Nama ku irish umur ku sekitar 128 tahun aq tinggal di sebuah kastil tua di pinggiran kota skolandia. dimana aq tinggal beersama beberapa
teman. aq sudah tak mempunyai keluargga. karna
keluargga sudah habis dimusnahkan orang orang yang jahat.
" irish " aq mencarimu beberapa hari ini " kata ketie ketika menghampiriku. dilorong kampus.
" sorry aq sibuk " jawabku.
" yang ampun kapan kau mau lulus bila sering bolos" protes ketie. sahabat manusia ku yang paling baik dan tulus.
" santai saja " jawab ku.
" ya nanti malam akan diadakan pesta di rumah rose" kau ikut ya " ajak ketie padaku.
" acara apa , pesta bujang ? " tanyaku heran.
" ngak tahu tapi mereka ngudang kita juga" jawab ketie polos tampa tahu apapun.
" baik lah " jawabku santai.
" ya sudah ayo kekantin " ajak ketie padaku.
" maaf bukan menolak, aq masih kenyang " jawabku yang tak ingin kena sinar matahari.
" ya sudah nanti kita bertemu dikelas" kata ketie
berlalu pergi.
" ok " jawabku yang menatapnya kepergiaan ketie.
Aq memang tak pernah bisa terkena sinar matahari. kulitku akan terbakar dan melepuh
aq memang berdarah vampir karna ibuku pernah digigit vampir ganas yang menghabisi keluargga
kami .sedang kan saat itu ibu sedang hamil diriku.
ibu ku bertahan hidup untuk beberapa tahun sebelum meninggal dia menitipkanku pada pamanku robet dan bibi cindy yang meninggal ketika aq berusia 17 tahun. paman dan bibi merawatku seperti anaknya sendiri karna mereka tak mempunyai anak. ketika paman robet meninggal aq hanya tinggal berdua dengan bibi
cindy.tapi selang tak berapa lama bibi pun ikut
meninggalkanku ketika aq berusia 20 tahun.
Ada gejala aneh ditubuh ku setiap aq sakit sejak bibi dan paman tidak ada. dan itu membuatku tersiksa entah penyakit apa aq pun tidak mengerti.
bahkan aq menjadi tak berdaya ketika suatu hari
aq berjemur pakaian membuat tubuhku seperti terbakar. sejak saat itu. aq slalu menutup diriku
dengan pakaian tebal bila keluar rumah dan menghindari kontak langsung dengan panas.
Benci siang hari itu lah yang ku takutkan. aq sering
minum darah kelinci peliharaanku sendiri.
peninggalan paman dan bibi. karna kami tinggal di perternakan yang jauh dari keramaian penduduk.
sekarang perternakan itu dijaga paman dev, putra paman ris yang dulu jadi pelayan paman robet yang kami anggap seperti keluargga sendiri. dan aq hanya pulang sebulan sekali untuk menengoknya
karna tak ingin paman dev tahu tentang penyakit
ku.
............................
" irish, kau datang juga " kata ketie yang menunggu didepan pintu rumah rose.
" aq menunggumu dari tadi " kata ketie tersenyum menyambutku.
" trimakasih " jawabku.
" ayo masuk kedalam " kata ketie.
Kami pun masuk kedalam perta meriah dirumah rose memang sangat menakjubkan karna dia adalah anak seorang senator dan juga pengusaha
di kampus kami.
" pestanya sangat meriah" kata ketie.
" iya kamu tak ingin ikut bergabung kesana" tunjukku menatap ketie pada sekelompok anak yang berjoget dan menari.
" oh my good, mengerikan aq tak suka " jawab ketie
bergidik ngeri.
" kenapa ?" tanyanya heran.
" kadang mereka melakukan sex bebas" bisik ketie
padaku pelan.
" what....." jawabku ternganga tak percaya.
" iya kenapa rose berteman dengan mereka" tanyaku pada ketie.
" aq tidak tahu dan aq juga baru kali ini diundang
" kata ketie seperti takut.
" santai ....jangan panik buat tenang, seolah olah kau tak kenal mereka" kataku pada ketie.
" mhem " dehem ketie lalu mengenggam tanganku yang terasa dingin dan gemetar.
Ku tatap wajah ketie sekilas terlihat rasa khawatir
yang ada pada dirinya.
" bersikap tenang lah, aq bersamamu" bisikku ditelinga ketie.
" ya.... " kata ketie lalu terdiam.
Seorang pemuda datang menghampiri kami
" hai ..........aq ben " sapanya padaku dan ketie.
" aq irish ini ketie temanku " jawabku datar.
" ingin bersenang senang" tawarnya padaku.
" tidak kami disini saja trimakasih "kata ketie gugup.
" ok baby ....no problem " katanya lalu pergi.
" ayo pulang irsh " kata ketie yang mulai tak enak hati lagi pula jam menunjukkan jam 10 malam.
" ok ayo " kataku lalu kami berdua keluar dari rumah besar itu dan menuju parkiran.
" kamu pulang naik apa " kata ketie bertanya.
" naik motor " jawabku.
" oh aq naik mobil " kata ketie.
" ok dimana mobilmu " tanyaku
" disana....".tunjuk ketie kearah sebuah mobil berwarna putih.
Aq pun mengantar ketie kemobilnya. namun ketika hendak masuk mobil dua orang pria muda mencegat kami.dan salah satunya pria yang tadi
menghampiri kami didalam rumah rose.
" ketie masuklah , pergilah dari sini aq akan mengalihkan dua pria itu" bisikku.
" bagaimana denganmu " katanya khawatir.
" aq akan baik baik saja " kataku pada ketie.
aq pun mendekati dua pria itu dan ketie masuk kedalam mobil dan menghidupkan mesin mobilnya.dan pergi meninggalkan kami.
" hei jangan pergi " teriak salah seorang pria itu.
" hei jangan nganggu dia " kataku ...mendekati
dua pria itu.
Ketika mobil ketie sudah menjauh aq pun tersenyum manis pada pria pria itu entah siapa mereka aq juga tidak tahu.
" wow......kenapa membiarkan temanmu pergi
padahal kita bisa bercinta manis" kata salah seorang pria. yang satunya duduk diatas kap mobil.
" kenapa apa kalian mencari mangsa" pancingku.
" wow.......kau gadis cantik yang cukup berani." katanya memegang bahuku.
' oh ya "jawabku datar
" kau ingin bercinta baby...kami memberimu
hal yang paling menarik " katanya seraya menciumku.
" plak.......
" wow .....kau sangat liar baby " katanya setelah aq menampar mukanya.
Sedangkan satu temannya hanya jadi penonton
melihat kami.
": pergilah aq tak tertarik pada kalian " kataku gusar.
Namun dia menarik baju belakangku. dan
bug........aq menedang perutnya dengan keras seketika berbalik.
" auw......sialan jen bantu aq" teriaknya pada temannya.
kedua pria itu mendekatiku dan mencoba untuk menyerangku.
Namun aq dengan sigap menangkis serangan merreka. namun mereka makin brutal.tapi aq tak menyerah. dengan sekuat tenaga aq melawan.
salah seorang temannya memukul tengkukku
dari belakang membuatku tak sadarkan diri.
namun masih terasa tubuhku digendong dipundak
seorang pria.
Mataku terbuka ketika sebuah tangan membuka
gaun atasku. perlahan pria itu menciumku
aq hanya diam sebentar untuk mengambil nafas
ketika kepalanya mengarah keleherku dengan sigap kugigit lehernya
" aaaaaas........teriaknya nya.
" aq pun dengan cepat berbalik keatas tubuh pria itu dan menyupal mulutnys dan terus mengigit lehernya sekuat yang kubisa. lalu mengambil sebuah pisau kecil untuk mengupas apel dan menusuknya kejantungnya agar tak hidup lagi.
tubuh pria itu menjadi kaku.dan tak bergerak lagi.
cepat cepat ku pasang gaunku yang hampir telanjang lalu membuka pintu.
" wow mau kemana.....kata teman pria tadi mecegatku didepan pintu.
" eh.... tidak aq mau menemuimu " rayuku mendekatinya dan meraba tubuhnya yang terlihat
sispex karna tidak memakai baju.
"lalu dia pun tersenyum padaku. lalu meluk pinganggku.
" ok ....kau ingin bermain denganku " katanya tersenyum sinis.
" iya kau sangat tampan dan terlihat perkasa " bisikku pelan
Membuatnya tersenyum dan mulai bermain liar meraba tubuhku.kubiarkan sejenak lalu aq menatap leher jenjangnya yang siap ku gigit.
' kau sangat cantik baby " katanya ...
" yah.... " kataku sambil tersenyum untuk fokus
pada lehernya.
Pria itu mulai menciumku kubiar dulu dia terbuai
dan lalu aq menyusup kelehernya
" lehermu sangat my manis honey" kataku mengigitnya dan membuatnya kaku tergangga
karna aq mengigit dan menhisap darahnya.
aaaaaaa........teriaknya mengerang yang mendorong tubuhku sambil memegang lehernya.
tak lama setelah itu pria itupun mati dan aq mengambil sebuah belati untuk menusuk jantungnya. agar dia bisa mati dengan tenang
seperti juga yang kulakukan pada temannya tadi.
lalu aq pun meninggalkan tempat itu setelah menghapus jejak dan pulang.
keesokkan harinya terjadilah kehebohan dirumah rose. yang membuat berita gempar. namun aq tak perduli. karna aq yakin mereka takkan bisa menemukan pelakunya.
Sebulan setelah kejadian itu cuaca dingin menyelimuti kotaku yang sedang musim salju.ketie
mengabariku bahwa kampus sedang diliburkan dan belajar online. aq senang bisa memandangi
salju yang turun dari rumah.karna paman dev cuti.
jadi aq bisa makan kelinci setiap hari untuk ganti
penyegar dahaga ketika aq haus.
Dan aq merasa senang tampa ada yang mengusikku hidup dari keramaian dan berburu mangsa dihutan .sejak aq menghisao darah manusia aq bisa terbang menghilang diantara pepohanan lebat dekat perternakan kami.dan juga berkumpul dengan teman tamanku sesama vampir
yang takut siang hari. namun kami tidak memburu
orang yang baik kecuali mereka mulai mengusik.
Tamat.