelan.
Pagi itu benar benar di selimuti kebingungan, Aku dan Adik perempuan ku tetap kekeh bahwa tdi malam, Kami lah yang mengantar nya ke toilet.
Sedangkan Ibu ku sendiri terus bergeleng sembari berkata bahwa ibu itu di antar ayah, bukan di antar oleh kami.
"Siapa kah yang kami antar tadi malam??" :)
•Kedua...
kejadian kali ini belum lama terjadi, Saat itu aku berusia 16 tahun, tepat nya lebaran tahun 2022 kemarin..
Saat adik sepupu ku pulang ke rumah mereka, suasana rumah nenek ku menjadi suram dan sepi.
2 Malam setelah kepulangan saudari sepupu ku, Saat di kamar, tepat nya jam 02:35, Aku masih belum tidur, sedangkan adikku yang selama dengan ku telah tidur di kasur nya.
Aku bukan lah tipe anak yang mudah tidur cepat saat malam, jika tidak ngantuk, maka aku tidak akan tidur.
Malam itu cukup sunyi dibanding malam malam sebelum nya, dengan santai aku tetap melanjutkan novel yang ku ketik di ponsel ku.
Tak lama setelah aku mengetik Novel ku, tiba tiba saja, gorden jendela kamar ku tertiup oleh angin.
Aku sempat melirik kebingungan, karna kipas di kamar kami itu tidak di gerakan, dan terus terdiam lurus ke arah kami, sedangkan gorden jendela kamar kmi ada di lurus kaki kami.
Hanya pergerakan Gorden membuatku kebingungan namun tetap ku abaikan, aku tetap melanjutkan novel ku.
Tak lama setelah itu, selimut yang kugunakan, mulai tertarik ke bawah, seolah olah seseorang menarik nya.
Disana aku mulai sedikit ketakutan, dengan perasaan tidak enak, aku menarik kembali selimut ku dan mulai mematikan ponsel ku lalu berpura-pura tertidur.
Aku pikir dengan berpura-pura tertidur, aku akan berhenti di ganggu, Namun dugaan ku salah, posisi ku adalah miring ke samping kanan menghadap ke arah adik perempuan ku.
Namun seseorang tidur di belakang ku sembari menghembuskan angin dingin di belakang leherku.
Berusaha tenang, dan terus terdiam, saat semua hawa sudah kembali normal, aku mulai mengubah posisi tidurku menjadi terlentang dan membuka kembali ponsel ku.
"Jam brapa ini??" tanya ku sembari menyalahkan ponsel.
"Jam 3 !? ya ampun bentar lagi subuh" kata ku sembari mematikan lagi ponsel ku.
Aku berniat akan menaruh ponsel ku di meja, jadi sat aku hendak akan menurunkan kaki ku,tiba tiba saja isting ku berkata bahwa ada sesuatu di bawah sana..
Aku yang tidak ingin mengambil resiko itu pun tak jadi menurunkan kaki ku, jadi aku menaruh ponsel ku di bawah bantal.
Saat aku memiringkan tubuh ku lagi, aku di buat terpaku melihat, Sosok wanita bersurai panjang dengan menggunakan baju hitam.
Dia melihat mata ku, dan aku melihat mata nya.
Aku benar-benar di buat ketakutan setengah mati saat itu, namun tetap berusaha untuk tidak berekspresi seakan akan melihat nya.
dengan mata nya mulai mengalirkan air mata, Aku mulai menutup nya dengan perlahan, Saat itu aku ingin sekali berteriak namun mulut ku tak bisa mengeluarkan kata kata...
Aku ketakutan...Aku tak ingin di ganggu seperti ini.
menunggu dengan mata tertutup tanpa tidur hingga azan subuh mulai terdengar di telinga ku.
Ketiga...
Pengalaman ini terjadi ketika aku pergi ke toilet sekolah ku saat pagi.
Saat itu aku dan adik perempuan ku duduk di kelas 3 SMP, hari ini kami berangkat cukup lebih awal, sehingga kondisi kelas masih dalam keadaan sepi.
Entah mengapa, pagi itu perut ku terasa sangat sakit, jadi aku berlari sendiri pergi ke kamar mandi.
Posisi kamar mandi ke sekolah ku ada di lantai bawah dengan posisi yang cukup ke belakang, Toilet nya juga terpisah menjadi 2 bagian, yaitu Toilet Sd dan SMP itu terpisah.
karna aku sudah tak tahan akan sakit di perut ku, aku memutuskan pergi ke toilet Sd yang jarak nya tak begitu jauh.
saat aku masuk ke toilet, beberapa kamar mandi di toilet itu dengan kondisi pintu yang tertutup dan air yang menyalah, hanya ada satu kamar mandi yang pintu nya terbuka, tepat nya di paling pojok belakang.
Mau tidak mau, aku masuk ke kamar mandi, Namun aku merasa ada suatu kejanggalan saat itu.
Mengapa orang orang di toilet lama sekali tidak keluar-keluar??? padahal kau masuk ke kamar mandi ini, mereka sudah ada di kamar mandi juga.
Setelah aku selesai, aku membuka pintu kamar mandi ku dan terdiam sebentar.
Mengapa pintu kamar mandi yang lain terbuka??? padahal tidak ada suara pintu yang terbuka sebelum nya.
Berusaha berfikir positif, karna ini pagi hari dan tidak akan mungkin ada hantu di bagi hari.
Dengan percaya diri, aku berjalan keluar toilet namun aku sempat di kejutkan dengan seorang anak perempuan berdiri di dalam kamar mandi, tepatnya 3 dari kamar mandi yang ku gunakan.
Tanpa menghentikan langkah ku, aku keluar dari toilet namun...
BRAKKKKK!!!!
Salah satu pintu kamar mandi tertutup dengan di banting, seolah olah, seseorang menutup nya dengan kasar.
Guru yang ada di sekitar toilet juga di buat terkejut mendengar pintu itu tertutup dan mulai bertanya pada ku.
"Siapa itu??" tanya nya
"Saya gk tahu bu" sahut ku sembari bergeleng pelan.
"Bilangin atuh itu, nutup pintu nya pelan-pelan aja" seru nya sembari memasuki kelas.
"...." Aku yang tidak tahu apa apa, hanya bisa mengangguk pelan.
Walau penasaran, aku tetap berjalan kembali ke kelas, namun saat akan meninggalkan toilet, mata ku tanpa sadar melirik ke arah kamar mandi yang tertutup tdi.
Aku melihat nya.
Sangat jelas.
Dia mengintip di kanar mandi.
Wajah nya hitam menyeramkan.
Dengan mata putih yang terus menatap ke arah ku.
Aku tersentak lalu berlari kembali ke kelas dengan keadaan tubuh ku yang mulai berkeringat dingin.
"Siapa itu??? Apa dia melihat ku??"
Ya itu saja mungkin pengalaman mistis ku, sebenarnya ada Beberapa kejadian lagi..
Tapi itu sangatlah menakutkan, ini bukanlah hal yang sangat mudah tuk di percaya.
Namun, aku melihat nya dengan mata kepala ku sendiri..wajahnya, mata nya, rambut nya, bentuk tubuh nya serta darah nya...
Saat melihat itu, aku merasa ingin berlari dan berteriak, Namun semua hanyalah niat semata ku.
Aku tidak bisa berteriak, maupun berlari saat bertemu dengan hal semacam itu.
AKU MENGUATKAN TEKAD KU, DENGAN BERPURA-PURA UNTUK TIDAK BEREAKSI SAAT MELIHAT HAL ITU.
( Karna jika dia tahu, kita bisa melihatnya, mungkin itu akan beda lagi cerita nya )
Reikarnasi atau bukan...
ini lah kejadian yang benar benar terjadi pada ku..
Percaya atau tidak...
Hanya aku lah yang tau:)
Aku harap bisa menceritakan lebih banyak pada kalian...hanya saja, aku masih belum cukup berani tuk mengingat kejadian itu kembali.