Di sebuah menara bernama Titans Tower,para Teen Titans sedang beristirahat sambil melakukan kegiatan mereka masing masing. Robin,yang merupakan pemimpin tim tersebut sedang menyusun rencana jika ada musuh yang menyerang di Jump City tempat mereka tinggal.
Starfire,si putri alien sedang membuat makanan khas planet nya yaitu,Glourgourb.
Raven,yang setengah demon sedang meditasi dengan tenang,ia meditasi agar dapat menahan emosi nya.
Beast boy sedang bermain game dengan sahabat nya yaitu Cyborg.
"Hey Cy jangan curang." Ucap Beast boy.
"Baiklah baiklah aku akan mengalah." Ucap Cyborg.
Saat mereka sedang melakukan kegiatan nya masing-masing,tiba tiba ada alarm kejahatan."Titans Go!" Itu adalah peringatan Robin saat ada musuh menyerang. Mereka terkejut saat sampai di kota.
Musuh yang harus mereka hadapi adalah musuh bebuyutan mereka, yaitu :
Slade, musuh bebuyutan Robin,ia pernah membuat Robin menjadi anak buah nya.
Blackfire, kakak Starfire yang merebut takhta Starfire di planet mereka.
Trigon, ayah Raven yang ingin membuat Raven menghancurkan dunia bersama nya dan yang menentukan takdir hidup Raven.
Brain dan Terra, Brain adalah musuh bebuyutan Beast boy di karenakan ia membuat Beast boy keluar dari tim lama nya yakni The Doom Patrol.
Sementara Terra adalah orang yang pernah di sukai oleh Beast boy, Ia berkhianat kepada Teen Titans.
Brother blood, Ia adalah musuh bebuyutan Cyborg. Cyborg pernah menjadi anak murid nya di H.I.V.E academy tapi dia berbalik pada guru nya yaitu Brother Blood.
Mereka saling melawan satu sama lain.
"Halo Robin,merindukan ku?" Tanya Slade.
"Tidak!" Ucap Robin sembari menendang Slade ke tembok.
Terra dan Brain menyerang Beast boy secara bersamaan."Terra, ku pikir kau menghilang." Ucap Beast boy."Memang, maaf aku kembali lagi." Ucap Terra sambil tersenyum jahat.
Jauh dalam hati Terra ia merasa bersalah. Beast boy sangat fokus untuk menyerang Terra dikarenakan ia berhianat dan meninggalkannya sampai ia tidak sadar Brain menyerang dirinya dari belakang.
Beast boy terhempas ke belakang. Raven yang melihat itu, ia menjadi marah. Saat ia berusaha membantu Beast boy, sayang nya ia terkalahkan oleh Trigon, Terra dan Brain. Terra menangkap Raven dan membuat nya terkurung di dalam kurungan batu.
"Kakak ku pikir kau berada di dalam penjara." Ucap Starfire."Memang, Maaf aku lolos." Ucap Blackfire.
"Apa yang kau mau kali ini?" Tanya Starfire.
"Tidak ada,hanya mengambil takhta mu dan.... Mungkin Robin." Ucap Blackfire mencoba mengecoh Starfire.
"Robin??" Tanya Starfire terkejut.
Starfire melihat ke arah Robin. Saat ia berbalik, Blackfire menggunakan Starbolt nya.
(Starbolt adalah kekuatan orang orang di Tamaran,bentuk nya seperti laser dan api).
Starfire terbalik dan kembali menyeimbangkan diri nya.
Robin dan Slade saling melawan satu sama lain. Sampai Robin terjatuh dikarenakan tidak bisa menyeimbangkan diri saat ia terbalik. Terra melempar sebuah batu ke arah Robin. Cyborg membantu Robin dengan menembak laser ke arah batu dan membuat batu tersebut hancur.
"Selesai kan mereka!" Perintah Slade.
Beast boy dan Cyborg melawan Terra dan Brain bersama. Mereka berhasil tetapi, Brother blood berhasil membuat Cyborg pingsan.
"Cyborg!Dude jangan bercanda!! Cepat bangun!" Ucap Beast boy sambil menggoyangkan Cyborg berharap ia bangun. Raven yang melihat kejadian tersebut menjadi marah.
Ia berusaha menggunakan kekuatan nya pada kurungan batu tersebut. Trigon menghentikan nya dengan membuat nya pingsan. Slade mengeluarkan bom dan meledakkan nya, membuat Teen Titans terkalahkan.
"Ayo kembali!" Perintah Slade.
Beast boy yang setengah sadar melihat Raven di tangkap oleh mereka. "Ra..... Ven...." Setelah itu ia pingsan. Starfire juga ditangkap oleh mereka.Robin mencoba berdiri dan berteriak. "STARFIRE!!!" tapi karna terlalu lemah ia pingsan.
Di markas para penjahat, Raven dan Starfire di ikat. Starfire sadar dan terkejut.
"Lepaskan the kami." Ucap Starfire.
"Malang nya dirimu sister." Ucap Blackfire mengangkat dagu Star.
Dan Raven pun sadar.
"Kita di mana?" Tanya Raven."Putriku kau akan patuh pada ku." Ucap Trigon.
"Tidak akan pernah." Ucap Raven.
"Sudah sadar?" Tanya Slade yang berdiri di dinding pintu depan."Jadilah anak buah ku,aku akan pertimbangkan untuk melepaskan kalian." Ucap Slade.
Mereka berdua terdiam sejenak."Tidak akan!" Ucap Starfire.
"Lepaskan dia,dia akan merusak rencanaku!" Perintah Slade.
Blackfire menggunakan Starbolt miliknya untuk melepaskan Starfire.Seketika Starfire berhenti saat ia hampir sampai di pintu depan.
"Bagaimana dengan friend Raven?" Tanya Starfire."Kami akan menjaganya dengan baik." Ucap Slade.
Starfire segera pergi untuk memanggil bantuan.Trigon yang tidak sabar dengan cepat menangkap Raven.
"Hey lepaskan dia!" Perintah Terra."Tenanglah,Trigon lakukan tugas mu. Kami akan menunggu di luar." Ucap Slade sembari merangkul Terra.
Terra ingin membantu Raven, tetapi ia tidak bisa.Dalam ruangan tersebut, Trigon membuat Raven kehilangan ingatannya dan membuat nya bergabung dengan Slade.
"Selamat datang." Ucap Slade berpura pura ramah."Aku siapa?Di mana ini?" Tanya Raven yang kehilangan ingatan nya.
"Nama mu adalah Draven." Ucap Slade."Dra.... Draven?" Tanya Raven."Iya, kau dibuang oleh tim mu sendiri." Ucap Slade yang mencoba agar Raven menjadi marah dan ingin bergabung dengannya.
"Apa kau mau bergabung?" Tanya Slade.
"Iya!" Ucap Raven dengan yakin.
"Baiklah." Ucap Slade.
Raven dikenalkan pada yang lain. Tetapi Slade mengatakan bahwa mereka adalah korban Teen Titans. Saat Trigon diperkenalkan,Slade tidak tahu apa yang harus ia katakan. Trigon mengatakan bahwa putrinya di ambil oleh Teen Titans,sebenarnya Raven adalah putrinya.
Sementara itu di Titans Tower,Robin sedang memikirkan sebuah rencana untuk menyelamatkan Starfire dan Raven.
"Aku tidak memiliki ide,apa kalian memiliki ide?" Tanya Robin."Maaf bro,aku tidak memiliki ide." Ucap Cyborg sembari memperbaiki mesin nya yang rusak.
Beast boy khawatir pada Raven dan meminta Robin agar melacak keberadaan mereka. Robin tidak setuju, dikarenakan rencana itu rumit."Maaf Beast boy,rencana itu tidak akan berhasil." Ucap Robin sembari meminta maaf.
Beast boy kecewa.Ia pergi ke kamarnya.Tiba tiba Starfire datang."Friends,kalian harus menolong friend Raven." Ucap Starfire."Ada apa dengannya?" Tanya Robin.
"Dia di tangkap,aku ingin menolongnya tapi..." Starfire terbata bata."Tapi apa?Mengapa kau tidak menolongnya?Kupikir kau adalah teman yang baik." Ucap Beast boy dengan kesal.
Mata Starfire berkaca kaca,ia seperti akan menangis."Beast boy tenanglah,Raven akan baik baik saja." Ucap Cyborg mencoba menenangkan Beast boy.
Beast boy pergi ke kamarnya untuk menenangkan dirinya.Ia berencana menyelamatkan Raven sendirian."Raven aku datang!" Ucap Beast boy.Ia berubah menjadi seekor burung dan terbang ke arah kota.
Di kota,Beast boy terkejut melihat Raven yang sikapnya berubah.Ia menjadi penjahat.Beast boy diam diam memanggil tim nya.
Brain mengetahui hal tersebut.Ia dan Brother blood menyerang Beast boy secara bersamaan.Dengan sekejap mereka kembali bertarung.Robin,Cyborg dan Starfire datang membantu Beast boy.
"Teman teman,aku akan menyelamatkan Raven." Ucap Beast boy.
"Baik!" Ucap Starfire,Robin dan Cyborg.
Beast boy pergi ke arah Raven,sayangnya Raven tidak mengingat apapun.Ia hanya ingat bahwa Teen Titans adalah penjahatnya.
"Raven! Syukurlah kau tidak apa apa,ayo pulang." Ucap Beast boy.
"Siapa Raven?Aku Draven!Aku bahkan tidak mengenal mu! Kau adalah anggotan Teen Titans dan Teen Titans adalah penjahat!" Ucap Raven.
Beast boy terkejut sekaligus kecewa.Temannya sekaligus orang yang dia sukai kehilangannya ingatannya.
Beast boy yang marah melawan Slade dan Trigon.Ia berubah menjadi manusia serigala super.Di tengah pertarungan,Trigon mengatakan bahwa jika dirinya kalah,maka Raven tidak akan mengingat apapun.
Beast boy terkejut,Ia tidak peduli dengan peringatan Trigon,ia terus melawan mereka.
"Terra,kau di pihak mana?" tanya Robin.
"Aku tidak tahu,aku...." Ucap Terra kebingungan.
"Terra,aku membantu mu mengontrol kekuatan mu.Apa kau mau berhianat?" Tanya Slade.
Terra membantu Teen Titans,ia berhianat pada para penjahat.Beast boy berhasil mengalahkan Slade,sekarang saatnya ia mengalahkan Trigon.Tanpa sengaja Trigon mengatakan bahwa Raven adalah putrinya.Itu membuat Raven yang kehilangan ingatan nya menjadi mengingat segalanya.
Sayangnya,Brain berhasil membuat Raven pingsan.Trigon dengan cepat membuat ingatan nya kembali hilang.Beast boy,Starfire,Robin dan Cyborg membantu Raven agar tidak terpengaruh.Raven pun sadar,karena teman temannya membantu dirinya.
Ia sadar,tetapi pingsan.
"Cepat lawan mereka!" perintah Robin.
"TITANS GO!" perintah Robin.
Mereka kembali melawan.
"Cyborg awas belakang mu!" ucap Beast boy memperingatkan Cyborg.
"Sister,di sini." Ucap Blackfire.Starfire melihat ke arah kakaknya.
"Sister?" tanya Starfire.
Ia di jebak,Blackfire menangkap nya dan mengarahkan tangannya ke arah Starfire.Blackfire bersiap menembak nya dengan Starbolt nya.
"Starfire!" ucap Robin.
"Selamat tinggal sister." ucap Blackfire.
"TIDAK!" ucap Raven menggunakan sihir nya agar Starfire terlepas.
Mereka kembali melawan.Setelah pertarungan sengit,Teen Titans akhirnya menang.
Slade di penjara
Blackfire di letakan di penjara di planet Tamaran
Trigon terkurung dalam dimensi Azarth
Brain di nonaktifkan
Brother blood di penjara bersama Slade,sementara Terra berencana untuk pergi menjelajahi dunia.
"Kau yakin tidak akan tinggal dengan kami?" tanya Robin.
"Ya aku yakin." ucap Terra.
"Selamat tinggal,semoga kau menemukan keluarga mu." ucap Cyborg.
"Selamat tinggal friend Terra,aku akan merindukan mu." ucap Starfire.
"Kau akan selalu di terima di sini,jika kau ingin kembali." ucap Robin.
"Terima kasih semua." ucap Terra,ia terharu oleh ucapan teman teman nya.
"Maaf Beast boy... dulu aku..." ucap Terra.
"Tidak apa.Masih berteman?" tanya Beast boy.
Terra menganggukan kepala nya dan memeluk Beast boy.Terra pun pergi.Di dalam tower,mereka khawatir keadaan Raven.Mereka bertanya tanya apakah Raven akan kehilangan ingatan atau kembali semula.
Raven pun sadar."RAVEN!!!" teriak Robin,Cyborg,Starfire dan Beast boy.Mereka senang teman mereka kembali."Terimakasih,sudah membuat ingatan ku kembali." ucap Raven.
Raven melihat ke arah Beast boy."Ada apa? Apa kau marah? Aku tidak ke kamar mu selama kau.. hilang ingatan." ucap Beast boy karena panik.
Raven mendekati Beast boy perlahan lahan.Cyborg tertawa kecil,sementara Robin dan Starfire melihat satu sama lain.
Raven berdiri tepat di depan Beast boy.Setelah itu,muka nya mendekati Beast boy.Dan... *cup*.Beast boy memerah karena malu.Cyborg melepaskan tawa nya,karena melihat muka Beast boy.
Robin dan Starfire pun melakukan hal yang sama.Cyborg diam diam memotret momen tersebut.
.
.
.
Tamat